Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Implementation Of Contextual Teaching And Learning Learning Model To Improve Pkn Learning Outcomes In Elementary Schools Isti Septianing; Juliana Khoirotun Nisa; Siska Dewi Rahmawati; Endrise Septina Rawanoko
KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 3 (2024): October
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/3a8wsk68

Abstract

Learning is an interactive process that involves collaboration between students, teachers, and the surrounding environment. Learning models have an important role in achieving optimal learning outcomes. One of the learning models that can be applied is Contextual Teaching and Learning (CTL). This study aims to conduct a literature review of the influence of the Contextual Teaching and Learning learning model on elementary school civics learning outcomes. The method used in this study is the SLR (Systematic Literature Review) method. Data collection was carried out by collecting and reviewing articles related to Contextual Teaching and Learning published from 2014-2024. The articles used in this study are 12 journal articles obtained from the Google Scholar database. Based on this study, the use of the Contextual Teaching and Learning learning model has an influence on improving the learning outcomes of Pkn in elementary schools.
Contribution of Implementation of Reward and Punishment as a Student Disciplinary Strategy in Completing Assignments Irma Aprilia; Uut Septiana; Wulan Marthania; Endrise Septina Rawanoko
KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 3 (2024): October
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/xvd99q37

Abstract

Character education needs to be implemented to protect students from the moral crisis that is rampant. The preparation of this article aims to determine the contribution of the Reward and Punishment method as a form of strategy that can foster students' disciplinary character, especially to discipline students in their assignments and behavior in class. The research method used is Literature Review through the Google Scholar database for the period 2022-2024. The Reward and Punishment Method focuses on how a teacher provides feedback on student actions, when students do positive things then the student gets a Reward or award and when students do negative things then the student gets Punishment or punishment. This method is effectively applied to foster students' disciplinary character in doing assignments while still paying attention and considering the conditions of the teacher and students in the classroom.
PENGARUH PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER TOLERANSI DI SD PERKOTAAN DAN PEDESAAN: STUDI SDN BAYAN SURAKARTA DAN SDN 3 GEMOLONG Nabila Zuama Muthoharoh; Yuli Puji Lestari; Suci Isnaini; Endrise Septina Rawanoko
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR) Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i6.7137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan penerapan pendidikan karakter toleransi di sekolah dasar yang berada di wilayah perkotaan dan pedesaan. Studi dilakukan pada SDN Bayan Surakarta (perkotaan) dan SDN 3 Gemolong (pedesaan) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Bayan mengimplementasikan nilai toleransi melalui program Selasa Rohani yang memberikan ruang ekspresi keagamaan secara inklusif bagi semua siswa. Sebaliknya, SDN 3 Gemolong mempraktikkan toleransi melalui pembiasaan kegiatan keagamaan yang homogen, seperti murojaah dan kegiatan Ramadan, yang disesuaikan dengan konteks sosial-budaya lokal. Meskipun berbeda pendekatan, kedua sekolah berhasil menanamkan sikap toleransi siswa melalui strategi yang kontekstual dan partisipatif. Penelitian ini menekankan pentingnya adaptasi strategi pendidikan karakter sesuai dengan kondisi lokal agar nilai toleransi dapat tertanam kuat pada siswa sejak usia dini.
Studi Komparatif Dampak Gaya Mengajar Guru terhadap Keaktifan Pesertaa Didik pada Pembelajaran PPKn di Kelas Tinggi Arbela Sekar Adinda; Hasna Mahira; Syifa’ Az-Zahro; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7538

Abstract

This research is a qualitative research with a comparative study approach that aims to analyze the influence of differences in teachers' teaching styles on students' activeness in learning Pancasila Education in the high class of SD Negeri Losari, Surakarta. The main focus of this study is to compare the application of learning strategies in grades IV and V and their impact on student participation and engagement in learning activities. The research subjects included 20 students in grade IV, 18 students in grade V, and two classroom teachers. Research data was collected through observation of the learning process, interviews with teachers, and documentation of the implementation of learning activities. Data analysis is carried out qualitatively through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study showed that grade IV teachers applied interactive learning methods based on Problem Based Learning (PBL) and Understanding by Design (UbD) which utilized digital learning media such as PowerPoint and LKPD, thereby encouraging students to actively discuss, ask, and present the results of group work. Meanwhile, learning in class V is still centered on teachers with lecture methods and the use of whiteboard media and package books, so that student activity tends to be low. The findings of the study confirm that the variety of teaching styles and the use of innovative media have a significant influence on increasing student activity as well as a more dynamic and participatory classroom atmosphere.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR Arasya Islami Atmanegara; Astrella Galuh Putri Ardiatmi; Febriana Dian Wulandari; Endrise Septina Rawanoko
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 12 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Desember)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i12.1330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara menyeluruh bagaimana penerapan budaya sekolah di Sekolah Dasar Islam berkontribusi dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik melalui pengalaman dan perspektif guru. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan teknik yang digunakan adalah wawancara. Penelitan ini dilakukan di SD Al-Islam 4 Kadipiro. Narasumber dalam penelitian ini adalah guru di SD Al-Islam 4 Kadipiro. Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki pemahaman dan perilaku positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah berjalan secara konsisten seperti shalat dhuha, tadarus, pembacaan doa sebelum pembelajaran, piket harian, kerja bakti rutin dua minggu sekali, senam, jalan sehat, serta kegiatan membaca selama 20 menit yang dilaksanakan dua kali seminggu. Nilai religius, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial menjadi karakter utama yang tertanam dalam keseharian peserta didik. Budaya sekolah menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, dukungan dari sekolah, guru, dan orang tua menjadi hal penting dalam keberlanjutan budaya positif tersebut.
Revitalizing Civic Education Learning to Strengthen Civic Disposition and Social Responsibility among Students of SD Negeri 02 Pereng in the Digital Era Chaliestha Diva Rizkyka; Clara Diah Puspita; Dhio Putri Bima Kharisma; Endrise Septina Rawanoko
CAKRAWALA: Journal of Citizenship Teaching and Learning Vol 3 No 2 (2025): December
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/vga1b555

Abstract

Era digital telah membawa transformasi besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam perkembangan karakter peserta didik. Tantangan yang muncul seperti digitalisasi yang cepat, pembelajaran PPKn yang masih tekstual, maraknya media informasi, kecenderungan, sikap pasif terhadap isu-isu sosial, serta berkurangnya empati dalam interaksi sosial menuntut dunia pendidikan untuk dapat lebih merespons secara adaptif. Pendidikan PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) memiliki posisi yang strategis dalam membentuk civic disposition peserta didik yaitu sikap dan nilai kewarganegaraan yang aktif, kritis, peduli, dan memiliki rasa tanggung jawab secara sosial. Kajian ini berfokus kepada pentingnya revitalisasi PPKn agar lebih kontektekstual dan sesuai  dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Metode yang digunakan merupakan studi literatur terhadap berbagai studi dan publikasi terkini yang membahas mengenai inovasi dalam pembelajaran PPKn penguatan karakter kewarganegaraan dan tantangan pendidikan di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan PPKn yang kontekstual, berbasis masalah, dan kolaboratif terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang lebih empatik aktif secara sosial serta memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan digital dan sosial. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya transformasi pembelajaran PPKn Melalui strategi pembelajaran yang aktif integrasi teknologi secara kritis dan kemitraan antara sekolah
Analisis Implementasi Peran PPKn Sebagai Pendidikan Karakter Dalam Menyikapi Bullying Di Sekolah Dasar Sari, Amanda Fatma; Haifa Farsya Nafisah; Qonitah Zulfa Salsabila; Endrise Septina Rawanoko
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi peran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai sarana pendidikan karakter dalam menyikapi kasus bullying di tingkat sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei, wawancara, dan observasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 2 SDN Triyagan 01 sebanyak 19 orang beserta wali kelasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa kasus bullying di lingkungan sekolah, namun angka kejadian bullying masih tergolong rendah. Perilaku bullying fisik tercatat antara (31,57%-36,84%), bullying verbal berkisar antara (26,31%-36,84%), dan bullying relasional antara (10,52%-21,05%). Angka-angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada, frekuensi terjadinya bullying masih dalam batas yang relatif rendah. Data tersebut menjadi bukti bahwa materi PPKn terbukti memuat nilai-nilai karakter seperti saling menghargai, toleransi, dan tanggung jawab yang mampu membentuk sikap anti bullying pada siswa. Pembelajaran PPKn mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap sesama dan meningkatkan keberanian siswa untuk melaporkan tindakan bullying kepada guru. Dengan demikian, PPKn memiliki kontribusi positif dalam membentuk karakter siswa yang berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan dan perilaku anti bullying sejak dini.
Analisis Peran Guru dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sebagai Upaya Pengembangan Karakter Siswa Kelas 3 di SDN Kestalan Fivin Anjani; Mahardika Putri Buana; Adellisa Alya Avrillita; Endrise Septina Rawanoko
Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkei.v2i4.822

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in strengthening the Pancasila Student Profile (P5) as an effort to develop the character of third-grade students at SDN Kestalan. Strengthening P5 is an essential component of the Merdeka Curriculum because it functions to shape students’ character holistically through six main dimensions. However, the implementation of P5 in elementary schools still faces several challenges, such as uneven teacher understanding, less structured planning, and diverse student characteristics. This research uses a qualitative descriptive approach with observation, interview, and documentation techniques to obtain in-depth data on teacher practices, integration strategies, obstacles, and the impact of P5 implementation. The results show that teachers have an adequate understanding of the P5 concept and strive to integrate it through interactive lectures, question-and-answer sessions, simple experiments, the habituation of the 5S culture, and creative projects that actively involve students. The obstacles encountered are generally related to discipline issues, emotional immaturity, limited facilities, and suboptimal parental involvement. However, these challenges can be reduced through personal approaches, positive motivation, support from school facilities, and collaboration with parents. The implementation of P5 has been proven to have a positive impact on students’ character development, especially in the aspects of politeness, cooperation, responsibility, and self-confidence. Therefore, the strategic role of teachers and the support of a conducive learning environment are key factors in the success of character strengthening through P5.
Peran PPKn dalam Membentuk Karakter Mulia Siswa Kelas 2 SD Negeri 2 Pereng Latia Anggun Paramita; Alfiani Nurjannah; Aulia Ratna Dewati; Endrise Septina Rawanoko
Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkei.v2i4.824

Abstract

Civic Education (PPKn) serves as an essential foundation for cultivating students’ moral character and citizenship values at the elementary level. This study examines the role of PPKn in shaping the noble character of Grade 2 students at SD Negeri 2 Pereng, identifies existing challenges in its implementation, and proposes strategies for improvement. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through classroom observations and interviews with the Grade 2 teacher. The findings show that PPKn contributes significantly to developing students’ discipline, responsibility, cooperation, politeness, and patriotism through structured routines such as daily prayers, class duties, simple deliberation activities, and flag ceremonies. The teacher’s modeling and guidance further reinforce value internalization. However, limited audiovisual media, uneven literacy skills, and classroom management issues hinder optimal implementation. Effective solutions include simplifying learning materials, utilizing accessible visual media, strengthening teacher facilitation, and enhancing collaboration between school and parents. Overall, PPKn remains vital in supporting character development when supported by adequate strategies and consistent habituation.
Analisis Model Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas III Sekolah Dasar Negeri Kadipiro Ariedasita Calleza Aulia; Rahma Khoirun Nisa; Sharofina Putri Endiana; Endrise Septina Rawanoko
Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkei.v2i4.825

Abstract

This study aims to analyze the improvement of students’ knowledge and the alignment of the Civic Education learning model with the characteristics of third-grade students at SDN Kadipiro. The research problem arises from the tendency of Civic Education in elementary schools to rely heavily on lecture-based instruction, which results in low student engagement and limited comprehension of abstract concepts such as rights and obligations. A descriptive qualitative approach was employed through observations, interviews, and documentation to obtain a comprehensive picture of the learning process, the instructional model applied, and classroom dynamics. The findings reveal that the teacher implemented a game-based Discovery Learning model that emphasizes exploration, categorization, verification, and independent conclusion-making by students. This model proved effective, as evidenced by 85% of students being able to understand and distinguish examples of rights and obligations in accordance with the Civic Education learning outcomes. The study also indicates that game-based learning is more compatible with the students’ predominant visual and kinesthetic learning tendencies, enabling them to maintain focus more effectively than when using traditional lecture methods. However, several challenges emerged, including variations in students’ writing literacy skills and the absence of a structured assessment rubric. These findings underscore the need for flexible instructional design, the integration of concrete learning media, and the implementation of more systematic formative assessment practices. Future research is recommended to develop differentiated instructional strategies and to utilize more diverse media to accommodate the needs of heterogeneous classrooms.
Co-Authors Abyan Mahesa Kakananta Adellisa Alya Avrillita Alfiani Nurjannah Alfin Nur Hidayat Amelia Shafa Nur Fadhila Anastasia Putri Agung Febriana Andini Zeptiani Andrea Salsalova Anggraeni Puspita Devi Anindya Fatimah Azzahra Annisa Alya Sofiani Aprilia Ayu Nurcahyani Arasya Islami Atmanegara Arbela Sekar Adinda Ariedasita Calleza Aulia Armedia Desita Lestari Arsya Ulia Mawarta Astrella Galuh Putri Ardiatmi Attin Ramadhani Aulia Ratna Dewati Bramastia Chaliestha Diva Rizkyka Clara Diah Puspita Deni Zein Tarsidi Dhevina Anggraini Fatekah Dhio Putri Bima Kharisma Diah Mulfi Cahya Prameswari Diena Naila Mufidah Dika Happy Nurhalimah Elvina Fitria Afifah Evi Hayatun Nufus Fadila Putri Fiko Prayoga Fadila Wuristi Ajeng Fajri Khoirunnisa Cahya Buana Faradila Putri Tazkhiya Farisa Desy Sochasa Fatma Kusuma Winata Fatwa Azzahra Febia Sukma Jasandria Febriana Dian Wulandari FITRI RAHMAWATI Fitria Dwi Nofitasari Fitroh Amatullah Fivin Anjani Flanela Ramadhani Futikha Salsabila Nardiawan Getza Reida Fadilla Haifa Farsya Nafisah Hasna Mahira Herlina Puspita Dewi Hieronymus Purwanta Huria Khansa Maulidian Husna Laylatul Faizah Ifa Auliya Kusuma Ikhtiar Nur Afifah Inis Aflahul Firda Intan Nur Afifah Intan Tri Utami Ireneus Chandra Lintang Sasmita Irma Aprilia Isti Septianing Jingga Pramesti Pujianingsih Juliana Khoirotun Nisa Khusnul Khotimah Latia Anggun Paramita Leo Agung Sutimin Liliana Maharani Lutfi Wardah Mahardika Putri Buana Mahendra Ferdinand Saputra Manggala Arre Vega Mona Almira Anggun Muhammad Hafidz Alimuddin Muhammad Nur Khafid Nabila Zahra Atika Nabila Zuama Muthoharoh Naila Khalila Akbar Nangim Lutfiyani Qonitah Zulfa Salsabila Raditya Bagus Jati Wibowo Rahma Khoirun Nisa Rizqan Rusnamba Prandika Sari, Amanda Fatma Sharofina Putri Endiana Siska Dewi Rahmawati Suci Isnaini Syifa’ Az-Zahro Teni Wahyuningsih Uut Septiana WINARNO Wulan Marthania Yoga Bagus Triwicaksana Yuli Puji Lestari