Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implementation Of Contextual Teaching And Learning Learning Model To Improve Pkn Learning Outcomes In Elementary Schools Isti Septianing; Juliana Khoirotun Nisa; Siska Dewi Rahmawati; Endrise Septina Rawanoko
KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 3 (2024): October
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/3a8wsk68

Abstract

Learning is an interactive process that involves collaboration between students, teachers, and the surrounding environment. Learning models have an important role in achieving optimal learning outcomes. One of the learning models that can be applied is Contextual Teaching and Learning (CTL). This study aims to conduct a literature review of the influence of the Contextual Teaching and Learning learning model on elementary school civics learning outcomes. The method used in this study is the SLR (Systematic Literature Review) method. Data collection was carried out by collecting and reviewing articles related to Contextual Teaching and Learning published from 2014-2024. The articles used in this study are 12 journal articles obtained from the Google Scholar database. Based on this study, the use of the Contextual Teaching and Learning learning model has an influence on improving the learning outcomes of Pkn in elementary schools.
Contribution of Implementation of Reward and Punishment as a Student Disciplinary Strategy in Completing Assignments Irma Aprilia; Uut Septiana; Wulan Marthania; Endrise Septina Rawanoko
KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 3 (2024): October
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/xvd99q37

Abstract

Character education needs to be implemented to protect students from the moral crisis that is rampant. The preparation of this article aims to determine the contribution of the Reward and Punishment method as a form of strategy that can foster students' disciplinary character, especially to discipline students in their assignments and behavior in class. The research method used is Literature Review through the Google Scholar database for the period 2022-2024. The Reward and Punishment Method focuses on how a teacher provides feedback on student actions, when students do positive things then the student gets a Reward or award and when students do negative things then the student gets Punishment or punishment. This method is effectively applied to foster students' disciplinary character in doing assignments while still paying attention and considering the conditions of the teacher and students in the classroom.
PENGARUH PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER TOLERANSI DI SD PERKOTAAN DAN PEDESAAN: STUDI SDN BAYAN SURAKARTA DAN SDN 3 GEMOLONG Nabila Zuama Muthoharoh; Yuli Puji Lestari; Suci Isnaini; Endrise Septina Rawanoko
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR) Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i6.7137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan penerapan pendidikan karakter toleransi di sekolah dasar yang berada di wilayah perkotaan dan pedesaan. Studi dilakukan pada SDN Bayan Surakarta (perkotaan) dan SDN 3 Gemolong (pedesaan) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Bayan mengimplementasikan nilai toleransi melalui program Selasa Rohani yang memberikan ruang ekspresi keagamaan secara inklusif bagi semua siswa. Sebaliknya, SDN 3 Gemolong mempraktikkan toleransi melalui pembiasaan kegiatan keagamaan yang homogen, seperti murojaah dan kegiatan Ramadan, yang disesuaikan dengan konteks sosial-budaya lokal. Meskipun berbeda pendekatan, kedua sekolah berhasil menanamkan sikap toleransi siswa melalui strategi yang kontekstual dan partisipatif. Penelitian ini menekankan pentingnya adaptasi strategi pendidikan karakter sesuai dengan kondisi lokal agar nilai toleransi dapat tertanam kuat pada siswa sejak usia dini.
Studi Komparatif Dampak Gaya Mengajar Guru terhadap Keaktifan Pesertaa Didik pada Pembelajaran PPKn di Kelas Tinggi Arbela Sekar Adinda; Hasna Mahira; Syifa’ Az-Zahro; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7538

Abstract

This research is a qualitative research with a comparative study approach that aims to analyze the influence of differences in teachers' teaching styles on students' activeness in learning Pancasila Education in the high class of SD Negeri Losari, Surakarta. The main focus of this study is to compare the application of learning strategies in grades IV and V and their impact on student participation and engagement in learning activities. The research subjects included 20 students in grade IV, 18 students in grade V, and two classroom teachers. Research data was collected through observation of the learning process, interviews with teachers, and documentation of the implementation of learning activities. Data analysis is carried out qualitatively through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study showed that grade IV teachers applied interactive learning methods based on Problem Based Learning (PBL) and Understanding by Design (UbD) which utilized digital learning media such as PowerPoint and LKPD, thereby encouraging students to actively discuss, ask, and present the results of group work. Meanwhile, learning in class V is still centered on teachers with lecture methods and the use of whiteboard media and package books, so that student activity tends to be low. The findings of the study confirm that the variety of teaching styles and the use of innovative media have a significant influence on increasing student activity as well as a more dynamic and participatory classroom atmosphere.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR Arasya Islami Atmanegara; Astrella Galuh Putri Ardiatmi; Febriana Dian Wulandari; Endrise Septina Rawanoko
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 12 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Desember)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i12.1330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara menyeluruh bagaimana penerapan budaya sekolah di Sekolah Dasar Islam berkontribusi dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik melalui pengalaman dan perspektif guru. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan teknik yang digunakan adalah wawancara. Penelitan ini dilakukan di SD Al-Islam 4 Kadipiro. Narasumber dalam penelitian ini adalah guru di SD Al-Islam 4 Kadipiro. Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki pemahaman dan perilaku positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah berjalan secara konsisten seperti shalat dhuha, tadarus, pembacaan doa sebelum pembelajaran, piket harian, kerja bakti rutin dua minggu sekali, senam, jalan sehat, serta kegiatan membaca selama 20 menit yang dilaksanakan dua kali seminggu. Nilai religius, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial menjadi karakter utama yang tertanam dalam keseharian peserta didik. Budaya sekolah menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, dukungan dari sekolah, guru, dan orang tua menjadi hal penting dalam keberlanjutan budaya positif tersebut.
Pendidikan Pancasila dan Budaya Sekolah Sebagai Penguatan Karakter Karakter Peserta Didik di SD Negeri Sumber 6 Surakarta Adelia Primadani; Anggita Widyasti; Fatimah Mirra Nur Ridah; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan pancasila dan budaya sekolah berperan sebagai upaya terpadu dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik di SD Negeri Sumber 6 Surakarta. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatifmelalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan pancasila tidak hanya diarahkan pada pencapaian kompetensi pengetahuan tetapi juga ada pembentukan karakter melalui model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mempraktikkan nilai-nilaia tanggung jawab, kerja sama, kedisiplinan, empati serta pengambilan keputusan etis. Selain itu, budaya sekolah memperkuat internalisasi nilai Pancasila melalui pembiasaan harian yang konsisten seperti upacara bendera, kegiatan religi, litersi, apel pagi, lagu daerah, jumat bersih, olahraga, program adiwiyata serta kegiatan sedekah dan zakat fitrah. Kegiatan ekstrakurikuler seperti tari dan membatik turut membentuk kreativitas, kemandirian dan rasa cinta terhadap budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter di SD Negeri Sumber 6 Surakarta terbentuk melalui sinergi antara pembelajaran Pendidikan Pancasila yang terstruktur dan budaya sekolah yang berkesinambungan.
Analisis Penerapan Budaya Sekolah sebagai Upaya Penguatan Pendidikan Karakter di SDN Makamhaji 04 Kartasura Diva Hapsari; Fitri Nur Hidayati; Hendra Nurjanna Wijaya; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7419

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar, yang terlihat dari rendahnya karakter disiplin, tanggung jawab, dan integritas siswa. Budaya sekolah dipandang sebagai instrumen strategis untuk membangun pembiasaan karakter yang konsisten dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penerapan budaya sekolah di SDN Makamhaji 04 Kartasura, proses internalisasi nilai karakter melalui budaya sekolah, serta faktor pendukung, penghambat, dan strategi penyelesaian dari sekolah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap kepala sekolah dan guru kelas. Analisis dilakukan untuk menggambarkan pelaksanaan budaya sekolah dan efektivitasnya dalam penguatan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah diterapkan melalui pembiasaan 5S, upacara atau apel pagi, literasi religius, kegiatan fisik, serta program kebersihan yang berfungsi untuk menanamkan nilai religius, disiplin, integritas, nasionalisme, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan. Keberhasilan penerapan ini didukung oleh komitmen guru dan kepala sekolah serta dukungan sarana dan prasarana sekolah. Hambatan muncul dari variasi karakter siswa, rendahnya antusiasme sebagian siswa, beban administrasi guru, serta kurangnya pembiasaan di rumah dan lingkungan sekitar. Simpulan menunjukkan bahwa budaya sekolah di SDN Makamhaji 04 berfungsi efektif sebagai mekanisme pembentukan karakter melalui pembiasaan, keteladanan, dan pengelolaan sekolah yang konsisten, sehingga layak menjadi model praktik penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Implementasi Sikap Gotong Royong Pada Pembelajaran PPkn di SD Negeri Tunggulsari 1 No. 72 Surakarta Adela Fisca Dian Saputri; Andrian Maulana Ihsan; Destia Nur Khasanah; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7420

Abstract

Dalam penelitian ini, sikap gotong royong diterapkan dalam pembelajaran PPkn di SD Negeri Tunggulsari 1 No.72 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan fokus pada penerapan nilai gotong royong antara guru PPkn dan siswa SDN Tunggulsari 1 Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi kelompok, kerja bakti kelas, proyek kebersihan lingkungan, dan kolaborasi dalam tugas tematik serta observasi dan dokumentasi kegiatan gotong royong di sekolah merupakan contoh dari nilai gotong royong. Guru memainkan peran penting dalam membangun sikap saling membantu, bekerja sama, dan menghargai perbedaan pendapat siswa. Budaya sekolah yang baik, dukungan kepala sekolah, dan kebiasaan kerja sama siswa adalah semua faktor yang mendukung penerapan nilai gotong royong. Salah satu masalahnya adalah siswa masih individualis dalam kelompok dan tidak konsisten dalam berpartisipasi aktif. Menurut penelitian ini, pembelajaran PPkn di SD Negeri Tunggulsari 1 No. 72 Surakarta telah menjadi metode yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai gotong royong melalui kegiatan yang dilakukan secara nyata di sekolah.
Peran Budaya Sekolah dalam Membangun Pendidikan Karakter yang Berkelanjutan: Studi Kasus di SD Negeri Tunggulsari 1 Ghazy Nabil Musyaffa; Nisrina Julia Firmayanti; Putri Lelyana Devi; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7480

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam membentuk peserta didik yang berakhlak, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran budaya sekolah dalam membentuk karakter siswa di SD Negeri Tunggulsari 1 melalui berbagai kegiatan pembiasaan mingguan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan seperti upacara bendera, Selasa Religi, latihan Kepramukaan, Jumat Literasi, Jumat Bersih, dan Jumat Sehat berkontribusi signifikan terhadap penanaman nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Meski demikian, efektivitas internalisasi nilai masih dipengaruhi oleh konsistensi pembiasaan, keteladanan guru, serta dukungan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa budaya sekolah yang terstruktur, konsisten, dan didukung seluruh warga sekolah berperan penting dalam membangun karakter peserta didik secara berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan variasi pembiasaan, peningkatan evaluasi program, kolaborasi dengan orang tua dan komunitas, serta pengembangan dokumentasi digital untuk memaksimalkan pembentukan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DI SD NEGERI MAKAMHAJI 04 SUKOHARJO TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB PADA SISWA KELAS IV Alyaa Farica Fauziyah; Annisa Rizqi Wahyuni; Annisa Waffiq Aziizah; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Makamhaji 04 Sukoharjo serta meninjau kontribusinya terhadap pembentukan sikap tanggung jawab siswa kelas IV. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program MBG berjalan baik dan terorganisasi melalui kerja sama antara sekolah dan UMKM lokal yang menjaga kualitas serta kebersihan makanan. Guru berperan penting dalam mengatur kegiatan, memberi arahan, dan menanamkan nilai-nilai karakter selama proses makan bersama. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter yang efektif, terutama dalam menumbuhkan tanggung jawab pribadi dan sosial seperti menghabiskan makanan, menjaga kebersihan, serta menghormati pemberian. Meskipun terdapat kendala seperti perbedaan selera makan dan sisa makanan, upaya edukatif dan pembiasaan yang konsisten berhasil meminimalkan masalah tersebut. Secara keseluruhan, Program MBG berkontribusi nyata dalam mendukung pembentukan karakter siswa sekaligus memperkuat sinergi antara kebijakan gizi nasional dan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Co-Authors Abyan Mahesa Kakananta Adela Fisca Dian Saputri Adelia Primadani Alya Azizah Alyaa Farica Fauziyah Amelia Shafa Nur Fadhila Andini Zeptiani Andrea Salsalova Andrian Maulana Ihsan Anggita Widyasti Anggraeni Puspita Devi Anindya Fatimah Azzahra Annisa Alya Sofiani Annisa Rizqi Wahyuni Annisa Waffiq Aziizah Arasya Islami Atmanegara Arbela Sekar Adinda Armedia Desita Lestari Arsya Ulia Mawarta Astrella Galuh Putri Ardiatmi Attin Ramadhani Bramastia Destia Nur Khasanah Dhevina Anggraini Fatekah Diah Mulfi Cahya Prameswari Diena Naila Mufidah Dika Happy Nurhalimah Diva Hapsari Dzaky Adiyatma Rudhianto Elvina Fitria Afifah Evi Hayatun Nufus Fadila Putri Fiko Prayoga Fadila Wuristi Ajeng Fajri Khoirunnisa Cahya Buana Faradila Putri Tazkhiya Farisa Desy Sochasa Fatimah Mirra Nur Ridah Fatma Kusuma Winata Fatwa Azzahra Febia Sukma Jasandria Febriana Dian Wulandari Fitri Nur Hidayati FITRI RAHMAWATI Fitria Dwi Nofitasari Fitroh Amatullah Flanela Ramadhani Futikha Salsabila Nardiawan Galuh Dita Agnesia Pratama Getza Reida Fadilla Ghazy Nabil Musyaffa Hasna Mahira Hendra Nurjanna Wijaya Herlan Rusnanda Herlina Puspita Dewi Hieronymus Purwanta Huria Khansa Maulidian Husna Laylatul Faizah Ifa Auliya Kusuma Ikhtiar Nur Afifah Inis Aflahul Firda Intan Nur Afifah Intan Tri Utami Ireneus Chandra Lintang Sasmita Irma Aprilia Isti Septianing Jingga Pramesti Pujianingsih Juliana Khoirotun Nisa Khusnul Khotimah Leo Agung Sutimin Liliana Maharani Lutfi Wardah Mahendra Ferdinand Saputra Manggala Arre Vega Mona Almira Anggun Muhammad Alfin Nurul Akbar Muhammad Hafidz Alimuddin Muhammad Nur Khafid Nabila Zahra Atika Nabila Zuama Muthoharoh Naila Khalila Akbar Nangim Lutfiyani Nidhom Faza Setiawan Nisrina Julia Firmayanti Putri Lelyana Devi Raditya Bagus Jati Wibowo Rizqan Rusnamba Prandika Siska Dewi Rahmawati Suci Isnaini Syifa’ Az-Zahro Tarsidi, Deni Zein Teni Wahyuningsih Uut Septiana WINARNO Wulan Marthania Yoga Bagus Triwicaksana Yuli Puji Lestari