Claim Missing Document
Check
Articles

Sustainable local tourism  on digital government-based and community-based  in Ciamis, Indonesia Nursetiawan, Irfan; Endah, Kiki
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 15 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/673h9238

Abstract

This study discusses the strategy of sustainable local tourism that integrates the digital government and community based tourism (CBT) approaches in Ciamis Regency. The diffusion of local culture and digitalization of the public sector are the main foundations in the formation and management of community-based pioneering tourism objects. Using a qualitative approach, this study reveals patterns of social interaction, the role of local actors, and the dynamics of collaboration between stakeholders in tourism development. The results of the study indicate that the practices of digital government through a tourism information system, integrated digital services, and participatory platforms can strengthen more inclusive, transparent, and adaptive tourism governance. Collaboration between local communities, local governments, academics, and industry players is an important prerequisite in realizing a sustainable smart tourism strategy. the digital integrated community based tourism (DICBT) model is offered as an innovation that can increase the competitiveness of destinations while strengthening the welfare of local communities in the digital era.
Optimalisasi Peran BUMDes Gegempalan Mandiri Melalui Strategi Marketing Mix Untuk Peningkatan Kualitas Dan Pendapatan Petani Jagung Desa Gegampalan Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis Darna, Nana; Endah, Kiki; Andrie, Benidzar M.; Suryana, Aan
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21530

Abstract

BUMDes Gegempalan Mandiri menghadapi beberapa tantangan yaitu keterbatasan literasi keuangan yang berdampak pada pengelolaan usaha, minimnya inovasi membuat BUMDes sulit mengembangkan potensi desa dan usahanya secara optimal. BUMDes juga belum memanfaatkan platform digital secara maksimal untuk memasarkan produknya. Keterbatasan lainnya adalah tidak adanya branding yang jelas pada produk serta kurangnya strategi pemasaran yang efektif. Pada asfek produksi dan pascapanen jagung masih terkendala oleh keterbatasan peralatan yang memadai, yang memengaruhi kualitas produk akhir.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kinerja BUMDes Gegempalan Mandiri melalui beberapa perbaikan, yaitu; Manajemen Keuangan, Manajmen Pemasaran,  dan Manajemen Produksi. Dengan meningkatnya kinerja BUMDes diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, sehingga pendapatan petani meningkat. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat di desa Gegempakan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu metode yang mengajak masyarakat untuk terlibat dan berpartisipasi secara langsung untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Program pengabdian ini memberikan pelatihan dan pendampingan intensif kepada BUMDes Gegempalan Mandiri dalam tiga aspek utama: manajemen keuangan, manajemen pemasaran, dan manajemen produksi. Program ini juga mencakup pengembangan pemasaran digital dengan membuat akun di platform TikTok dan Instagram, serta toko di Tokopedia. Strategi marketing mix yang diterapkan oleh BUMDes Gegempalan Mandiri mencakup empat aspek: peningkatan kualitas produk, penetapan harga jual yang kompetitif, optimalisasi pemasaran digital, dan pengembangan rantai pasok jagung. Untuk terus mendorong tumbuh kembang BUMDes dan masyarakat petani jagung hendaknya dilakukan kembali pengabdian lanjutan pada bidang pembuatan kemasan dan merek produk jagung maupun hasil jagung olahan guna meningkatkan pendapatan masyarakat.