Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

AI dalam Pendidikan: Pelatihan Pengembangan Media untuk Guru SMP yang Lebih Efektif Ramli , Abdul Malik; H, Nurhikmah; Pattaufi, Pattaufi; N Bena, Baso Asrul; Ansar
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2512

Abstract

Pelatihan pengembangan media dengan bantuan kecerdasan buatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru sekolah menengah pertama dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan media pembelajaran yang inovatif. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan terdiri dari pemaparan teori, simulasi, dan praktik langsung menggunakan berbagai alat AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, terutama dalam pembuatan materi ajar berbasis AI. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dan memotivasi mereka untuk mengintegrasikan AI dalam proses pembelajaran, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah menengah pertama
Pengembangan Media Komik Digital Untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Istiqamah, Nur; Pattaufi, Pattaufi; Febriati, Farida
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 3 (2024): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i3.25960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebutuhan, mendesain media komik digital, mendeskripsikan tingkat validitas dan tingkat kepraktisan media komik digital untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII di MTs Negeri 2 Makassar. Penelitian ini dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 2 Makassar. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang validator yaitu ahli media dan ahli materi, siswa kelas VII sebanyak 30 orang, dan 1 orang guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini yakni: 1) Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa dan guru membutuhkan adanya pengembangan media pembelajaran. 2) Media komik digital dapat diakses secara online dan offline baik menggunakan laptop maupun smartphone. 3) Tingkat kevalidan media komik digital berada pada kualifikasi sangat valid, serta tingkat kepraktisan media komik digital berada pada kualifikasi sangat praktis.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU SMA NEGERI 1 PAMBOANG Pattaufi, Pattaufi; Aswan, Dedy; jamalong, Ahmad; Baids, Fajrin
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.93

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat di SMA 1 Pamboang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menerapkan penelitian tindakan kelas (PTK) melalui pelatihan dan materi konsep PTK. Metode PTK, yang melibatkan guru dalam penelitian untuk memperbaiki pembelajaran melalui refleksi dan evaluasi berkelanjutan, menjadi fokus kegiatan ini. Para guru menerima pelatihan tentang pengertian PTK, langkah-langkah PTK, identifikasi masalah, tujuan penelitian, pengumpulan dan analisis data, perbaikan pembelajaran, tindakan berkelanjutan, serta presentasi hasil penelitian.Setelah pelatihan, para guru melakukan penelitian tindakan kelas di kelas masing-masing sesuai dengan konsep PTK yang telah dipelajari. Data hasil penelitian dianalisis untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah diperbaiki kemudian dipublikasikan melalui laporan yang mudah dipahami dan disosialisasikan kepada masyarakat pendidikan. Melalui pendekatan ini, diharapkan kualitas pembelajaran di SMA 1 Pamboang dapat meningkat, menghasilkan peningkatan prestasi belajar siswa, dan memberikan dampak positif pada lingkungan sekolah dan masyarakat.
Designing Cooperative Frameworks for Higher Education: The Structural Evaluation of the TIM-IGIS Prototype in Enhancing Preservice Teachers' Conceptual Learning Outcomes Eky Setiawan Salo; Abdullah Pandang; Pattaufi
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v3i3.2845

Abstract

This study addresses the persistent pedagogical challenge in higher education where traditional, lecturer-centered instruction restricts student engagement and reduces conceptual learning outcomes. To mitigate this issue, this article presents the structural design, expert validation, and empirical evaluation of the Tim-based Interactive Game and Interpretation Strategy (TIM-IGIS) cooperative learning model prototype. Developed using the systematic framework of the ADDIE model, the TIM-IGIS prototype integrates five distinct phases: Initiative, Heterogeneous Groups, Gamified Engagement, Interpretation, and Summarization. The model was implemented using a single-group pretest posttest design with an intact educational cohort of 33 preservice teacher education students enrolled in the Elementary School Civics Learning Development course at Universitas Kristen Indonesia Toraja. Expert judgment via Aiken’s V established a high level of content and construct validity (V = 0.938), confirming the prototype’s alignment with cooperative principles. Field implementation demonstrated exceptional practicality, achieving a syntax implementation rate of 97.50% and highly active student engagement (M = 3.70). Empirically, the prototype significantly enhanced conceptual mastery, with the mean score rising from 63.03 to 81.76 (t(32) = 10.750, p < 0.001), yielding a substantial Cohen’s dz effect size of 1.871 and a moderate normalized gain (g = 0.502). These findings indicate that the TIM-IGIS prototype offers a robust, structurally balanced framework for promoting deep conceptual understanding and active collaboration in teacher training programs.
Development of electrical power learning video media with project-based learning models Sucihati Said; Pattaufi Pattaufi; Arnidah Arnidah
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.86702

Abstract

Learning at Vocational High Schools, which seems monotonous, requires updates to the learning media so that students can easily understand the material. This research aims to develop learning video media based on Project-Based Learning (PjBL) in the subject of Fundamentals of Electricity Engineering in Vocational Schools. The development model used is the synthesis of three popular models (ADDIE, Four-D, and Borg and Gall) through five stages, namely analyzing the needs and characteristics of students, media design, product development, limited trials, and product evaluation. The video media was developed based on the stages of PjBL, including problem identification, planning, project implementation, and evaluation-reflection. Validation was carried out by material experts and media experts. Practicality and effectiveness were tested through student and teacher response questionnaires and a pretest-posttest. The results showed that the developed media was easy to use and interesting, as evidenced by the increase in students' learning outcomes after using the media. The developed learning media is declared feasible, practical, and effective to support learners' active involvement in project-based learning, improve their concept understanding, and creative thinking skills.   Abstrak Pembelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terkesan monoton memerlukan pembaruan pada media pembelajaran supaya peserta didik mudah memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Ketenagalistrikan di SMK. Model pengembangan yang digunakan merupakan hasil sintesis dari tiga model populer (ADDIE, Four-D, dan Borg and Gall) melalui lima tahapan yaitu analisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik, perancangan media, pengembangan produk, uji coba terbatas, serta evaluasi produk. Media video dikembangkan berdasarkan tahapan PjBL meliputi identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan proyek, dan evaluasi-refleksi. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Kepraktisan dan efektivitas diuji melalui angket respon peserta didik dan guru serta pretest–posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan mudah digunakan dan menarik dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penggunaan media. Media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk mendukung keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran berbasis proyek, meningkatkan pemahaman konsep, dan keterampilan berpikir kreatif mereka. Kata Kunci: ketenagalistrikan; project-based learning; sekolah menengah kejuruan; video pembelajaran
Development of android application-based learning media for English subjects Andi Asmawadi; Pattaufi Pattaufi; Abdul Hakim; Nurhikmah H
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.102

Abstract

The limited availability of interactive learning media and contextual learning resources, especially for English subjects that require audio-visual support such as language laboratories, forms the basis of this study. This research aims to develop Android-based learning media for seventh-grade English subjects at SMPN 5 Labakkang. This study employs the ADDIE development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The media was developed using PowerPoint and iSpring Suite, then converted into an APK file using Website 2 APK Builder. Validation was conducted by subject matter experts and media experts, with results indicating that the media is highly feasible. A trial was conducted with 20 students using pretests and posttests. The results showed a significant improvement in students' learning outcomes after using the media, with an average score increase of 27 points. In addition, both students and teachers responded positively regarding the ease of use and effectiveness of the media. This study concludes that the developed Android-based learning media are effective in improving students' understanding of English and can serve as an alternative interactive teaching resource for junior high schools.   Abstrak Keterbatasan media pembelajaran interaktif dan sumber belajar kontekstual, terutama untuk Bahasa Inggris yang memerlukan dukungan audio-visual seperti laboratorium bahasa. Tujuan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Android pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII di SMPN 5 Labakkang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Media dikembangkan menggunakan PowerPoint, iSpring Suite, dan dikonversi menjadi file APK menggunakan Website 2 APK Builder. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, dengan hasil validasi menunjukkan bahwa media tergolong sangat layak. Uji coba dilakukan pada 20 peserta didik melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar peserta didik setelah menggunakan media, dengan peningkatan skor rata-rata sebesar 27 poin. Selain itu, peserta didik dan pendidik memberikan tanggapan positif terhadap kemudahan penggunaan dan keefektifan media. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Android yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Inggris dan dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar interaktif di sekolah menengah pertama. Kata Kunci: aplikasi android; bahasa Inggris; media pembelajaran; model ADDIE
Development of animation video assistant teaching science courses in SD Negeri 056 Lamasariang Purnama Purnama; Pattaufi Pattaufi; Nurhikmah H
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i2.61315

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berfokus pada pembuatan bahan ajar berupa video animasi untuk mata pelajaran IPA di SDN 056 Lamasariang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan visualisasi yang menarik bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknologi dan media animasi sehingga dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran IPA selain itu dapat membantu peserta didik dalam memahami konsep-konsep yang kompleks dan dapat dengan mudah memahami pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yakni: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis video animasi sangat efektif di terapkan pada mata pelajaran IPA Kelas V, dilihat dari perolehan nilai hasil belajar sebelum (pretes) dan sesudah (posttes).Kesimpulannya bahwa hasil pengembangan bahan ajar berbasis video animasi memenuhi efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Development of hypercontent-based teaching materialsfor screen printing course at FIP UNM Asrul Burhan; Pattaufi Pattaufi; Nurhikmah H; Farida Febriati; Abdul Hakim; Citra Rosalyn Anwar; Wahira Wahira
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 3 (2024): Inovasi Kurikulum, August 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i3.71289

Abstract

This research was conducted to meet the need for hypercontent-based digital teaching materials in the Screen Printing Techniques course in the Educational Technology Study Program, FIP UNM. The existing materials are less interactive and lack media such as text, images, and videos, essential for enhancing student understanding. The main goals are identifying these needs, designing hypercontent-based digital teaching materials, and measuring their validity, practicality, and effectiveness. The Research and Development (R&D) method follows the M. Alessi and Stanley R. Trollip model, including the stages of planning, design, and development. The research subjects included 20 students, one lecturer, and two validators (1 content/material expert and one design/media expert). Data collection techniques involved needs identification questionnaires, expert validation questionnaires, lecturer response questionnaires, and small and large group trial questionnaires. Descriptive quantitative analysis was used to evaluate the data. The findings indicate that the need for digital modules among students is very high, expert validation shows good qualifications, trials demonstrate the modules’ good practicality, and pre-test and post-test results reveal improved student learning outcomes with effective to very effective qualifications. Consequently, the screen printing technique digital module is deemed valid, practical, and effective.   Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan bahan ajar digital berbasis hypercontent pada mata kuliah Teknik Sablon di Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNM, karena bahan ajar yang ada saat ini kurang interaktif dan tidak menyediakan berbagai media seperti teks, gambar, dan video yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi kebutuhan tersebut, merancang bahan ajar digital berbasis hypercontent, serta mengukur tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model M. Alessi dan Stanley R. Trollip, mencakup tahap perencanaan, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian terdiri dari 20 mahasiswa, 1 dosen pengampu, dan 2 validator (1 ahli isi/materi dan 1 ahli desain/media). Teknik pengumpulan data meliputi angket identifikasi kebutuhan, angket validasi ahli, angket tanggapan dosen, serta angket uji coba kelompok kecil dan besar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Temuan menunjukkan bahwa kebutuhan mahasiswa terhadap modul digital sangat tinggi, validasi ahli menunjukkan kualifikasi baik hingga sangat baik, uji coba menunjukkan kepraktisan modul yang baik, dan hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan kualifikasi efektif hingga sangat efektif. Modul digital Teknik Sablon dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Kata Kunci: Modul digital; teknologi pendidikan; pengembangan bahan belajar; teknik sablon
Development of Digital Fiqh Books to Improve Learning Outcomes SMP IT As-Sunnah Makassar Sulfah Muhtar; Pattaufi Pattaufi; Farida Febriati; Nurhikmah H
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 3 (2024): Inovasi Kurikulum, August 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i3.71427

Abstract

Rapid advances greatly influence the world of education in technology, information, and communication. Teachers must be able to use technology to create innovative and effective learning. This research aims to identify the need for digital books, design the development of digital books, and measure the validity, practicality, and effectiveness of digital books. This research uses research and development methods focused on developing digital books. The development model refers to the ADDIE development model with five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research was conducted at SMP IT As-Sunnah Makassar with 30 research students, 1 Fiqh subject teacher, and two validators. The digital book developed was declared very valid by media content/design experts and valid by material experts. The level of practicality was measured from questionnaire responses by teachers and students. Both assessments stated that it was convenient. The level of effectiveness of digital books is measured by pretest and posttest, which shows an increase in learning outcomes and that they are declared very effective. Based on the analysis results, it can be concluded that the development of digital fiqh books can be used in the learning process.   Abstrak Dunia pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemajuan pesat dalam teknologi, informasi dan komunikasi. Guru harus mampu menggunakan teknologi untuk membuat pembelajaran inovatif dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan buku digital, mendesain pengembangan buku digital dan mengukur tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan buku digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) yang difokuskan untuk mengembangkan buku digital. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan lima tahapan; analysis, design, development, implement, dan evaluate. Penelitian dilaksanakan di SMP IT As-Sunnah Makassar dengan penelitian 30 siswa, 1 orang guru mata pelajaran Fiqih, dan 2 orang validator. Buku digital yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli isi media/desain dan valid oleh ahli materi. Tingkat kepraktisannya diukur dari angket respon oleh guru dan siswa, dari kedua penilaian dinyatakan sangat praktis. Tingkat keefektifan buku digital diukur dengan pretest dan posttest yang menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar sehingga dinyatakan sangat efektif. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku digital fiqih dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: buku digital; fiqih; hasil belajar
Technological adaptation of the MBKM Kampus Mengajar VII Program for Teknologi Pendidikan FIP UNM students Pattaufi Pattaufi; I Made Tegeh; Farida Febriati
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 1 (2025): Inovasi Kurikulum, February 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i1.79015

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program is integral to higher education in Indonesia. This program provides opportunities for students to gain practical experience in the field. This study explores the technology adaptation process of Teknologi Pendidikan students at FIP UNM in the MBKM Kampus Mengajar VII Program. In addition, this study also identifies the challenges faced by students and the strategies used to overcome them. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observations during field activities, and analysis of related documents. The data obtained are explained through the reduction, presentation, and interpretation stages. The analysis focused on key themes, such as technology adaptation strategies, challenges faced by students, and the implementation of the MBKM program in the future. This study is expected to provide a more comprehensive insight into the technology adaptation process of Educational Technology students at FIP UNM during the MBKM Kampus Mengajar VII Program. These findings will provide valuable contributions to higher education institutions in improving technology integration in field programs and guiding students and teachers in facing the challenges of technology adaptation.   Abstrak Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan bagian integral dari pendidikan tinggi di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk memperoleh pengalaman praktis di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses adaptasi teknologi mahasiswa Teknologi Pendidikan di FIP UNM dalam Program MBKM Kampus Mengajar VII. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi peserta didik serta strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama kegiatan lapangan, dan analisis dokumen terkait. Data yang diperoleh dijelaskan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan interpretasi. Analisis difokuskan pada tema-tema utama, seperti strategi adaptasi teknologi, tantangan yang dihadapi mahasiswa, serta penerapan program MBKM di masa depan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang proses adaptasi teknologi mahasiswa Teknologi Pendidikan di FIP UNM selama Program MBKM Kampus Mengajar VII. Temuan ini akan memberikan kontribusi berharga bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan integrasi teknologi pada program-program lapangan, serta menjadi panduan bagi mahasiswa dan pengajar dalam menghadapi tantangan adaptasi teknologi. Kata Kunci: adaptasi teknologi; Kampus Mengajar; MBKM; teknologi pendidikan