Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Dasar Pembuatan Lilin Aromaterapi di Panti Asuhan Vallery Siregar, Nurhafni; Rosadi, Mimi; Anshor, Arrini Shabrina; Saragih, Gunaria Angelina; Telaumbanua, Hanan Alfaraha Hermawan; Nasution, Hidayati Hijjah; Sinaga, Icca Fransiska; Panjaitan, Indah; Samosir, Irfan Josuwandi
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 5 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i5.3205

Abstract

Indonesia is one of the largest consumers of cooking oil in the world. Cooking oil functions to conduct heat in frying food. Used cooking oil or used cooking oil can be used and utilized. Disposal of used cooking oil can also cause environmental damage. Therefore, we need to be able to utilize used cooking oil into something that has economic value for society. This program is implemented to educate children at the Vallery orphanage so they can make an innovative aromatherapy candle product using used cooking oil. This activity aims to provide understanding to the children of the Vallery Orphanage as partners in the use of used cooking oil as an ingredient for making aromatherapy candles. This aromatherapy candle can provide a step that can potentially be developed as an alternative income for nursing home managers because it has economic value. This program is implemented as a real action from the leadership project course which aims to train the ability of PPG Pre-service students to lead through service learning activities or the ability to serve the community or society. Through this program, students are expected to be able to contribute to solving problems that exist in society. The implementation method for this activity is socialization by means of a presentation and followed by training in making aromatherapy candles made from used cooking oil.
MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI ETNOGRAFI Rosadi, Mimi; Syahputra, Ridwan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.799-807

Abstract

Model pembelajaran kontekstual (contextual teacheing and learning (CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengethauan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai bahan pembelajarannya. Model pembelajaran ini akan berbasis project based learning dengan tujuan meningkatkan literasi etnografi. Tujuan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran ini akan dapat meningkatkan dan mengembangkan situasi dan kondisi pembelajaran khususnya dalam materi Bahasa Indonesia yang berbasis literasi etnografi. Peningkatan dan pengembangan literasi etnografi dalam penelitian ini akan diajarkan sesuai dengan model pembelajaran kontekstual (CTL). Metode yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah meningkatkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis project based learning untuk meningkatkan literasi etnografi.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Mendesain Media Pembelajaran Berbasis Literasi Pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia SD 1 UMN Al Washliyah Sutarini, Sutarini; Sutikno, Sutikno; Rosadi, Mimi; Juwita, Putri
Jurnal Pendidikan West Science Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v2i02.1226

Abstract

Model Project based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran yang inovatif dan berpusat kepada mahasiswa dalam menghasilkan suatu proyek pembelajaran. Model PjBL ini menuntut mahasiswa untuk dapat berpikir kritis dan kreatif, sedangkan peran pendidik sebagai fasilitator dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mendesain media pembelajaran berbasis literasi melalui penerapan model PjBL dalam proses belajar mengajar pada mata kuliah Bahasa Indonesia SD. Peranan media dalam pembelajaran sangatlah penting, sehingga mahasiswa harus diberikan bekal dalam mendesain media pembelajaran yang sesuai untuk menjadi guru yang kreatif dan professional. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi PGSD UMN Al Washliyah. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi.
Integrasi Kearifan Lokal Berbasis Media Digital dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksposisi: Studi Fenomenologi pada Siswa Sekolah Menengah Atas Ridwan Syahputra; Rachel Yoan Katherin Putri Br. Siahaan; Mimi Rosadi; Maslan Sihombing; Aprili Yanti; Arini Vika Sari
Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/sin.v6i2.2072

Abstract

Writing exposition texts remains a significant challenge for senior high school students, particularly in generating ideas, developing coherent arguments, and organizing texts systematically. This study investigates how the integration of local wisdom through digital media contributes to students’ learning experiences and writing development by addressing the following questions: how do students perceive the learning process, and how does this instructional approach support their exposition text writing? Employing a descriptive qualitative design, the study involved 25 senior high school students. Primary data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation, while secondary data were obtained from relevant scholarly literature. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, with source triangulation employed to enhance the credibility of the findings. The results demonstrate that integrating local wisdom with digital media facilitates idea generation, strengthens student engagement, and promotes a more contextual and meaningful learning experience. Nevertheless, many students continue to encounter difficulties in organizing arguments and maintaining coherent exposition text structures. The study concludes that this instructional approach provides a valuable pedagogical framework for enhancing exposition writing, although additional instructional support is required to improve students’ organizational and argumentative writing skills.