Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Etika Kerja Islami Terhadap Kinerja Dosen (Studi Kasus Pada Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan) Julianto Hutasuhut; Alkausar Saragih
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 2, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.674 KB) | DOI: 10.30743/best.v2i2.1976

Abstract

Dosen mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat strategis dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dosen sebagai pendidik profesional tidak cukup hanya memiliki keterampilan, pengetahuan dan kemampuan.  Namuh harus memiliki etika kerja yang Islami agar dapat memberikan hasil kerja (kinerja) yang lebih bernilai  sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh etika kerja Islami dan etika kerja Islami terhadap kinerja dosen. Dugaan awal yang diajukan adalah dan etika kerja Islami berpengaruh positif terhadap kinerja dosen. Objek penelitian adalah dosen tetap yang mengajar di Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan.  Jumlah sampel ditetapkan 47 orang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian assosiaitif dengan pendekatan metode kuantitatif.  Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran berdasarkan skala Likert. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji t dan uji koefisien deterrminasi (uji R Square). Data diolah dengan bantuan komputer program SPSS versi 17.0 for windows. Hasil penelitian, uji regresi menghasilkan persamaan Y= 92.008+ 0,731xEtika Kerja Islami. Hasil uji t Etika kerja Islami berpengaruh positif terhadap kinerja dosen di Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan. Etika kerja Islami dapat menjelaskan kinerja dosen sebesar 46.1% sisanya 53.9% dipengaruhi variabel ain di luar penelitian ini
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM UMPASA MASYARAKAT ADAT SIMALUNGUN Saiful Akhyar Lubis, Amiruddin Siahaan, Alkausar Saragih
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.1482

Abstract

The purpose of this study was to determine the pattern of umpasa-based moral education in the family of the Simalungun Muslim indigenous community. This study used qualitative research methods, namely, through observation, observation, interviews, or document review. The sample consisted of 3 districts, namely Raya District, Siantar District, Bandar Huluan District, each district consisting of 5 villages and one village consisting of 5 samples. The moral content in the Simalungun example is: Umpasa is worth honesty, Umpasa is worth modesty, Umpasa is worth keeping promises, Umpasa is worth hard work, Umpasa is worth peace, Umpasa is worth loving, Umpasa is worth forgiving, Umpasa is worth trusting, Umpasa is worth thanks, Umpasa worth helping, Umpasa is worth prayer / hope, Umpasa is worth not giving up easily, Umpasa is worth building a harmonious relationship, Umpasa is worth not hearing advice.
KETERAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL Mimi Rosadi, Alkausar Saragih
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.464 KB) | DOI: 10.32696/jip.v3i1.1303

Abstract

Penelitian ini bertitik tolak dari masalah bagaimana menerapkan media audio visual dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pantai Cermin. Hal ini didasari karena menulis puisi di kalangan siswa biasanya dianggap sebagai suatu hal yang rumit dan membingungkan. Sebagian siswa biasanya bingung dalam menentukan objek tulisan, sebagian lagi karena siswa kesulitan mengembangkan daya imajinasi. Untuk mengetahui hal ini, peneliti mencoba menerapkan penggunaan media audiovisual, khususnya lagu dalam bentuk instrument sebagai salah satu cara membangkitkan keterampilan siswa agar menyukai pembelajaran menulis puisi sehingga dapat meningkatkan keterampilan siswa menulis puisi. Dalam penelitian ini, memberikan tema kepada siswa tentang “Ibu”. Alasan peneliti memberikan tema tersebut untuk menjadikan siswa memiliki rasa cinta, nilai rasa hormat, dan nilai rasa sayang terhadap orang tua, khususnya ibu. Dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas, peneliti berharap keterampilan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pantai Cermin meningkat. Hal ini ditandai dengan pemerolehan nilai siswa yang meningkat daripada sebelumnya secara signifikan.
KONTROL SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN PADA MASYARAKAT DAN PENGARUH BUDAYA TERHADAP LINGKUNGAN (SEBUAH KAJIAN ANTROPLOGI HUKUM) Abdul Halim, Halimatul Maryani, Alkausar Saragih, Bonanda Japatani Siregar
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1606

Abstract

Kebudayaan merupakan cara hidup yang berkembang yang dimiliki oleh setiap individu manusia yang berbeda dengan karakter dan sifat individu lainnya. Dalam hal ini menciptakan karya, termasuk seni, budaya, sikap yang komplek yang berhubungan dengan adat, kebiasaan di masyarakat sebagai makhluk sosial, dimana masyarakat juga setia saat dekat dengan lingkungan sebagai wadah untuk dekat dengan kebutuhan sehari-hari seperti air, udara, mineral, tumbuhan, manusia lainnya dan lingkungan sekitarnya. Budaya dan kebudayaan pada prinsipnya bersifat normatif bagi kelompok tertentu, karena setiap kelompok tertentu itu memiliki ide dan gagasan masing-masing yang selanjutnya akan diwujudkan dalam prilaku dan karsa manusia. Oleh sebab itu kebudayaan yang ada di tengah-tengah masyarakat yang dihasilkan akan mencerminkan hidup dalam satu kelompok, untuk itu tema ini penting untuk dikaji dan dianalisis sebagai pengembangan pengetahuan tentang perubahan kebudayaan dan perkembangan kebudayaan di dalam masyarakat. Paparan ini bertujuan untuk mengkaji apa yang menjadi fungsi sosial terhadap perkembangan serta perubahan kebudayaan di tengah-tengah masyarakat yang berpengaruh pada lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dengan menggunakan metode yuridis sosiologis dan tidak menyampingkan metode yuris empiris dengan analisis secara deskriptif analisis menggunakan data kualitatif.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Course Review Horay Dan Artikulasi Pada Mata Pelajaran Ekonomi Rijal Lubis; Alkausar Saragih
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 6 No 2 (2022): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v6i2.7073

Abstract

This research was conducted at SMA 3 Tanjungbalai and this research is also motivated by a condition that is not conducive in the learning process. In this case, using a comparison between the learning model of the course review horay and the articulation learning model to determine the increase in economic learning outcomes in class X of SMA Negeri 3 Tanjungbalai. The purpose of the research is to find out the differences in student learning outcomes on economic subjects using the learning model of the course review horay and those using the learning model of articulation in class X of SMA Negeri 3 Tanjungbalai. The subjects in this study were class X students of SMA 3 Tanjungbalai and a sample of 60 students, in class X IIS 2 there were 32 students (using the course review horay learning model) and class X IIS 4 totaling 28 students (using articulation learning models). The hypothesis of this study is that there are differences in economic learning outcomes of students who are taught using the learning model of the course review horay and articulation learning models. The results of this study indicate that tcount> ttable 2.7125> 2.002 so that there are differences in student learning outcomes on economic subjects taught by using the learning model course review horay and articulation learning models in class X of SMA 3 Tanjungbalai. Based on the average learning outcomes of the experimental class 1 is 80.46. While the average value of the experimental class 2 is 71.78, this means that the learning outcomes of students who are taught using the course review horay learning model are higher than the learning outcomes of students applying the articulation model.
Implementasi Pembangunan Gapura Dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Dalam Pembangunan Prasarana Di Desa Sei Sijenggi Abdi Rianto; Dahlia Dahlia; Vebiola Ardiani; Alkausar Saragih
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1192

Abstract

The aim of this research is to build a gate and plant family medicine. The assistance and support provided by village officials and villagers. Researchers created a program to build a gate in Sei Sijenggi Perbaungan village, precisely in Hamlet IV so that tourists can easily find Hamlet IV. Then in addition to building the Gapura, researchers also made Toga plants called family medicinal plants in Hamlet IV as well. With the villagers who helped in finding land for planting Toga, it made it easier for researchers to plant the Toga, the function of planting Toga, so that Sei Sijenggi villagers use traditional medicines for consumption when they are sick. The approach used in this research is qualitative. In this study, researchers collaborated with residents to carry out this research program. Building Gapura and maintaining and preserving family medicinal plants that researchers have made must have community participation and mutual cooperation
PENYULUHAN AGAMA DALAM PENCEGAHAN PENYALAHAGUNAAN NARKOBA MENUJU DESA TANGGUH, MANDIRI DAN TERDEPAN Rahmadi Ali; Alkausar Saragih; Ika Sandra Sewi; Novita Friska Surbakti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13123

Abstract

Abstrak: Peredaran dan penyalahgunaan narkoba semakin marak dan mengkhawatirkan. Tidak hanya di wilayah perkotaan namun sudah masuk pedesaan. Hal ini menjadikan desa merupakan wilayah strategis dalam peredaran narkoba. Kegiatan penyuluhan agama akan dampak narkoba bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan penguatan terhadap para remaja, karena remaja adalah cikal bakal dalam kemajuan desa. Mitra dari kegiatan ini adalah warga desa Tanjung Rejo yang terdiri dari remaja, perangkat desa dan orang tua yang berjumlah 26 orang. Kegiatan penyuluhan agama memiliki 4 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Kemudian hasil dari penyuluhan ini adanya peningkatan pengetahuan peserta yaitu berupa pemahaman akan jenis narkoba sebanyak 50 persen, dampak laten dari narkoba sebanyak 35 persen, Langkah-langkah pencegahan narkoba sebanyak 55 persen dan ayat-ayat tentang keharaman narkoba dari sebanyak 45 persen, Kemudian penyuluhan juga diberikan agar terdapat peningkatan pemahaman akan bahaya narkoba oleh remaja, perangkat desa dan orang tua, kemudian adanya penguatan keimanan bahwa narkoba adalah zat haram dikonsumsi, hal ini merupakan cita-cita bersama untuk mewujudkan Desa Tangguh, Mandiri dan Terdepan.Abstract: Trafficking and drug abuse are increasingly widespread and worrying. Not only in urban areas but also in rural areas. This makes the village a strategic area in drug trafficking. Religious counseling activities on the effects of drugs aim to provide knowledge and strengthen youth, because youth are the forerunners of village progress. The partners of this activity were residents of Tanjung Rejo village consisting of 26 youths, village officials and parents. Religious counseling activities have 4 stages, namely preparation, implementation, evaluation and follow-up. Then the result of this counseling is an increase in participant knowledge, namely in the form of an understanding of the types of drugs by 50 percent, the latent effects of drugs by 35 percent, Drug prevention measures by 55 percent and verses about the prohibition of drugs by 45 percent, Then counseling also given so that there is an increase in understanding of the dangers of drugs by teenagers, village officials and parents, then there is a strengthening of the belief that drugs are illegal substances to consume, this is a shared goal to create a village Tough, Independent and Forefront.
SERTIFIKAT HALAL PADA KEMASAN PRODUK MAKANAN USAHA MIKRO KECIL TANPA IZIN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN PRODUK HALAL Syahrul Bakti Harahap, Alkausar Saragih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 8 No. 1 (2023): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v8i1.2076

Abstract

Sertifikat halal adalah pengakuan kehalalan suatu produk yang dikeluarkan oleh BPJPH berdasarkan Fatwa Halal tertulis yang dikeluarkan oleh MUI. ( Pasal 1 Ayat (10) Undang-Undang No. 33 Tahun 2014, tentang Jaminan Produk Halal. Penelitian ini mengenai penggunaan sertifikat halal pada kemasan makanan produk Usaha Mikro Kecil tanpa izin dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal ( BPJPH). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum yuridis normatif, merupakan jenis pendekatan dalam penelitian hukum yang memberi sudut pandang analisa penyelesaian permasalahan dalam penelitian hukum dilihat dari aspek konsep-konsep hukum yang melatar belakangi, atau bahkan dapat dinilai yang terkandung dalam penormaan. Hasil penelitian serifikat halal pada kemasan produk makanan Usaha Mikro Kecil tanpa izin dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. karena ketidak pahaman pelaku usaha, dalam prosedur pembuatan sertifikat halal. Akan tetapi pelaku usaha mikro kecil membutuhkan sertifikat halal tersebut karena pada saat menjual keluar kota di Sumatera Utara. Produsen meminta sertifikat kehalalan produk. Sehingga pelaku usaha mikro kecil mengkopi dan mencantumkan pada kemasan tanpa izin BPJPH.
The Position of Private Lecturers in Hinger Education in the Perpective of Labor Law Yeltriana; Ismed Batubara; Al Kausar
At-Tasyrih: jurnal pendidikan dan hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2023): At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan dan Hukum Islam
Publisher : P3M IAI Nusantara Batang Hari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.075 KB) | DOI: 10.55849/attasyrih.v9i1.160

Abstract

The working relationship is an industrial relations are subject to labor laws. Permanent Lecturer status remains the same as permanent workers based on Time Indefinite (PKWTT). While Lecturer do not remain the same as contract workers based on Specific Time Work Agreement (PKWT). Law No. 14 of 2005 on Teachers and Lecturers do not regulate in detail the rights and obligations of faculty and private universities, particularly in the context of social welfare and lecturer. But PTS is obliged to provide welfare and social security, especially for tenured faculty. Disputes between faculty with PTS is that the settlement of industrial disputes based on law No. 2 of 2004 on Industrial Relations Dispute Settlement.
SOSIALISASI LITERASI TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENGHINDARI HOAKS PADA MEDIA SOSIAL DI YAYASAN PENDIDIKAN HAFNAN SIMBOLON KECAMATAN PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG M. Faisal Husna; Tri Reni Novita; Alkausar Saragih
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v7i1.2120

Abstract

Kemampuan pemahaman terhadap penggunaan teknologi digital sangat dibutuhkan agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Kemampuan pemahaman dimaksud atau dengan istilah literasi merupakan kecakapan literasi digital yang dimiliki seseorang tidak hanya mampu mengoperasikan alat tetapi juga mampu bermedia digital dengan penuh tanggung jawab. Teknologi digital yang sering digunakan adalah media sosial seperti instagram, facebook, twitter, youtube, whatsapp, tiktok dan lainnya sangat rentan dengan berita- berita hoaks sehingga pengguna disarankan untuk terlebih dahulu memahaminya secara baik dan benar. Yayasan Pendidikan Hafnan Simbolon sebagai Mitra dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UMN Al Washliyah mendidik siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memiliki permasalahan yang dihadapi diantaranya adalah kurangnya pemahaman mengenai literasi teknologi digital dalam menghindari hoaks di media sosial. Metode yang digunakan untuk solusi yang dihadapi Mitra adalah dengan penyuluhan/sosialisasi melalui ceramah langsung disertai dengan sesi tanya jawab. Hasil yang diperoleh sebelum pelaksanaan kegiatan sesuai informasi dari pihak sekolah dan observasi tim PkM di mana siswa/i dan guru belum sepenuhnya memahami, menguasai literasi teknologi digital pada media sosial dan hoaks sebagai permasalahan yang dihadapi mitra. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh beberapa peserta yang hanya bisa bermedia sosial tanpa menguasai teknologi digital. Namun setelah mengikuti kegiatan sosialisasi/penyuluhan, hasilnya peserta lebih memahami dalam penggunaan teknologi digital dalam bermedia sosial. Peserta langsung mempraktekkan penggunaan teknologi digital dalam bermedia sosial untuk menghindari hoaks yang dipandu oleh tim. Peserta merasa puas atas kegiatan PkM yang digagas oleh Tim PkM dari UMN Al Washliyah dan berharap keberlanjutan program.