Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI BUDAYA KERJA APOTEKER MELALUI KEGIATAN "APOTEKER MENYAPA" DI LOMBOK TENGAH Novita Ana Anggraini; Muhamad Ainussobah; Lalu Iman Saptahadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan obat yang tidak ditangani dengan serius dapat menimbulkan dampak dahsyat bagi individu dan masyarakat, seperti peningkatan resistensi antibiotik akibat penggunaan irasional, overdosis yang mengancam jiwa, serta kerusakan organ permanen. Kegiatan penyuluhan langsung, seperti edukasi penggunaan obat rasional, pencegahan resistensi antibiotik, dan promosi swamedikasi aman kepada masyarakat sangat penting untuk dilakukan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan klinis apoteker, tetapi juga memperkuat jaringan kolaborasi dengan puskesmas lokal, stakeholder lain, dan Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Kegiatan “Apoteker Menyapa” merupakan bentuk nyata dari kegiatan apoteker di Lombok Tengah yang langsung menyentuh masyarakat. Tujuannya tidak lain supaya masyarakat lebih mengerti tentang obat dan pengobatannya, untuk menciptakan pemahaman masyarakat terkait dengan bagaimana cara mengelola obat secara rasional. Sehingga tujuan utama yang diinginkan adalah supaya masyarakat bisa meningkatkan kualitas hidupnya
SOSIALISASI METODE PENUGASAN TIM DI RS X DI TANGERANG Rosakawati; Agustin Widyowati; Novita Ana Anggraini
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6925

Abstract

Latar belakang: Pelayanan keperawatan di rumah sakit X di Tangerang memerlukan koordinasi tim yang kompleks dan terintegrasi untuk memberikan asuhan yang optimal. RS X sebagai rumah sakit swasta menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan sistem penugasan tim yang efektif Tujuan: Meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengimplementasikan metode penugasan tim yang efektif untuk optimalisasi pelayanan kesehatan bagi pasien. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan andragogi melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi, simulasi, dan workshop praktik. Peserta terdiri dari 17 tenaga keperawatan dari 4 unit rawat inap. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test dan kuesioner kepuasan. Hasil: Tingkat partisipasi mencapai 85% dengan peningkatan pengetahuan sebesar 34,3% (dari skor 59,4 menjadi 79,8). Kepuasan peserta mencapai 4,2/5,0 dengan 94,1% peserta akan merekomendasikan program ini. Follow-up 1 bulan menunjukkan 75% unit telah memulai implementasi, waktu handover berkurang dari 43 menjadi 35 menit, kepuasan pasien meningkat dari 75% menjadi 81%, dan patient safety incidents turun 25%. Kesimpulan: Program sosialisasi berhasil meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga keperawatan dalam implementasi metode penugasan tim, dengan dampak positif terhadap kualitas pelayanan keperawatan.
ANALYSIS OF DIGITALIZATION OF OUTPATIENT SERVICES FOR BPJS HEALTH PATIENTS AT JOMBANG REGIONAL PUBLIC HOSPITAL Sangidu; Peristiowati, Yuly; Anggraini, Novita Ana
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1303

Abstract

The digitalization of healthcare services is a key strategy to improve service quality, efficiency, and accessibility, particularly for patients covered by Indonesia's National Health Insurance (BPJS Kesehatan). Jombang Regional General Hospital (RSUD Jombang) has implemented digital systems in outpatient services; however, various challenges hinder optimal service delivery. This study aims to analyze the implementation of digitalization, identify technical and non-technical barriers, and explore the expectations of healthcare staff and patients regarding its development. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with registration staff, healthcare providers in cardiology and general surgery outpatient clinics, and BPJS Kesehatan patients at RSUD Jombang. Data analysis was conducted using NVivo 12 software, utilizing thematic analysis and source triangulation. The implementation of digitalization includes online registration, digital queuing systems, integration between the Hospital Management Information System (SIMRS) and BPJS Kesehatan, and the use of Electronic Medical Records (EMR), contributing to improved time efficiency and ease of access. However, technical barriers such as unstable network connectivity and limited infrastructure were identified, along with non-technical barriers including disparities in digital literacy among staff and patients (especially the elderly). Both healthcare providers and patients expressed expectations for more stable systems, more supportive features, and more user-friendly designs.
Faktor Individu, Organisasi, dan Sistem Teknologi terhadap Persepsi Perlindungan Hukum Tenaga Keperawatan dalam Implementasi Dokumentasi Asuhan Keperawatan Elektronik Uneri, Uneri; Suprapto, Sentot Imam; Anggraini, Novita Ana
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/v3v16441

Abstract

This study aims to analyze the influence of individual, organizational, and technological system factors on the perception of legal protection for nursing staff in the use of electronic nursing care documentation. This research method used a quantitative analytical design with a cross-sectional design and a correlational approach. The results showed that partially, individual factors (t=2.260; p=0.026), organizational factors (t=2.327; p=0.022), and technological systems (t=2.422; p=0.018) significantly influenced perceptions of legal protection. Simultaneously, these three factors contributed 40.9% to the perception of legal protection for nursing staff. This indicates that the safety of the nursing profession is highly dependent on the synergy between individual competence, organizational support, and the reliability of technological systems. In conclusion, improvements to hospital management information systems (SIMRS), strengthening standard operating procedures (SOPs), and ongoing training are needed to ensure patient safety and legal protection for nursing staff in the digital era.   Keywords: Electronic Documentation, Individual Factors, Organization, Legal Protection, Technological Systems
Multilevel Analysis of Socioeconomic and Cultural Factors on Chronic Energy Deficiency among Pregnant Women in Madura Indriyani, Ratna; Murti, Bhisma; Anggraini, Novita Ana; Puspitasari, Yenny
Journal Of Nursing Practice Vol. 9 No. 3 (2026): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v9i3.952

Abstract

Background: Chronic Energy Deficiency (CED) is one of the health problems that often occurs in pregnant women in various countries, especially in regions with low economic levels and vulnerable communities. Purpose: The purpose of this study is to examine the influence of socioeconomic and cultural contextual factors on the occurrence of CED in pregnant women. Methods: The research design is explanatory research with a cross-sectional approach. The research sample consists of 200 pregnant women with CED and 200 pregnant women without CED in Madura. The dependent variable in this study is the incidence of CED, while the independent variables are regional conditions, access to health services, parity, food availability, and CED preventive behavior. Data analysis in the study is univariate and linear regression with a multilevel approach using SPSS 23. The research ethics certificate 001867/EC/KEPK/I/II/2024. Results: Level 1 is rural and urban areas, access to health services, parity, food availability, and preventive behavior for CED. Level 2 is the subdistrict level. Subdistrict conditions have a contextual influence on the variation in the occurrence of CED in pregnant women, namely significant values in rural and urban areas (p=0.009), significant values in access to health services (p=0.013), significant values for parity (p=0.022), significant values for food availability (p=0.049), and significant values for CED preventive behavior (p=0.029). Conclusion: The highest prevalence of CED was found in coastal areas, followed by villages, and the lowest in cities. Women with low parity (primiparas) are not entirely free from the risk of CED. Conversely, pregnant women in urban areas tend to have better access to health facilities, nutritional information, and a variety of foods, resulting in a relatively lower risk of CED.
Analisis faktor yang mempengaruhi golden periode stroke di Ruang IGD RSD Nganjuk Sigit Hari Saputro; Novita Ana Anggraini; Prima Dewi
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i2.1334

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan kecacatan ketiga di dunia. Keberhasilan terapi stroke sangat dipengaruhi oleh golden periode (3–4,5 jam pasca onset). Namun, sebagian besar pasien datang ke rumah sakit melebihi periode emas ini, sehingga menimbulkan kecacatan permanen dan peningkatan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pencapaian golden periode stroke di IGD RSD Nganjuk. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan analisis regresi linier. Variabel bebas meliputi pengetahuan, persepsi, dan pengalaman keluarga pasien, sedangkan variabel terikat adalah pencapaian golden periode stroke. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan telaah rekam medis pasien stroke. Uji F digunakan untuk melihat pengaruh simultan, sedangkan uji t digunakan untuk melihat pengaruh parsial masing-masing variabel. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan, persepsi, dan pengalaman secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pencapaian golden periode. Namun secara parsial, hanya pengetahuan yang berpengaruh signifikan (p=0,000), sedangkan persepsi (p=0,346) dan pengalaman (p=0,267) tidak signifikan. Model regresi menjelaskan 31,8% variasi pencapaian golden periode, sedangkan 68,2% dipengaruhi faktor lain di luar model. Kesimpulan: Pengetahuan keluarga berperan penting dalam pencapaian golden periode stroke karena membantu mengenali gejala awal dan segera membawa pasien ke IGD. Kurangnya pengetahuan sering menyebabkan keterlambatan penanganan sehingga melewati periode emas. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan promosi kesehatan agar keluarga lebih sigap mengambil tindakan cepat demi meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Co-Authors Agus Jatmiko Agus Santosa Agustin Widyowati Aladdin Eko Purkuncoro Alfian Fawzi Alfian Fawzi Andang Sari Andi Suryanto Andin Irsadi Andriono Angga Ladzi Syafroni Annisa Ary Saifutri Ans Syafrie Amroyan Aprin Rusmawati Apriyani Puji Hastuti Ardhianata Putra, Irwan Nur Asna Mufidah Asrori, Riswan Baiq Reni Pratiwi Bhisma Murti Byba Melda Suhita Danang Surono Putro Dedi Saifulah Dedi Saifullah Dedy Mochtar Setiaji Diyah Ayu Purnaningtyas Ekasari, Fahma Yulinda Faridah Moh Said Fazrin, Intan Fitria Nur Agustina Hadi Suprayetno, Eko Dian Hakim, Andi Lukman Halimatus Sa’diyah Hariyono Hariyono Hariyono Haryani, Mukti Sri Hasanah, Weni Uswatun Hasanah, Weni Uswatun Heriyanto Heriyanto Herman Adhi Wijaya Hidayat, Mokhammad Arif I Gusti Ayu Juliantari Ikke Winar Rachmawaty Ikke Winar Rachmawaty Indah Jayani Indasah Indasah , Indasah Intan Fazrin Irma Sartika Permatasari Irwan Nur Ardhianata Putra Korbaffo Anita Restu Kursani, Elmia Kusumaningrum, Ruly Widya Lado, Maria Efrida Teda Lalu Iman Saptahadi Layla, Siti Farida Noor Lestarjo, Agustinus Nugroho Pudji Lingga Kusuma Wardani Listyawan, Haris Lutfiana Ulfa Luthfiani, Ulfa Maria Efrida Teda Lado Melda Suhita , Byba Mohammad Saifulaman Mokhammad Arif Hidayat Mordekai Rangkoratat, Melinda Mufidah, Asna Muh. Emilia Sa'di Rasyid Muhamad Ainussobah Natalia Ningsi Katupu Nency Natalia Tho Nur Syazana Umar Nur Yeny Hidajaturrokmah Nurma Afiani Nurwijayanti Pandelima, Maksum Perdana Sulistyoning Suharto, Idola Permana, Arief Candra Permatasari, Irma Sartika Prasetya, Joko Prasiwi, Wardani Fahry Prima Dewi Prima Dewi Kusumawati Purnaningtyas, Diyah Ayu Putri Mayasari Putro, Danang Surono Qurotul Aini Rachmawan, Afri Rahmania Ambarika Ratna Indriyani Ratna Wardani Reni Nurhidayah Retno Sri Iswari Rosakawati Ruly Widya Kusumaningrum Sahat Tua Naiboha, Beres Sangidu Saputra, Joko Hendra Saragih, Hartaulina Selvi Marcellia Sigit Hari Saputro solehah, eka Sri Haryuni Suci Wulandari Suci Wulandari Sulistiono, Priyo Suprapto, Sentot Imam Suryanto, Andi SUTRISNO Sutrisno, Sutrisno Syahril Wahyu Ramadhan Syarif Abdullah Ulfa Luthfiani Uneri, Uneri Wahid, Abdurahman Wardah Fauziah Wardani Fahry Prasiwi Wening Palupi Dewi Wijayanto, Herman Adhi Yenny Puspitasari Yulia Nurfatna Yuly Peristiowati Yuly Peristiowati Zainul Arifin Zainul Arifin