Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Manajemen Waktu dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Pendidikan Tata Boga UNIMED Ayuning Larasati; Nadya Shaqila; Laurena Ginting; Vina Gabriella Saragih
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu dan intensitas penggunaan media sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan melibatkan seluruh mahasiswa angkatan 2023 sebanyak 83 orang sebagai sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa manajemen waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik, sedangkan intensitas penggunaan media sosial tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,623. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan waktu yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa.
Peran Harga Diri dan Konformitas Teman Sebaya terhadap Perilaku Bullying di Lingkungan Pendidikan: Studi Literatur Sistematis Fadillah Anisya Batubara; Alya Dwi Danisyah; Laurena Ginting; Vina Gabriella Saragih
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7418

Abstract

Perilaku bullying masih menjadi masalah serius di lingkungan pendidikan karena berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menelaah hubungan antara harga diri dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku bullying berdasarkan 12 artikel penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa harga diri rendah meningkatkan kecenderungan individu melakukan bullying sebagai bentuk kompensasi terhadap rasa tidak aman, sedangkan harga diri yang sehat berfungsi sebagai faktor pelindung terhadap perilaku agresif. Sementara itu, konformitas teman sebaya memiliki hubungan positif dengan perilaku bullying karena individu sering mengikuti norma dan tekanan sosial dalam kelompoknya. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku bullying tidak hanya dipengaruhi oleh faktor psikologis individu, tetapi juga oleh dinamika sosial di lingkungan sekolah, sehingga upaya pencegahan perlu difokuskan pada penguatan harga diri dan pembentukan hubungan sosial yang positif di kalangan siswa.
Penerapan Diet Terapi Interaktif untuk Pencegahan Obesitas pada Ibu-Ibu PKK Komplek Taman Asoka Asri Tanjung Selamat: Pendekatan Komunitas Jenita Oktavia Panjaitan; Amalia Akita; Aditiya Pratama Daryana; Vina Gabriella Saragih; Karl Frizts Pasaribu
Jurnal Kemitraan dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : PT Arfa Digital Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65358/jurnamitra.v2i1.209

Abstract

Obesitas pada ibu-ibu PKK di Komplek Taman Asoka Asri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit metabolik dan menurunkan kualitas hidup keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan Diet Terapi Interaktif berbasis komunitas sebagai upaya pencegahan obesitas melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan ibu-ibu PKK secara aktif dalam perencanaan menu, praktik kuliner sehat, dan aktivitas fisik. Metode pelaksanaan dilakukan selama delapan minggu, mencakup workshop edukasi gizi, demo memasak, sesi aktivitas fisik bersama, pendampingan kelompok, monitoring konsumsi makanan, serta evaluasi indikator kesehatan seperti indeks massa tubuh dan lingkar pinggang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan gizi dari 45 menjadi 78, peningkatan konsumsi sayur dari 1,5 menjadi 3,2 porsi/hari dan buah dari 1,2 menjadi 3,1 porsi/hari, penurunan lingkar pinggang rata-rata 2,3 cm, penurunan BMI sebesar 0,7 kg/m², serta peningkatan peserta yang rutin melakukan aktivitas fisik ≥150 menit/minggu dari 25% menjadi 42%. Pendekatan partisipatif dan peer support terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta, sekaligus membentuk budaya komunitas yang mendukung perilaku hidup sehat. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dengan memperkuat kapasitas ibu-ibu PKK sebagai agen perubahan, mendorong adopsi pola hidup sehat di keluarga, dan menjadi model intervensi yang dapat direplikasi di komunitas lain.