Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Agen Perubahan Prilaku Anti Perundungan Pada Siswa Pelajar Sekolah Menengah Pertama Megaputri, Putu Sukma; Kusuma Dewi, Putu Dian Prima; Sumiari Tangkas, Ni Made Karlina; Widiarta, Made Bayu Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.687

Abstract

Perundungan merupakan satu bentuk tiga dosa dalam perguruan tinggi. Perundungan menjadi salah satu sumber penyebab kesehatan mental pada remaja. Sehingga perlu dibentuk agen perubahan pada setiap sekolah menengah pertama untuk dapat menjadi acuan dalam menurunkan kejadian perundungan di lingkungan sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk agen perubahan perilaku dalam membantu penurunan kejadian perundungan di sekolah. Metode pengabdian menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) meliputi tahap penjajagan, observasi, pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian melaporkan seluruh capaian kegiatan sudah mencapai 100%. Seluruh kegiatan berjalan dengan rencana. Penggunaan system informasi anti perundungan (SIAP) juga dapat digunakan secara maksimal dilihat dari pelaporan yang telah terdata pada sistem. Agen perubahan juga dapat memberikan pemahaman pencegahan perundungan di sekolah. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah seluruh rencana pengabdian telah dilaksanakan dengan baik dan agen perubahan telah terbentuk di 4 sekolah di Buleleng. Pengabdian yang dilaksanakan berupa pembentukan agen perubahan perilaku, pendampingan guru terkait penanganan kasus perundungan di sekolah, pendampingan agen perubahan serta public campaign menggunakan bondres Bali. Pembentukan agen perubahan memberikan dampak penurunan kejadian perundungan di sekolah.   Kata Kunci: Perundungan, pembentukan, pengabdian, remaja
Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu Dalam Pengukuran Antropometri Untuk Deteksi Gizi Bayi Balita Kusuma Dewi, Putu Dian Prima; a Puspa Ningrum, Kadek Agustina; Megaputri, Putu Sukma; Sumiari Tangkas, Ni Made Karlina; Pratama, Agus Ari
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.689

Abstract

Tumbuh kembang anak ditentukan dari stimulasi dan deteksi yang dilakukan. Masalah kesehatan pada bayi dan balita seringkali diketahui karena deteksi seperti contoh pada kasus kurang gizi dan stunting.Tujuan pengabdian meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan pengukuran antropometri untuk deteksi status gizi bayi dan balita. Bahan dan metode yaitu Participatory Learning and Action (PALS) melalui peningkatan keterampilan kader posyandu dalam pengukuran antropomentri bayi dan balita.Metode melalui tahap penjajagan di evaluasi dengan  pre dan post test dan observasi, tahap pelaksanaan melalui pelatihan dan pendampingan serta tahap evaluasi kegiatan yang berlangsung selama 5 bulan sejak Desember 2024-April 2025 dilaksanakan di Desa Penyaringan, Kabupaten Jembarana Bali, jumlah peserta 20 orang kader didampingi 1 bidan desa sebagai fasilitator.Hasil yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengukuran antropometrikader mencapai 80% dengan deteksi kasus yaitu menunjukkan dari 148 balita sebagian besar balita dengan gizi baik, terdapat 29,5% balita dengan gizi kurang, 6,2% balita dengan gizi lebih dan 2,7% balita dengan gizi buruk.Penurunan kesalahan pengukuran antropometri mencapai 100 % dengan monitoring dan pendampingan.Hasil wawanacara dan observasi menunjukkan bahwa kesalahan pengukuran antropometri sering terjadi karena kurangnya keterampilan dalam mengoperasikan alat.Simpulan diperlukan pendekatan inovasi dan alat teknologi tepat guna yang dapat mengantisipasi kesalahan pengukuran antropometri yang dapat dilakukan oleh kader.   Kata kunci : Kader, antropometri, keterampilan, deteksi, balita
PENYULUHAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DI KALANGAN SISWA MUDA KOLABORASI INTERNASIONAL STIKES BULELENG DENGAN WINDESHEIM UNIVERSITY BELANDA DI SMKN 1 KUBUTAMBAHAN ANTARIKSAWAN, I WAYAN; Gede Budi Widiarta; Ni Made Karlina Sumiari Tangkas; Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Kadek Yudi Aryawan; Ni Luh Seri Astuti; Ni Putu Ika Novita Gunawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2445

Abstract

Remaja merupakan kelompok berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS akibat keterbatasan pengetahuan dan tingginya perilaku berisiko. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV/AIDS setelah mengikuti seminar edukasi di SMK N 1 Kubutambahan. Desain yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional pada 38 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa seminar “Seminar on HIV/ADIS Preventions Among Young Age Students in Kubutambahan State Vocational High School” yang membahas pengertian HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, dan pengurangan stigma. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner posttest dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase dan kategori. Hasil menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebesar 93,95% dengan kategori sangat baik, yang menggambarkan bahwa seminar efektif meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan ini mendukung pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS berbasis sekolah sebagai upaya preventif di kalangan remaja.
Pendampingan masyarakat usia produktif untuk pencegahan HIV AIDS dan pengurangan stigma di desa Ambengan Singaraja Putu Sukma Megaputri; Ni Made Karlina Sumiari Tangkas; Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Made Bayu Oka Widiarta; Dewi Aprelia Meriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23855

Abstract

Abstrak HIV/AIDS masih menjadi penyakit menular yang tidak bisa disembuhkan dan sering kali orang dengan HIV/AIDS mengalami stigma serta diskriminasi dengan sesama atau masyarakat sekitar. Sesuai dengan prong 1 untuk penanggulangan HIV/AIDS bahwa pencegahan HIV/AIDS menjadi satu hal terpenting khusunya pada usia produktif. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan pada masyarakat usia produktif untuk melakukan pencegahan HIV/AIDS dan pengurangan stigma yang dilakukan di Desa Ambengan. Metode yang dilakukan dengan tahap pra persiapan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Sasaran yang diberikan pengbdian masyarakat adalah 15-20 orang masyarakat usia reproduktif dengan tempat pengabdian di Desa Ambengan. Tahap pra persiapan mulai dari pendekatan dengan tokoh masyarakat dan perbekel Desa Ambengan, selanjutnya pelaksanaan dengan teknik pemberian edukasi dan pendampingan. Selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan untuk memantau keberhasilan peningkatan pengetahuan dan pendampingan yang dilakukan. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan rata-rata nilai pre test sebelum diberikan edukasi dengan nilai 70,8 selanjutnya setelah diberikan edukasi pengetahuan mereka meningkat menjadi 88,5. Simpulannya adalah pendampingan yang dilakukan efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat usia reproduktif dalam mencegah penularan HIV/AIDS dan penurunan stigma serta diskriminasi. Kata kunci: pengabdian; HIV-AIDS; pendampingan; pengetahuan AbstractHIV/AIDS is still an infectious disease that cannot be cured and people with HIV/AIDS often experience stigma and discrimination from each other or the surrounding community. In accordance with prong 1 for HIV/AIDS prevention, HIV/AIDS prevention is one of the most important things, especially in the productive age. The aim of this service is to provide assistance to people of productive age to prevent HIV/AIDS and reduce stigma in Ambengan Village. The method used is the pre-preparation stage, preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The target for community service is 15-20 people of reproductive age with a place of service in Ambengan Village. The pre-preparation stage starts from approaching community leaders and Ambengan Village equipment, then implementation using education and mentoring techniques. Next, carry out monitoring and evaluation activities to monitor the success of increasing knowledge and mentoring carried out. The result of this community service was that there was an increase in knowledge, the average pre-test score before being given education was 70.8, then after being given education, their knowledge increased to 88.5. The conclusion is that the assistance provided is effective in increasing knowledge of people of reproductive age in preventing HIV/AIDS transmission and reducing stigma and discrimination. Keywords: devotion; HIV-AIDS; accompaniment; knowledge
Co-Authors a Puspa Ningrum, Kadek Agustina Agus Windu Yasa Bukian, Putu Antariksawan, I Wayan Ari Pertama Watiningsih Ari Pertama Watiningsih Ari Pertama Watiningsih Pertama Watiningsih Bukian, Putu Agus Windu Yasa Cindy Meilinda Sari Desak Ketut Sugiartini Desak Ketut Sugiartini Desak Ketut Sugiartni Dewa Ayu Dian Purnami Dewi Aprelia Meriyani Dwi Lestari Dwijayanti, Lina Anggaraeni Gede Budi Widiarta Gede Ivan Kresnayana Gusti Ayu Darmiti Gusti Putu Candra Heri, Mochamad I Dewa Ayu Rismayanti I Gede Agus Sastra Wijaya I Made Sundayana I Made Sundayana I Wayan Sujana Indrie Lutfiana Kadek Agustina Puspa Ningrum Kadek Ayu Suarmini Kadek Ayu Suarmini Kadek Ayu Suarmini Kadek Indah Novi Lestari Kadek Nadia Sintia Dewi Kadek Yudi Aryawan Ketut Putra Sedana Komang Ayu Sri Utami Luh Ayu Dianiati Luh Ayu Purnami Luh Eka Sri Adnyani Luh Ersi Tunggal Putri Luh Made Ina Krishanty Luh Mariyoni Luh Megayani Luh Pariastini Luh Putu Desy Puspaningrat Luh Putu Mylinda Yani Luh Putu Sri Artadi Luh Yenny Armayanti Luh Yuki Restiana Sari Made Nila Yuwinda Sari Megaputri, Putu Sukma Megaputri, Putu Sukma Ni Ketut Ayu Wulandari Ni Komang Emi Wahyuni Ni Luh Putu Ayu Ariantini Ni Luh Seri Astuti Ni Made Dwi Yunica Astriani Ni Made Karlina Sumiari Tangkas Ni Made Karlina Sumiari Tangkas Ni Made Karlina Sumiari Tangkas Ni Made Raningsih Ni Nengah Yunariasih Ni Nyoman Siarni Ni Putu Ayu Purnama Sari Ni Putu Ika Novita Gunawan Pratama, Agus Ari Putu Agus Windu Yasa Bukian Putu Agus Yasa Windu Bukian Putu Juli Asmari Putu Monna Frisca Widiastini Putu Sukma Megaputri Putu Sukma Megaputri Putu Sukma Megaputri Sugiartini, Desak Ketut Sumiari Tangkas, Ni Made Karlina Sundayana, I Made Tangkas, Ni Made Karlina Sumiari Widiarta, Made Bayu Oka Yopita Triguno