Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Miskonsepsi dalam Penyelesaian Soal Cerita Matematika pada Materi Bilangan Bulat di SDN 060907 Amalia, Poppy; Putri, Jihan Hidayah
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.2504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis miskonsepsi yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi bilangan bulat dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas IV SDN 060907 Medan tahun ajaran 2023-2024. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik berupa soal cerita bilangan bulat dan wawancara mendalam dengan 5 siswa yang mengalami miskonsepsi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita bilangan bulat meliputi: (1) kesalahan dalam membandingkan nilai bilangan bulat, (2) kesalahan dalam operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat, dan (3) kesalahan dalam menginterpretasi konteks soal cerita. Faktor penyebab miskonsepsi tersebut adalah: (1) pemahaman konseptual yang lemah tentang bilangan negatif, (2) kesulitan dalam membaca dan memahami soal cerita yang panjang, (3) kecenderungan menggunakan prosedur algoritmik tanpa pemahaman konsep, dan (4) transfer negatif dari konsep bilangan asli ke bilangan bulat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi pola miskonsepsi siswa sekolah dasar pada materi bilangan bulat yang dapat dijadikan dasar untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA PADA NEWS DIGITAL: TRIBUN NEWS Muhammad Ali Hakim; Nur Fatimah; Poppy Amalia; Dia Ananda Putri; Mustika Wati Siregar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, memainkan peran krusial dalam komunikasi di berbagai platform, termasuk media digital. Media daring, seperti Tribun News, bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi dengan bahasa yang sesuai dengan kaidah kebahasaan agar dapat dipahami dengan jelas oleh publik. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat berbagai kesalahan dalam penggunaan bahasa Indonesia, baik dari segi ejaan, pilihan kata, maupun sintaksis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang terdapat dalam artikel berita yang diterbitkan oleh Tribun News, dengan fokus pada aspek ejaan dan sintaksis berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artikel berita yang dianalisis mengandung berbagai kesalahan, termasuk penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, kata-kata yang tidak baku, struktur kalimat yang tidak efektif, serta penggunaan tanda baca yang tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. Kesalahan-kesalahan ini berpotensi mengurangi kejelasan informasi dan dapat menimbulkan kesalahpahaman di kalangan pembaca. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih dari media daring dalam menerapkan standar bahasa Indonesia yang baik dan benar, guna meningkatkan kualitas informasi yang disajikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi jurnalis dan editor dalam menyunting berita agar lebih selaras dengan kaidah kebahasaan yang berlaku serta turut serta meningkatkan literasi berbahasa di media digital.
Integrasi Fungsi dan Makna Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Lirik Lagu “Alamak” Karya Rizky Febian : Suatu Kajian Pragmatik Dia Ananda Putri; Naila Nur Sabila; Nur Fatimah; Poppy Amalia; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan fungsi dan makna tuturan dalam lirik lagu "Alamak" karya Rizky Febian dan Adrian Khalif dengan pendekatan pragmatik, melalui analisis tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis tuturan dalam lirik yang telah dipublikasikan. Hasilnya menunjukkan bahwa tindak tutur lokusi menggambarkan keterkejutan dan kebingungan tokoh lirik terhadap cinta yang mendadak. Ilokusi mencakup ekspresi kekaguman, gugup, dan ketakutan kehilangan, serta permintaan kejujuran. Perlokusi memberikan efek emosional dan sosial-budaya, membuat pendengar merasakan suasana cinta. Secara keseluruhan, lagu "Alamak" menunjukkan nilai pragmatik yang dalam, membuktikan bahwa lirik bukan hanya karya seni, tetapi juga alat komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan dan membangun kedekatan emosional dengan audiens.
Kesenjangan Stimulasi Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun Antara Lingkungan Kaya Bahasa dan Lingkungan Minim Interaksi Poppy Amalia; Ratna Lolane Sianipar; Stevani Br Situmorang; Nasya Nabila Said; Stela Parta Siagian; Erfanintiya Siringoringo; Rosmawati Harahap; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan stimulasi pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun yang dibesarkan dalam dua lingkungan berbeda lingkungan kaya bahasa dan lingkungan minim interaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan dua subjek penelitian, yaitu Arsyi (anak dari lingkungan kaya bahasa) dan Dina (anak dari lingkungan minim interaksi). Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif terhadap aktivitas sehari-hari anak dan interaksi verbal dengan orang tua, wawancara mendalam dengan pengasuh atau orang tua, serta dokumentasi berupa catatan perkembangan anak dan rekaman interaksi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arsyi, yang berada dalam lingkungan kaya bahasa, memiliki jumlah kosakata aktif lebih dari 250 kata, struktur kalimat kompleks, serta kemampuan berinteraksi verbal yang aktif dan responsif. Sebaliknya, Dina hanya menguasai kurang dari 100 kata, menggunakan kalimat sederhana, dan menunjukkan keterbatasan dalam komunikasi dua arah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas dan kuantitas interaksi verbal dalam keluarga sangat mempengaruhi pemerolehan bahasa anak usia dini. Lingkungan kaya bahasa mampu merangsang kemampuan linguistik anak secara signifikan, sementara lingkungan minim interaksi berisiko menghambat perkembangan bahasa pada masa golden age.
Pemanfaatan Cerita Rakyat Malin Kundang Sebagai Media Pembelajaran Bipa Untuk Penguatan Pemahaman Nilai Kearifan Lokal Di Indonesia Fatimah, Nur; Putri, Dia Ananda; Amalia, Poppy; Harahap, Safinatul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan cerita rakyat Malin Kundang sebagai media pembelajaran dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Pembelajaran BIPA tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga menekankan integrasi budaya sebagai bagian dari kompetensi komunikatif. Cerita rakyat sebagai produk budaya lokal memiliki potensi strategis untuk menghubungkan pembelajaran bahasa dan pemahaman lintas budaya secara kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berupa teks cerita rakyat Malin Kundang sebagai data primer dan berbagai literatur terkait BIPA, sastra, serta kearifan lokal sebagai data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan membaca dan mencatat bagian-bagian cerita yang mengandung nilai budaya dan pesan moral. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang relevan dengan pembelajaran BIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Malin Kundang memuat nilai kearifan lokal seperti bakti kepada orang tua, kerendahan hati, tidak melupakan asal-usul, tanggung jawab terhadap keluarga, serta konsekuensi dari setiap perbuatan. Nilai-nilai tersebut relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran BIPA tingkat menengah melalui aktivitas membaca, diskusi lintas budaya, analisis karakter, bermain peran, dan penulisan reflektif. Pemanfaatan cerita rakyat dalam pembelajaran BIPA terbukti mampu meningkatkan kompetensi kebahasaan sekaligus memperkuat pemahaman budaya pemelajar secara kontekstual dan bermakna.