Claim Missing Document
Check
Articles

Touch Dna Dalam Penerapan Ilmu Forensik: Tinjauan Literatur Adhayati, Baety; Hermawati, Luluk; Furqoni, Abdul Hadi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.20611

Abstract

DNA berasal dari sel-sel epitel yang tertinggal akibat kontak fisik minimal, telah menjadi komponen penting dalam ilmu forensik modern. Kajian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis aspek fundamental dan aplikatif dari Touch DNA, termasuk asal-usul biologis, metode pengumpulan, teknik analisis, serta tantangan interpretatif yang dihadapi dalam praktik forensik. Literatur dikumpulkan melalui penelusuran sistematis pada basis data elektronik PubMed, Scopus, dan Google Scholar, dengan menggunakan kombinasi kata kunci yang relevan. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, untuk memastikan kualitas metodologis dan relevansi tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun analisis STR memungkinkan identifikasi DNA dengan jumlah sampel minimal, keberhasilan ekstraksi dan interpretasi sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti jenis permukaan, durasi dan tekanan sentuhan, serta kondisi lingkungan. Teknik pengumpulan seperti pengusapan basah dan angkat perekat terbukti krusial dalam memaksimalkan perolehan DNA. Selain itu, keberadaan DNA campuran, risiko kontaminasi, dan transfer sekunder menjadi tantangan utama dalam validitas hasil. Pendekatan berbasis probabilistik dalam interpretasi genotipe kini semakin banyak diadopsi untuk mengatasi kompleksitas ini.
RESISTENSI INSEKTISIDA PADA AEDES AEGYPTI: MEKANISME BIOLOGIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGENDALIAN DENGUE Irawati, Nur Bebi Ulfah; Hermawati, Luluk; Awalina Zulfa, Hilizza; Fitrina Nasution, Silvia
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v10i2.1977

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan global dengan Aedes aegypti sebagai vektor utama penularan. Penggunaan insektisida kimia masih menjadi strategi utama dalam pengendalian vektor, namun efektivitasnya semakin menurun akibat berkembangnya resistensi terhadap insektisida. Artikel ini merupakan tinjauan literatur terhadap 36 studi yang dipublikasikan pada 2015–2025 untuk mengeksplorasi mekanisme resistensi Ae. aegypti dan implikasinya terhadap pengendalian dengue. Hasil analisis menunjukkan bahwa resistensi berkembang melalui mekanisme metabolik, target-site (mutasi pada gen VGSC dan ace-1) yang dapat menimbulkan fenomena knockdown resistance (kdr), sementara peningkatan aktivitas enzim metabolik seperti esterases, glutation-S-transferase, dan sitokrom P450 berperan dalam detoksifikasi insektisida, penetrasi kutikula, serta resistensi perilaku nyamuk. Paparan jangka panjang terhadap insektisida juga dapat memicu ekspresi gen baru terkait struktur kutikula, metabolisme energi, dan protease, yang turut memperkuat resistensi. Faktor manusia, lingkungan, dan biologi nyamuk turut mempercepat proses seleksi resistensi. Resistensi yang meluas terbukti menurunkan efektivitas fogging, larvasida, dan insektisida rumah tangga, sehingga meningkatkan risiko penularan dengue. Sebagai respon, pendekatan alternatif seperti rotasi insektisida, penggunaan bioinsektisida, teknologi genetik, serta surveilans resistensi adaptif dinilai penting untuk memperkuat Integrated Vector Management (IVM). Temuan ini menegaskan bahwa resistensi insektisida bukan sekadar isu biologis, melainkan tantangan multidimensional yang menuntut strategi pengendalian terpadu dan berkelanjutan guna menekan insidensi dengue.
Skrining Tekanan Darah Sebagai Langkah Preventif Komplikasi Hipertensi Pada Masyarakat Desa Kasemen, Provinsi Banten: Blood Pressure Screening as a Preventive Effort to Reduce Hypertension Complications in Kasemen Village Community, Banten Province Adhayati, Baety; Prameswari, Yuda Nabella; Hermawati, Luluk; Wulansari, Ekawati Rini; Zulfa, Hilizza Awalina; Putri, Neshya Ruriana
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 12 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i12.10337

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that is a leading cause of global morbidity and mortality. In Indonesia, the prevalence of hypertension continues to rise, particularly among the productive and elderly populations. This community service activity aims to conduct early detection and provide education on hypertension through blood pressure screening in Kasemen Village, Serang City, Banten Province. The method employed is a participatory approach involving faculty members and medical students from the Faculty of Medicine and Health Sciences at UNTIRTA. A total of 247 village residents participated in this activity, and from 230 valid data, it was found that 51.30% of respondents had hypertension. The highest proportion of hypertension was observed among the elderly group (71.6%) and men (80%). In addition to blood pressure measurement, education on the importance of regular blood pressure monitoring and healthy lifestyle changes was also provided to raise community awareness. The results of this activity demonstrate that community-based screening, combined with health education, is an effective strategy for preventing and controlling hypertension, while also serving as a field-based learning opportunity for medical students.
Upaya Preventif Masalah Malnutrisi melalui Evaluasi Status Gizi Lansia di UPTD Sosial Banten Trisnasari, Erni; Sulthany, Ade Ichwan; Darifah, Siti; Pratiwisitha, Maytia; Wulansari, Ekawati Rini; Hermawati, Luluk
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.690

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi status gizi lansia dan meningkatkan literasi gizi sebagai upaya preventif terhadap risiko malnutrisi. Kegiatan dilaksanakan di UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengukuran antropometri dan edukasi gizi interaktif. Tinggi badan lansia diestimasi menggunakan dua metode, yaitu panjang rentang lengan dan tinggi lutut, yang hasilnya digunakan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Dari 13 lansia yang diperiksa, 4 orang (30,8%) tergolong Underweight, 4 orang (30,8%) normal, dan 5 orang (38,4%) mengalami kelebihan berat badan, dengan klasifikasi IMT yang identik dari kedua metode estimasi tinggi badan. Sesi edukasi literasi gizi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Hasil ini menunjukkan bahwa metode estimasi tinggi badan tersebut valid digunakan dalam penilaian status gizi lansia, dan bahwa edukasi gizi berperan penting dalam mendorong kesadaran gizi lansia sebagai bagian dari strategi promotif dan preventif di lingkungan lembaga sosial.
Optimalisasi Waktu Fiksasi Menggunakan Formalin 10% Pada Ginjal, Hepar, dan Pankreas Tikus Sprague Dawley Untuk Pewarnaan Haematoxylin-Eosin Alwi, Muhammad Azharan; Rachmawati, Nurlaely Mida; Ariany, Devy; Hermawati, Luluk; Zulfa, Hilizza Awalina
Calvaria Medical Journal Vol 3 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/kp751w77

Abstract

Background: Histotechnology is a series of procedures used to prepare histological specimens for microscopic analysis. One of the critical steps in this process is fixation, which serves to preserve tissue structure and prevent changes in shape or size. However, excessive fixation duration may lead to over-hardening of tissues, resulting in reduced quality of histological observations. Objectives: To evaluate the feasibility of two week formalin 10% fixation period on histological quality of kidney, liver, and pancreas tissues. Methods: After a 14-day adaptation period, male Sprague Dawley rats were anesthetized, necropsied, and their kidney, liver, and pancreas were fixed in 10% formalin. Histotechnical procedures included graded alcohol dehydration, toluene clearing, paraffin embedding, 6 µm sectioning, and HE staining. Preparations were observed using an Olympus BX41 microscope at magnifications of 4x–40x. Results: Two-week fixation caused structural damage to the kidney, liver, and pancreas. Damage observed included glomeruli and tubules in the kidney, the portal triad structure in the liver, and the Langerhans islet cells in the pancreas. Statistical results (if any) should be included here. Conclusions: Fixation for two weeks did not produce adequate histological preparations, and therefore, it is not recommended as a reference for developing histotechnology SOPs in related laboratories.
Penyakit Akibat Kerja Tuberkulosis Paru pada Petugas Kebersihan di Laboratorium Rumah Sakit Darifah, Siti; Roslina, Sri; Wibowo, David; Hermawati, Luluk; Zukhra, Shelly ; Irawati, Nur Bebi Ulfah
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 2 (2025): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.2 (2025)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i2.960

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan kerja terutama pada tenaga medis maupun non-medis yang bekerja di fasilitas kesehatan. Paparan droplet mengandung Mycobacterium tuberculosis dapat meningkatkan risiko infeksi, khususnya pada petugas kebersihan yang bekerja di area laboratorium. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan kasus TB paru dan efusi pleura sebagai penyakit akibat kerja pada seorang petugas kebersihan laboratorium rumah sakit serta menilai faktor risiko pekerjaan yang berkontribusi terhadap penularan. Ilustrasi Kasus: Pasien laki-laki berusia 41 tahun dengan riwayat pekerjaan sebagai petugas kebersihan yang telah bekerja selama 10 tahun di rumah sakit di bagian laboratorium rumah sakit termasuk membersihkan chamber sampel dahak, terpapar droplet yang mengandung M. tuberculosis. Gejala klinis meliputi batuk berdahak, sesak napas, demam, dan penurunan berat badan. Hasil TCM menunjukkan MTB Detected Very Low tanpa resistensi rifampisin. Pasien diterapi dengan regimen 4 FDC (rifampisin, isoniazid, pirazinamid, etambutol) dengan respons baik Diskusi: Riwayat paparan rutin terhadap aerosol yang berasal dari sampel dahak pasien TB di lingkungan kerja menjadi faktor risiko utama infeksi pada petugas kebersihan. Diagnosis penyakit akibat kerja ditegakkan berdasarkan hubungan temporal antara paparan dan timbulnya penyakit sesuai pedoman penilaian penyakit akibat kerja. Kurangnya penggunaan alat pelindung diri dan pengawasan lingkungan turut memperbesar risiko transmisi.
Profil Pengetahuan Data Kesehatan Dasar: Studi Deskriptif Mengenai Golongan Darah dan Hemoglobin pada Kelompok Usia Dewasa Muda: Basic Health Data Knowledge: A Descriptive Study of Blood Groups and Hemoglobin in Young Adults Husna, Firda Asma'ul; Hermawati, Luluk; Putri, Ghea Farmaning Thias; Pratiwisitha, Maytia
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2026): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v8i2.2630

Abstract

Blood type and hemoglobin (Hb) levels constitute essential basic health data that play a critical role in health screening, emergency medical management, and individual readiness for blood donation. Among university students, the availability and understanding of these basic health data remain challenging due to suboptimal levels of knowledge and limited screening history. This study aimed to analyze students’ knowledge levels regarding blood type and hemoglobin levels as basic health data and to explore their implications for personal health awareness and potential participation as blood donors. This research employed a descriptive observational design with randome sampling involving 143 students. Data were collected using a questionnaire to assess students’ knowledge levels and screening history related to blood type and hemoglobin levels. The results showed that 28% of students were unaware of their blood type, while approximately 77% had never known their hemoglobin levels. These findings indicate limited knowledge and screening history of basic health data, rather than reflecting clinically low hemoglobin levels. Overall, approximately two-thirds of students were aware of their blood type. The low level of knowledge regarding blood type and particularly hemoglobin levels reflect insufficient health screening awareness among young adults. Inadequate monitoring of hemoglobin levels may result in undetected anemia, potentially affecting health status and academic performance. Furthermore, limited knowledge of these health parameters may reduce students’ readiness to serve as potential blood donors. The availability of students’ basic health data related to blood type and hemoglobin levels remains suboptimal, highlighting the need for continuous health education and routine health screening programs within the university setting. Keywords:          blood type; hemoglobin; knowledge; basic health data; university students   Golongan darah dan kadar hemoglobin (Hb) merupakan data kesehatan dasar yang berperan penting dalam skrining kesehatan, penanganan kegawatdaruratan medis, serta kesiapan individu sebagai pendonor darah. Pada kelompok mahasiswa, ketersediaan dan pemahaman terhadap data kesehatan dasar ini masih menjadi tantangan karena tingkat pengetahuan dan riwayat pemeriksaan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai golongan darah dan kadar hemoglobin sebagai data kesehatan dasar serta implikasinya terhadap kesadaran kesehatan pribadi dan potensi keterlibatan sebagai pendonor darah. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan random sampling yang melibatkan 143 mahasiswa Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan dan riwayat pemeriksaan golongan darah serta kadar hemoglobin. Sebanyak 28% mahasiswa belum mengetahui golongan darahnya, sementara sekitar 77% mahasiswa belum pernah mengetahui kadar hemoglobinnya. Temuan ini menunjukkan rendahnya pengetahuan dan riwayat pemeriksaan terhadap data kesehatan dasar, bukan mencerminkan kondisi klinis kadar hemoglobin yang rendah. Secara umum, sekitar dua pertiga mahasiswa telah mengetahui golongan darahnya. Rendahnya pengetahuan mahasiswa terhadap golongan darah dan terutama kadar hemoglobin mencerminkan rendahnya kesadaran skrining kesehatan pada kelompok usia dewasa muda. Kurangnya pemantauan kadar hemoglobin berpotensi menyebabkan kondisi anemia tidak terdeteksi serta berdampak pada kesehatan dan performa akademik. Selain itu, keterbatasan pengetahuan ini juga memengaruhi kesiapan mahasiswa sebagai calon pendonor darah. Ketersediaan data kesehatan dasar mahasiswa terkait golongan darah dan kadar hemoglobin masih belum optimal, sehingga diperlukan edukasi dan skrining kesehatan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Kata Kunci:         golongan darah; hemoglobin; pengetahuan; data kesehatan dasar; mahasiswa  
Remaja dan Gaming: Perkembangan Gaya Hidup Sedentari dan Risiko Kesehatan Siti Darifah; Luluk Hermawati; Ekawati Rini Wulansari; Amanah Eva Fidusia Fidusia; Erika Agustianti
Journal of Health and Physical Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jhp.v1i3.1850

Abstract

Workshop Pengolahan Sampah Rumah Tangga Sebagai Upaya Edukasi Literasi Lingkungan Berkelanjutan Di Desa Citeluk, Pandeglang , Banten Ekawati Rini Wulansari; Luluk Hermawati; Hilizza Awalina Zulfa Zulfa; Nur Bebi Ulfah Irawati Ulfah Irawati
Elevasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/elevasi.v1i2.78

Abstract

Household waste management remains a significant challenge in many regions, including rural areas. The low level of environmental literacy among the community, particularly children, is one of the main factors contributing to the lack of awareness regarding the importance of sustainable waste management. This community service program aimed to improve environmental literacy among elementary school students in Citeluk Village, Pandeglang Regency, through an educational and participatory workshop. The program was carried out in two main sessions: an environmental literacy session delivered interactively, and a practical session involving the creation of flower pots from used plastic bottles. The results showed an increase in students’ understanding of types of waste and their environmental impact, as well as basic skills in recycling plastic waste into useful items. Additionally, the activity fostered ecological awareness and creativity in utilizing waste materials. This initiative had a positive impact and has the potential to be further developed as a school- and community-based environmental education model.
Hubungan Pengetahuan Mengenai Kontrasepsi dengan Kepatuhan Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Kecamatan Kasemen I Made Arya Subadiyasa; Kania Pradiva Maharani; Luluk Hermawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i2.10467

Abstract

The prevalence of married women of childbearing age using contraception in Serang City is 53.34%, the third lowest in Banten Province. In 2023, Kasemen District was recorded as the area with the lowest number of new contraceptive acceptors in Serang City (58% of the target). One of the main challenges of the family planning program is the high unmet need due to non-compliance with contraceptive use, which can reduce the effectiveness of contraception and increase the risk of unwanted pregnancies and maternal and child mortality. This study was conducted to analyze the relationship between knowledge of contraception and compliance to contraceptive use among women of childbearing age in Kasemen District. The study used an analytical observational design with a cross-sectional approach, involving 36 respondents selected by stratified random sampling. Data were collected using a validated contraceptive knowledge questionnaire and the 2017 SDKI questionnaire in the contraception section, and analyzed using Fisher's Exact test. The results showed that 58.3% of respondents had good knowledge and 72.2% were compliant in using contraception. Fisher's Exact test showed no significant relationship between knowledge and compliance with contraceptive use with a p-value of 0.26 (>0.05). The conclusion in this study is that there is no relationship between contraceptive knowledge and compliance with contraceptive use in women of childbearing age in Kasemen District. Compliance with contraceptive use may be influenced by other factors, such as the role of family planning cadres and access to free family planning services.
Co-Authors -, Erfira Abd Rahman Abdul Haris Kuspranoto Abdul Rasyid Ade Ichwan Sulthany Adhayati, Baety Adinda Puspita Dewi Agus Sugiharto Agustianti, Erika Ainina Al Shadrina Alwi, Muhammad Azharan Amanah Eva Fidusia Amanah Eva Fidusia Amanah Eva Fidusia Amanah Eva Fidusia Fidusia Ariany, Devy Awalina Zulfa, Hilizza Damayanti , Putri Devy Ariany Devy Ariany Devy Ariany Dini Febriandriani Dwiyanti, Sophie Ekawati Rini Wulansari Erfira Erfira Erika Agustianti Erika Agustianti Erika Agustianti Erika Agustianti Erika Agustianti Erni Trisnasari erni Trisnasari Ervina Julien Sitanggang Fathurrohim Fathurrohim Fidusia, Amanah Eva Firda Asma’ul Husna Firda Asma’ul Husna Firda Asma’ul Husna Fitria Mahrunnisa Fitria Tahta Alfina Furqoni , Abdul Hadi Furqoni, Abdul Hadi Galang Prahanarendra Ghea Farmaning Thias Putri Ghea Farmaning Thias Putri Ghina Mutiara Abas Herlia, Renata Zhafira Putri Hilizza Awalina Hilizza Awalina Zulfa Hilizza Awalina Zulfa Hilizza Awalina Zulfa Hilizza Awalina Zulfa Hilizza Awalina Zulfa Zulfa Husna, Firda Asma'ul Husna, Firda Asma’ul I Made Arya Subadiyasa Irawati, Nur Bebi Ulfah Kania Pradiva Maharani Kenny Cantika Abadi Kusuma Wardani, Rizky Lola Febriana Dewi Louisa Ivana Utami Maulana Hasymi Hutabarat Maytia Pratiwisitha Mery Nitalia Muchtar Ali Setyo Yudono Muhammad Usman Munifatuzzahra, Munifatuzzahra Muntasiroh, Laily Nasution, Silvia Fitrina Neshya Ruriana Putri, Neshya Ruriana Nida Farida Nur Ayu Virginia Irawati Nur Bebi Ulfah Irawati Nur Bebi Ulfah Irawati Nur Bebi Ulfah Irawati Nur Bebi Ulfah Irawati Ulfah Irawati Nur Lailatul Nofisah Nurlaely Mida Rachmawati Nurlaely Mida Rachmawati Nurlaely Mida Rachmawati Nurlaely Mida Rachmawati Nuryasin, Muhammad Farras Omat Rachmat Pratiwisitha, Maytia Putri Damayanti Rachmat, Omat Rachmawati, Nurlaely Mida Ratno Susanto Ratu Nadia Revi Naldi Rifdah Hanifah Rini Wulansa, Ekawati Roslina, Sri Rossa Amelia Rossa Amelia, Rossa Rukman Abdullah Salsabila Hafsah Hasanah Selfie Selfie Siti Darifah Siti Darifah Siti Darifah Siti Darifah Sulthany, Ade Ichwan Susanto, Ratno Twidy Tarcisia Utami, Louisa Ivana Wibowo, David Widyawati, Dwi Yuda Nabella Prameswari Yuda Nabella Prameswari Yuda Nabella Prameswari Yuniarti, Tricahyani Endah Zukhra, Shelly  Zulfa, Hilizza Awalina