Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Komunikasi Dua Arah Siswa Arah Siswa Autis Melalui Metode Picture Exchange Communication System (PECS) Yusro; Mais, Asrorul; Kismawiyati, Renalatama; Ngayuningtyas Adi, Partiwi
Journal of Elementary School (JOES) Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fn8m3e67

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan komunikasi dua arah siswa autis melalui metode Picture Exchange Communication System (PECS). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa autis berjumlah 1 siswa dengan inisial AG kelas 1 SD. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitaif dengan pendekatan penelitian Subject Single Research (SSR) yaitu metode penelitian eksperimen. Analisis dalam kondisi merupakan teknik yang digunakan dalalm analisis data pada penelitian ini. Teknik split-middle digunakan dalam menentukan kecenderungan arah pada penelitian ini. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah metode PECS dapat meningkatkan komunikasi dua arah siswa autis. Hal ini dapat dilihat dari hasil adanya peningkatan pada kecenderungan arah ke arah naik dan terdapat perubahan level yang positif. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini adalah terdapat peningkatan komunikasi dua arah siswa autis melalui metode Picture Exchange Communication System (PECS). Kata Kunci: Komunikasi dua arah, Siswa autis, Metode PECS
Program Intervensi Dini Bersumber Daya Keluarga pada Anak dengan Hambatan Perkembangan Emosi Bachtiar, Ali; Mais, Asrorul; Novia Megaswarie, Rosika
Journal of Elementary School (JOES) Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rv21c878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program intervensi dini bersumber daya keluarga pada anak dengan hambatan perkembangan emosi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif pada satu keluarga yang memiliki anak usia enam tahun dengan hambatan perkembangan emosi. Pelaksanaan program intervensi dilakukan selama enam minggu di lingkungan rumah. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika orang tua berpartisipasi secara aktif dalam aktivitas seperti permainan emosi, jadwal visual, dan relaksasi, dapat mengembangkan kemampuan anak untuk mengidentifikasi dan mengelola emosinya. Program intervensi dini bersumber daya keluarga ini juga mengembangkan kemampuan orang tua untuk merespons emosi anak dengan sabar dan tepat. Intervensi dini berbasis keluarga telah terbukti dapat diterapkan untuk mendidik anak usia dini, terutama pada anak dengan hambatan perkembangan emosi. Kata Kunci: Intervensi Dini, Hambatan Perkembangan Emosi, Sumber Daya Keluarga.
Diffusion of Assistive Technology Innovations to Support Inclusive Academic Communication in Higher Education: A Case Study at Universitas PGRI Argopuro Jember Mais, Asrorul; Yaum, Lailil Aflahkul
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7848

Abstract

This study explores the diffusion of Assistive Technology (AT) innovations in fostering inclusive academic communication for students with disabilities at Universitas PGRI Argopuro Jember. Employing a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The findings demonstrate that AT, such as screen readers (JAWS, NVDA, TalkBack) and locally developed applications (SPETRI-DOC MY EARS, PIVE-MY EYES, CEMA, and SPETRIC-Forum Sahabat Tuli), significantly enhance accessibility, independence, and participation among students with visual, hearing, and physical impairments. Guided by Rogers’ Diffusion of Innovations theory, the adoption process was found to follow the stages of innovators, early adopters, early majority, late majority, and laggards. Critical success factors include institutional policy support, educator competencies, student volunteers as mediators, and the contextual relevance of locally tailored applications. Nevertheless, challenges remain, particularly limited funding, insufficient training, and technical accuracy issues in speech-to-text applications. Overall, the study highlights that successful AT diffusion is determined not solely by technological availability but also by the readiness of institutional ecosystems, inclusive campus culture, and sustainable adaptive policies that collectively promote equity in higher education.
Analisis Metode Pembelajaran Tilawatil Qur’an Pada Peserta Didik Disabilitas Netra di SLB Bhakti Wanita Lumajang Arafat, M. Yassir; Mais, Asrorul; Nurhadiyati, Arifah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 8 No. 2 (2025): SPEED: Journal Of Special Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v8i2.2159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara detail terkait metode pembelajaran Tilawah Al-Qur’an yang diambil dari interpretasi Peserta Didik, serta mengetahui jenis metode pembelajaran yang lebih dipilih Peserta Didik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Metode Pendekatan Kualitatif- Interpretative. Sumber Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap Peserta Didik memiliki teknik dan metode belajar Tilawah yang berbeda untuk digunakan. Pada prakteknya, ada tahapan-tahapan yang diimplementasikan oleh pembina dalam belajar Tilawah yang disesuaikan dengan kemampuan setiap peserta didik. Selain sejumlah tantangan dan kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam belajar Tilawah, peneliti juga menemukan adanya kendala, yakni minimya tenaga pengajar yang berkualitas atau berkompetensi di bidang Tilawah, serta minimya dukungan keluarga terhadap kegiatan Tilawah jika dilaksanakan di luar jam sekolah.
Pengaruh Metode Verbal Behavior Intervention (VBI) Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Vokal pada Anak Autis di SLBN Branjangan Jember Wati, Delia Fitria Sulistia; Megaswarie, Rosika Novia; Mais, Asrorul
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i4.1642

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan metode VBI dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak autis. Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk mendeskripsikan perkembangan kemampuan mengenal huruf vokal siswa setelah diberikan intervensi, serta mengidentifikasi respon siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis VBI. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Pada tahap baseline (A), dilakukan pengukuran kemampuan awal siswa dalam mengenal huruf vokal tanpa perlakuan khusus. Selanjutnya, pada tahap intervensi (B), siswa diberikan pembelajaran menggunakan metode Verbal Behavior Intervention (VBI) yang terdiri atas komponen mands, tacts, echoics, dan intraverbals selama beberapa sesi. Data dikumpulkan melalui tes lisan, observasi langsung, dan pencatatan skor kemampuan mengenal huruf vokal. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik analisis visual grafik garis untuk melihat tren, kestabilan, serta perubahan level kemampuan siswa antar kondisi. Luaran dari penelitian ini diharapkan berupa laporan yang komprehensif mengenai efektivitas metode VBI dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak autis. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran literasi awal yang lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik anak autis. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan mengenai penerapan intervensi berbasis perilaku dalam pendidikan khusus, sekaligus berkontribusi pada pengembangan media dan metode pembelajaran yang inovatif bagi siswa dengan kebutuhan khusus.
Efektivitas Model Integratif Digital Storytelling, Design Thinking, dan PjBL dalam Pembelajaran GEDSI bagi Mahasiswa dengan Disabilitas Aflahkul Yaum, Lailil; Mais, Asrorul
INKLUSI Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.120208

Abstract

This study examines the effectiveness of an integrated DST, DT, and PjBL model in GEDSI learning for students with disabilities. A quasi-experimental one-group pretest–postest design was employed with nine students with disabilities from the Special Education Study Program at the University of PGRI Argopuro Jember, selected through purposive sampling. Data were collected using learning activeness observation sheets and conceptual understanding tests, and analyzed using the non-parametric Sign Test with a significance level of α = 0.05. The findings show that the model is effective, as evidenced by significant improvements in both variables (p-value = 0.00195). The average learning activeness score increased from 1.70 to 3.18, while the average conceptual understanding score increased from 7.20 to 8.02. All participants obtained higher posttest scores than pretest scores, indicating a consistent positive change. These results suggest that the synergy of the three approaches creates a student-centered, empathetic, contextual, and accessible learning ecosystem. Penelitian ini menguji efektivitas model integratif DST, DT, dan PjBL dalam pembelajaran GEDSI bagi mahasiswa dengan disabilitas. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri atas 9 mahasiswa dengan disabilitas dari Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keaktifan dan tes pemahaman konseptual, kemudian dianalisis menggunakan Sign Test non-parametrik dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini efektif, ditandai dengan peningkatan signifikan pada kedua variabel (p-value = 0,00195). Rata-rata skor keaktifan belajar meningkat dari 1,70 menjadi 3,18, sedangkan rata-rata pemahaman konseptual meningkat dari 7,20 menjadi 8,02. Seluruh responden memperoleh skor posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest, menunjukkan perubahan positif yang konsisten. Temuan ini mengindikasikan bahwa sinergi ketiga pendekatan tersebut menciptakan ekosistem pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, empatik, kontekstual, dan aksesibel.