Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Autis melalui Strategi Pembelajaran Visual Isnawati, Anisyah; Mais, Asrorul; Kismawiyati, Renalatama; Ngayuningtyas Adi, Partiwi
Journal of Elementary School (JOES) Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/c0f3ny37

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa autis kelas 1SD melalui strategi pembelajaran visual. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi eksperimen) digunakan pada penelitian ini dan one group pre-test post-test digunakan dalam penelitian ini. Subyek penelitian yang digunakan adalah siswa autis berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes perbuatan dan observasi. Hasil penelitian pada uji Wilcoxon Signed-Rank Test, nilai Asymp Sig (2-tailed) = 0,043, hal ini menunjukkan bahwa skor antara pre-test dan post-test memiliki perbedaan yang signifikan. Simpulan pada penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran visual dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa autis kelas 1SD. Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Strategi Pembelajaran Visual, Siswa Autis
Innovative Differentiated Learning for Inclusive Schools : Supporting Students with Special Needs Mais, Asrorul; Yaum, Lailil Aflahkul
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.15089

Abstract

Abstract: This study aims to analyze differentiated learning innovations in the context of inclusive education. The main focus is how content, process and product differentiation strategies are implemented to accommodate student diversity and the role of Special Assistance Teachers (GPK) in supporting the learning of students with special needs. This study used a qualitative approach with a case study method. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and document analysis. Research informants consisted of class teachers, GPK, madrasah principals, students, and parents. The data analysis technique used the Miles & Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, concluding, and verification. The results of the study showed that content differentiation was implemented through various material formats, such as text, audio, and video, to accommodate diverse learning styles. Process differentiation was carried out using heterogeneous group-based learning methods and the use of teaching aids to improve student interaction and understanding. Meanwhile, product differentiation provides flexibility for students in displaying their understanding through various forms of assignments. Although this strategy increases student engagement and motivation, the main challenges found are limited resources, teacher readiness, and an evaluation system that does not fully support the differentiation approach. This study recommends increasing teacher training in differentiated learning strategies, optimizing the role of GPK, and utilizing educational technology to improve the effectiveness of inclusive learning.
Pola Komunikasi Antara Mahasiswa Disabilitas Rungu Dan Disabilitas Netra Dalam Interaksi Sosial Di Universitas PGRI Argopuro Jember Pratama, Fernanda; Mais, Asrorul; Yaum, Lailil Aflahkul; Zusfindhana, Inna Hamida
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi yang terbangun antara mahasiswa disabilitas rungu dan disabilitas netra dalam konteks interaksi sosial di lingkungan Universitas PGRI Argopuro Jember. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga mahasiswa disabilitas rungu dan tiga mahasiswa disabilitas netra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi antar kedua kelompok mahasiswa tersebut berlangsung melalui berbagai strategi adaptif, antara lain bantuan JBI, penggunaan bahasa isyarat taktil, pesan teks, serta aplikasi digital seperti WhatsApp. Komunikasi berjalan secara dua arah dengan penyesuaian tertentu berdasarkan hambatan sensorik masing-masing individu. Meskipun terdapat berbagai kendala, mahasiswa mampu menjalin komunikasi yang efektif melalui kesepakatan bersama, empati, dan pemanfaatan teknologi bantu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi antar penyandang disabilitas dengan hambatan berbeda membutuhkan dukungan lingkungan yang inklusif, pelatihan komunikasi diferensiatif, dan penyediaan media aksesibel sebagai bentuk pemberdayaan dalam konteks pendidikan tinggi
Program Intervensi Dini Bersumber Daya Keluarga pada Anak dengan Hambatan Perkembangan Motorik Wibisono, Kusnun; Mais, Asrorul; Novia Megaswarie, Rosika
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program intervensi dini bersumber daya keluarga pada anak dengan hambatan perkembangan motorik. Dalam penelitian ini, metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah satu keluarga yang memiliki anak dengan hambatan perkembangan motorik. Penelitian ini dilakukan selama enam minggu. Wawancara, dokumentasi, dan observasi adalah metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik anak berkembang secara bertahap. Penelitian ini juga mengembangkan keterlibatan dan kemandirian keluarga dalam mendampingi proses perkembangan anak. Intervensi bersumber daya keluarga terbukti menjadi pendekatan yang efektif dan kontekstual, khususnya dalam situasi keterbatasan akses layanan profesional. Temuan ini menegaskan betapa pentingnya keluarga dalam membantu tumbuh kembang anak.
Implementasi Problem Based Learning dalam Pembelajaran Matematika bagi Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Kurniawan, Awan; Mais, Asrorul; Kismawiyati, Renalatama
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika bagi siswa disabilitas intelektual ringan di Sekolah Luar Biasa (SLB). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SLB Negeri Patrang Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dapat meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar, membantu pemahaman konsep matematika melalui penyelesaian masalah kontekstual, serta memperbaiki kemampuan sosial siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui skenario pembelajaran berbasis masalah dengan penggunaan media konkret dan bahasa yang disederhanakan. Tantangan dalam implementasi meliputi waktu yang terbatas dan kebutuhan akan perencanaan yang matang. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang adaptif dan bermakna untuk siswa disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru pendidikan khusus untuk mengembangkan pembelajaran inovatif yang responsif terhadap kebutuhan siswa.
Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Meningkatkan Kemampuan Akademik Peserta Didik Disabilitas Intelektual di Sekolah Inklusif Burhanudin, M; Mais, Asrorul; Kismawiyati, Renalatama
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kemampuan akademik mereka di sekolah inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan guru pendidikan khusus dan peserta didik disabilitas intelektual ringan dari jenjang sekolah dasar inklusif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran inovatif, seperti pendekatan multisensori, pembelajaran berbasis proyek, serta pemanfaatan media visual dan digital, berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep, partisipasi aktif, dan kemandirian belajar siswa. Strategi itu mampu menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif dan menyenangkan. Peran guru sebagai fasilitator pembelajaran menjadi kunci utama dalam merancang dan menyesuaikan strategi kebutuhan peserta didik secara individual. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi strategi inovatif masih ditemukan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan belum meratanya pemahaman terhadap pendidikan inklusif. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan sistemik dari pihak sekolah dan pemerintah, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan tenaga pendukung lainnya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan berkelanjutan terhadap strategi pembelajaran inovatif berbasis kebutuhan peserta didik, serta pentingnya pelatihan profesional bagi guru dalam mendukung praktik pembelajaran inklusif secara efektif dan berkelanjutan.
Meningkatkan Komunikasi Dua Arah Siswa Arah Siswa Autis Melalui Metode Picture Exchange Communication System (PECS) Yusro; Mais, Asrorul; Kismawiyati, Renalatama; Ngayuningtyas Adi, Partiwi
Journal of Elementary School (JOES) Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fn8m3e67

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan komunikasi dua arah siswa autis melalui metode Picture Exchange Communication System (PECS). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa autis berjumlah 1 siswa dengan inisial AG kelas 1 SD. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitaif dengan pendekatan penelitian Subject Single Research (SSR) yaitu metode penelitian eksperimen. Analisis dalam kondisi merupakan teknik yang digunakan dalalm analisis data pada penelitian ini. Teknik split-middle digunakan dalam menentukan kecenderungan arah pada penelitian ini. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah metode PECS dapat meningkatkan komunikasi dua arah siswa autis. Hal ini dapat dilihat dari hasil adanya peningkatan pada kecenderungan arah ke arah naik dan terdapat perubahan level yang positif. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini adalah terdapat peningkatan komunikasi dua arah siswa autis melalui metode Picture Exchange Communication System (PECS). Kata Kunci: Komunikasi dua arah, Siswa autis, Metode PECS
Program Intervensi Dini Bersumber Daya Keluarga pada Anak dengan Hambatan Perkembangan Emosi Bachtiar, Ali; Mais, Asrorul; Novia Megaswarie, Rosika
Journal of Elementary School (JOES) Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rv21c878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program intervensi dini bersumber daya keluarga pada anak dengan hambatan perkembangan emosi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif pada satu keluarga yang memiliki anak usia enam tahun dengan hambatan perkembangan emosi. Pelaksanaan program intervensi dilakukan selama enam minggu di lingkungan rumah. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika orang tua berpartisipasi secara aktif dalam aktivitas seperti permainan emosi, jadwal visual, dan relaksasi, dapat mengembangkan kemampuan anak untuk mengidentifikasi dan mengelola emosinya. Program intervensi dini bersumber daya keluarga ini juga mengembangkan kemampuan orang tua untuk merespons emosi anak dengan sabar dan tepat. Intervensi dini berbasis keluarga telah terbukti dapat diterapkan untuk mendidik anak usia dini, terutama pada anak dengan hambatan perkembangan emosi. Kata Kunci: Intervensi Dini, Hambatan Perkembangan Emosi, Sumber Daya Keluarga.
Diffusion of Assistive Technology Innovations to Support Inclusive Academic Communication in Higher Education: A Case Study at Universitas PGRI Argopuro Jember Mais, Asrorul; Yaum, Lailil Aflahkul
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7848

Abstract

This study explores the diffusion of Assistive Technology (AT) innovations in fostering inclusive academic communication for students with disabilities at Universitas PGRI Argopuro Jember. Employing a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The findings demonstrate that AT, such as screen readers (JAWS, NVDA, TalkBack) and locally developed applications (SPETRI-DOC MY EARS, PIVE-MY EYES, CEMA, and SPETRIC-Forum Sahabat Tuli), significantly enhance accessibility, independence, and participation among students with visual, hearing, and physical impairments. Guided by Rogers’ Diffusion of Innovations theory, the adoption process was found to follow the stages of innovators, early adopters, early majority, late majority, and laggards. Critical success factors include institutional policy support, educator competencies, student volunteers as mediators, and the contextual relevance of locally tailored applications. Nevertheless, challenges remain, particularly limited funding, insufficient training, and technical accuracy issues in speech-to-text applications. Overall, the study highlights that successful AT diffusion is determined not solely by technological availability but also by the readiness of institutional ecosystems, inclusive campus culture, and sustainable adaptive policies that collectively promote equity in higher education.
Analisis Metode Pembelajaran Tilawatil Qur’an Pada Peserta Didik Disabilitas Netra di SLB Bhakti Wanita Lumajang Arafat, M. Yassir; Mais, Asrorul; Nurhadiyati, Arifah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 8 No. 2 (2025): SPEED: Journal Of Special Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v8i2.2159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara detail terkait metode pembelajaran Tilawah Al-Qur’an yang diambil dari interpretasi Peserta Didik, serta mengetahui jenis metode pembelajaran yang lebih dipilih Peserta Didik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Metode Pendekatan Kualitatif- Interpretative. Sumber Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap Peserta Didik memiliki teknik dan metode belajar Tilawah yang berbeda untuk digunakan. Pada prakteknya, ada tahapan-tahapan yang diimplementasikan oleh pembina dalam belajar Tilawah yang disesuaikan dengan kemampuan setiap peserta didik. Selain sejumlah tantangan dan kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam belajar Tilawah, peneliti juga menemukan adanya kendala, yakni minimya tenaga pengajar yang berkualitas atau berkompetensi di bidang Tilawah, serta minimya dukungan keluarga terhadap kegiatan Tilawah jika dilaksanakan di luar jam sekolah.