Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Desain Prostesis Menggunakan Katup Udara Untuk Disabilitas Amputasi Kurniasih, Rini; Mais, Asrorul; Sugihartatik, Sugihartatik
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan prostesis kaki palsu yang menggunakan katup udara (suction valve) bagi penyandang disabilitas amputasi. Prostesis dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, stabilitas, dan mobilitas pengguna dengan memanfaatkan prinsip tekanan negatif, sehingga tidak memerlukan alat pengikat eksternal seperti sabuk atau tali. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan prototipe, pengujian, dan evaluasi. Tahap analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan penyandang disabilitas amputasi untuk memahami kebutuhan mereka, sementara tahap desain dan pengembangan fokus pada pembuatan prototipe yang ergonomis dan menggunakan material ringan namun kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prostesis dengan katup udara memberikan stabilitas yang lebih baik melalui mekanisme tekanan negatif, menghilangkan kebutuhan akan sabuk pengikat, dan meningkatkan kenyamanan pengguna. Desain yang ergonomis memungkinkan gerakan yang lebih alami, sementara penggunaan material ringan seperti serat karbon dan plastik termoplastik meningkatkan mobilitas dan daya tahan prostesis. Selain itu, sistem katup udara yang anti bocor memastikan prostesis tetap stabil selama penggunaan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan performa fisik prostesis, tetapi juga mendukung aspek psikologis pengguna dengan meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian. Dukungan dari pemerintah, organisasi kesehatan, dan perusahaan teknologi diperlukan untuk memperluas akses dan menjadikan teknologi ini lebih terjangkau bagi masyarakat luas. Dengan demikian, prostesis dengan katup udara diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas amputasi secara signifikan.
Pengaruh Media Game Fun Easy Learn Berbasis Android terhadap Kemampuan Mengenal Kata Benda pada Anak Disabilitas Rungu Dewi Lufitasari; Asrorul Mais; Arifah Nurhadiyati
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.12449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media “Game Fun Easy Learn” terhadap kemampuan mengenal kata benda pada anak disabilitas rungu. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR), yang merupakan pendekatan penelitian yang berfokus pada pengamatan subjek tunggal untuk mengevaluasi perubahan atau pengaruh dari intervensi. Penelitian ini menggunakan desain A - B dimana fase A (baseline) digunakan untuk mengukur kemampuan awal anak dalam mengenal kata benda, sementara fase B (intervensi) dilaksanakan setelah diberikan intervensi berupa “Game Fun Easy Learn” sebagai media untuk mengenal kata benda. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam mengenal kata benda pada anak disabilitaas rungu. Kata kunci: Anak Disabilitas Rungu, Kata Benda, Media Game Fun Easy Learn.
Pengaruh Teknik Punishment dengan Media Puzzle Floor terhadap Perilaku Hiperaktif pada Anak Down Syndrome Agustin Siti Yulia Ekawati; Asrorul Mais; Nostalgianti Citra P
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.12450

Abstract

Sikap hiperaktif pada anak down syndrome dapat mempengaruhi berjalannya pembelajaran dalam kelas, sehingga pada penelitian ini akan membahas tentang pengaruh teknik punishment dengan media puzzle floor yang diharapkan dapat meminimalisir sikap hiperaktif pada anak tersebut. Teknik punishment merupakan suatu bentuk hukuman yang memberikan efek jera terhadap seseorang, sedangkan media puzzle floor merupakan media edukatif yang bermanfaat untuk meningkatkan daya konsentrasi pada anak. Jadi, media puzle floor ini adalah sebagai bentuk dari punishmentnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode Single Subject Research (SSR) yang biasa disebut dengan penelitian subjek tunggal. Metode SSR artinya metode eksperimen dalam memfokuskan data individu. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah desain A – B dimana desain tersebut melibatkan fase baseline (A) dan juga fase intervensi (B). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, teknik punishment dengan media puzzle floor berpengaruh terhadap siswa down syndrome yang hiperaktif. Hal itu dibuktikan dengan adanya mean fase intervensi (B) dengan nilai 15 lebih tinggi jika dibandingkan dengan fase baseline (A) yang memperoleh nilai 6,8. Begitupun perubahan level pada analisis antar kondisinya mendapatkan nilai (+9). Pada persentase overlap, mendapatkan nilai 0% dimana hal tersebut menunjukkan jika intervensi yang telah diberikan kepada siswa memiliki pengaruh pada perilaku hiperaktifnya. Berdasar pada hasil dari analisis data dalam kondisi maupun antar kondisi, maka diketahui jika, penerapan teknik punishment dengan media puzzle floor berpengaruh terhadap perilaku hiperaktif pada anak down syndrome. Hal ini, dapat diketahui karena perolehan hasil dari mean level fase intervensi (B) yang lebih tinggi dibandingkan dengan mean level fase baseline (A). Kata Kunci : Teknik Punishment, Media Puzzle Floor, Down Syndrome, Perilaku Hiperaktif
Peningkatan Kemampuan Binadiri Menggosok Gigi Disabilitas Grahita Sedang Melalui Model Pembelajaran Langsung di SLB PGRI Tlanakan Hendra Lufi; Asrorul Mais; Khusna Yulinda Udhiyanasari
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.12738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peningkatan kemampuan Binadiri Menggosok Gigi Disabilitas Grahita Sedang Melalui Model Pembelajaran Langsung Di SLB PGRI Tlanakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas model Kemmis 3 dengan menggunakan 3 siklus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, teknik tes dan dokumentasi. Analisa data dilakukan untuk mendeskripsikan perubahan pemberian tindakan melalui model pembelajaran langsung dalam meningkatkan kemampuan pengembangan diri menggosok gigi pada siswa tuna grahita sedang kelas III. Hasil penelitian tiap siklus mengalami peningkatan. Peningkatan dari siklus I ke siklus II rata-rata 46 %, peningkatan siklus I ke siklus III yaitu 97 % dan peningkatan siklus II ke III yaitu 19%. Dari hasil temuan penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan pengembangan diri menggosok gigi pada siswa tuna grahita sedang kelas III yang dapat dilihat dari hasil penelitian yaitu siklus II lebih besar dari siklus I, dan terdapat peningkatan signifikan siklus III lebih besar dari Siklus II dan siklus I. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya Kemampuan kemampuan Binadiri Menggosok Gigi Disabilitas Grahita Sedang Melalui Model Pembelajaran Langsung Di SLB PGRI Tlanakan mengalami peningkatan. Kata Kunci: Binadiri Menggosok Gigi; Model Pembelajaran Langsung; disabilitas grahita sedang
Innovative Differentiated Learning for Inclusive Schools : Supporting Students with Special Needs Asrorul Mais; Lailil Aflahkul Yaum
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.15089

Abstract

Abstract: This study aims to analyze differentiated learning innovations in the context of inclusive education. The main focus is how content, process and product differentiation strategies are implemented to accommodate student diversity and the role of Special Assistance Teachers (GPK) in supporting the learning of students with special needs. This study used a qualitative approach with a case study method. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and document analysis. Research informants consisted of class teachers, GPK, madrasah principals, students, and parents. The data analysis technique used the Miles & Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, concluding, and verification. The results of the study showed that content differentiation was implemented through various material formats, such as text, audio, and video, to accommodate diverse learning styles. Process differentiation was carried out using heterogeneous group-based learning methods and the use of teaching aids to improve student interaction and understanding. Meanwhile, product differentiation provides flexibility for students in displaying their understanding through various forms of assignments. Although this strategy increases student engagement and motivation, the main challenges found are limited resources, teacher readiness, and an evaluation system that does not fully support the differentiation approach. This study recommends increasing teacher training in differentiated learning strategies, optimizing the role of GPK, and utilizing educational technology to improve the effectiveness of inclusive learning.
Studi Pemenuhan Aksesibilitas BUMDes Wisata Citra Mandiri Milano Sadewantara; Asrorul Mais; Inna Hamida Z
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.9332

Abstract

PenelitianIiniIbertujuanIuntuk mengetahui pemenuhan aksesibilitas di Wisata Citra Mandiri BUMDes Arjasa dan rancangan keberlanjutannya. Peneliitan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk saat ini lokasi ini dalam aksesibilitasnya masih belum menyentuh akses penuh khususnya akses jalan, kamar bilas, jalan menuju kolam renang yang belum bisa diakses penuh oleh pengunjung dari golongan penyandang disabilitas. Pemerintah desa beserta jajaran BUMDes Arjasa telah memiliki rancangan kelanjutan aksesibilitas yang nantinya akan dilanjutkan pada tahun 2024 salah satunya rancangan infrastruktur aksesibilitas menuju akses penuh sehingga semua golongan pengunjung dapat mengakses spot tersebut. Simpulan penelitian ini bahwa Wisata Citra Mandiri BUMDes Arjasa masih belum bisa memenuhi aksesibilitas penuh dikarenakan faktor kurangnya Dana Desa sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap dan pembangunan selanjutnya akan dilaksanakan ditahun 2024 mendatang. Kata Kunci: Aksesibilitas Penuh, Pariwisata, Rancangan.
Analisis Faktor Penyebab Penyandang Disabilitas Putus Sekolah Alfani Intang Surullah; Asrorul Mais; Lailil Aflahkul Yaum
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.9333

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan penyandang disbilitas putus sekolah di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa masi banyak penyandang disabilitas putus sekolah di Desa Arjasa oleh karna itu pemerintah desa mempunyai peran penting dalam mengatasi segala permasalahan tersebut agar sumber daya manusia mengalami perubahan serta peningktan sehingga ekonomi keluarga juga mengalami perubahan serta peningkatan yang berdampak baik untuk keluarga khususnya untuk keluarga penyandang disabilitas yang ada. Sedangkan faktor penyebab penyandang disabilitas putus sekolah adalah faktor ekonomi (tingkat pendapatan orang tua rendah), letak geografis, (jarak rumah ke sekolah yang jauh), faktor internal dan eksternal dari penyandang disabilitas. Simpulan ini bahwa pendidikan merupakan bagian dari kebudayaan dan peradaban manusia dan terus berkembang. Pendidikan bersifatnya terbuka, tidak diskriminatif dan dapat dijangkau oleh semua orang tanpa pengecualian. Kata Kunci: Faktor Penyebab, Penyandang Disabilitas, Putus Sekolah
The Influence of Inclusive Education on the Mathematics Achievement of Students with Intellectual Disabilities Riski, Karunia Ilahi; Asrorul, Mais; endra, priawasana; Lailil, Aflahkul Yaum
Indonesian Journal of Instructional Media and Model Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Instructional Media and Model
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijimm.v7i1.6300

Abstract

This study investigated the differences in mathematics achievement among elementary school students with intellectual disabilities (IDs) enrolled in inclusive classes and those in special schools (SLB). Mathematics achievement was assessed at the beginning and end of the academic year in two groups: students in inclusive classes (n = 44) and in special schools (n = 56). The findings revealed that students with IDs in inclusive settings demonstrated slightly greater improvement in mathematics achievement over nine months compared to their peers in special schools. More students with very low mathematics skills were concentrated in special schools and showed minimal progress, while those with some numeracy abilities were more frequently found in inclusive classes. To account for differences in age, IQ, and prior achievement, a matched sample (n = 44) was used for regression analysis, which confirmed a small positive effect of the inclusive setting on learning gains. These findings suggest that inclusive education can provide a more supportive and stimulating learning environment that promotes academic development for students with IDs. The study holds practical implications for educational policymakers by highlighting the potential of inclusive settings to enhance learning outcomes for children with disabilities, supporting the need for more inclusive practices and tailored support systems within general education classrooms.
Implementation Of Disability Student Assistance At Pgri Argopuro University In Jember: A Descriptive Study Of Strategies, Challenges, And Impacts Yaum, Lailil Aflahkul; Prystiananta, Nostalgianti Citra; Ahmad, Yasin; Asrorul, Mais
Journal of Education Technology and Inovation Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Education Technology and Inovation (June)
Publisher : Program Pasca Sarjana, Universias PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jeti.v8i1.2396

Abstract

This study aims to describe the implementation of a support program for students with disabilities at Universitas PGRI Argopuro Jember by examining the strategies, challenges, and impacts on their learning process and social engagement. A qualitative approach with a descriptive study method was employed, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and document analysis as data collection techniques. The findings reveal that academic and social support programs have been implemented through adaptive learning services, peer volunteer assistance, academic affirmative policies, and social activity integration. Despite supportive policies and facilities, challenges remain in terms of limited trained personnel, inadequate campus infrastructure accessibility, and insufficient understanding of inclusive education among lecturers and staff. The program has positively influenced academic comprehension, self-confidence, and social participation among students with disabilities. These findings reinforce the inclusive education theory, emphasizing the importance of collaboration among all campus elements to foster an equitable and inclusive learning environment. Program success relies on sustainable mentoring training, strengthened inclusive policies, and synergy between institutions and external stakeholders.
Upaya Organisasi NPCI Jember dalam Melakukan Pemberdayaan di Bidang Olahraga bagi Penyandang Disabilitas Khoirul Anwar; Asrorul Mais; Inna Hamida Zusfindhana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8670

Abstract

Penyandang disabilitas seringkali menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses kegiatan olahraga, baik dari segi fasilitas, pelatihan, maupun dukungan sosial. NPCI (National Paralympic Committee of Indonesia) Jember sebagai salah satu organisasi yang fokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas melalui olahraga, telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi para atlet disabilitas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis upaya-upaya yang dilakukan oleh NPCI Jember dalam memberdayakan penyandang disabilitas di bidang olahraga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPCI Jember telah melakukan berbagai program pelatihan, penyediaan fasilitas olahraga yang inklusif, serta kampanye kesadaran masyarakat untuk mendukung atlet disabilitas. Artikel ini juga membahas tantangan yang dihadapi oleh organisasi tersebut serta rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program pemberdayaan.