Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD Setia, Hevi Agnes; Riani, Dini; Indriani, Rina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4178

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar pada siswa di kelas IV SDN 221 Babakan Sentral. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui gambaran pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Kahoot  dengan pembelajaran yang menggunakan model Direct Instructional, (2) perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model Problem Based Learning beerbantuan Kahoot dan siswa yang menggunakan model Direct Instructional, (3) besarnya peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Kahoot, (4) dan pengaruh model Problem Based Learning berbantuan Kahoot terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi yang diambil dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV di salah satu SD di kota Bandung. Sampel yang diambil sebanyak 2 kelas, yaitu kelas IV C sebagai kelas eksperimen dan kelas IV D sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, homogenitas, Mann-Whitney, gain ternormalisasi, dan effect size. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh Gambaran proses pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Kahoot berjalan lancar dan baik, terdapat peningkatan pada aktivitas pendidik dan siswa di setiap pertemuan. Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Kahoot dengan siswa yang menggunakan model Direct Instructional, yaitu diperoleh data hasil pretest kelas IV C sebesar 56,30 dan untuk kelas IV D sebesar 52,31.  Sedangkan setelah siswa diberikan posttest, data hasil yang ditemukan di kelas IV C memiliki rata-rata 84,44 dan kelas IV D sebesar 70,38. Terdapat peningkatan hasil belajar pretest dan posttest pada kelas yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Kahoot sebesar 0,6918 dalam uji gain ternormalisasi dengan kategori sedang. Terdapat pula pengaruh pada penggunaan model Problem Based Learning berbantuan Kahoot dengan nilai 1,637 dalam uji Effect Size dengan kategori besar.
The Influence of Contextual Approaches on Students' Mathematical Creative Thinking Skills in Elementary School Indriani, Rina; Rahmiati, Devi; Puspita, Ari Metalin Ika
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.9403

Abstract

This study aims to examine the influence of the contextual approach on elementary school students’ mathematical creative thinking skills at SD Negeri 2 Surodakan, Trenggalek, East Java. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental design involving an experimental class and a control class. The subjects were fourth-grade students, with class IV-D as the experimental class taught using the contextual approach and class IV-B as the control class taught using conventional learning. The research instrument was an essay test designed to measure mathematical creative thinking skills based on fluency, flexibility, and novelty. Data were collected through pretest and posttest, then analyzed using normality, homogeneity, and independent sample t-tests with SPSS 22.0. The results showed that the experimental class score increased from 78 to 83, while the control class increased from 76 to 78. The hypothesis test obtained significance values of 0.000 and 0.001 < 0.05, so H₀ was rejected and H₁ was accepted. Thus, the contextual approach significantly influences students’ mathematical creative thinking skills and can be used as an effective alternative in elementary mathematics learning.
Communication In Sampyong Arts In Majalengka Indriani, Rina; Iskandar, Dadang
Jurnal Mamangan Vol 14, No 2 (2025): Special Issue
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v14i2.10350

Abstract

This article aims to explore the communication that occurred in Sampyong art performance originating from Majalengka Regency of West Java Province. The research method used is literature study and observation. This form of communication from Sampyong art can be seen from the performance to the end of the show, where there is a process of verbal and non-verbal communication in its implementation which involves not only players, but also spectators and the public. Communication is certainly involving many parties, including players, gamelan players, malandang, audience, and the community. This can certainly illustrate the importance of communication as one of support in community life and collaborating with others in any case, of course by realizing that we are social beings who definitely need others