Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur Review : Implementasi Transformasi Kesehatan Digital Wilayah Perkotaan dan Wilayah 3T di Indonesia Putri, Andinnya Cesalia; Andini, Mawasumi Ayu; Kristien, Stella Angela; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37077

Abstract

Transformasi kesehatan digital menjadi bagian penting dalam Reformasi Sistem Kesehatan di Indonesia, sejalan dengan agenda Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan Indonesia dan Strategi Global Digital Health. Prevalensi Obesitas dewasa naik dari 21,8% (RISKESDAS 2018) menjadi 23,4% (SKI 2023), juga ditemukan bahwa Prevalensi Diabetes Mellitus (DM) pada usia penduduk ≥15 tahun berdasarkan diagnosis dokter meningkat dari 2,0% (RISKESDAS 2018) menjadi 2,2% (SKI 2023). Hal ini menujukkan pola pergeseran Penyakit Tidak Menular (PTM) secara nasional baik di wilayah perkotaan dan wilayah 3T. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi kesehatan digital di wilayah perkotaan dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia serta mengidentifikasi hambatan yang mempengaruhi pemerataan inovasi kesehatan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur sistematis melalui database Google Scholar dalam kurun waktu lima tahun terakhir dengan relevansi topik, kualitas metodologi, dan kesesuaian dengan konteks transformasi digital kesehatan di Indonesia. Menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi kesehatan di wilayah perkotaan berkembang lebih cepat karena didukung infrastruktur teknologi, literasi digital, dan dukungan kebijakan yang memadai. Inovasi seperti Rekam Medis Elektronik, telemedicine, SISRUTE, dan platform SATUSEHAT mampu meningkatkan efisiensi dan akses layanan kesehatan. Sementara itu, di wilayah 3T, transformasi digital masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, infrastruktur yang belum merata, rendahnya literasi digital tenaga kesehatan, fragmentasi regulasi, serta isu keamanan data. Transformasi kesehatan digital berpotensi meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia, namun diperlukan penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, harmonisasi regulasi, serta komitmen lintas sektor untuk mengurangi kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan wilayah 3T sehingga implementasinya dapat berjalan secara inklusif dan berkelanjutan.
Analisis Isu Strategis dan Strategi Penguatan Sistem Kesehatan di Indonesia: Literature Review Batubara, Wiwik Sriwahyuni; Sujatmiko, Putih; Saragih, Runggu Christine; Nurlianti, Ice; Baharsyah, Nurul Asri; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37162

Abstract

Sistem kesehatan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan strategis yang berkaitan dengan kebijakan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, pemanfaatan teknologi informasi, serta faktor lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Kajian ini penting karena sebagian besar penelitian sebelumnya masih menganalisis isu kesehatan secara sektoral, sementara pendekatan strategis yang terintegrasi dalam penguatan sistem kesehatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu strategis dalam sistem kesehatan di Indonesia serta merumuskan strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu strategis dalam sistem kesehatan di Indonesia serta merumuskan strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review terhadap sepuluh artikel ilmiah yang relevan dengan isu kebijakan dan strategi kesehatan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa isu strategis utama dalam sistem kesehatan, antara lain kesenjangan akses pelayanan kesehatan, keterbatasan sumber daya manusia kesehatan, kurang optimalnya pemanfaatan teknologi informasi kesehatan, serta tantangan dalam implementasi kebijakan kesehatan di berbagai daerah. Selain itu, faktor lingkungan seperti ketersediaan air bersih dan pola konsumsi pangan juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan sistem kesehatan melalui peningkatan koordinasi antar lembaga, penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan, serta pengembangan kebijakan kesehatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi manajemen kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan. .