Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MBIA

Generasi Z dan Doom Spending: Pengaruh Pendapatan, Media Sosial dan Gaya Hidup di Kota Tegal Putri, Mutia Cahyani; Melati, Inaya Sari
MBIA Vol. 24 No. 1 (2025): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mcwywk20

Abstract

Doom Spending has become an increasingly prevalent phenomenon among Generation Z, particularly as an emotional coping mechanism for stress and anxiety about the future. This study aims to analyze the influence of income, social media, and lifestyle on Doom Spending behavior among Generation Z in Tegal City. This research employs a quantitative approach using a survey method, where data were collected through questionnaires distributed to 384 respondents. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with SmartPLS software. The results indicate that income significantly affects Doom Spending, as individuals with higher incomes tend to have greater financial flexibility to engage in impulsive spending as an emotional escape. Social media also significantly influences Doom Spending, primarily due to exposure to promotional content that increases  impulsive consumption tendencies. Additionally, a consumptive lifestyle reinforces Doom Spending behavior, especially among individuals who experience fear of missing out (FOMO). Simultaneously, income, social media, and lifestyle collectively contribute to the rise of Doom Spending among Generation Z. These findings highlight the importance of financial literacy education and increased awareness of the impacts of  impulsive consumption. Future research is recommended to incorporate additional variables such as self-control or social pressure and to expand the sample coverage to other regions to obtain more comprehensive results.  Keywords: Income, Social Media, Lifestyle, Doom Spending, Generation Z.   Abstrak  Doom Spending menjadi fenomena yang semakin marak di kalangan Generasi Z, terutama sebagai bentuk pelampiasan emosi negatif seperti stres dan kecemasan terhadap masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, media sosial, dan gaya hidup terhadap perilaku Doom Spending di kalangan Generasi Z di Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 384 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh signifikan terhadap Doom Spending, di mana individu dengan pendapatan lebih tinggi cenderung memiliki keleluasaan finansial untuk melakukan belanja impulsif sebagai bentuk pelarian emosional. Media sosial juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Doom Spending, terutama karena paparan konten promosi yang meningkatkan kecenderungan konsumsi impulsif. Selain itu, gaya hidup konsumtif turut memperkuat perilaku Doom Spending, terutama di kalangan individu yang memiliki ketakutan tertinggal tren atau fear of missing out (FOMO). Secara simultan, pendapatan, media sosial, dan gaya hidup terbukti berkontribusi terhadap meningkatnya Doom Spending di kalangan Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi literasi keuangan serta peningkatan kesadaran akan dampak konsumsi impulsif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti kontrol diri atau tekanan sosial serta memperluas cakupan sampel di wilayah lain guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.  Kata kunci: Pendapatan, Media Sosial, Gaya Hidup, Doom Spending, Generasi Z.
Pemahaman atas Persepsi Risiko Penggunaan E-Wallet di Kalangan Gen Z Kota Semarang Faza, Reswara Ardila; Melati, Inaya Sari
MBIA Vol. 24 No. 1 (2025): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/f63xpx38

Abstract

The advancement of financial technology has significantly boosted the use of e-wallets, particularly among Generation Z. While digital transactions offer convenience, they also entail various risks that may influence user behaviour. These risks include performance risk (system failures), financial risk (potential monetary loss), physical risk (device security threats), social risk (peer pressure or societal influence), and psychological risk (anxiety or discomfort in usage). This study aims to examine the impact of perceived understanding of these risk factors—performance, financial, physical, social, and psychological—on e-wallet usage. The research targets Generation Z residents of Semarang City, with a sample of 400 respondents selected through purposive sampling based on the Lemeshow formula. Data analysis was conducted using multiple regression analysis facilitated by IBM SPSS version 26.0. Findings reveal that the understanding of performance, financial, physical, and psychological risks significantly and positively influences e-wallet usage. Conversely, understanding social risk does not show a significant effect. These results offer valuable insights for e-wallet service providers on enhancing security measures, user education, and marketing strategies to increase adoption among Generation Z.   Keywords: Risk Perception, E-wallet Usage, Generation Z, Semarang City   Abstrak Perkembangan teknologi keuangan mendorong meningkatnya penggunaan e-wallet, terutama di kalangan Generasi Z. Kemudahan transaksi digital diiringi dengan berbagai risiko yang dapat memengaruhi keputusan pengguna seperti, risiko kinerja berkaitan dengan kegagalan sistem, risiko keuangan mencakup potensi kerugian finansial, risiko fisik melibatkan ancaman keamanan perangkat, risiko sosial berhubungan dengan tekanan sosial, dan risiko psikologis mencakup kecemasan atau ketidaknyamanan dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pemahaman atas risiko kinerja, pemahaman atas risiko keuangan, pemahaman atas risiko fisik, pemahaman atas risiko sosial, dan pemahaman atas risiko psikologis terhadap pengoperasian e-wallet. Populasi dalam penelitian ini adalah Gen Z Kota Semarang. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling, mengacu pada rumus Lemeshow, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini mencapai 400 individu dari Generasi Z di Kota Semarang yang merupakan pengguna aplikasi e-wallet. Penelitian ini menerapkan analisis data menggunakan metode regresi berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 26.0. Hasil studi ini menunjukkan yaitu pemahaman atas risiko kinerja, pemahaman atas risiko keuangan, pemahaman atas risiko fisik, dan pemahaman atas risiko psikologis berkontribusi secara signifikan dan positif terhadap penggunaan e-wallet. Sedangkan pemahaman atas risiko sosial tidak terdapat pengaruh signifikan. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi dasar bagi penyedia layanan dalam meningkatkan keamanan, edukasi pengguna, serta strategi pemasaran yang lebih efektif guna meningkatkan adopsi e-wallet di kelompok Gen Z.   Kata kunci: Persepsi Risiko, Penggunaan E-wallet, Gen Z, Kota Semarang