Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Influence of Global Cultural Infiltration on the Sasak Traditional Marriage System in Lombok Island Muhamad Alfin Tarmizi; Siti Sanisah; Sukuryadi Sukuryadi; Ravinesh Rohit Prasad; Junaidin Junaidin; Mas’ad Mas’ad
JURNAL GEOGRAFI Vol 16, No 2 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v16i2.43446

Abstract

The essence and existence of culture in its process will gradually change due to various factors, such as the infiltration of global culture. This quantitative study aims to determine the effect of global cultural infiltration on the traditional Sasak marriage system in Lombok Island. The research was conducted in Montong Gamang Village, Kopang District, Central Lombok Regency, with 50 respondents determined by purposive sampling. The research data were obtained through a questionnaire analyzed using the Product Moment Correlation formula. The analysis results show a correlation coefficient (0.639) greater than the value of r-Product Moment (0.279) at a significance level of 5%. This means that global cultural infiltration has a significant effect on the traditional Sasak marriage system in Lombok Island. It is suggested that the tribe can wisely select and accept the foreign culture, be aware of negative influences, and maintain local cultural values. Keywords: Cultural Infiltration; Marriage System; Sasak Tribe Custom
Kreativitas dan pelatihan kewirausahaan pemuda di perumahan impian sejahtera Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Mas’ad Mas’ad; Syafril Syafril; Arif Arif; Anas Munandar; Soalihin Soalihin; Muhammad Fajrun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27736

Abstract

Abstrak Pengangguran di kalangan pemuda masih menjadi permasalahan serius di Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.Pengabdian inibertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan wirausaha pemuda melalui program pelatihan kewirausahaan agar mampu menciptakan lapangan kerja mandiri. Program ini dilaksanakan dengan metode pendekatan partisipatif melalui serangkaian kegiatan meliputi diskusi kelompok, pelatihan praktik, dan pendampingan intensif. Materi yang diberikan mencakup keterampilan produksi barang, strategi pemasaran digital, dan dasar-dasar pengelolaan bisnis. Peserta pelatihan sebanyak 17 orang terdiri dari pemuda-pemudi Kelurahan Karang Pule yang belum memiliki pekerjaan tetap. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta untuk merintis usaha kecil. Indikator keberhasilan terlihat dari kemampuan peserta dalam merancang ide bisnis sederhana dan penguasaan teknik pemasaran produk melalui media sosial di akhir program. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan pemuda di wilayah tersebut. Kata kunci: pelatihan kewirausahaan; pemberdayaan pemuda; pengangguran; ekonomi lokal. Abstrack Unemployment among youth remains a serious issue in Karang Pule Village, Sekarbela District, Mataram City. This community service initiative aims to enhance the creativity and entrepreneurial skills of youth through an entrepreneurship training program, enabling them to create independent job opportunities. The program was implemented using a participatory approach through a series of activities, including group discussions, hands-on training, and intensive mentoring. The materials provided covered skills in product manufacturing, digital marketing strategies, and basic business management. The training involved 17 participants, consisting of young men and women from Karang Pule Village who did not have permanent employment. The results showed a significant improvement in participants' understanding and ability to start small businesses. Indicators of success included participants' ability to design simple business ideas and mastery of product marketing techniques via social media by the end of the program. This community service activity is expected to have a long-term impact on local economic development and youth empowerment in the area. Keywords: entrepreneurship training; youth empowerment; unemployment; local economy
Pemberdayaan masyarakat melalui ceramah nuzulul quran di Mesjid Al Muhajjrin Lombok Barat Palahuddin Palahuddin; Ibrahim Ibrahim; Heri Gunawan; Mintasrihardi Mintasrihardi; Mas’ad Mas’ad; Sri Rejeki; Muhammad Ali; Iwan Tanjung Sutarna; Zainuddin Zainuddin; Swandi Swandi; Mardiya Hayati; Asri Asri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23049

Abstract

Abstrak Ceramah Nuzulul Quran sebagai instrumen penting dalam memperdalam pemahaman dan mengaktualisasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Nuzulul Quran melalui ceramah di Mesjid Al Muhajjirin Lombok Barat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui serangkaian beberapa tahap diantaranya: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dan pembahasan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan nuzulul quran mencerminkan perubahan positif dalam pola pikir dan prilaku masyarakat, yang tercermin dalam peningkatan solidaritas sosial, tanggung jawab moral, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan  partisipatif dalam ceramah Nuzulul Quran dapat menjadi model efektif dalam memperkuat pemahaman agama dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Al-Quran untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berdaya. Kata kunci: ceramah; nuzulul qur’an; model; petunjuk Abstract Nuzulul Quran lectures are an important instrument in deepening understanding and actualizing the teachings of the Koran in everyday life. The aim of this community service is to increase understanding and implementation of the values of the Nuzulul Quran through lectures at the Al Muhajjirin Mosque, West Lombok. The service method is implemented through a series of stages including: planning, implementation and evaluation. The results and discussion of community service are that nuzulul quran activities reflect positive changes in people's thought patterns and behavior, which are reflected in increased social solidarity, moral responsibility, and active participation in social activities. Participatory activities in Nuzulul Quran lectures can be an effective model in strengthening religious understanding and promoting the values contained in the teachings of the Koran to build a more harmonious and empowered society. Keywords: lecture; nuzulul qur'an; model; instruction
Edukasi dan aksi bersih pantai kupu-kupu melalui pendekatan 3R untuk meningkatkan environmental concern komunitas geo explorer Nurin Rochayati; Siti Sanisah; Dewi Urifah; Mas’ad Mas’ad; Sri Rejeki; Arif Arif; Astagini Putri Kariana; Triwinarsih Triwinarsih; Ratnah Ratnah; Soalihin Soalihin; Lalan Rojulan; Muhamad Ramadoan; Ade Irawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39627

Abstract

Abstrak Daerah pantai merupakan tempat yang mudah terpengaruh oleh polusi sampah, khususnya sampah plastik yang muncul dari kegiatan masyarakat dan pengunjung. Situasi ini juga terlihat di Pantai Kupu-Kupu, tempat di mana Komunitas Geo Explorer beraktivitas. Tingkat kesadaran yang rendah dari masyarakat mengenai pengelolaan sampah dengan pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menyebabkan hamparan sampah yang semakin banyak di wilayah pesisir. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan anggota Komunitas Geo Explorer melalui pendidikan lingkungan dan aksi bersih pantai berdasarkan pendekatan 3R. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahapan pelaksanaan meliputi pendidikan mengenai pengelolaan sampah, aksi bersih pantai, pemisahan sampah, dan refleksi terhadap lingkungan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah kegiatan untuk menilai tingkat pemahaman para peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah dengan pendekatan 3R. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepedulian peserta terhadap lingkungan setelah mengikuti program. Sebelum kegiatan, banyak peserta berada dalam kategori pemahaman rendah dan sedang, sementara setelah kegiatan sebagian besar peserta beralih ke kategori pemahaman tinggi. Kegiatan ini berupaya mendorong partisipasi aktif dari komunitas dalam menjaga kebersihan lingkungan pantai dan memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan ekosistem pantai. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh pendidikan lingkungan berbasis komunitas yang berkelanjutan danbisa diterapkan di daerah pesisir lainnya. Kata kunci: edukasi; aksi bersih; enveronmental concern. Abstract Coastal areas are places that are easily affected by waste pollution, especially plastic waste that arises from the activities of the community and visitors. This situation is also evident at Kupu-Kupu Beach, where the Geo Explorer Community is active. The low level of public awareness regarding waste management with the 3R approach (Reduce, Reuse, Recycle) has led to an increasing expanse of waste along the coastal areas. Therefore, this community service activity aims to increase the environmental awareness of the Geo Explorer Community members thru environmental education and beach clean-up actions based on the 3R approach. The implementation of the activity is carried out participatively thru the stages of preparation, execution, and evaluation. The implementation stages include education on waste management, beach clean-up actions, waste separation, and reflection on the environment. Evaluation was conducted using questionnaires before and after the activity to assess the participants' understanding of the importance of waste management with the 3R approach. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and concern for the environment after participating in the program. Before the activity, many participants were in the low and medium understanding categories, while after the activity, most participants shifted to the high understanding category. This activity aims to encourage active participation from the community in maintaining the cleanliness of the beach environment and strengthening collective awareness about the importance of protecting coastal ecosystems. This program is expected to serve as an example of sustainable community-based environmental education that can be applied in other coastal areas. Keywords: education; clean action; environmental concern.
Pelatihan Pemetaan dan Pengelolaan Potensi BUMDes dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kuripan Kabupaten Lombok Barat Ibrahim Ibrahim; Agus Herianto; Mahsup Mahsup; Mas’ad Mas’ad; Maemunah Maemunah; Palahuddin Palahuddin; Muhirdan Muhirdan; Muhammad Zulkifli; Swandi Swandi; Mintasrihardi Mintasrihardi; Iwan Tanjung Sutarna; Muhammad Ali
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 2, No 1: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v2i1.154

Abstract

Pengelolaan potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kuripan dalam mendukung program masih rendah. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengetahui dan mendalami potensi local BUMDes dan PCM Kuripan Kabupaten Lombok Barat. Metode digunakan adalah Metode digunakan adalah sosialisasi. Kegiatan  pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: 1) Persiapan tim pengabdian 2) pelaksanaan kegiatan, 3) evaluasi, berupa feed back terhadap kegiatan. Hasil dan pemabahasan adalah Pelatihan ini telah memberikan kontribusi cukup baik dalam meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dan PCM Kuripan. Dimna mampu memahami dalam mengelola potensi ekonomi desa melalui BUMDes dan PCM secara lebih efektif. Keberhasilan pelatihan ini tercermin dari peningkatan pemahaman peserta yang diperoleh. landasan bagi keberlanjutan program penguatan BUMDes dan PCM Kuripan dalam mendorong sinergi antara akademisi, pemerintah, masyarakat dan Mitra BEI dalam mendukung pembangunan ekonomi desa lebih mandiri dan berkelanjutan.