Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pelatihan Keterampilan Dasar Desain Grafis Pada Masyarakat Kampung Bremi Manokwari Utara Sofyan Sofyan; Siti Nur Asia; Mardewi Mardewi; Khaidil Khaidil; Nomensen Nomensen; Dorkas Dorkas
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.2282

Abstract

Desain grafis adalah bidang yang penuh dengan tantangan kreatif dan artistik. Desainer grafis memecahkan masalah komunikasi yang ditugaskan kepadanya dan melahirkan rancangan yang menggugah, menyentak, membujuk, mengganggu atau memaksa pemirsanya menangkap gagasan tertentu yang bisa membangkitkan emosi, pekerjaan pekerjaan dengan memanfaatkan desain grafis sangat besar peluangnya untuk dimanfaatkan oleh warga, Dalam dunia kerja sekarang jika sumber daya manusia tidak memiliki kemampuan atau skil tambahan maka akan sulit bersaing dalam memperoleh kerja. Melalui pengenalan ini para warga juga diharapkan dapat mengenal tools- tools yang ada pada aplikasi photoshop. Dengan pengenalan Photoshop ini diharapkan dapat memberikan wawasan serta pengetahuan baru kepada warga kampung bremi tentang pembuatan desain grafis sebagai salah satu peluang usaha.
OBSTACLES IN DETERMINING RESEARCH TITLE FACED BY THE STUDENTS OF ENGLISH STUDY PROGRAM AT UKI TORAJA Dorkas; Arrang, Judith Ratu Tandi; Siumarlata, Viktor
Teaching English as a Foreign Language Overseas Journal Vol. 12 No. 2 (2024): Teaching English as a Foreign Language Overseas Journal : In Press
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/t0c3a232

Abstract

Obstacles In Determining Research Title Faced by The Students of English Study Program at UKI Toraja. The objective of the research is to know the obstacles are experienced faced by the Students of English Study Program at UKI Toraja in determining research titles. The researcher used quantitative method to analyze the data. The participants of this study were students at UKI Toraja in the academic year 2023/2024. To collect data, the author used the Likert scale quantitative method. This research found that there are still many students who experience obstacles in determining research titles, are: facing obstacles related to interest, academic ability, literature limitations, personal motivation, uncertainty of topic relevance, time limitations, lack of knowledge, resource limitations, and lack of ideas or inspiration in determining the title of their research. Based on the result above, it can be concluded that in determining research titles, especially for English students, there are still many obstacles that they experience as mentioned above.
PENERAPAN MODEL PROJEK BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS METERI EKONOMI KREATIF DI KELAS IXA SMP NEGERI 1 SANGALLA SELATAN Dorkas, .; Kawatu, Freddy .S; Slat, Ferry; Manongko, Allen Ch. Manongko
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8697

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sangalla Selatan khususnya pada mata pelajaran IPS. Dimana permasalahan dalam pembelajaran IPS adalah banyaknya hafalan, materi terlalu banyak, siswa cenderung pasif, aktifitas rendah, hanya sebagai pendengar dan malu bertanya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan minat belajar siswa kelas IX dengan model Project Based Learning pada mata pelajaran IPS materi Ekonomi Kreatif. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas kolaborasi yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Sangalla Selatan yang berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan merupakan hasil angket minat belajar kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Projek Based Learning dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan minat belajar siswa mulai dari kondisi awal (prasiklus), siklus I dan siklus II telah mencapai target yang ditargetkan oleh peneliti. Hasil penelitian siklus I diperoleh siswa yang tuntas secara individu sebanyak 20 orang, sedangkan hasil penelitoan siklus II mengalami peningkatan dengan jumlah siswa yang tuntas secara individu sebanyak 25 orang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pembelajaran dengan menggunakan model Projek Based Learning dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas IXA SMP Negeri 1 Sangalla Selatan. Sehingga hasil belajar yang diharapkanpun dapat meningkat. Kata Kunci : Model Project Based Learning, Minat Belajar ABSTRACT This research was motivated by the low interest in learning of class IX students at SMP Negeri 1 Sangalla Selatan, especially in social studies subjects. Where the problems in social studies learning are a lot of memorization, too much material, students tend to be passive, have low activity, are only listeners and are embarrassed to ask questions. This research aims to increase class IX students' interest in learning with the Project Based Learning model in Social Sciences subjects, Creative Economy material. The type of research is collaborative classroom action research which consists of 2 cycles. The subjects of this research were 25 class IXA students at SMP Negeri 1 Sangalla Selatan. Data collection techniques are interviews, observation, questionnaires and documentation. The data collected was the result of a learning interest questionnaire and then analyzed using quantitative descriptive techniques. The results of this research show that the Project Based Learning model can increase students' interest in learning in social studies subjects, which can be proven by an increase in students' interest in learning starting from the initial conditions (pre-cycle), cycle I and cycle II which have achieved the target targeted by the researcher. The results of the first cycle of research showed that 20 students completed individually, while the results of the second cycle of research increased with the number of students completing individually amounting to 25 people. Based on the results of this research, learning using the Project Based Learning model can increase students' interest in learning in class IXA of SMP Negeri 1 Sangalla Selatan. So that the expected learning outcomes can increase. Keywords: Project Based Learning Model, Interest in Learning
Analisis Kebijakan Penyelenggaraan Angkutan Sekolah Di Kota Bandung Pahlupiningtyas, Selenia Ediyani; Pakpahan, Dorkas
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v28i2.693

Abstract

Komponen utama mobilitas penduduk perkotaan terdiri dari perjalanan dengan tujuan bekerja dan sekolah. perjalanan dengan tujuan bekerja di negara berkembang pada umumnya berkontribusi sebesar 40-50%, sedangkan perjalanan dengan tujuan sekolah sebesar 20-35%. Pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi yang mengalami peningkatan yang dominan dibandingkan angkutan umum menunjukkan bahwa penyediaan angkutan umum perkotaan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas penduduk masih jauh dari yang diharapkan baik dari sisi kapasitas maupun kualitas. Kegagalan pasar dalam penyediaan jasa angkutan umum yang dapat memenuhi kebutuhan mobilitas menyebabkan tingginya preferensi penggunaan kendaraan pribadi tidak terkecuali di kalangan pelajar (siswa SMU). Kecenderungan tersebut menimbulkan reaksi Pemerintah Kota Bandung untuk menerapkan kebijakan penyelenggaraan angkutan sekolah melalui Bus Sekolah gratis dan DAMRI gratis. Namun demikian respon dan antusias pelajar terutama siswa SMU masih dirasa kurang ditandai dengan sepinya penumpang bus sekolah. Selain itu, rute bus sekolah di Kota Bandung yang hanya terdiri dari 2 rute (Ledeng – Antapani dan Dago – Leuwipanjang) membuat distribusi layanan bus sekolah tidak merata. Hipotesa awal penelitian memperkirakan bahwa alternatif kebijakan DAMRI gratis merupakan program yang dapat menghasilkan dampak yang signifikan dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di kalangan siswa SMU berdasarkan tingkat efisiensi. Analisis menggunakan metode tabulasi silang menunjukkan preferensi responden (398 siswa SMU Negeri di Kota Bandung) lebih memilih kebijakan Bus Sekolah (79,9%) dibandingkan dengan DAMRI gratis. Preferensi tersebut memiliki keterkaitan dengan variabel karakteristik responden (jenis kelamin dan jarak rumah ke sekolah), serta variabel perilaku perjalanan yaitu pengetahuan terhadap adanya program Bus Sekolah. Kata-kunci : analisis kebijakan, angkutan sekolah, metode tabulasi silang
Kursus dan Pelatihan Bahasa Inggris pada Generasi Muda Dusun Upunyor Desa Weraru Kecamatan Moa Lakor Kabupaten Maluku Barat Daya Romkeny, Hermelina; Lerrick, Meilisa Everdina; Sulimaly, Petronela; Porsiana, Sin Algonda; Imbama, Dorkas; Bastian, Barbalina Marta; Ratuhalano, Rita Marlin; Permaha, Yakoba; Keilaikou, Julio; Cinde, Nensia; Harmoko, Harmoko
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022335

Abstract

Knowledge of English is one of the supports for the easy generation in facing the development of an increasingly advanced era. The purpose of implementing the English language course program is to provide knowledge of English to the younger generation in Upunyor Hamlet, Werwaru Village. The implementation of the English language course is carried out every week on Saturday afternoons for 2-3 hours of meetings. The trainees are the younger generation in Upunyor Hamlet. The results of the training showed that the implementation of the English language training carried out by KKN PSDKU UNPATTI students was running quite smoothly and there were no significant obstacles, this could be seen from the enthusiasm of the younger generations of Upunyor Hamlet in participating in the training from the beginning to the end of the meeting. From the results during the training, it was clear that the trainees understood and understood English quite well, which can be seen from the results of the practice of speaking English. Abstrak: Pengetahuan bahasa inggris menjadi salah satu penunjang para generasi mudah dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju. Tujuan pelaksanan program kurkus bahasa inggris yaitu untuk memberikan pengetahuan berbahasa inggris kepada generasi muda di Dusun Upunyor, Desa Werwaru. Pelaksanaan kursus bahasa inggris dilaksanakan setiap minggu di hari sabtu sore selama 2-3 jam pertemuan. Peserta pelatihan yaitu generasi mudah di Dusun Upunyor. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan bahasa inggris yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PSDKU UNPATTI terbilang berjalan cukup lancar dan tidak ada kendala berarti, hal tersebut dapat terlihat dari antusiasnya para generasi mudah Dusun Upunyor dalam mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir pertemuan. Dari hasil selama pelaksanaan pelatihan terlihat jelas bahwa para peserta pelatihan cukup memahami dan mengerti berbahasa bahasa inggris yang dapat dilihat dari hasil praktek berbahasa inggris. 
Efek Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Minat dan Hasil Belajar Keanekaragaman Hayati Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 2 Denpasar Tahun Pelajaran 2021/2022 I Made, subrata; I Gusti Ayu, Rai; Dorkas, Ngongo
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7861114

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek model pembelajaran Prolem Based Learning terhadap minat dan hasil belajar keanekaragaman hayati peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Denpasar tahun 2021/2022. Jenis penelitian ini tergolong eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Denpasar yang terdiri dari 8 kelas, dengan total keseluruhan 358 peserta didik. Sampel yang di ambil dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu satu kelas sebagai kelompok eksperimen sebanyak 46 peserta didik dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Sampel diambil secara random. Data yang diperoleh berupa skor minat belajar yang dikumpulkan menggunkan metode angket dan hasil belajar keanekaragaman hayati peserta didik yang dikumpulkan menggunakan metode tes. Analisis data menggunakan uji t-test dan uji MANOVA. Berdasarkan analisis data diperoleh : 1) Ada efek model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap minat belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2021/2022. 2) Ada efek model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar keanekaragaman hayati peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2021/2022. 3) Ada efek secara simultan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap minat dan hasil belajar keanekaragaman hayati peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2021/2022.
AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER PADA SISWA SEKOLAH DASAR Muga, Wilfridus; Kale, Inosensia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas V SD pada mata pelajaran tematik dengan menerapkan model pemebelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT), (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Kognitif siswa kelas V SD pada mata pelajaran tematik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kurt Lewin yang terdiri atas dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap. Penelitian ini dilaksanakan di SDI Rutosoro dengan subyek penelitian 18 orang siswa kelas V SDI Rutosoro. Data tentang aktivitas belajar tematik diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang hasil belajar kognitif diperoleh dengan menggunakan tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh aktivitas belajar tematik dengan rata- rata 10,78 pada kategori tidak aktif dan persentase 43,12%, sedangkan pada siklus II aktivitas belajar tematik rata-rata 20,45 pada kategori sangat aktif dengan persentase 81,8%. Hasil belajar tematik siklus I rata-rata 67,67 kategori rendah persentase 67,67% dengan ketuntasan klasikal 66,67%, sedangkan pada siklus II hasil belajar tematik rata- rata 86,83 pada kategori sangat baik, persentase 86,83% dengan ketuntasan klasikal 100%.
URGENSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG TANGGUH DI ERA DIGITAL Dorkas Yufice Ariyanti Kale; Fadil Mas'ud; Daud Yefkanius Nassa
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/54ce0473

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembentukan karakter bangsa. Tantangan globalisasi, kemudahan akses informasi, serta arus budaya yang serba cepat menuntut generasi muda untuk memiliki karakter bangsa yang kuat, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memegang peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, toleransi, dan tanggung jawab sosial sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa yang tangguh di era digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, ditemukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya berfungsi sebagai wahana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai media pembelajaran kritis yang membekali peserta didik dengan keterampilan literasi digital, berpikir kritis, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Urgensi tersebut mencakup upaya mitigasi pengaruh negatif digitalisasi, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan degradasi moral. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan perlu diintegrasikan dengan pendekatan kontekstual dan berbasis teknologi agar relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital. Implikasi dari kajian ini menunjukkan bahwa penguatan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi bangsa yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menghadapi dinamika global dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. 
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PPKN DI KELAS VII SMPK SANTA MARIA ASSUMPTA Yustina Anaet; Fredik Lambertus Kollo; Dorkas Yufice Ariyanti Kale
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.21175

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik yang berdampak pada proses pembelajaran yang kurang optimal, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII di SMPK Santa Maria Assumpta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan peserta didik memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar. Siswa menunjukkan keterlibatan aktif, antusiasme yang lebih tinggi, serta pemahaman materi yang lebih baik. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif sebagai pendekatan yang mampu mendorong partisipasi belajar yang lebih bermakna dalam konteks pembelajaran PPKn di tingkat SMP.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA PADA MATERI KEBINEKAAN INDONESIA KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH KUPANG Dorkas Yufice Ariyanti Kale; Fadil Mas'ud; Daud Yefkanius Nassa; Meryana Micselen Doko
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.21204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Canva pada materi Kebinekaan Indonesia untuk siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah Kupang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media, dengan skor rata-rata masing-masing sebesar 91,2% dan 88,5%. Uji coba terbatas menunjukkan respon positif dari siswa, di mana 85% menyatakan media menarik dan mudah dipahami, serta 90% menyatakan media membantu pemahaman konsep kebinekaan. Media pembelajaran berbasis Canva terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta mendukung pembelajaran nilai-nilai kebangsaan secara visual, interaktif, dan kontekstual. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif strategis dalam pembelajaran PPKn, khususnya pada materi yang berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan.