Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

SUSTAINABLE VILLAGE: TRANSFORMASI LAHAN TIDUR MELALUI BUDIDAYA CABAI RAMAH LINGKUNGAN Ipol, Dina Chintamy; Wulansari, Ekawati Rini
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2230

Abstract

Efi-Efi Village in South Tobelo District faces major challenges in the form of a large amount of unused, unproductive land and the community's dependence on a single agricultural commodity. This situation has resulted in low household incomes and a decline in the economic well-being of the village community. This community service activity aims to optimize local potential through the "From Idle Land to a Barn of Welfare" program, implementing environmentally friendly chili farming based on community asset empowerment (Asset-Based Community Development/ABCD). Methode implementation usingAsset-Based Community Development (ABCD)  in Efi-Efi village, South TobeloThe implementation period is July 2024 - September 2025. The results show an increase in farmers' capacity in applying organic farming techniques, using compost, and controlling pests with biological pesticides. This activity also encourages environmental awareness, strengthens farmer group institutions, and creates new jobs for rural communities. This program aligns with the achievements ofSustainable Development Goals (SDGs) Desa, specifically Goal 1 (No Poverty), Goal 2 (Zero Hunger), Goal 8 (Decent Work and Economic Growth), and Goal 15 (Ecosystems on Land). Overall, this activity demonstrates that the ABCD approach and environmentally friendly agricultural practices can increase economic independence while creating sustainable villages.ABSTRAKDesa Efi-Efi di Kecamatan Tobelo Selatan menghadapi permasalahan utama berupa banyaknya lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara produktif dan ketergantungan masyarakat pada komoditas pertanian tunggal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pendapatan rumah tangga serta menurunnya kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui program “Dari Lahan Tidur Menjadi Lumbung Kesejahteraan” dengan penerapan pertanian cabai ramah lingkungan berbasis pemberdayaan aset komunitas (Asset-Based Community Development/ABCD). Metode pelaksanaan menggunakan Asset-Based Community Development (ABCD) di desa Efi-Efi, Tobelo Selatan.Waktu pelaksanaan Juli 2024 - September 2025. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan teknik pertanian organik, penggunaan pupuk kompos, dan pengendalian hama dengan pestisida hayati. Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran lingkungan, memperkuat kelembagaan kelompok tani, dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa. Program ini sejalan dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan tujuan 15 (Ekosistem Daratan). Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan ABCD dan praktik pertanian ramah lingkungan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus mewujudkan desa berkelanjutan.
Upaya Preventif Masalah Malnutrisi melalui Evaluasi Status Gizi Lansia di UPTD Sosial Banten Trisnasari, Erni; Sulthany, Ade Ichwan; Darifah, Siti; Pratiwisitha, Maytia; Wulansari, Ekawati Rini; Hermawati, Luluk
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.690

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi status gizi lansia dan meningkatkan literasi gizi sebagai upaya preventif terhadap risiko malnutrisi. Kegiatan dilaksanakan di UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengukuran antropometri dan edukasi gizi interaktif. Tinggi badan lansia diestimasi menggunakan dua metode, yaitu panjang rentang lengan dan tinggi lutut, yang hasilnya digunakan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Dari 13 lansia yang diperiksa, 4 orang (30,8%) tergolong Underweight, 4 orang (30,8%) normal, dan 5 orang (38,4%) mengalami kelebihan berat badan, dengan klasifikasi IMT yang identik dari kedua metode estimasi tinggi badan. Sesi edukasi literasi gizi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Hasil ini menunjukkan bahwa metode estimasi tinggi badan tersebut valid digunakan dalam penilaian status gizi lansia, dan bahwa edukasi gizi berperan penting dalam mendorong kesadaran gizi lansia sebagai bagian dari strategi promotif dan preventif di lingkungan lembaga sosial.
PENERAPAN PENDIDIKAN LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN PUBERTAS MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SISWA SDIT BINA AULADI KOTA DEPOK Fitriani, Annisa; Wulansari, Ekawati Rini
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2441

Abstract

This study aims to improve elementary school students' knowledge, awareness, and positive attitudes towards reproductive health and puberty through the implementation of Classroom Action Research (CAR)-based health literacy education. The study was conducted on grade VI A students of SDIT Bina Auladi, Depok City, using the Kemmis and McTaggart spiral model, which includes planning, action, observation, and reflection stages in two cycles. Learning interventions were carried out through the delivery of contextual materials, the use of visual media in the form of anatomical images and educational videos, and group discussions tailored to student characteristics. Data were collected through pre-tests and post-tests, as well as observations of learning activities, then analyzed descriptively and comparatively between cycles. The results showed an increase in student learning completion, from 15 students in the pre-cycle to 19 students in the first cycle and increasing to 21 students in the second cycle. These findings indicate that health literacy education is effective in improving students' understanding and positive attitudes towards physical and emotional changes during puberty. This study contributes to strengthening the application of Piaget's theory, Bandura's theory, and the Nutbeam health literacy model in reproductive health learning in elementary schools.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif siswa sekolah dasar terhadap kesehatan reproduksi dan pubertas melalui penerapan pendidikan literasi kesehatan berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VI A SDIT Bina Auladi Kota Depok dengan menggunakan model spiral Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Intervensi pembelajaran dilakukan melalui penyampaian materi kontekstual, penggunaan media visual berupa gambar anatomi dan video edukatif, serta diskusi kelompok yang disesuaikan dengan karakteristik siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan post-test serta observasi aktivitas pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif antarsiklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa, dari 15 siswa pada prasiklus menjadi 19 siswa pada siklus I dan meningkat menjadi 21 siswa pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan literasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap positif siswa terhadap perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan penerapan teori Piaget, Bandura, dan model literasi kesehatan Nutbeam dalam pembelajaran kesehatan reproduksi di sekolah dasar.
PEMBELAJARAN BERBASIS EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK MENINGKATKAN LITERASI GIZI DAN POLA MAKAN SEHAT PADA ANAK SD: PENELITIAN TINDAKAN KELAS Syafiyah, Salma Nadia; Wulansari, Ekawati Rini
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2452

Abstract

The low level of health literacy among elementary school students in selecting healthy foods and snacks may hinder optimal growth and development. This study explicitly aims to improve students’ nutrition literacy, examine the effect of balanced nutrition education on healthy food selection skills, and describe the role of schools in fostering healthy eating behaviors among sixth-grade students at SDN 1 Tanjung Kesuma. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection. In Cycle I, learning activities relied on lectures and simple discussions, resulting in low student participation and only 50% classical mastery. Based on reflection, improvements were implemented in Cycle II through interactive balanced nutrition education and hands-on practice in designing healthy menus. The results of Cycle II demonstrated a significant improvement, with all students achieving individual and classical mastery (100%) and showing positive changes in understanding and healthy eating behavior. This study contributes to elementary education by providing empirical evidence that interactive and contextual nutrition education effectively enhances children’s health literacy and supports sustainable healthy lifestyles.ABSTRAKRendahnya literasi kesehatan anak sekolah dasar dalam memilih makanan dan jajanan sehat merupakan permasalahan yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan optimal. Penelitian ini bertujuan secara eksplisit untuk meningkatkan literasi gizi siswa, menganalisis pengaruh edukasi gizi seimbang terhadap kemampuan memilih makanan sehat, serta menggambarkan peran sekolah dalam menanamkan perilaku makan sehat pada siswa kelas 6 SDN 1 Tanjung Kesuma. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada Siklus I, pembelajaran dilakukan melalui ceramah dan diskusi sederhana, namun hasil menunjukkan partisipasi siswa masih rendah dan ketuntasan klasikal baru mencapai 50%. Berdasarkan refleksi, dilakukan perbaikan pada Siklus II melalui penerapan edukasi gizi seimbang berbasis media interaktif dan praktik langsung penyusunan menu sehat. Hasil Siklus II menunjukkan peningkatan signifikan, dengan seluruh siswa mencapai ketuntasan individu dan klasikal sebesar 100%, serta menunjukkan perubahan positif dalam pemahaman dan perilaku memilih makanan sehat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat praktik pembelajaran kontekstual di sekolah dasar sebagai strategi efektif pengembangan literasi kesehatan sejak dini.
Efektivitas Program Sekolah–Rumah Sehat terhadap Literasi Kesehatan Siswa Kelas V di SDIT Amanah Ummah Hani Wulan Ekiyanti; Ekawati Rini Wulansari
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan pada siswa sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam pembentukan perilaku hidup sehat sejak dini. Namun, praktik kesehatan siswa sering belum konsisten karena kurangnya keterhubungan antara pembiasaan di sekolah dan di rumah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Sekolah–Rumah Sehat dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa kelas V SDIT Amanah Ummah. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi kesehatan, observasi perilaku sehat, serta wawancara orang tua. Analisis data kuantitatif menggunakan perhitungan nilai rata-rata, persentase ketuntasan, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi kesehatan dari 55,38 pada tahap awal menjadi 83,42 pada akhir siklus, dengan nilai N-Gain sebesar 0,63 yang termasuk kategori peningkatan sedang. Peningkatan juga terlihat pada perilaku sehat siswa, seperti kebiasaan mencuci tangan dan membawa bekal sehat. Hasil ini menunjukkan bahwa kolaborasi sekolah dan keluarga melalui Program Sekolah–Rumah Sehat mampu meningkatkan literasi kesehatan siswa secara nyata.
Remaja dan Gaming: Perkembangan Gaya Hidup Sedentari dan Risiko Kesehatan Siti Darifah; Luluk Hermawati; Ekawati Rini Wulansari; Amanah Eva Fidusia Fidusia; Erika Agustianti
Journal of Health and Physical Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jhp.v1i3.1850

Abstract

Workshop Pengolahan Sampah Rumah Tangga Sebagai Upaya Edukasi Literasi Lingkungan Berkelanjutan Di Desa Citeluk, Pandeglang , Banten Ekawati Rini Wulansari; Luluk Hermawati; Hilizza Awalina Zulfa Zulfa; Nur Bebi Ulfah Irawati Ulfah Irawati
Elevasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/elevasi.v1i2.78

Abstract

Household waste management remains a significant challenge in many regions, including rural areas. The low level of environmental literacy among the community, particularly children, is one of the main factors contributing to the lack of awareness regarding the importance of sustainable waste management. This community service program aimed to improve environmental literacy among elementary school students in Citeluk Village, Pandeglang Regency, through an educational and participatory workshop. The program was carried out in two main sessions: an environmental literacy session delivered interactively, and a practical session involving the creation of flower pots from used plastic bottles. The results showed an increase in students’ understanding of types of waste and their environmental impact, as well as basic skills in recycling plastic waste into useful items. Additionally, the activity fostered ecological awareness and creativity in utilizing waste materials. This initiative had a positive impact and has the potential to be further developed as a school- and community-based environmental education model.
Implementasi Media Edukatif Multimodal untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Siswa Sekolah Dasar Lintang Aulia Sutardi; Ekawati Rini Wulansari
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 01 (2026): ISSUE APRIL INPRESS
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar melalui penggunaan media edukatif multimodal dalam pembelajaran. Rendahnya pemahaman siswa mengenai konsep makanan sehat dan pemilihan jajanan sehat menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Metode yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes literasi kesehatan berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Hasil uji validitas menunjukkan nilai r-hitung berkisar antara 0,42–0,78 yang lebih besar dari r-tabel 0,361, sehingga seluruh butir soal dinyatakan valid. Uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha menghasilkan nilai 0,85 yang menunjukkan kategori reliabilitas tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata, persentase ketuntasan belajar, serta N-Gain untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai literasi kesehatan siswa meningkat dari 59,65 pada pra-siklus menjadi 66,80 pada siklus I dan 73,25 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat hingga 80% pada siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu ≥75% siswa mencapai nilai ≥70. Hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,34 menunjukkan peningkatan pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media edukatif multimodal efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar.