Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENERAPAN PEWARNAAN GRAF DALAM PEMBUATAN JADWAL MENGAJI KITAB SALAF DI PONDOK PESANTREN ASSHOLACH KEJERON Mukhamad Azkiyak; Isnawati lujeng lestari
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 4 No. 1 (2023): Central Journal of Education (CEJou) July
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v4i1.218

Abstract

The research aims to solve the problems that occur in Islamic boarding school Assholach Kejeron related to the arrangement of the schedule for reading the book especially at the time of the holy month of Ramadan, because students who return to school cottage to study the books of the salaf, so there is a need for a schedule arrangement study books that are structured and in accordance with the situation and conditions in the cottage pesantren, so that there is no overlap/ clash between reciting the books of the salaf. Graph coloring is a part of graph theory that can be used To solve problems regarding scheduling, there are three types: The graph coloring used is vertex, edge, Region. The type of cloud used in this study is point coloring. As for the preparation of the schedule for reading the book in this study, namely: using graph coloring with Welch Powel Algorithm. After coloring is done, it will get the chromatic number which is the minimum number of colors used in point coloring. The data that is processed into a schedule in this research are: includes: the number of teachers/supervisors who teach, the number of books to be taught teaching and the place to be used. By linking the books which will be taught as the point and the supervising teacher as the side then a graph is formed which is then colored using the algorithm welch powel, for the point coloring find the coloring result to get the number The chromatic number is then represented as a schedule recite the book in one week, with Friday and Sunday off because the day visit students in Javanese (submission of students) .
Efforts to Improve Students' Problem Solving Abilities and Mathematical Disposition by Implementing the Problem Based Learning Model Assisted by PowerPoint-Based Interactive Learning Media Hikmah, Nurul; Isnawati Lujeng Lestari
Noumerico: Journal of Technology in Mathematics Education Vol. 3 No. 1 (2025): Noumerico, March 2025
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtme.v3i1.5484

Abstract

This research aims to determine the difference in improving problem-solving abilities and mathematical disposition of students who use the Problem Based Learning model assisted by PowerPoint-based interactive learning media and students who are given the application of conventional learning. The research method used is quantitative research in the form of a quasi-experiment. The data collection technique used in this research is using pretest and post test. Data analysis was carried out using parametric tests in the form of t-tests. The results of data analysis show that students’ problem-solving abilities who use Problem Based Learning experience compared to students who take part in conventional learning is 62,55% to 43,5%. Apart from that, the increase in students' mathematical disposition for students who used the Problem Based Learning model compared with students who took part in conventional learning is 73,90% to 68,93%. This means that it can be concluded that there is a difference in the increase in problem-solving abilities and mathematical disposition of students who use the Problem Based Learning model assisted by PowerPoint-based interactive learning media and students who are given the application of conventional learning
Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Project-Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa MI Ma’arif Bego Kharisma Lujeng Lestari; Andi Prastowo
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.8094

Abstract

Literasi merupakan seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, Literasi tidak bisa di lepaskan dari kemampuan berbahasa. Berbagai inovasi model pembelajaran dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar literasi anak. Model pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman penerapan sekaligus mempelajari suatu kegiatan pembelajaran adalah model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Adapun keterampilan Literasi pada siswa MI Maarif yaitu dalam mengerjakan suatu proyek anak dapat menerima penjelasan dari guru dan dapat mengunggkapkan atau menanyakan apa saja yang belum anak pahami. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas anak untuk memecahkan masalah dengan menerapkan keterampilan membuat, menciptakan, sampai dengan mengkomunikasikan hasil pembelajaran berdasarkan pengalaman yang nyata dan dilakukan oleh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran PJBL dalam peningkatan keterampilan literasi siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran PJBL untuk meningkatan keterampilan siswa sudah dilakukan dengan cukup baik.
Analisis Konsep Filsafat Idealisme dan Implementasi dalam Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IV Kharisma Lujeng Lestari; Maemonah Maemonah
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.14210

Abstract

Filsafat Idealisme adalah suatu aliran filsafat yang menekankan pentingnya keunggulan pikiran (mind), jiwa (spirit) atau roh (soul) dari pada hal-hal yang bersifat kebendaan atau material. Hakikat manusia adalah jiwa atau rohaninya, yakni apa yang disebut “mind”. Mind merupakan wujud yang mampu menyadari dunianya, bahkan sebagai pendorong dan penggerak semua tingkah laku manusia. Peran filsafat dalam dunia pendidikan adalah memberikan acuan bidang filsafat pendidikan guna mewujudkan cita-cita pendidikan yang diharapkan oleh suatu masyarakat atau bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep filsafat idealisme dan implikasi dalam kurikulum merdeka belahar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Kepustakaan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dalam hubungannya dengan pendidikan, pendidikan harus universal, seragam, dimulai sejak pendidikan yang paling rendah, dan merupakan suatu kewajiban. Pada tingkat pendidikan yang paling rendah, anak akan menerima jenis pendidikan yang sama. Pembawaan dan sifat manusia sama pada semua orang. Konsep filsafat Idealisme dan implementasi dalam kurikulum merdeka belajar yaitu tujuan pendidikan, kurikulum pendidikan, metode pendidikan, peran pendidik terhadap peserta didik dan hubungan filsafat idealisme dengan merdeka belajar.
Cultural Awareness Through the Integrated PBL Model of Malay Cultural Ethnochemistry on Chemical Kinetics Sukrisno, Sukrisno; Erna, Maria; Futra, Dedi; Paramastuti, Lujeng
Journal of Natural Science and Integration Vol 8, No 1 (2025): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v8i1.29886

Abstract

Culture, as a nation's invaluable asset, must continuously be introduced and preserved in alignment with the progress of time. Integrating cultural studies with scientific knowledge through education fosters the development of cultural awareness attitudes. A generation trained in cultural sensitivity will recognize the significance of heritage and innovate its presentation to suit contemporary developments. This study explores the use of a Problem-Based Learning (PBL) model integrated with the ethnochemistry of Malay culture—specifically utilizing traditional curd milk—in teaching chemical kinetics to enhance students' cultural awareness. The research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent pre-test–post-test control group design, conducted at SMAN 2 Siak Hulu, Kampar, Riau Province, involving Grade XI Science students. Cultural awareness attitudes were assessed using indicators adapted from Wunderle, including data and information gathering, cultural consideration, cultural knowledge, cultural understanding, and cultural competence. The results demonstrated that the experimental group achieved an average cultural awareness score of 81.85 (categorized as Very Good), whereas the control group attained an average of 60.84 (Fairly Good). The learning model contributed significantly to enhancing cultural awareness attitudes, with a contribution rate of 56.1%. These findings suggest that integrating ethnochemistry within PBL effectively cultivates both scientific and cultural competencies in students.Keywords: cultural awareness, ethnochemistry, malay culture, PBL
Penguatan Kesehatan Mental Berbasis Logoterapy (Pendampingan Pada Siswa MTs Tarbiyatut Tholabah) MUNIROH, ALIMUL; Shofiyah; Lujeng Luthfiyah
PARTISIPATORY Vol 3 No 2 (2024): PARTICIPATORY: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM IAI TABAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/paritcipatory.v3i2.2960

Abstract

Kesehatan mental merupakan suatu keadaan emosional dan psikologis yang baik, dimana individu dapat memanfaatkan kemampuan kognisi dan emosi, berfungsi dalam komunitasnya, dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Inti dari kesehatan mental sendiri adalah lebih pada keberadaan dan pemeliharaan mental yang sehat. Pemeliharaan mental yang sehat bagi siswa yang berhadapan hukum dengan menggunakan pendekatan logoterapi. Penelitian transformatif ini bertujuan untuk memberdayakan menguatkan diri siswa agar kesehatanmentalnya tetap terjaga dalam menghadapi persoalan hukum melalui logoterapi; meningkatkan kesadaran siswa tentang ketahanan diri dari keputusasaan; dan meningkatkan kemampuan siswa dalam dalam memanfaatkan potensi diri untuk bangkit dan keluar dari ketakutan. Pendekatan pendampingan berbasis riset ini adalah PAR (Paticipatory Action Research) yang merupakan kolaboratif antara peneliti dengan komunitas untuk melakukan research bersama, merumuskan masalah, merencanakan tindakan, melakukan aksi secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menjadi pribadi yang kuat dalam bersikap dalam menghadapi persoalan hukum; siswa mempunyai kesadaran diri untuk ketahanan dirinya dari keputusasaan; siswa dapat keluar dari tekanan dan ketakutan dalam dirinya.
Peningkatan Soft Skill komunitas pemuda melalui Pelatihan Videografi dan Fotografi untuk Pengembangan Kreativitas dan Ekonomi Lokal di Desa Semare Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan Machfudi Zulkif, Senjaya; Lujeng Lestari, Isnawati; Syawaludin, Makhfud; Aris Fajarudin, Ahmad
Humanist Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Humanist Journal (Mei 2024)
Publisher : Yayasan Pusat Kemanusiaan dan Transformasi Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/sn7afb65

Abstract

The videography and photography training in Semare Village aims to enhance the soft skills of the youth community by developing creativity and supporting the local economy. This program provides technical skills in photography and videography, as well as the development of essential soft skills such as communication, teamwork, and creativity. Through this training, the village youth can produce creative products with economic value, such as event documentation and promotional content, which can be marketed to boost the village's economy. This program is expected to open new job opportunities and develop the creative economy in the village, despite challenges related to resource limitations and accessibility for some participants.
Menumbuhkan Literasi Digital pada Kalangan Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Panggungrejo Lestari, Isnawati Lujeng; Fibriyani, Vita; Zulfarosda, Ratna
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 6, No 1 (2023): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v6i1.138

Abstract

Abstrak: Pada era perkembangan teknologi saat ini, kemampuan menggunakan teknologi dan peralatan digital tidak hanya berlaku dan menyasar kalangan pelajar dan kaum pegawai kantoran saja, tetapi juga penting bagi ibu rumah tangga. Pemanfaatan teknologi dan optimalisasi literasi secara digital seharusnya diterapkan sejak orang tersebut memiliki smartphone atau android. Penggunaan dan pemanfaatan smartphone di kalangan ibu rumah tangga masih sangat terbatas pada perihal entertainment, bersosialisasi dan berkomunikasi antar teman melalui dunia maya. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi digital dan penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis android. Kegiatan ini berupa berupa penyuluhan dan edukasi tentang pentingnya peningkatan pemanfaatan literasi digital. Sebanyak 40 ibu rumah tangga di istri karyawan salah satu perusahan milik negara di Kota Pasuruan terlibat dalam kegiatan kali ini. Kegiatan pertama dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan pentingnya meningkatkan kemampuan literasi. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi penggunaan Google Forms untuk menulis dan menuangkan ide atau pengalaman melalui link yang disediakan. Disamping itu, para ibu rumah tangga dikenalkan dengan sebuah aplikasi pembelajaran berbasis android, cara meninstall, mengeksplor dan berlatih menggunakan software tersebut bersama-sama. Hal ini dapat membantu anak-anak mereka dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Peserta mengikuti kegiatan secara antusias dan semangat. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengabdian ini berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan yang dicapai.
Analysis of Artificial Intelligence Assisted Proof Process Through Principle of Mathematical Induction in Real Analysis Course Lestari, Isnawati Lujeng; Sari, Mayang; Uripno, Gusti; Suprihatiningsih, Siti; Hariyanti, Firda; Bonyah, Ebenezer
Journal of Mathematical Pedagogy (JoMP) Vol. 6 No. 2: July 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jomp.v6n2.p94-102

Abstract

The low proficiency of Mathematics Education students in constructing mathematical proofs, especially using the principle of mathematical induction, highlights the need for enhanced learning approaches. One promising method is the integration of Artificial Intelligence (AI) into the proof process within Real Analysis courses. This study aims to describe how students carry out mathematical induction proofs with the assistance of AI. Ten voluntary students enrolled in Real Analysis participated in an initial test involving divisibility problem. From this group, two students were selected through maximum variation sampling based on their answer diversity and communication skills. One student employed a modulo-based approach, while the other used the divisibility-definition concept. Overall, the results demonstrate that AI significantly supports students in understanding problems, planning proofs, implementing strategies, and revising their reasoning. AI played a critical role in concept generation, solution evaluation, and embedded reflection across each stage of Polya’s problem-solving framework, combined with the three aspects of AI-assisted proof: construction, evaluation, and revision
KEMAMPUAN BERPIKIR GEOMETRI SISWA SMP PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR: pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka, profil singkat fitria, lailatul; Lestari, Isnawati Lujeng
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 2 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i02.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir geometri siswa pada materi transformasi geometri ditinjau dari motivasi belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya, angket motivasi belajar, tes berpikir geometri, dan pedoman wawancara yang telah di validasikah kepada para ahli. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa yang diambil dari kelas kelas IXB SMPN 1 Pohjentrek. Pengambilan subjek tersebut hasil angket motivasi belajar yang diambil tiap subjek berisi 2 siswa dengan motivasi belajar berdasarkan nilai tugas, keyakinan, siswa, dan efikasi diri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket, tes, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan motivasi belajar berdasarkan nilai tugas memiliki kemampuan berpikir geometri yang tinggi dengan persentase 83,25%, siswa dengan motivasi belajar berdasarkan keyakinan memiliki kemampuan berpikir geometri yang sedang dengan persentase 66,5% dan siswa dengan motivasi belajar berdasarkan keyakinan memiliki kemampuan berpikir geometri yang rendah dengan persentase 37,5%.