Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Karimah Tauhid

Karakteristik Kimia dan Sensori Bandrek Instan Pasta dengan Penambahan Sari Kurma Sukari (Phoenix dactylifera. L) dan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber offinale var. Rubrum) Chaerunnisa, Syakira; Amalia, Lia; Hutami, Roy
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12332

Abstract

Bandrek adalah minuman tradisional Sunda, Jawa Barat dan berbahan dasar berbagai rempah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan sari kurma dan ekstrak jahe terhadap karakteristik kimia, mutu sensori, hedonik atau tingkat kesukaan, dan nilai kalori produk terpilih. Metode yang digunakan yaitu RAL 1 faktor dengan perbandingan konsentrasi sari kurma dan ekstrak jahe dengan 3 taraf perlakuan (66,7%:33,3%), (77,8%:22,2%), dan (88,9%:11,1%). Data dianalisis dengan uji ANOVA dan uji Duncan. Hasil dari penelitian ini yaitu penambahan sari kurma dan ekstrak jahe berbeda memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar protein dan karbohidrat tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, dan kadar lemak. Berpengaruh nyata juga terhadap karakteristik mutu sensori (warna, aroma, rasa, kehalusan) dan hedonik (warna, aroma, rasa, tekstur, overall). Produk terpilih adalah perlakuan A3 dengan kadar air 48,45%, kadar abu 1,02%, kadar lemak 1,63%, kadar protein 4,04%, dan kadar karbohidrat 8,59%. Kalori pada produk terpilih adalah 65,19 Kkal per 100 gram.
Karakteristik Kimia dan Organoleptik Brownies Tepung Kulit Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca L.) Syafira, Fika Putri; Amalia, Lia; Rohmayanti, Titi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12660

Abstract

Perlu dilakukan upaya untuk mengurangi impor dan penggunaan tepung terigu di Indonesia menggunakan bahan baku lokal salah satunya tepung kulit pisang kepok kuning. penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang kepok kuning menjadi tepung sebagai substitusi tepung terigu dalam pembuatan brownies. Penelitian ini menggunakan Rangkaian Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor. Faktor pertama perbandingan tepung (tepung terigu:tepung kulit pisang kepok kuning) dengan tiga taraf perlakuan (60:40), (50:50), dan (40:60). Faktor kedua penambahan sukrosa dengan dua taraf perlakuan (100 g) dan (120 g). Analisis data menggunakan ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji sidik ragam (ANOVA) diketahui perbandingan tepung (tepung terigu:tepung kulit pisang kepok kuning), penambahan sukrosa serta interaksinya memberikan pengaruh terhadap karakteristik kimia (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat), mutu sensori (warna dan aroma) dan hedonik (warna) brownies. Perbandingan tepung terigu:tepung kulit pisang kepok kuning serta interaksi antara perbandingan tepung dengan penambahan sukrosa memberikan pengaruh terhadap mutu sensori (tekstur). Penambahan sukrosa serta interaksi antara perbandingan tepung dengan penambahan sukrosa memberikan pengaruh terhadap mutu sensori (rasa) brownies yang dihasilkan. Kadar air yang diperoleh berkisar antara 12,95-15,47%, kadar abu 2,17-2,87%, kadar lemak 23,85-32,78%, kadar protein 5,12-8,24%, kadar karbohidrat 48,9-55,91%, nilai energi 447,85-500,18 kkal/gram, mutu sensori warna 4,41-7,63 (coklat cerah hingga coklat pekat), aroma 5,68-6,96 (beraroma pisang), tekstur 5,78-7,07 (lembut), rasa 6,4-7,22 (manis), serta hedonik warna 5,97-7,57, aroma 6,4-6,89, tekstur 6,2-6,87, rasa 6,27-6,58, dan overall 6,32-6,78, masing-masing ke arah sangat suka.
Karakteristik Fisiko Kimia dan Organoleptik Bakso Daging Sapi, Bakso Daging Tikus, dan Bakso Daging Sapi Campur Daging Tikus dengan Penambahan Bahan Pengenyal dan Bumbu Amalia, Lia; Bilqisthy , Salmiah Rahayu; Mardiah, Mardiah; Jumiono, Aji
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12786

Abstract

Meatballs have been known as the favorite food product among Indonesian people. Several factors affect consumer preferences in selecting meatballs, i.e., color, taste,e and texture, and texture, to determine the physical and chemical properties of beef meatballs, rat meatballs, and rat meatballs mixed beef meatballs. This study used a Complete Randomized Design of 1 factor with three levels of treatment and two replications for each treatment. The treatment consists of A1, 100% beef; A2, 100% rat meat; and A3, beef, 50% rat meat 50%. The analyzed data used Analysis of Variance (ANOVA) and followed Duncan's advanced test at a 95% confidence interval on organoleptic tests. The quality results of sensory tests on all three treatments of differences in meat composition had a natural effect on color and had no discernible impact on the meatball seaplane. The chemical properties of rat meatballs mixed with beef meatballs have a moisture content of 69.47%, ash content of 3.64%, protein content of 11.87%, fat content of 1.29%, and carbohydrate content of 8.49%. Tests of the supply of rat meatballs mixed with beef meatballs with Texture Profile Analysis included a hardness value of 1216.9 gf, springiness of 1,000 gs, cohesiveness of 0.621, gumminess of 754.2 and chewiness of 754.2. Average value Lightness (L*) 59.13 Redness (a*) 4.36 and Yellowness (b*) 14.49.
Perbandingan Profil Protein Daging Ayam dan Daging Tikus Menggunakan SDS-PAGE (Sodium Dodecyl Sulfate-Polyacrylamide Gel Electrophoresis) Salsabila; Amalia, Lia; Nurlaela, Raden Siti
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i5.13114

Abstract

Pada umunya bahan baku dalam membuat bakso adalah daging sapi, namun bakso juga dapat dibuat dari hewan ternak lainnya seperti ayam pedaging (broiler). Karena harga daging ayam yang fluktuatif, beberapa produsen atau penjual mengganti dan mencampur daging ayam dengan daging tikus. Produksi makanan berbahan dasar daging memiliki kerentanan terhadap pemalsuan, khususnya pencampuran daging ayam dengan daging yang tidak halal seperti daging tikus. Penggantian dan pencampuran daging ayam dengan daging tikus dapat merubah status kehalalan produk pangan menjadi haram untuk dikonsumsi. Teknik deteksi sangat penting untuk mengetahui keamanan dan kehalalan pangan sehingga dapat diidentifikasi berdasarkan berat molekul dan profil protein pada daging ayam dan daging tikus. Terdapat beberapa metode yang dikembangkan untuk mengetahui adanya kontaminasi kandungan bahan baku halal, tidak halal atau pemalsuan pada daging salah satunya menggunakan metode SDS-PAGE (Sodium Dodecyl-Sulfate Polyacrylamide Gel Electrophoresis). SDS-PAGE merupakan metode kualitatif untuk mengetahui berat molekul suatu protein. Hasil dari penelitian diperoleh pada profil protein daging ayam dan daging tikus memiliki kesamaan yaitu miosin, β-galactosidase, lysozyme, dan aprotinin.
Pengaruh Penggorengan Berulang Terhdadap Bilangan Peroksida pada Minyak Goreng Amalia, Elsa; Amalia, Lia; Aminah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i5.13255

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jenis minyak goreng yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah minyak sawit (>70%). Penggunaan minyak goreng di kalangan rumah tangga menjadi hal yang biasa, akan tetapi penggunaannya cenderung kurang terkontrol. Penggunaan minyak goreng secara berulang dapat mempengaruhi kualitas dan nilai gizi bahan pangan yang digoreng. Salah satu parameter untuk mengetahui kualitas minyak goreng adalah nilai bilangan peroksida. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian pengaruh penggorengan berulang pada enam sampel minyak goreng terhadap bilangan peroksida. Enam sampel minyak goreng tersebut terdiri dari 3 jenis minyak curah dan 3 jenis minyak bermerk. Metode pengujian yang digunakan adalah dengan metode titrasi iodometri. Keenam jenis minyak goreng akan digunakan menggoreng bahan yaitu ikan lele sebanyak enam kali penggorengan kemudian setelah penggorengan ke-0, 2, 4, dan 6 akan diambil sampel untuk dilakukan pengujian bilangan peroksida. Data dianalisis secara statistic dengan menggunakan one way anova dan dilanjutkan dengan duncan’s multiple range test (DMRT) pada level 5%. Hasil penelitian dengan anova menunjukkan bahwa penggorengan berulang pada minyak A, B, C, D, E, dan F berpengaruh terhadap bilangan peroksida (p<0,05).
Karakteristik Kimia dan Sensori Hard Candy Sari Kurma (Phoenix Dactylifere. L) dengan Penambahan Ekstrak Lemon (Citrun Lemon) Fauziah, Siti; Novidahlia, Noli; Amalia, Lia
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i8.14984

Abstract

Hard candy merupakan permen non kristalin terhadap pemanasan suhu tinggi (140-150°C) dengan tekstur keras, mengkilap, dan transparan (glossy). Bertujuan dapat mempelajari dan mengetahui pengaruh perbandingan konsentrasi sari kurma dan ekstrak lemon terhadap karakteristik kimia, mutu sensori dan hedonik. Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 4 taraf perlakuan meliputi (90%:10%), (80%:20%), (70%:30%), (60%:40%) dengan dua kali ulangan. Hard Candy Sari Kurma dengan Penambahan Ekstrak Lemon yang terpilih sari kurma 60% dan ekstrak lemon 40% memiliki kandungan kimia kadar air 1,14%, kadar abu 0,990%, gula reduksi 5,25%, dan sakarosa 46,7%. Mutu sensori hard candy yang terpilih memiliki warna mengarah kuning kecoklatan, aroma kurma yang mengarah sedikit tercium aroma kurma, aroma lemon yang mengarah tidak tercium aroma lemon, rasa yang mengarah ke manis kurma, rasa yang mengarah ke asam dan bertekstur keras. Produk terpilih dari uji hedonik yang dihasilkan dari semua parameter dapat disukai oleh panelis.
Karakteristik Protein dan Organoleptik Boba Berbahan Tepung Tapioka,Tepung Kedelai, dan Tepung Ketan Putih Firdaus, Muhammad Revy; Amalia, Lia; Rifqi, Muhammad
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i9.15179

Abstract

Bubble pearls merupakan mutiara tapioca, bertekstur kenyal dengan diameter ±8 mm dari tapioka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan protein boba, sebagai ingredient alternatif pangan produk boba. Penambahan tepung kedelai, gula merah dalam boba diharapkan meningkat nilai produk boba. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu konsentrasi tepung kedelai dan ketan (15% : 35%, 20% : 30%, dan 25% : 25%) dan konsentrasi gula aren(20%, 25%, 30%). Analisa produk meliputi analisa kimia protein serta uji mutu sensori dan hedonik sebagai penentu produk terpilih. Analisa kimia kadar air, abu, lemak, protein dan karbohidrat pada produk terpilih. Analisis data penelitian digunakan adalah ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Boba tapioka, tepung kedelai, tepung ketan putih dan gula aren terpilih adalah boba diperlakuan dengan presentase perbandingan tepung kedelai : tepung ketan putih 25% : 25% dan penambahan gula aren 30%. Hasil uji mutu sensori menunjukan boba mempunyai warna coklat tua, rasa manis, aroma tidak tercium langu dan tekstur sangat kenyal. Hasil uji hedonik menunjukan bahwa panelis menyukai warna, rasa, dan tekstur. Produk boba terpilih mengandung kadar air 10.42%, abu 1,42%, lemak 5.88%, protein 6.31% dan karbohidrat 76.15%.
Perbandingan Serbuk Jahe Merah dan Serbuk Kayu Manis terhadap Karakteristik Sensori Minuman Serbuk Instan Suradi, Alivia Veditami; Amalia, Lia; Aminullah
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i9.15392

Abstract

Jahe merah adalah rempah yang banyak digunakan dalam pembuatan minuman serbuk instan, namun mempunyai kekurangan karena rasanya pedas khas jahe merah. Serbuk kayu manis dapat meningkatkan nilai sensori minuman serbuk instan jahe merah karena memiliki keunggulan yaitu memiliki rasa manis dengan sedikit aftertaste pahit. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perbandingan serbuk jahe merah dan serbuk kayu manis berdasarkan kadar air, uji mutu sensori, uji hedonik, dan aktivitas antioksidan produk terpilih. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan, yaitu perbandingan serbuk jahe merah dan serbuk kayu manis sebesar (80%:20%), (70%:30%), (60%:40%), dan (50%:50%), dengan dua kali ulangan. Analisis produk mencakup pengujian kadar air, uji mutu sensori dan hedonik, serta uji antioksidan pada produk terpilih. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan serbuk kayu manis yang semakin meningkat berpengaruh nyata terhadap penurunan kadar air, mutu sensori warna coklat yang semakin kuat, aroma jahe yang semakin lemah, aroma kayu manis yang semakin kuat, rasa pedas yang semakin lemah, rasa manis yang semakin kuat, mutu hedonik warna, aroma, rasa, overall yang semakin disukai, namun menghasilkan aftertaste yang cenderung kurang disukai. Produk terpilih yaitu perlakuan A4 dengan perbandingan serbuk jahe merah 50% dan serbuk kayu manis 50% memiliki aktivitas antioksidan IC50 84,083 ppm dengan kategori kuat.
Karakteristik Mutu Fisikokimia dan Mikrobiologi Air Minum dalam Kemasan (AMDK) Produksi PT. X Wardani, Widya Azzahra; Amalia, Lia; Kurniawan, Muhamad Fakih
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15500

Abstract

Dalam upaya terpenuhinya kebutuhan air minum sehari-hari masyarakat lebih banyak memilih air minum dalam kemasan (AMDK). AMDK yang tersedia di pasar harus memenuhi standar dan persyaratan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengecek kesesuaian produk AMDK dengan Standar Nasional Indonesia 3553:2015. Penelitian ini menggunakan sampel AMDK produksi PT. X yang beredar di Bogor. Analisis fisikokimia dilakukan dengan uji sensori (bau, warna, rasa), nilai pH, total dissolved solid (TDS) dan zat terlarut, sedangkan mikrobiologi diuji Total Plate Count, E. coli dan Coliform, Pseudomonas aeruginosa, dan Yeast (Khamir) & Mold (Kapang) menggunakan metode membrane filter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMDK botol 600 mL produksi PT. X yang beredar di Bogor memiliki bau, warna dan rasa yang sesuai, dengan rata-rata nilai pH 7,52, zat terlarut 85,63 ppm, dan kekeruhan 0,25 NTU, serta tidak terdeteksi terkait hasil uji TPC, Eschercia Coli – Coliform, Pesudomonas aeruginosa, serta kapang dan khamir. AMDK botol 600 mL produksi PT. Xyang beredar di Bogor telah sesuai dengan SNI 3553:2015 tentang air mineral berdasarkan parameter fisika, kimia dan mikrobiologi.
Proses Produksi “Gaga Otak-Otakku” Ready To Eat di PT. Jakarana Tama, Ciawi-Bogor Ismah, Nabilah Nurul; Hapsari, Distya Riski; Amalia, Lia; Kurniawan, Muhamad Fakih
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15602

Abstract

Proses produksi merupakan proses yang mencakup semua aktivitas yang menghasilkan barang atau jasa untuk menghasilkan suatu produk. Otak-otak ikan merupakan produk olahan perikanan berbahan dasar surimi melalui beberapa tahapan produksi. Makanan siap saji (ready to eat) adalah makanan yang dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak atau diolah terlebih dahulu sehingga memudahkan konsumen dalam penyajiannya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari proses produksi Gaga Otak-Otakku Ready To Eat di PT. Jakarana Tama dalam rangka upaya memahami dan mengembangkan disiplin ilmu Teknologi Pangan. Metode yang dilakukan dalam kajian ini adalah observasi langsung (pengamatan langsung kegiatan di lapangan), wawancara dengan karyawan produksi, pencatatan, analisis data, diskusi, dan telaah pustaka. Hasil menunjukkan bahwa pada saat penerimaan bahan baku, dilakukan pemeriksaan administrasi (pengecekan surat jalan dan nomor polisi) dan kesesuaian dengan CoA (Certificate Of Analysis), kondisi kemasan, kuantitas dan kualitas bahan baku, kode produksi, kondisi tanda kadaluarsa, segel dan kelengkapan surat oleh departemen QC RM (Quality Control Raw Material). Bahan baku utama yang digunakan adalah surimi, sementara bahan tambahan yang digunakan yaitu tepung tapioka, air es, ice flakes, STPP, garam, gula, premix, dried leek, minyak nabati, MSG, dan potassium sorbat. Pada proses produksi Gaga Otak-Otakku Ready To Eat melalui beberapa tahapan yaitu persiapan dan penimbangan bahan, penggilingan daging surimi (grinding), pencampuran bahan (mixing), pengisian adonan (filling) ke selongsong PVDC, pemasakan dan sterilisasi, pencucian (washing), pengeringan dan pendinginan (drying & cooling), penyortiran (sorting), pengemasan (packing) dan pengkartonan (cartoning).
Co-Authors Agus Budiyanto Ai Komariah -, Ai Komariah Aji Jumiono Akil, Syahril Al Ghifari Ramadhan, Rafly Amalia, Elsa AMINULLAH Aminullah Aminullah Anik Zumaeroh Azizah, Rifdah Bilqisthy , Salmiah Rahayu Budiasih, R Chaerunnisa, Syakira Dina Sudjana Dinda Army Trimelati Distya Riski Hapsari Dita Wulandari E. Y. Purwani Eliska, Arshyla Erna Puspasari Fanani, Muhammad Zainal Fellicia, Jovita Feranica Firdaus, Muhammad Revy Fitriana, Nadia Fitrilia, Tiana Guna Wibawa, Sultan Hanan, Acep Helmi Haris Herawati, Lia Hudaya Mulyana Hutami, Roy Indradewa, Rhian Indriani, Loli Intan Kusumaningrum Irmawati Irmawati Ismah, Nabilah Nurul Januarisca, Brida Januarisca, Brida Kurniawan, M. Fakih Kusumaningrum, Julia Lidiyani, Nurfitri Linda Mei Velina Luthfiya Azzahra, Haura Maesaroh, Mia Mardiah Mardiah Monita, Gita Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Suryana Mulya, Sahnur Nabila Oktri Sumantri Noli Novidahlia Nunuk Widhyastuti Nurhayati, Astri Nurhayati, Astri Nurlaela, Raden Siti Nursyawal Nacing Nurul, Eka Nurzaman, Lisye Papeo, Dizky Ramadani Putri Parlinah, Linlin Perkasa Nurlukman, Candra Pertiwi, Sri Rezeki Retna Putri Daliesta, Nenda Fuji Putri, Fenia Apriliani Putri, Syalwa Dania Rachmaini, Fitri Raden Haryo Bimo Setiarto Rahayu, Cherry Ramadhan, Muhamad Fauzi Rambe, Muhammad Ikbal Ria, Elly Roosma Riski Hapsari , Distya Rizki, Ahmad Miftahul Rohana Abdullah Roni Assafaat Hadi Rosy Hutami S., Hartini Saepul Adnan Salsabila Samsul, Asep Sari, Amelia Nurlaelasari Siti Aminah Siti Aminah Siti Fauziah Siti Nurhalimah Sofyan, Nurul azfy Sri Rejeki Pertiwi Sugandi, Ullyanna Rachmah Sukmawati, Deti Suradi, Alivia Veditami Syafira, Fika Putri Syifa, Nurhaeni Titi Rohmayanti Ulfah, Indriana Utami, Intan Velita, Velita Wardani, Widya Azzahra widodo, R. wahyono Wikaningtyas, Pratiwi Wilna Iznilillah Wilujeung, Sri Wiraningrum, Sekar Yasir Mokodompis Yusdianti Febriani