Claim Missing Document
Check
Articles

AN ANALYSIS OF AMBIGUITY IN ONLINE RECIPES ., Kadek Eddy Prasetyawan; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.216 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13390

Abstract

Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisa jenis kata yang ambigu secara leksikal, jenis kata yang ambigu secara rujukannya, dan jenis kalimat atau frase yang ambigu secara struktural yang terdapat di resep online http://www.bonappetit.com. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan ambigu yang dominan yang muncul pada resep online. Subjek dari penelitian ini adalah 20 resep yang terbit pada edisi bulan Januari 2017 sampai Mei 2017. Instrument penelitian ini terdiri dari peneliti dan buku catatan. Data di kumpulkan melalui studi kepustakaan. Data dianalisa menurut ambiguity theory oleh Kriedler (1998). Kemudian peneliti menampilkan hasil analisis dalam bentuk data diskripsi dan presentase. Hasil dari analisis mengungkapkan bahwa terdapat 34 kata dan frase yang ambigu yang terdiri atas 9 ambigu leksikal (26,47%), 2 ambigu rujukan (5,88%), dan 23 ambigu struktural (67,64%). Ambigu struktural muncul sebagai jenis ambigu yang paling dominan dalam resep online http://www.bonappetit.com.Kata Kunci : ambiguitas, ambigu leksikal, ambigu rujukan, ambigu struktural This was qualitative research design which aimed at analyzing the types of ambiguity namely lexical ambiguity, referential ambiguity and syntactic ambiguity that occurred on the online recipes at http://www.bonappetit.com. Besides, the current study also identified the most dominant ambiguity that was found on the online recipes at http://www.bonappetit.com. The subjects of the study were 20 online recipes within five months editions from January 2017 until May 2017. The instruments of the study were the researcher and note. The data were collected by applying the documentary method. The data analysis was conducted by using ambiguity theory proposed by Kriedler (1998). The data were presented by data description and percentage. The result of the study shows that there are 34 total occurrences of ambiguity. The lexical ambiguity occurs 9 times (26,47%). Then, the referential ambiguity occurs 2 times (5,88%). Moreover, the syntactic ambiguity occurs 23 times (67,64%). It obviously shows that syntactic ambiguity is the most dominant ambiguity on the online recipes at http://www.bonappetit.com.keyword : ambiguity, lexical ambiguity, referential ambiguity, syntactic ambiguity
POLITENESS STRATEGIES IN TEACHER-STUDENTS CLASSROOM INTERACTION AT THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMK PGRI 1 SINGARAJA ., Siti Umayah; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.057 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis-jenis strategi kesopanan yang digunakan oleh guru dan siswa di dalam interaksi kelas, bagaimana strategi tersebut diwujudkan dalam tindakan dalam interaksi kelas dan fungsi pedagogik dari strategi kesopanan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa yang dimana menggunakan strategi kesopanan sebanyak dua belas siswa dan satu guru dalam proses belajar dan mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang dikmpulkan mealui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan ialah: 1) bald on record sebagai dominan dalam strategi kesopnan karena memiliki hubungan yang dekat antara guru dan siswa. 2) Siswa menggunakan kesopanan positif karena mereka bertemu guru untuk pertama kalinya guru menunjukkan rasa hormat kepada guru. 3) Kesopanan negatif digunakan oleh siswa kelas sebelas yang memiliki jarak sosial atau saat mereka canggung. 4) Off record digunakan oleh siswa untuk berbicara dengan guru saat makna ucapan disampaikan secara implisit Ada empat fungsi pedagogik dalam strategi kesopanan yaitu memberikan jarak antar guru dan siswa, suasana di dalam kelas, mengurangi ketegangan siswa, dan membuat interaksi social antara guru dan siswa.Kata Kunci : strategi kesopanan, kelas interaksi, dan funsi pedagogik This study aimed to explain the types of politeness strategy used by the teacher-students in classroom interaction, how the politeness strategies realized in classroom interaction and the pedagogical function of politeness strategies. The subject of this study was as many as twelve students and one teacher who used in politeness strategies. This study was qualitative study. The data were collected through observation and interview. The findings of the study showed the followings: 1) Bald on record became dominant types of politeness strategies and it was close enough to their teacher to talk baldly in teaching and learning process. 2) The students used positive politeness because they met the teacher for the first time the teacher to show the respect to the teacher. 3) Negative politeness was used by the eleventh grade students that had some social distance or when they were awkward. 4) Off record strategy was used by the students to talk to the teacher when the meaning of the utterances was told implicitly. There were four pedagogical functions of politeness strategies, namely the social distance between teacher-students, maintaining the general atmosphere of teaching and learning process, reducing stress (tension reduction), and creating teacher-students social interaction.keyword : Politeness strategy, classroom interaction, and pedagogical function
Congratulation Acts among EFL Students at Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Singaraja ., I Dewa Gde Agung Ananta Kusuma; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc.; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.522 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15169

Abstract

Ucapan selamat sering diungkapkan dalam komunikasi sehari-hari. Selamat berekspresi untuk mempertahankan interaksi, bersosialisasi dengan orang-orang dan memperkuat hubungan sosial. Ucapan selamat sering diungkapkan oleh para siswa di sekolah tetapi para siswa tidak mengetahui dan memahami gaya kalimat yang tepat (bentuk) dan strategi tindakan ucapan selamat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan lokusi (makna literal verbal dari apa yang dikatakan) dan tindakan perlocutionary (tanggapan terhadap apa yang dikatakan). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 30 siswa SMP atau Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Singaraja. Data dikumpulkan oleh sebuah ajakan mengajar di mana peneliti meminta siswa untuk menanggapi simulasi bermain peran bermain. Data dianalisis secara deskriptif dengan cara mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tindakan lokusi, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para siswa lebih sering mengungkapkan bentuk-bentuk informal sebagai tindakan ucapan selamat dan bentuk-bentuk informal mereka sebagai tindakan pengesahan perlocutionary mereka. Juga, para siswa paling sering memilih menyebutkan kesempatan itu sebagai strategi ucapan selamat dan bertindak sebagai strategi dari tindakan-tindakan pemberian selamat kepatutan. Penelitian ini terbatas pada penggunaan permainan peran dalam lima situasi.Kata Kunci : Tindak tutur, bentuk tindakan ucapan selamat, strategi tindakan ucapan selamat Congratulation is frequently expressed in daily communication. Congratulation is expressed to maintain an interaction , to socialize with people and to strengthen the social relationship. Congratulation is often expressed by the students in school but the students do not know and understand the appropriate sentence styles (forms) and strategies of congratulation acts. This research was aimed at describing locutionary acts (the verbal literal meaning of what are said) and the perlocutionary acts (the responses to what are said). This research was a descriptive qualitative research. The subjects were 30 junior high school students or Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Singaraja. The data were collected by an elicitation teachique in which the researcher asked the students to response to simulated speech role play encounters. The data were analyzed descriptively by means of identifying and classifying locutionary acts, and drawing a conclusion. The results showed that the students more frequently expressed informal forms as their locutionary congratulation acts and informal forms as their perlocutionary congratulation acts. Also, the students most frequently chose mentioning the occasion as the strategy of locutionary congratulation acts and acknowledging as the strategy of perlocutionary congratulation acts. This research was limited to the use of a role play under five situations.keyword : speech acts, congratulation acts forms, congratulation acts strategies
An Analysis of Strategies Used in Translating the Metaphorical expressions in Harry Potter and Goblet of Fire movie ., Ni Made Pastiyari; ., Drs.Gede Batan,MA; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9694

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan ekspresi metafora yang terdapat dalam filem Harry Potter and the Goblet of Firei. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana data tersebut dijelaskan secara deskriptif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan kuesioner dan analisis dokumen. Dalam menganalisis strategi yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan ekspresi metaforis, peneliti menggunakan teori Larson (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat strategi yang diterapkan oleh penerjemah dalam menerjemahkan metafora. Mereka Metafora diterjemahkan kedalam metaphora, (10 data), metafora diterjemahkan kedalam Simile (1 data). Metafora diterjemahkan kedalam term yang sama dengan bahasa target (1 data) and metafora diterjemahkan kedalam non-kiasan(7 data). Kata Kunci : metafora, penerjemahan, strategi penerjemahan. The aim of this study is to find the strategies used by the translator in translating the metaphorical expressions in Harry Potter and Goblet of Fire movie. This study is qualitative study in which the data were analyzed descriptively. In collecting the data, the researcher used questionnaire and document analysis. In analyzing the strategies used by the translator in translating the metaphorical expression, the researcher used Larson’s theory (1984). The result shows that there are four strategies applied by the translator in translating the metaphorical expressions. They are The Metaphor is maintained (10 data), Translating the Metaphor as Simile (1 data) 3). Substitute the Metaphor with Similar Term in Target Language (1 data), Translating the Metaphor without Keeping the Metaphorical Imagery (7 data). keyword : metaphor, translation strategies, translation.
PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN MEDIA AJAR INOVATIF BERBASIS INTERNET BAGI GURU-GURU BAHASA INGGRIS Suprianti, GAP
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.734 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v7i1.11640

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan yang kurang pada guru-guru Bahasa Inggris tingkat SD dalam membuat media ajar inovatif, menyebabkan pembelajaran di kelas kurang optimal, sebagai contohnya di sekolah dasar Sukasada. Selama ini proses pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar Sukasada tersebut hanya menggunakan media ajar berupa buku dan penggunaan internet untuk membuat media ajar inovatif belum dimaksimalkan oleh guru. Berdasarkan uraian tersebut, maka perlu adanya kegiatan pelatihan dan pembinaan teknis terkait pembuatan media ajar inovatif berbasis internet. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yakni metode diskusi, pelatihan dan bimbingan teknis. Dua website pembuatan media ajar inovatif berbasis internet, yaitu cartoon story maker dan quizlet diperkenalkan dalam kegiatan ini. Di akhir kegiatan, para peserta mengutarakan pandangan tentang perlunya diadakan pelatihan serupa. Para peserta juga memerlukan pelatihan tentang pembuatan media ajar baik berbasis internet ataupun tanpa internet, sehingga lebih banyak lagi contoh-contoh media ajar yang bisa digunakan dalam pembelajaran.
DEVELOPING FLASHCARDS AND ITS MANUAL BOOK FOR TEACHING VOCABULARY IN GRADE SIX Suprianti, G.A.P; Mahayanti, N. W. S.; Kusuma, I. P. I.
International Journal of Language and Literature Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijll.v2i4.16351

Abstract

This research aimed at (1) developingflashcards and its manual book for teaching English in grade sixin Buleleng regency, and (2) finding out the quality of developed flashcards and its manual book. The subject of this research werethree English teachers and eighty students in grade six fromthree schools, that is,the students at SDN 4 Banyuasri, SDN 3 Jagaraga and SDN 9 Banjar. This research was R & D (research and development) which followed threesteps based on ADDIE model, namely Analyze, Design and Development. Since only three steps were undergone in this research, the developed media were still in the form of prototype. The data of this research were obtained by syllabus analysis, using observation sheet, students’ questionnaire, teachers’ questionnaire, teachers’ interview guide, and expert judgement rubric. The result of the present research are flashcards and its manual book. The flashcards and its manual book were developed based on four topics mentioned in the syllabus, namely fruits, vegetables, foods and beverages. Each topic developed consisted of 10 flashcards. Moreover, for the manual book developed, there were five activities provided. For the quality of the media, it was found that flashcards and its manual book developed were categorized as excellent media. Thus, it is proper to be used as media for teaching English vocabulary in grade six. Keywords: flashcards, manual book, teaching English for young learners
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MEMBACA CERITA BAHASA INGGRIS BAGI GURU SD DI KECAMATAN SERIRIT Suprianti, GAP; Utami, Ida Ayu Made Istri; Mahayanti, Ni Wayan Surya; Suwastini, Ni Komang Arie
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.15453

Abstract

Terbatasnya media pembelajaran khusus untuk pelajaran bahasa Inggris serta kurangnya kemampuan guru dalam memaksimalkan penggunaan media menyisakan masalah di sekolah-sekolah dasar di Kecamatan Seririt. Selama ini proses pembelajaran di sekolah dasar di Seririt hanya menggunakan flash cards yang terbatas dan penggunaan media lain dalam proses pembelajaran belum dimaksimalkan oleh guru. Berdasarkan uraian tersebut, dipandang perlu untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan terkait penggunaan media, seperti misalnya penggunaan buku cerita dalam pengajaran. Pengajaran bahasa Inggris dengan media buku cerita, baik bagi kemampuan bahasa Inggris maupun pendidikan karakter siswa bersangkutan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yakni, metode pelatihan, diskusi dan pendampingan. Dalam pelaksanaan kegiatan, dilakukan pula observasi guna mengamati ketekunan, keseriusan, kejujuran, serta tanggung jawab peserta pelatihan. Penilaian dilakukan dengan melihat aspek-aspek sikap peserta yang mencirikan perilaku dan kemampuan peserta. Pada akhir pelatihan, diperoleh hasil bahwa kemampuan membacakan cerita bahasa inggris guru-guru pada saat pelatihan oleh kelompok peserta masuk dalam kriteria Baik. Untuk itu, pendampingan lebih lanjut guna meningkatkan kemampuan guru masih diperlukan.
THE EFFECT OF WORD WALL STRATEGY TOWARD THE VOCABULARY MASTERY OF FIFTH GRADE STUDENTS ., Ni Made Susi Herlina Wati; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.16771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran word wall terhadap penguasaan kosa kata pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SDN 5 Yehembang Kauh tahun akademik 2017/2018. Sample penelitian ini adalah semua anggota siswa kelas lima yang berjumlah 23 orang siswa, dimana penentuan sampel menggunakan teknik intact group sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif yang terdiri dari 25 soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil pengujian uji-t dengan menggunakan taraf signifikan 5% menunjukkan signifikansi 0,001 (sign. < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Word Wall dapat memberikan pengaruh positif terhadap meningkatkan penguasaan kosa kata siswa sehingga Word Wall dapat direkomendasikan sebagai alternatif dalam mengajar kosa kata. Kata Kunci : Kosa Kata, Penguasaan Kosa Kata, Word Wall The study aimed at investigating students’ vocabulary mastery after the use of Word Wall Strategy in Elementary school. This was a pre-experimental study with one group pretest- posttest design using quantitative approach. The population on this study was all of students of SDN 5 Yehembang Kauh in academic year 2017/2018. The sample of this study was all of the members of fifth grade students which consisted of 23 students. The data was collected by using pretest and posttest which consisted of 25 questions. The type of question was multiple choice. The data were analyzed by using T-test. The result of the T-test with the significant 5% is 0,01 (sign. < 0,05). It can be concluded that Word Wall gives positive effect in improving students’ vocabulary mastery so that Word Wall can be recommended as an alternative on teaching vocabulary mastery. keyword : Vocabulary,Vocabulary mastery, word wall
TEACHERS' PERCEPTION AND STUDENTS' RESPONSE TOWARD THE USE OF THE TYPE OF TEACHING MEDIA USED AT SD LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., Made Ayu Rizky Dewanti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.836 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.17026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) jenis media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha, (2) respon siswa terhadap penggunaan media di SD Laboratorium Undiksha, dan (3) persepsi guru Bahasa Inggris terhadap penggunaan media dalam mengajar bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha. jenis media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris, hasil daftar periksa menemukan bahwa media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha sebagian besar adalah kartu flash, lagu / audio, animasi dan video / film. Dari daftar periksa mengenai respon siswa terhadap media yang digunakan, para siswa memiliki respon positif terhadap media yang digunakan. Mereka percaya bahwa materi pembelajaran lebih mudah dipahami ketika media digunakan di ruang kelas. Dalam menjawab persepsi guru terhadap penggunaan media di kelas, hasil kuesioner menemukan bahwa guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa. Mereka kebanyakan percaya bahwa penggunaan media dapat membantu guru untuk melakukan pembelajaran yang lebih baik dan menyediakan sumber pembelajaran yang luasKata Kunci : media, persepsi, respone This study aimed at finding (1) types of media that are used by the English teacher at SD Laboratorium Undiksha, (2) the students’ responses towards the use of media in SD Laboratorium Undiksha, and (3) English teachers’ perception toward the use of media in teaching English in SD Laboratorium Undiksha. types of media used by English teachers, the result of checklist found that media used by English teacher in SD Laboratorium Undiksha are mostly flashcard, song/audio, animation and video/film. From the checklist regarding students’ response toward the media used, the students have positive response towards the media used. They belief that the learning materials are easier to be understood when media is used in classroom. In answering teachers’ perception toward the use of media in classroom, the result of questionnaire found that English teachers in SD Laboratorium Undiksha had a positive perception towards the use of media in teaching English for the students. They mostly believe that the use of media is able to help teacher to conduct a better learning and provide a broad learning sourcekeyword : media, perception, response
The Effect of Colored Comic Strips Technique on Writing Competency of the Eleventh Grade Students at SMA Negeri 2 Singaraja ., I Putu Duara; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd., M.Pd.; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.16795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak penggunaan teknik komik strip berwarna dalam penulisan paragraf naratif pada siswa kelas sebelas di SMA Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental yang menggunakan desain Post-test kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah 309 siswa kelas sebelas yang terbagi dalam 10 kelas. Dengan menggunakan teknik pengambilan acak, dipilihlah dua kelas yang berisi 24 siswa sebagai sampel dari penelitian ini. Kemudian, sampel dibagi secara acak sebagai kelompok eksperimental (yang diajar menggunakan teknik komik strip berwarna) dan kelompok kontrol ( yang diajar menggunakan menggunakan metode konventional). Data dalam penelitian ini diperoleh lewat Post-test pada kompetensi menulis. Lalu data tersebut dianalisa secara deskriptif dan inferensial menggunakan t-test yang dibantu oleh aplikasi SPSS 16.0. Hasil statistik deskriptif menunjukan bahwa nilai rerata dari kelompok eksperimental adalah 81,54 yang mana menunjukan nilai yang lebih besar dari nilai rerata milik kelompok kontrol yang hanya 76,91. Hasil dari t-test juga menunjukan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,000. Dan karena nilai signifikansi (2-tailed) dibawah 0,05, maka hipotesis nihilnya (H0) ditolak dan hipotesis alternatifnya (Ha) diterima. Ini berarti bawha terdapat dampak signifikan yang diberikan oleh tekni komik strip berwarna dalam penulisan paragraf naratif pada murid kelas sebelas di SMA Negeri 2 Singaraja. Oleh karena itu, siswa yang diajar menggunakan teknik komik strip berwarna memiliki pencapainan menulis yang lebih baik ketimbang siswa yang diajar menggunakan metode konventional. Kata Kunci : Teknik komik strip berwarna, menulis, SMAN 2 Singaraja This study aimed at investigating the effect of colored comic strips technique in writing narrative paragraph on the eleventh grade students at SMA Negeri 2 Singaraja. This study was an experimental research which used Post-Test only Control Group Design. The population of this study were 309 of the eleventh grade who were divided into 10 classes. By using cluster random sampling technique, there were two classes each consisting of 24 students which were determined as the samples of the study. The samples then were randomly selected as the experimental group ( taught by using colored comic strips technique) and as the control group ( taught by using conventional method). The data were collected by using writing competency post-test. The obtained data were analyzed descriptively and inferentially by using t-test assisted with SPSS 16.0. the result of the descriptive statistics showed that the mean score of the experimental group was 81.54. This was higher than the mean score of the control group which was 76.91. The result of the t-test also showed that the value og Sig. (2-tailed) was 0.000. Since the value of Sig. (2-tailed) was below 0.05, the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. It means that there was a significant effect of colored comic strips technique on the eleventh grade students’ writing narrative paragraph at SMA Negeri 2 Singaraja. Hence the students taught by using colored comic strips technique achieved better writing achievement rahter than students taught by using conventional method.keyword : Colored Comic Strips Technique, writing competency
Co-Authors ., Abdul Wahab ., Dr. Sudirman, M.L.S ., Dr. Sudirman, M.L.S ., I Dewa Gde Agung Ananta Kusuma ., I Dewa Gde Agung Ananta Kusuma ., I G A. Bella Mastika Dewi Mandala ., I G A. Bella Mastika Dewi Mandala ., I Gede Made Juni Wirdana ., I Komang Bramawan ., I Komang Bramawan ., I Putu Duara ., I Putu Duara ., I Wayan Rengkuh Febri Subrata ., I Wayan Rengkuh Febri Subrata ., Kadek Eddy Prasetyawan ., Kadek Eddy Prasetyawan ., Kadek Herma Ardianto Giri ., Kadek Herma Ardianto Giri ., Kadek Wiwik Wirayanthi ., Kadek Wiwik Wirayanthi ., KETUT ARYATI UTAMI ., KETUT ARYATI UTAMI ., Made Ayu Rizky Dewanti ., Made Ayu Rizky Dewanti ., Ni Ketut Ayu Diah Oktariani ., Ni Ketut Ayu Diah Oktariani ., Ni Komang Dina Kristina Dewi ., Ni Komang Dina Kristina Dewi ., Ni Luh Ersiana Wati ., Ni Luh Ersiana Wati ., Ni Luh Wayan Verayanti ., Ni Luh Wayan Verayanti ., Ni Made Indah Sari ., Ni Made Kartika Dewi ., Ni Made Kartika Dewi ., Ni Made Pastiyari ., Ni Made Pastiyari ., Ni Made Susi Herlina Wati ., Ni Made Susi Herlina Wati ., Ni Putu Ayu Sriratna Dewipayani ., Ni Putu Ayu Sriratna Dewipayani ., Ni Wayan Widiasih ., Ni Wayan Widiasih ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha ., Siti Umayah ., Siti Umayah A A I N Marhaeni Anak Agung Gede Yudha Paramartha Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Arsini, Ni Wayan Widya D.P. Ramendra D.P. Ramendra, D.P. Desak Putu Parmiti Dewa Komang Tantra Dewa Putu Ramendra Dewi, N A K Dewi, Ni Putu Anjar Astriani Dhirapriyani, Kadek Drs.Gede Batan,MA . ENDANG NURHAYATI Ersianawati, NL Gunottama, I.M.A. I Gede Budasi I Komang Yogi Pratama Wedananta I Made Tegeh I Nyoman Adi Jaya Putra I Nyoman Laba Jayanta I Putu Indra Kusuma I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Suarnajaya I.A.M.I. Utami I.G.A. Lokita Purnamika Utami I.K.R. Arthana I.P.I. Kusuma IDA AYU MADE ISTRI UTAMI . Jaya Putra, I Gede Ardika K.D. Septiyaningsih Kadek Sonia Piscayanti Kadek Suardika Kadek Yunita Adriyanti Konradus Silvester Jenahut Kusuma, I. P. I. Kusuma, I. P. I. Kusuma, I.P.I. Lamri Luh Dewi Asih Luh Diah Surya Adnyani Luh Gd Rahayu Budiarta Luh Gede Eka Wahyuni M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.Pd. S.Pd. Luh Indrayani . Made Aryawan Adijaya Made Hery Santosa Made Tantri Pratiwi Mahayanti, N. W. S. Mahayanti, N. W. S. Mahayanti, N.W.S. Margana Margana N A K Dewi N. W. S., Mahayanti N.G.P. Putra N.L.P.S. Paramitha N.W.S. Mahayanti Ni Ketut Alit Juniari Ni Komang Arie Suwastini Ni Luh Putu Eka Sulistia Dewi Ni Luh Putu Wahyumunika Ni Made Ratminingsih Ni Nyoman Ganing Ni Wayan Lestari . Ni Wayan Surya Mahayanti Nyoman Trijaya Suparyanta P.A.A.G, Suarjaya Padmadewi, NN Piscayanti, K. S. Pitaloka, Ni Putu Riza Clarita Pramilaga, Ni Made Pratama, I Putu Mega Pratama, I Putu Mega Premana, M.Y.H. Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Putra, IGYA Putra, Made Agus Mandala Putra, N.G.P. Putri Nida Dewi, Ni Komang Putu Adi Sumertha Putu Eka Dambayana Suputra Rismayanti, Luh Ayu Safa, Bilqis Salsabila S. Sanjaya, I Agus Rudi Santosa, MH Sepang, Kevin Marion Septiyaningsih, K.D. Setiawan, Wayan Agris Jodi Suardika, Kadek Suarimbawa, Kadek Agus Suartini, N.K.T. Suganda, Prana Isvari Sumertha, Putu Adi Trisnawati, Komang Ayu Utami, I GA Lokita Purnamika Utami, I.A.M.I. Utami, I.G.A.L.P. Wahyumunika, Ni Luh Putu Wedhanti, N.K