Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap Kemampuan Spasial Matematis Siswa Kelas IX Nugraha, I Gusti Ngurah Gede Bayu Prajna; Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi; Suharta, I Gusti Putu
Educatoria : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/educatoria.v6i2.1267

Abstract

Students' mathematical spatial abilities are still relatively low, especially in geometry. This study aims to analyze the effect of an immersive learning approach on students' mathematical spatial abilities. The study used a quasi-experimental design with a posttest-only control group design. The study population was all ninth-grade students of SMP Negeri 1 Mendoyo, with a sample selected using cluster random sampling technique, consisting of an experimental class and a control class. Data were collected through a mathematical spatial ability test and analyzed using descriptive statistics and an independent sample t-test. The results showed that the average mathematical spatial ability of students in the experimental class (88.59) was higher than that of the control class (61.41). Prerequisite tests showed that the data were normally distributed and homogeneous. The t-test results showed a significance value <0.05, indicating a significant difference between the two groups. Thus, the immersive learning approach proved effective in improving students' mathematical spatial abilities and had a significant effect, making it suitable for application as an alternative in mathematics learning in geometry.
ANALISIS INSTRUMEN PENILAIAN COMPUTATIONAL THINKING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: TREN, KONSTRUK, DAN KUALITAS PSIKOMETRIK Luh Novi Kristiana; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gb33wz92

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren pengembangan instrumen penilaian computational thinking dalam pembelajaran matematika, meliputi konstruk yang diukur, bentuk instrumen, jenjang pendidikan, serta kualitas psikometriknya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap artikel-artikel relevan yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator computational thinking, karakteristik instrumen, serta aspek validitas dan reliabilitas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen mengukur empat elemen utama, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritmik. Beberapa penelitian juga menambahkan indikator generalisasi, evaluasi, dan representasi data. Instrumen dikembangkan pada berbagai jenjang pendidikan dan umumnya menunjukkan validitas serta reliabilitas yang baik, meskipun masih didominasi oleh bentuk tes tertulis dan memperlihatkan variasi konstruk serta pendekatan psikometrik. Simpulan: Temuan ini memberikan kontribusi teoretis berupa pemetaan arah pengembangan instrumen computational thinking dalam pembelajaran matematika, sekaligus implikasi praktis bagi peneliti dan pendidik dalam merancang instrumen yang lebih komprehensif, kontekstual, dan berbasis teknologi.
Pengembangan E-Modul Dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Dalam Meningkatkan Literasi Matematika Siswa Pada Materi Persamaan Garis Lurus Ni Putu Dinda Asoka Wati; I Gusti Putu Sudiarta; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5905

Abstract

Kemampuan siswa tingkat SMP dalam memahami dan menggunakan konsep literasi matematika masih berada pada level yang belum optimal, terutama ketika berhadapan dengan topik persamaan garis lurus. Selain itu, materi pembelajaran yang tersedia saat ini belum dirancang secara maksimal untuk mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Atas dasar permasalahan tersebut, studi ini diarahkan pada perancangan sebuah e-modul yang mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai upaya untuk memperkuat kompetensi literasi matematika peserta didik. Studi ini dikategorikan sebagai penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengadopsi kerangka kerja ADDIE, sementara pada fase penerapannya digunakan rancangan eksperimen one-group pretest–posttest. Penelitian ini melibatkan 35 peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 7 Denpasar sebagai subjek kajian. E-modul yang dirancang dalam penelitian ini dikembangkan dengan ciri mendukung pembelajaran mandiri, bersifat komprehensif, tidak bergantung pada sumber lain, fleksibel terhadap kebutuhan pengguna, serta mudah dioperasikan. Penyajiannya dikemas secara interaktif dan kontekstual, disusun secara runtut melalui tahapan memahami konsep, menerapkan, hingga melakukan refleksi. Validasi produk dilakukan oleh pakar konten dan desain menggunakan instrumen LORI, menghasilkan skor rata-rata 4,35 pada komponen materi dan 4,31 pada komponen media, yang mengindikasikan tingkat kelayakan sangat tinggi. Pengujian efektivitas memperlihatkan adanya perbedaan bermakna pada kemampuan literasi matematika siswa antara kondisi awal dan setelah pemanfaatan e-modul, ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05). Selain itu, perolehan skor N-Gain sebesar 0,62 mengindikasikan peningkatan pada tingkat sedang. Dengan demikian, e-modul dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa pada materi persamaan garis lurus.
Mathematical critical thinking in ethno-controversial problems: A logical-mathematical intelligence perspective I Gusti Ngurah Pujawan; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Made Suarsana
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6140

Abstract

Mathematical critical thinking ability is a crucial skill that should be developed in mathematics education, particularly in addressing complex and contextual problems. This study aims to describe the mathematical critical thinking skills of Grade 10 senior high school students in solving ethno-controversial mathematical problems viewed from the level of logical–mathematical intelligence. This study employed a descriptive qualitative approach, with 6 grade 10 students from SMA Negeri 2 Singaraja as subjects, selected based on high, medium, and low levels of logical–mathematical intelligence. Data were collected through a written test based on ethno-controversial problems, a logical–mathematical intelligence questionnaire, semi-structured interviews, and documentation of students' work. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, referring to the indicators of mathematical critical thinking, namely interpretation, analysis, evaluation, and inference. The results of the study indicate that students with high logical–mathematical intelligence consistently meet most indicators of mathematical critical thinking, although they still show shortcomings in systematically presenting conclusions. Students with moderate logical–mathematical intelligence demonstrate fairly good mathematical critical thinking abilities in the indicators of interpretation and analysis; however, they still experience difficulties in the indicators of evaluation and inference. Meanwhile, students with low logical–mathematical intelligence show limitations in almost all indicators of mathematical critical thinking. These findings suggest the need for differentiated instructional strategies tailored to students' levels of logical–mathematical intelligence.
Co-Authors ., Putri Oktalinda Muttaqina ., Putu Sri Satri Dewi Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Ayu Wikasari Budayana, I Made Desak Putu Padmi Mahartini Dewi, Putu Kartika Djoko Waluyo, Djoko Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Gede Suweken Gst. Ayu Mahayukti Gusti Ayu Kusumaningrum ., Gusti Ayu Kusumaningrum Gusti Ayu Mahayukti I Dewa Gede Agung Pratama Putra ., I Dewa Gede Agung Pratama Putra I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Putu Suharta I Komang Sesara Ariyana ., I Komang Sesara Ariyana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Puja Astawa Indra Diah Intan Puspa Dewi, L. Jana, Padrul kertiani, wayan Kristhina, Ni Nyoman Trisya Inne Kusuma dewi, Luh Gede Ananda Kusuma, Sandi Tian Ari Lestari, N L P Kartika Wira Luh Novi Kristiana Made Sudarsana Mahartini, Desak Putu Padmi Melani, Ade Emelan T Mertasari, N.M.S Ni Komang Welly Pusparini Karn ., Ni Komang Welly Pusparini Karn Ni Luh Rusmeyantari . Ni Made Aristya Dewi ., Ni Made Aristya Dewi Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suastini, Ni Made Ni Nyoman Parwati Ni Putu Dinda Asoka Wati Nugraha, I Gusti Ngurah Gede Bayu Prajna Nyoman Tiya Martini ., Nyoman Tiya Martini Pande Putu Ernawati Patikasari, Kadek Melani Pramayudi, A.A.A.S Prasanti, Made Cita Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putri, Luh Hanny Arsana Putu Kartika Dewi Qurrotul Aini Raphita Yanisari Silalahi Sang Ayu Made Monik Kencanawati Sariyasa . Septiana, K. Riko Agus Suarditha, I Made Wira Putra Sudarsana, Made Swarmantara, I Putu Adhitya Tresna Dwipayana, Kadek Wibawa, Nyoman Arda