Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembentukan Budaya Multiliterasi Siswa Sekolah Dasar Anggreani, Nita; Chrisyarani, Denna Delawanti; Setiawan, Dwi Agus; Susanti, Romia Hari; Indawati, Ninik
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v4i1.2407

Abstract

Profil pelajar Pancasila merupakan hal penting dalam pembentukan multiliterasi siswa. Tujuan dari penelitian ini aladah untuk menganalisis impelemnetasi profil pelajar pencasila dalam pembentukan budaya multiliterasi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian di SDN Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulai dari pembelajaran intrakulikuler, aktivitas kokulikuler serta ekstrakulikuler yang berpusat ke Pembangunan karakter serta keahlian yang ditumbuhkan pada keseharian dan dimunculkan pda pribadi. Implemantasi kegiatan profil pelajar Pancasila dalam budaya multiliterasi sesuai dengan: bertakwa kepada tuhan YME, beriman, mandiri, bernalar kritis, berakhlak mulia, kreatif, gotong royong, berkebineka global, Komunikasi dan Pemahaman yang tinggi serta kalaborasi. Bentuk kegiatan tersebut yaitu (1) pembelajaran agama dan keyakinan sesuai agama yang dianut masing-masing siswa, (2) melaksanakan kewajiban upacara bendera, (3) mendapatkan hak Pendidikan yang sama, (4) melaksanakan kontrak belajar, (5) memberikan tugas-tugas mandiri sebagai kewajiban, (6) kegiatan Kerjasama diskusi kelompok di kelas, (7) kegiatan adiwiyata dengan seluruh warga sekolah, (8) kewirausahaan, (9) mengikuti ekstrakulikuler untuk melestarikan budaya lokal
Improvement of elementary science learning outcomes using guided experimentation method Putri, Nur Lailia Swadika; Susanti, Romia Hari; Purnama, Martini Dwi
Journal of Environment and Sustainability Education Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/joease.v1i2.19

Abstract

This research aimed to increase students’ conceptual understanding of photosynthesis in science subject through the stages of initial experimentation, observation, hypothesis preparation, verification, and application of the concept in experimental methods. The researchers investigated how science learning on photosynthesis using experimental methods could improve student learning outcomes. This research employed a classroom action research as a type of research. The research design followed the Kemmis and Mc Taggart model that was composed of four stages in each cycle: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection instruments included observation sheets, learning outcome tests, and documentation. The research began with the pre-cycle and followed by cycles I and II. The research findings showed that student learning outcomes could be improved through the use of experimental methods in photosynthesis and science subject. This was supported by an increase in percentage results from pre-cycle (18%), cycle I (56%), and cycle II (78%). Therefore, it could be concluded that the experimental method was able to improve the learning outcomes of grade IV students at SDN Gadang 1 Malang City in the science subject of photosynthesis.
LKPD Elektronik Pembelajaran Tematik Berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Rahayu, Sri; Ladamay, Iskandar; Kumala, Farida Nur; Susanti, Romia Hari; Ulfatin, Nurul
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1791

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media belajar LKPD Elektronik Pembelajaran Tematik Berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) untuk Siswa Kelas Rendah yaitu siswa kelas 3 Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah ADDIE perpanjangan dari Anlayisis-Design-Develop-Implement-Evaluate. Sampel yang digunakan dalam penelitaian ini adalah 10 orang siswa kelas III Sekolah Dasar. Hasil penilaian E-LKPD dalam kemenarikan media, dikategorikan sangat baik dengan persentase 83,34%.rata-rata 4,16. Sedangkah hasil evaluasi ahli materi tentang kedalaman materi dalam E-LKPD dikategorikan sangat baik dengan persentase 93,82% rata-rata 4,69. Hasil respon siswa sebagai pengguna E-LKPD dinilai baik dengan persentase 79,61% dan rata-rata 3,98. Serangkaian komentar pengguna dalam kuesioner menunjukkan bahwa penampilan E-LKPD menarik, membangkitkan minat belajar dan membuat siswa lebih memahami materi. Kebaruan penelitian ini adalah dihasilkannya LKPD dalam bentuk elektronik sehingga dapat diakses secara fleksibel, menarik, dan bervariasi. Selain itu soal-soal latihan yang disajikan dalam E-LKPD ini memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa karena berbasis High Order Thinking Skill (HOTS).
Electronics Student Worksheet Based on Higher Order Thinking Skills for Grade IV Elementary School Rahayu, Sri; Ladamay, Iskandar; Wiyono, Bambang Budi; Susanti, Romia Hari; Purwito, Naufal Rafif
International Journal of Elementary Education Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v5i3.36518

Abstract

The Student Worksheets (LKPD) available so far only contain black and white writing. In addition, the pictures and questions presented did not attract students' interest in learning. Therefore, it is necessary to develop LKPD that can attract students' learning interests. This study aims to develop Electronic LKPD (E-LKPD) thematic learning based on Higher Order Thinking Skills (HOTS). This research is a type of development research (RnD). The development model uses the ADDIE model which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation stages. The E-LKPD product that has been developed is then tested on validators, teachers, and students to determine the effectiveness of its use. Data analysis techniques were carried out descriptively, qualitatively, and quantitatively. Validation is carried out by three validators, namely content, material, and language validators. The research instrument is a teacher response questionnaire for practicality and a student response questionnaire for attractiveness. The average validation result of media experts is 3.6 with the "very valid" category, while the material expert is 3.83 with the "very valid" category and the linguist is 2.83 in the "valid" category with revisions. The results of the analysis of the practicality of the E-LKPD can be assessed from the results of the teacher's questionnaire score obtained a score of 3.43 in the "very practical" category while the results of the analysis of the attractiveness of the E-LKPD obtained from the results of the student questionnaire score with a score of 3.19 in the "good" category. Based on the trial, it was concluded that the results of developing the E-LKPD product for HOTS-based thematic learning were valid, practical, and interesting to use in learning in grade IV elementary schools.
OPTIMALISASI NILAI TAMBAH PRODUK VOKASI ISTIMEWA MELALUI WEB ECOMMERCE DAN PENERAPAN QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT PADA SLB Tyasari, Irma; Susanto, Gaguk; Susanti, Romia Hari; Yuanita, Vega; Fathlolon, Maria Norbertha
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6202

Abstract

Several School for Students with Special Needs (SLB) in Malang and Kediri East Java have implemented entepreneurship-based education approach for their students, including SLB Autis River Kids Kota Malang dan SLB Raharja Sejahtera Kediri. They both provide “a special vocational class” which is a starting point for business pioneering and employment opportunities for their teenagers’ students. By having this special vocational class that produces several products, it can support the students’ independence since they are quite difficult to work outside their environment. The purpose of the PKM program is to optimize the value added of this class’ products through providing e-commerce website and implementing Quality Function Development (QFD) method. Based on the analysis of the issues, the combination of training, mentoring, reflection and sustainability of program become a series of PKM activities. The result shows that both schools have e-commerce website instead of profile website, they can increase production capacity and its sales, product variations and packaging by using a new machine, impelement QFD concept in production process, prepare informative financial report and have another reference regarding education management in SLB. The benefit of this PKM program acquired by the schools, university as well as the society
Pendampingan Penerapan Quality Function Deployment (QFD) pada Produk Hasil Kelas Vokasi Istimewa Tyasari, Irma; Susanto, Gaguk; Susanti, Romia Hari; Asy’ari, Muhammad Yafie Zenas; Adamu, Adamu Idris
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i1.3004

Abstract

Kelas vokasi istimewa merupakan rintisan kelas yang mempersiapkan penyediaan lapangan pekerjaan dan usaha mandiri bagi siswa SLB autis dengan usia diatas 16 tahun. Dengan mempertimbangkan aspek keistimewaan siswa, kelas ini melatih mereka belajar mandiri, menghasilkan produk dan pendapatan pribadi, mengingat keberadaan keluarga tidak akan selalu ada. Tujuan kegiatan pengabdian adalah bagaimana pengelola kelas vokasi istimewa dapat menerapkan prinsip-prinsip QFD dalam rangka merespon kebutuhan untuk meningkatkan mutu produk vokasi yang berorientasi pada pelanggan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan penguatan entepreneurship sebagaimana tujuan didirikannya kelas ini. Sesuai permasalahan yang dihadapi, kombinasi metode pendampingan, konsultasi, pelatihan dan praktek baik serta refleksi menjadi pendekatan kegiatan pengabdian ini. Hasil pengabdian meliputi penerapan QFD melalui pengembangan kemasan produk, perancangan kembali produk serta penguatan pemahaman dan perubahan mind set tentang QFD. Selain penerapan QFD, sekolah juga mendapatkan penguatan materi manajemen pendidikan untuk vokasi istimewa.
Pengenalan Karir Berbatuan Media Pop-Up Buger (Buku Gerak) Bagi Siswa Sekolah Dasar Latifah, Leny; Susanti, Romia Hari
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dedikasi.v3i2.21641

Abstract

Anak usia sekolah dasar termasuk berada dalam fase kesadaran karir. Usia dimana anak mengembangkan berbagai potensi, pandangan khas, sikap, minat dan kebutuhan-kebutuhan yang dipadukan dalam konsep diri (self-concept structure). Oleh karena itu pendidikan karir perlu diberikan sejak awal perkembangan individu dengan menggunakan beragam jenis media bisa diaplikasikan dalam proses pemberian layanan ataupun pembelajaran kepada siswa. Pop-up buger adalah buku gerak kreasi buatan tangan (handmade) yang mempunyai tampilan bisa dilihat dari berbagai arah pandang dan mempunyai panjang, lebar, dan tinggi/tebal atau yang biasa disebut dengan buku tiga dimensi sebagai sumber belajar. Pop-up buger yang digunakan oleh pengabdi dalam pengenalan tentang karir siswa sekolah dasar adalah pop-up kombinasi dari transformation dan pull-tabs. Berdasarkan hasil analisis situasi di SD IT Insan Mulia, diketahui selama ini dalam menyampaikan materi guru hanya memberikan informasi yang mencerminkan profesi dalam pembelajaran karir melalui penjelasan tanpa bantuan media interaktif. Pop-up buger yang digunakan nantinya dapat menjadi salah satu alternatif media dalam upaya meningkatkan wawasan siswa SD mengenai macam-macam profesi. Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yang pertama melakukan observasi dan wawancara tentang pengetahuan karir siswa SD IT Insan Mulia. Tahap kedua, memperkenalkan pop-up buger yang berisi macam-macam profesi kepada siswa SD. Tahap ketiga, memperkenalkan macam-macam profesi dan melatihkan keterampilan baru yaitu berani tampil di depan kelas dengan mengulang cerita tentang sebuah profesi dengan menggunakan media pop-up buger. Target luaran kegiatan pengabdian ini adalah bertambahnya wawasan dan pengetahuan siswa SD IT Insan Mulia mengenai macam-macam profesi di lingkungan sekitarnya. Sedangkan bagi Guru dapat mengetahui dan bahkan terinspirasi membuat pop-up buger sebagai salah satu media pembelajaran.
Pengembangan Prosocial Behavior Peserta Didik Jenjang Sekolah Menengah Pertama Melalui Teknik Bermain Peran Susanti, Romia Hari; Andrianta, Aris; Qurotaayunina, Riska Putri
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 8 No 1 (2023): Volume 8, Nomor 1 - Juni 2023
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v8i1.8515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana keefektifan layanan bimbingan kelompok teknik bermain peran dalam meningkatkan perilaku prososial peserta didik di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Aspek prosocial behavior yang dikembangkan meliputi empati, kemurahan hati, kerja sama, dan kepedulian. Tahapan kegiatan layanan bimbingan kelompok dalam penelitian ini meliputi: a) Tahap pembentukan (the formation stage); b) Tahap orientasi (the orientation phase); c) Tahap transisi (the transition stage); d) Tahap kerja (the working stage); e) Tahap konsolidasi (the consolidation stage); f) Evaluasi dan tindak lanjut (evaluation and follor-up issues). Dalam penelitian ini, digunakan desan pre-experimental, yakni one-group pretest and posttest. Subyek penelitian adalah peserta didik jenjang Sekolah MenengahPOertama dengan tingkat Prosocial Behavior rendah sebanyak 10 orang, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui skala prosocial behavior yang dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan skor prosocial behavior peserta didik dari kategori rendah menjadi sedang dan tinggi. Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.005 < 0,05 yang artinya penggunaan Teknik bermain peran dapat mengembangkan prosocial behavior peserta didik. Penggunaan Teknik bermain peran memberikan pengalaman langsung bagi peserta didik dalam membangun interaksi positif pada situasi tertentu agar memperoleh pemahaman peranannya dalam lingkup masyarakat.
Pengaruh model pembelajaran student teams achievement division terhadap sikap toleransi siswa kelas IV di SDN Malang Matheos, Yesica Mediana Puspita; Yulianti, Yulianti; Susanti, Romia Hari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.27783

Abstract

Maraknya kasus Intoleransi yang masih kerap terjadi khususnya dilingkungan sekolah, sehingga diperlukan alternatif solusi untuk mengurangi perilaku intoleransi disekolah. Dengan demikian, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Teams Achievement Division terhadap sikap toleransi siswa kelas IV di SD Negeri Sukun 2 Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu) yang merupakan jenis pendekatan yang tidak dipilih secara random (acak). Desain penelitian ini yaitu Nonequivalent Control Design yaitu desain penelitian yang memberikan perlakuan terhadap kelompok eksperimen dan menyediakan kelompok kontrol sebagai pembanding yang tidak mendapatkan perlakuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, dokumentasi dan angket (Kuesioner). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu menggunakan Angket (Kuesioner) dengan skala likert atau skala empat yang telah di uji validitas dan reliablitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji normalitas untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak, kemudian menggunakan uji homogenitas dengan tujuan untuk mengetahui populasi dalam penelitian sama atau tidak dan yang terakhir yaitu uji hipotesis atau uji statistik dengan menggunakan uji-t tujuannya untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara rata-rata dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap sikap toleransi pada kelompok eksperimen yang menggunakan model Student Teams Achievement Division dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian, model Student Teams Achievement Division direkomendasikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran yang dapat membantu menumbuhkan sikap toleransi siswa di tingkat sekolah dasar.
Improvement of elementary science learning outcomes using guided experimentation method Putri, Nur Lailia Swadika; Susanti, Romia Hari; Purnama, Martini Dwi
Journal of Environment and Sustainability Education Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/joease.v1i2.19

Abstract

This research aimed to increase students’ conceptual understanding of photosynthesis in science subject through the stages of initial experimentation, observation, hypothesis preparation, verification, and application of the concept in experimental methods. The researchers investigated how science learning on photosynthesis using experimental methods could improve student learning outcomes. This research employed a classroom action research as a type of research. The research design followed the Kemmis and Mc Taggart model that was composed of four stages in each cycle: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection instruments included observation sheets, learning outcome tests, and documentation. The research began with the pre-cycle and followed by cycles I and II. The research findings showed that student learning outcomes could be improved through the use of experimental methods in photosynthesis and science subject. This was supported by an increase in percentage results from pre-cycle (18%), cycle I (56%), and cycle II (78%). Therefore, it could be concluded that the experimental method was able to improve the learning outcomes of grade IV students at SDN Gadang 1 Malang City in the science subject of photosynthesis.