Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation Between Parental Knowledge of Oral Health and Dental Caries Incidence Among Preschool Children at Ar-Rahman Foundation Jombang Heva Pratiwi; Silvia Prasetyowati; Sunomo Hadi; Imam Sarwo Edi
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v5i6.536

Abstract

Dental caries remains one of the most prevalent oral health problems among preschool children, and inadequate parental knowledge is often identified as a major contributing factor. Despite existing preventive programs, many parents still lack sufficient understanding of proper oral hygiene practices, which may exacerbate caries risk during early childhood. This study aimed to analyze the relationship between parental knowledge of oral health and the incidence of dental caries among preschool children enrolled at PAUD and Kindergarten under the Ar-Rahman Foundation in Jombang. A quantitative, cross-sectional design was employed involving 39 parents selected through total sampling. Parental knowledge was assessed using a structured questionnaire, while children’s dental caries status was measured using the deft index following WHO guidelines. Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of α = 0.05. The results showed that more than half of the parents (51.3%) possessed low knowledge regarding oral health, while the prevalence of dental caries among preschool children remained high. Although descriptive patterns suggested that children of parents with lower knowledge tended to exhibit higher deft scores, statistical results (p = 0.286) indicated no significant association between parental knowledge and dental caries incidence. These findings highlight that knowledge alone may not sufficiently influence caries outcomes without being accompanied by consistent practice, behavioral reinforcement, and adequate access to oral health services. In conclusion, the high prevalence of dental caries observed in this study underscores the need for improved parental education and comprehensive health promotion strategies. Strengthening school-based oral health programs and enhancing parental involvement in preventive practices are essential to reducing the burden of caries among preschool-aged children.
The Use of TikTok Media on the Knowledge of Dental and Oral Hygiene among Students of SMAN 1 Porong Nur Fauziyah; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah; Silvia Prasetyowati
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v6i2.576

Abstract

Oral and dental hygiene remains a significant public health concern among adolescents, largely due to inadequate knowledge and limited exposure to effective health education. Preliminary findings at SMAN 1 Porong indicated that 50% of students exhibited poor plaque indices, reflecting insufficient awareness of proper oral hygiene practices. This study aimed to evaluate the effectiveness of TikTok-based educational media in improving students’ knowledge of oral and dental hygiene. A quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed. A total of 52 tenth-grade students were selected using simple random sampling. Data were collected through a structured questionnaire distributed via Google Forms before and after the intervention. The educational intervention consisted of delivering oral health content through TikTok media. Data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed-Rank Test to assess differences in knowledge scores before and after the intervention. The results demonstrated a substantial improvement in students’ knowledge following the intervention. Prior to education, 96% of respondents were categorized as having low knowledge, whereas after the intervention, 88% achieved a good knowledge level. Statistical analysis revealed a significant difference between pretest and posttest scores (p = 0.000; p < 0.05), indicating the effectiveness of TikTok as an educational medium. In conclusion, TikTok-based health education significantly enhances adolescents’ knowledge of oral and dental hygiene. The findings suggest that integrating social media platforms into health promotion strategies can serve as an innovative and engaging approach to improve health literacy among students. Future research is recommended to explore the long-term impact of such interventions and to compare the effectiveness of different digital media platforms.
The Relationship Between Knowledge About Gingivitis in Pregnant Women and Gingivitis Niken Arlintya Ramadhani; Imam Sarwo Edi; Bambang Hadi Sugito
Media Informasi Vol. 21 No. 3 (2025): October (Special Edition)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v22i3.1153

Abstract

Pregnancy is still lacking in oral and dental health, one of which is the problem of gingivitis. In Indonesia, 74% of pregnant women experience gingivitis, according to Riskesdas 2018. At the Bulak Banteng Health Center, Surabaya, the purpose of this study was to determine the relationship between gingivitis and pregnant women's awareness of the condition. Research methods: This study is analytical and cross-sectional. The target of the study was pregnant women. A total of thirty pregnant women. Information questionnaires and gingival index were distributed as part of the data collection process. Spearman's rho is a data analysis method used. As per the findings, pregnant women's gingival index fell under the moderate range, and their knowledge on gingivitis fell into the poor group. There was no correlation between pregnant women's knowledge of gingivitis and their gingivitis, according to the study's findings. Conclusion: According to the analysis's findings, there was no correlation between pregnant women's knowledge of gingivitis and the condition during 2025 at the Bulak Banteng Health Center Dental Clinic in Surabaya.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Guru Terhadap Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Anak Tunagrahita (Studi Kasus Di SLB BC-Optimal Surabaya) Wahyu Ningsi Mony; Bambang Hadi Sugito; Rohistul Laily; Imam Sarwo Edi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1451

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak tunagrahita masih menjadi permasalahan karena keterbatasan kognitif danmotorik dapat menghambat kemampuan melakukan perawatan gigi secara mandiri. Guru memiliki peran pentingdalam memberikan edukasi dan pendampingan, tetapi pengetahuan guru belum tentu berbanding lurus dengankondisi kebersihan gigi dan mulut anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pengetahuanguru terhadap kebersihan gigi dan mulut anak tunagrahita di SLB BC-Optimal Surabaya. Penelitianmenggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampelpenelitian berjumlah 19 guru yang dipilih menggunakan total sampling. Pengetahuan guru diukur menggunakankuesioner, sedangkan kebersihan gigi dan mulut anak diukur menggunakan Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkanbahwa 73,69% guru memiliki pengetahuan dalam kategori baik, sedangkan kebersihan gigi dan mulut anaksebagian besar berada pada kategori buruk (57,9%). Hasil uji statistik memperoleh p-value 0,646 (&gt;0,05),sehingga tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan guru dan kebersihan gigi dan mulutanak tunagrahita. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan guru perlu disertai praktikpendampingan, pembiasaan, pengawasan, serta keterlibatan orang tua dan tenaga kesehatan untuk mendukungpemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak tunagrahita.
Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Prasekolah Di Blega Bangkalan Madura (Studi TK Al-Barokah Kepong Rosep) Nurul Lailatul Muqorinah; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah; Agus Marjianto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1514

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anakprasekolah. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya karies gigipada anak. Kurangnya dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak dapatmeningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Berdasarkan hasil survei data awal yang dilakukan padaanak prasekolah di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan diperoleh rata-rata indeks def-t sebesar 6,3 yangtermasuk dalam kategori sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungankeluarga dengan kejadian karies gigi pada anak yang diduga di Blega Bangkalan Madura. Metodeyang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional serta melibatkanresponden penelitian berjumlah 55 orang tua dan anak-anak di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan lembar pemeriksaan karies gigidengan indeks def-t. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahuihubungan dukungan keluarga dengan kejadian karies gigi pada anak prasekolah. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga berada dalam kategori yaitu kurang dari45,5% dan kejadian karies gigi pada anak diprediksi termasuk kategori tinggi. Hasil Chi-SquareP=0,037&lt; 0,05 menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian karies gigipada anak yang diduga di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan Madura. Kesimpulan penelitian ini adalahdukungan keluarga semakin baik maka kejadian karies gigi pada anak cenderung lebih rendah.
Co-Authors A Kusuma Astuti N.P. Abdatur Rohmah Ajeng Dwi Adeline I. Amelia Ayu Widya Ardhana Amsal, Amsal Ananda Kalpica Maharani Ani Intiyati Annisa Alyfia Nita Anshad Ansari Ayu Dwi Pradnyani Azizah Shofiyatul Fadhilah Bambang Hadi Sugito Bella Hidayatus Syafitri Christianingsih, Juliana Data Satria Pujiansyah Desi Kurnia Puspitasari Desty Kartika Rahma Maulida Desty Kartika Rahma Maulida Dini Sabiila Dyah Ayu Tri Astuti Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Purwaningsih Ernita Sari Fahmi Hafid Firda Amalia Chandra Fitri Andriyani Futu Hatul Ulumia Gina Ummilatuz Zuhroh Gita Eling Adinimas Hendro Pranowo Hendro Suharnowo Heva Pratiwi I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah Putri I.G.A Kusuma Astuti N.P I.G.A Kusuma Astuti. N.P I.G.A. Kusuma Astuti N.P I.G.A. Kusuma Astuti N.P. icmiawati, reza Ida Chairanna M Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie IGA Kusuma Astuti NP Inne Soesanti Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Izzatun Nuriy Taufik Khambali, Khambali Laili Nur Hamidah Larasati, Ratih Lorenza Vrinda Marcelyan Luluk Widarti, Luluk Luthfi Zainur Rohmah Maishiela Ratnadevi Faradillah Mamluatul Kutsiyah C.E Marjianto, Agus Minata, Iza Hamam Moh. Zikry Ariansyah Nayu Niken Arlintya Ramadhani Nur Fauziyah Nurdiana, Shafa Nurul Lailatul Muqorinah Oktaviany, Cindy Pengge, Nuning Marina Prasetyowati, Silvia Puja Islamia Pujiansyah, Data Satria Puspita Maharani Rezky Adynur Putri, Rany Dwi Yuliana Rachmaniyah Rhesilia Hardiderista Rian Agung Prasatiya Rika Subarniati Rika Subarniati Triyoga, Rika Subarniati Rizma Khumayanti Rohistul Laily Rokhmalia, Fitri Sealomita Rizka Apritama Segaran Balan, Santhra Setyowati, Anggi Shofiya, Dian Soesilaningtyas, Soesilaningtyas Sri Hidayati Sunomo Hadi sunomohadi sunomohadi Suprihatin, Kusmini Suryanto Suryanto Suryanto, Suryanto Syaima Istikhamah Tasya Salshabilla Taufiqurrahman Taufiqurrahman Tharienna Zalfa Haidee Ulfah, Siti Fatria Ulfah, Siti Fitria Vinda Laila Nurfarida Hermanto Vinna Nuranisyah Vonny Amanda Rusmawaty Wahyu Ningsi Mony Wahyuningtyas Dwi Lestari Wannarat Lawang Yaimin Yovita Kurnia Dewi zulfa risqi amelia