Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Public Health Concerns

Penyuluhan kesehatan tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (stunting) Chrisanto, Eka Yudha; Wandini, Riska; Yulyani, Vera; Nirwanto, Nirwanto; Mardani, Mardani; Dewi Anggraini, Mega; Selvianti, Utari Aditia
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.247

Abstract

Background: Stunting is a condition where toddlers have a length or height that is less than their age. From the results of the preliminary study at the Panjang Health Center in Bandar Lampung City, it was found that 39.95% of children experienced stunting problems. Children who experienced stunting problems in the Kelurahan Panjang Selatan neighborhood I and II can be caused by several factors such as environmental sanitation, food and beverage processing and mother’s knowledge of stunting. This needs further follow-up. Purpose: Respondents can find out about the influence of access to water and sanitation on health problems (Stunting). Methods: The implementation of the method used in community service is carried out in 2 stages, firstly, students of the Nursing Science Study Program (PSIK) explain the effect of water clean and sanitation on health problems (Stunting) using leaflets and secondly, after being given counseling about the effect of water clean and sanitation to health problems (Stunting), respondents were given questions and answers about the affect of clean water and sanitation on health problems (Stunting). Results: Respondents understand about the effect of clean water and sanitation on health problems (Stunting). Conclusion: Respondents can do their own way to prevent and reduce the risk of stunting in children, one of which is by implementing clean water treatment and improving adequate and good sanitation facilities. Keywords: Health Education; Effect of Clean Water; Sanitation; Stunting. Pendahuluan: Stunting merupakan suatu kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umurnya. Dari hasil prevalensi di Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung di dapat data sebesar 39,95% anak mengalami masalah stunting.Anak yang mengalami masalah stunting di wilayah Kelurahan Panjang Selatan Lingkungan I dan II dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti sanitasi lingkungan, pengolahan makanan dan minuman serta pengetahuan ibu terhadap stunting. Hal tersebut tentunya perlu ditindak lanjut lagi. Tujuan: Responden dapat mengetahui, memahami terkait pengaruh air bersih dan sanitasi terhdap masalah kesehatan (Stunting) pada anak. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu pertama mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) menjelaskan tentang pengaruh dari air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting) menggunakan lembar leaflet dan ke dua setelah diberikan penyuluhan tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting), responden diberikan Tanya jawab tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting). Hasil: Responden memahami tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting). Simpulan: Responden dapat melakukan sendiri cara untuk mecegah dan mengurangi resiko terjadninya stunting pada anak salah satunya dengan pengolahan air bersih dan perbaikan fasilitas sanitasi yang memadai serta baik untuk diterapkan.
Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan pengetahuan kebersihan gigi dan mulut di SDN 1 karang maritim Bandar Lampung Furqoni, Prima Dian; Yulyani, Vera; Novikasari, Linawati; Silvia, Andi Bunga; Neli, Dewa Ayu; Martiani, Dina; Hidayat, Asep Rahmad
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i4.260

Abstract

Background: One of the problems in Indonesia that needs attention is the problem of dental and oral health. Improper clean and healthy living behavior in school-age children can cause various diseases, one of which is dental and oral hygiene problems. One of the triggering factors that are thought to be related to dental and oral hygiene is lack of knowledge. Purpose: The purpose of this study was to determine the relationship between clean and healthy living with knowledge of dental and oral hygiene in school-age children. Methods: This type of research is a type of quantitative research using a descriptive correlation research design using a cross sectional approach. The population in this study were 3rd grade students of Elementary School 1 Karang Maritim. The sample in this study were members of the population taken by simple random sampling with a total of 27 respondents. Results: Based on the results of research conducted on August 12, 2022 regarding the relationship between Clean and Healthy Lifestyle Behavior with knowledge of brushing teeth in grade 3 students of Elementary School 1 Karang Maritim, Bandar Lampung City, the results of the study of respondents with knowledge of brushing their teeth with poor knowledge were 1 students (3.7 percent), with good knowledge as many as 26 students (96.3 percent). Conclusion: It can be concluded that there is a relationship between clean and healthy living behavior with knowledge and dental and oral hygiene with a p-value of 0.000 <0.05.   Pendahuluan: Salah satu masalah di Indonesia yang perlu diperhatikan adalah masalah tentang kesehatan gigi dan mulut. Perilaku hidup bersih dan sehat yang tidak baik pada anak usia sekolah dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit salah satunya yaitu permasalahan kebersihan gigi dan mulut. Salah satu faktor pemicu yang diduga berhubungan dengan kebersihan gigi dan mulut yaitu kurangnya pengetahuan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hidup bersih dan sehat dengan pengetahuan kebersihan gigi dan mulut pada anak usia sekolah. Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif kolerasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 SDN 1 Karang Maritim. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota populasi yang diambil secara simple random sampling dengan jumlah 27 responden. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2022 tentang hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan pengetahuan menggosok gigi pada siswa kelas 3 SDN 1 Karang Maritim Kota Bandar Lampung diperoleh hasil penelitian responden dengan pengetahuan menggosok gigi dengan pengetahuan buruk sebanyak 1 siswa (3,7 persen), dengan pengetahuan baik sebanyak 26 siswa (96,3 persen). Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat dengan pengetahuan dan kebersihan gigi dan mulut dengan nilai dilihat p-value 0,000 < 0,05.
Menuju masyarakat sadar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah stunting di Kelurahan Panjang Selatan, Kota Bandar Lampung Lutfianawati, Dewi; Yulyani, Vera; Yudha, Kurnia Rama; Afriza, Zelda Nora
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 2 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i2.318

Abstract

Background: Stunting is still a problem for Indonesian children under five. Stunting and malnutrition are two related problems. This stunting effort needs a multidimensional approach that requires cross sectoral collaboration, not only the health sector but also the non health sector. This includes the provision of drinking water and environmental sanitation, education and knowledge about balanced nutrition, and child care patterns, infant feeding anf strengthening sosial protection vulnerable group. Purpose: Increased public understanding of stunting and efforts to prevent stunting. The achievement of equitable distribution of basic health services for mothers and children and the healthy growth of children in Panjang Selatan Village are monitored in a sustainable manner. Method: Preparation of the work program that has been agreed upon by the group is then compiled in an appropriate format. The program achievements are environmental clean-up, stunting-free movement, healthy kitchens to deal with stunting (DASHAT), and additional programs in the form of socializing work programs, planting TOGA (Family Medicinal Plants) Result: The result which were felt during KKL activities in Panjang Selatan Village, you are a solid team. , the participation of the residents who were quite enthusiastic in every KKL activity/program and the full support of all members of the Panjang Selatan Village, from the Head of the Kelurahan to the staff of the Long Selatan Subdistrict, the Dusun Head - the Dusun Head and the cadres. Conclusion: With this activity can create a stunting-free community as well as improving the nutritional quality of the community with community-based empowerment activities and students through KKL activities in Panjang Selatan Village, Panjang District, Bandar Lampung City. Keywords: Stunting; PHBS; Counseling. Pendahuluan: Stunting masih menjadi permasalahan bagi anak balita di Indonesia. Masalah stunting dan kurang gizi merupakan dua permasalahan yang saling berkaitan. Upaya penurunan stunting ini perlu pendekatan multidimensional yang membutuhkan kerja sama lintas sektoral tidak hanya dari sektor kesehatan namun juga non kesehatan, termasuk di dalamnya penyediaan air minum dan sanitasi lingkungan, pendidikan dan pengetahuan tentang gizi seimbang dan pola asuh anak, pemberian makanan bayi serta penguatan perlindungan sosial kelompok rentan. Tujuan: Meningkatkan pemahaman masyarakat terkait stunting dan upaya upaya pencegahan stunting.Tercapainya pemerataan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak serta pertumbuhan anak yang sehat di Kelurahan Panjang Selatan terpantau secara berkelanjutan. Metode: Melakukan penyusunan program kerja yang telah disepakati kelompok kemudian disusun dengan format yang sesuai. Capaian program yaitu bersih-bersih lingkungan, gerakan bebas stunting, dapur sehat atasi stunting (DASHAT), dan program tambahan berupa sosialiasi program kerja, penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Hasil: Hasil yang  di dapat dan dirasakan selama kegiatan KKL di Kelurahan Panjang Selatan ini adalah kerjasama tim yang solid, partisipasi warga yang cukup antusias dalam setiap kegiatan/program KKL serta dukungan penuh dari segenap perangkat Kelurahan Panjang Selatan, mulai dari Kepala Kelurahan hingga staf staf Kelurahan Panjang Selatan, Kepala Dusun - Kepala Dusun dan para kader. Simpulan: Dengan kegiatan ini dapat mewujudkan masyarakat bebas stunting serta peningkatan kualitas gizi masyarakat dengan kegiatan pemberdayaan berbasis kolaborasi masyarakat dan mahasiswa melalui kegiatan KKL di Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Co-Authors Adib Priyogo Afriza, Zelda Nora Agung Aji Perdana Ambar Budi yanto Amelia Valentine Anita Annisa Roezwir Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Atina Atina Aurelya Rizki Ananda Oktavio Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Febriani Desna Damayanti Devin Anggraeni Dewi Anggraini, Mega Dewi Lutfianawati, Dewi Dias Dumaika Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Divia Oktari Khairunnisa Dwi Nuryani, Dina Dwi Wulandari Easter Yanti, Dhiny Evie Karmila Fadel Achmad Haikal Fadel Achmad Haikal Farich, Achmad Fatwa Sari Tetra Dewi Fauzurrahman Al Amin Febriani Putri, Devita Festy Ladyani Mustofa Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitrihanny, Leona Ferdha Fitroh Cahyaningtyas Furqoni, Prima Dian Gunawan, Vera Hasbie, Neno Fitriyani Hermawan, Dessy Hidayat, Asep Rahmad Imilia Safitri Indah Ismalia Indah Rinfilia iswanto Iswanto Iswanto Jhonet, Aswan Juwita Kasiyo, Kasiyo Khoidar Amirus Khoirona Khoirona Kurniati, Mala Lolita Sary Mardani Mardani Martiani, Dina MasrBABSi Mawardi, Kholiq Mirza Zainun Nisa MS, Shaharuddin Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Yusuf Ramadhan Muhani, Nova Neli, Dewa Ayu Nia Triswanti Nirwanto Nirwanto, Nirwanto Novikasari, Linawati Novita Sari Nurfauzi, M. Rizal Oktari Khairunnisa, Divia Oktaviani, Herlina Putri Orita Sari Paranggai, Elhi Andi Prasetia, Toni Prima Dian Furqoni Priyogo, Adib Purnama, Robby Candra Reza Mahendra Ridwan Ridwan Riska Wandini, Riska Rossy Meliyana Samino Samino Samino Samino Samino Samino Saradiah Mariana Natapradja Selvianti, Utari Aditia Shaharuddin MS Shaharuddin Shaharuddin Silvia, Andi Bunga Tan&#039;im Tan&#039;im Tasyarani, Nazla Tenry Derma Pratama Tetra Dewi, Fatwa Sari Torry Duet Irianto Triyoso, Triyoso Tusy Triwahyuni Wahyudi, Rega Wulandari, Mardheni Yolandha, Vivi Yudha, Kurnia Rama Zelda Duwieka Restu