Articles
The Influence of Therapeutic Group Therapy (TKT), Health Education and Thought Stoping (TS) on the Anxiety Level of Children’s Anxiety Levels at Menarche
Usraleli Usraleli;
Erni Forwaty;
Syafrisar Meri Agritubella
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 12 No 1 (2023): JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36929/jpk.v12i1.637
Menarche is a sign of the beginning of the stage of maturity in girls. Children can experience emotional changes in the form of anxiety caused by bullying behavior when menstrual blood gets on clothes so that children feel embarrassed. This study aims to see the effect of Therapeutic Group Therapy (TKT), Health Education, Thought Stopping (TS) on school-age children's anxiety in facing menarche. This research is a quasy experiment with the Pre and Post Test approach. The number of samples in this study were 50 grade 4 students at SDN 176 Pekanbaru. Bivariate analysis using the Wilcoxon test. The results showed that most of the respondents were 11 years old (64%). The Pre-test anxiety level was in the Moderate category, there were 20 students (40%), the Post-test Anxiety Level in the Mild category, there were 36 students (72%). The results of the Bivariate Analysis obtained an anxiety level Z value of -3.5 (P-value 0.000). The application of TKT, Health Education, and TS can overcome anxiety about menarche. In conclusion, there is a decrease in the level of anxiety in facing menarche after the TKT, Health Education and TS actions.
THE EFFECTIVENESS OF TEPID WATER SPONGE (TWS) THERAPHY ON REDUCING POST -IMMUNIZATION INFANT BODY TEMPERATURE IN MAREDAN SIAK VILLAGE
Yanti;
Jois Natalia Sinaga;
Yan Sartika;
Syafrisar Meri Agritubella
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22216/jen.v8i3.2330
Immunization is one way to provide immunity to various diseases but can cause side effects such as fever. Fever symptoms cause fussy children and increase parental concern. One effort that can be done is through compresses with warm water. The Purpose of this study was to determine the effect of Tepid Water Sponge on Reducing the baby’s body temperature after immunization. This type of Quantitative research with a quasi eksperiment design through a two group pretest post test control group design approach. The study population was 2-11 month-old baby who had post immunization fever with a sample of 30 people from February to March 2022 in Marendan Village, Siak. Sampling through purposive sampling technique. The research instrument uses an observation sheet. The statistical test used the Mann Whitney test with the results showing that the average decrease in the baby’s body temperature after the intervention was 0.8oC and 0,2oC in the control group. The conclusion is that there is a effect of the Tepid Water Spong on decreasing the baby’s body temperature after immunization (p value=0,000). Recommendations for giving this therapy can be done by parents independently at home when the baby has a fever.
Range of Motion (ROM) Exercise Assistance Program and Providing Warm Red Ginger Compresses to reduce Knee Pain for the Elderly in the Melur Community Health Center Work Area
Syafrisar Meri Agritubella;
Yoza Misra Fatmi;
Rahimatul Uthia
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v7i5.16454
Knee joint pain in the elderly has hampered physical activity, mobilization and caused the elderly to be in a group with a high level of dependence on family. The purpose of this community service activity is to help the elderlyindealing with knee joint pain independently by doing ROM Exercise and warm red ginger compresses at home. The method used is providing health education and teaching the elderly to do ROM Exercise and Compress Red Ginger stew on the knees. The activity was carried out in 6 visits consisting of 1 visit in the Meeting Hall starting with providing education about osteoarthritis and how to deal with joint pain which was attended by 15 people consisting of 10 elderly people and 5 posyandu cadres. Furthermore, 4 home visits were made to 10 elderly who experienced knee join pain. The last visit was monitoring and evaluation of the implementation 1 time. The results showed that 100% of the elderly were able to do ROM independently. The average decrease in pain scale after being given warm red ginger compresses and ROM was 1,6. Suggestions are that cadres can remind theelderly to do regular and independent joint motion exercises so that the level ofdependence on the family can be reduced and the elderly are able to carry out their daily activities.
Serum Glutamc Oxaloacetic Transaminase (SGOT) and Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) Values in Alcohol Drinkers
Kustiasih Lestari;
Syafrisar Meri Agritubella;
Hesti Rianti Meisa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 6 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gangguan fungsi hati dapat disebabkan penggunaan alcohol dalam waktu yang lama. Alkohol yang dikonsumsi bersifat adiktif dan telah menjadi permasalahan yang ada di masyarakat saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai SGOT dan SGPT pada peminum alcohol. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pemeriksaan langsung serum responden di rumah sakit di Karimun. Pengambilan sample secara Purposive Sampling sehingga didapatkan sample berjumlah 21 orang. Pemeriksaan Serum menggunakan Alat Biosystem A25. Analisis data univariat dilakukan dengan distribusi frekuensi darimasing – masing variabel yang diteliti. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden terbanyak berjenis kelamin perempuan (61,91%), kelompok umur dewasa Awal (43,86%), dan mengkonsumsi alcohol < 5 tahun (52,38%), Hasil pemeriksaan serum didapatkan 12 orang (57,14%) memiliki nilai SGOT melebihi normal dan,SGPT melebihi normal sebanyak 14 orang (66,67%). Rekomendasi Perlunya skrening lebih lanjut terhadap gejala yang muncul akibat mengkonsumsi alcohol dalam waktu lama dan dampaknya terhadap fungsi hati.
Pendampingan Keluarga untuk meningkatkan Pengetahuan Keluarga dalam Pencegahan Stunting pada Balita di Kelurahan Harjosari
Syafrisar Meri Agritubella;
Usraleli;
Yoza Misra Fatmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Upaya percepatan penanganan stunting diperkotaan dilakukan melalui pendekatan keluarga. Hal ini dikaitkan dengan pelaksanaan pola asuh di perkotaan diberikan oleh pendamping keluarga selain orang tua balita. Keluarga merupakan unit terkecil yang membentuk karakter dan pola kebiasaan anak dalam mengkonsumsi makanan bergizi dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Oleh sebab itu perlunya peningkatan pemahaman keluarga tentang peran keluarga dalam pencegahan stunting pada balita. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan pemahaman keluarga adalah pemberian edukasi metode penyuluhan secara terprogram dengan 3 tahapan yaitu pelaksanaan Pre Test, Penyuluhan tentang Stunting dan Peran keluarga dalam pencegahan stunting dan pelaksanaan Post Test. Hasil didapatkan bahwa perdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan keluarga sebesar 4,85 dan pengetahuan keluarga tentang Peran Keluarga dalam pencegahan stunting sebesar 15,7. Hasil monitoring dan evaluasi pada kunjungan berikutnya didapatkan bahwa 100% ibu dapat menjawab dengan benar pertanyaan tentang pencegahan stunting pada balita. Diharapkan adanya peningkatan derajat kesehatan keluarga khususnya pendamping balita sehingga pola asuh dapat diberikan dengan baik
Edukasi CABG Berbasis Android dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Post Operasi CABG
Agritubella, Syafrisar Meri;
Yuliyana, Rian;
Masnun, Masnun;
Ardenny, Ardenny
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joting.v6i2.13594
This study aims to determine the effectiveness of Android-based CABG education in improving the quality of life of post-CABG surgery patients. The research method used is experimental research. Measurement of patient quality of life using the Short from Survey 36 (SF36) questionnaire. The data that has been obtained will be categorized based on a scale of 0-100. The results showed that the average quality of life of patients in the experimental group was in the good category (mean = 64.99), and in the control group was also in the good category (mean = 62.28). Based on the research results, both groups showed good categories. Still, the average quality of life score for the experimental group was greater than that of the intervention group, so the provision of Android-based CABG education had a positive effect on the quality of life of post-CABG surgery patients. In conclusion, Android-based CABG education improves the quality of life of post-CABG surgery patients compared to conventional education. Keywords: Android, CABG, Education, Quality of Life, Post Surgery.
Pelatihan Kader Dan Keluarga Tentang Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT) Dalam Upaya Rehabilitasi Pasien Stroke Di Kelurahan Harjosari
Fatmi, Yoza Misra;
Syafrisar Meri Agritubella;
Fathul Jannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1505
Stroke adalah penyebab utama kematian dan kecacatan di banyak negara. Gangguan motorik berupa hemiparesis umumnya diidentifikasi sebagai penyebab utama kecacatan jangka panjang pada pasien stroke sehingga dapat membatasi kinerja fungsional penderita stroke. Salah satu strategi inovasi yang bisa dilakukan dalam upaya rehabitasi pada pasien stroke dirumah ialah Constraint Induced Movement Therapy (CIMT). Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) adalah sebuah metode rehabilitasi bagi penderita stroke dengan pembatasan gerakan pada lengan yang sehat, dan menganjurkan penggunaan lengan yang lemah untuk beraktivitas. Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan latihan kepada kader tentang CIMT, sehingga kader dapat mempraktikkannya kepada Masyarakat yang terkena stroke sebagai Upaya pencegahan komplikasi stroke yang lebih parah lagi. Mitra pada pengabdian Masyarakat ini adalah kader, Keluarga serta pasien stroke di kelurahan Harjosari. Metode pengabdian Masyarakat ini adalah dengan melatih kader dan keluarga melakukan latihan CIMT. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini berupa meningkatnya pengetahuan kader dan keluarga tentang CIMT yang merupakan satu latihan fisik pasien serta berefek meningkatkan status fungsional ekstremitas atas pasien stroke yang sebelum latihan sebesar 20,5 menjadi 29 setelah latihan CIMT.
Peningkatan Pengetahuan Kader Tentang Pencegahan dan Perawatan Pneumonia Pada Balita
Kurniawati;
Rusherina;
Agritubella, Syafrisar Meri
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61461/sjpm.v4i1.118
Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar pada anak diseluruh dunia. Prosentase kematian anak yang terjadi akibat pneumonia di Indonesia yaitu 9,5%. Prevalensi kejadian pneumonia pada anak di Provinsi Riau yaitu 24,2%. Prosentase kejadian pneumonia pada anak dibawah 5 tahun di Pekanbaru yaitu 36,9%. Pengetahuan mengenai pencegahan dan perawatan balita dengan pneumonia di rumah perlu ditingkatkan pada kader kesehatan. Adapun peningkatan pengetahuan mengenai pencegahana dan perawatan balita dengan pneumonia di rumah yaitu dengan penyuluhan kesehatam. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan dan perawatan balita dengan pneumonia di rumah. Metode yaitu pemberian edukasi kepada kader mengenai pencegahan dan perawatan balita dengan pneumonia di rumah dengan menggunakan buku modul dan power point. Hasil kegiatan yaitu adanya peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan dan perawatan anak dengan Pneumonia di rumah. Hal ini dibuktikan dari hasil pretest dan posttest (76,23 menjadi 90,73). Kegiatan pengabmas ini sangat bermanfaat sehingga dibutuhkan kelanjutan dari kegiatan pengabmas sehingga pengetahuan kader meningkat.
The Effect of Constraint Induced Movement Therapy on the Functional Ability of Upper Extremities in Stroke Patients
Fatmi*, Yoza Misra;
M., Nia Khusniyati;
Agritubella, Syafrisar Meri
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 4 (2023): Educational, Historical Studies and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jr.v6i4.35967
Stroke is a condition that occurs when the blood supply to the brain is cut off due to blockage or rupture of a blood vessel. Stroke can cause typical complications which include sensory-perceptual deficits, cognitive and behavioral changes, communication disorders, elimination disorders, swallowing disorders and motor deficits. The motor deficit most often experienced by stroke patients is hemiparesis. Hemiparesis occurs in 8 out of 10 stroke cases. One of the newest nursing interventions that has been proven to provide great benefits in restoring movement and functional abilities in post-stroke patients is Constraint Induced Movement Therapy (CIMT). The aim of this research is to determine the effect of applying the Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) method with everyday equipment on increasing the functional ability and independence of the upper extremities in stroke patients. This research design uses a quasi-experiment method with a pretest posttest design. The population was all stroke patients who experienced upper extremity hemiparesis in the chrysanthemum ward at Arifin Achmad Hospital Pekanbaru. The sampling technique was purposive sampling with a total sample of 30 patients. The results of the paired t-test analysis showed that there was an influence between Constraint Induced Movement Therapy on the Functional Ability of the Upper Extremities of Stroke Patients (p value =0.000).
Implementasi Senam Lansia Dan Edukasi Hipertensi Pada Lansia Di PSTW Husnul Khotimah Pekanbaru
Masnun;
Hernitati;
Syafrisar Meri Agritubella;
Kustiasih Lestari;
Usraleli;
Fauziah Yulfitria;
Ibnu Rusdi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i9.1929
Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini diseluruh dunia. Kejadian hipertensi pada lansia di Indonesia menempati urutan sepuluh besar penyakit yang dapat dialami oleh lansia yang menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian. Upaya yang dapat dilakukan adalah senantiasa mengajak lansia untuk merubah perilaku dengan pendekatan edukasi secara terus menerus. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada lansia tentang manfaat aktivitas fisik melalui olah raga atau senam lansia serta edukasi tentang hipertensi. Kegiatan ini dilakukan di UPT PSTW Husnul Khotimah Pekanbaru pada 30 Lansia. Media Edukasi menggunakan Infokus dan Leaflet. Hasil Kegiatan didapatkan bahwa 50% peserta mengalami tekanan darah tinggi. 66,7% mampu melakukan senam lansia secara mandiri, 23,3% melakukan senam lansia dengan bantuan, dan 10% tidak mampu melakukan senam lansia akibat keterbatasan fisik. 100% lansia mampu menyebutkan pengertian hipertensi, 100% lansia mampu menyebutkan tanda dan gejala, 100% lansia mampu menyebutkan makanan apa yang boleh dan makanan apa yang tidak boleh