Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Yuridis Perlindungan Data Pribadi Bersifat Umum Dalam Tindak Pidana Kartu Kredit Silfiya Dewi Febriyanti; Arista Candra Irawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1976

Abstract

The advancement of digital technology has significantly increased the use of credit cards in various financial transactions. However, this development has also led to a rise in cybercrimes, particularly the misuse of general personal data such as name, address, and identification number in credit card fraud. This study conducts a juridical analysis of the legal protection for general personal data in the context of credit card-related criminal offenses in Indonesia. Using a normative legal research method, the study examines the legal framework provided by Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection (PDP Law), in conjunction with the Indonesian Penal Code (KUHP) and other relevant regulations in the financial sector. The findings reveal that although general personal data is not classified as sensitive data, its unauthorized use can lead to severe financial and legal consequences. Legal protection for such data remains inadequate in practice, mainly due to gaps in law enforcement and limited public awareness. Therefore, the study emphasizes the need for stronger regulatory implementation, improved data security measures, and increased legal literacy to effectively combat credit card crimes involving data thef.
Penjatuhan Pidana Dalam Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ditinjau Dari Asas Keadilan Retributif Hana Nur Hanifah; Arista Candra Irawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5497

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak serius terhadap korban, khususnya perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjatuhan pidana terhadap pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT ditinjau dari asas keadilan retributif melalui studi Putusan Nomor 149/Pid.Sus/2023/PN Tjg. Permasalahan penelitian meliputi pengaturan pemidanaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT dalam hukum positif Indonesia serta penerapan asas keadilan retributif dalam pertimbangan hakim. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penjatuhan pidana telah sesuai secara yuridis dengan Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, namun secara substantif pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan belum sepenuhnya mencerminkan asas keadilan retributif. Vonis tersebut dinilai belum proporsional dengan tingkat kesalahan pelaku dan penderitaan korban yang mengalami luka berat akibat penikaman berulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hakim perlu memperkuat penerapan prinsip proporsionalitas dalam pemidanaan agar putusan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga keadilan substantif bagi korban.
Relevansi Satuan Pendidikan Ramah Anak dengan Safeguarding untuk Pencegahan Tindak Bullying dalam Perspektif UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Yuliana Dewi Purnama Sari; Arista Candra Irawati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15013

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan terhadap anak yang masih sering terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Pemerintah Indonesia mengembangkan kebijakan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) sebagai upaya preventif dan sistemik dalam perlindungan anak. Konsep safeguarding berkembang sebagai pendekatan perlindungan anak yang menekankan pencegahan risiko kekerasan melalui kebijakan dan mekanisme institusional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi antara Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) dan safeguarding dalam mencegah tindak bullying dari perspektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Metode penelitian yang digunakan Metode penelitian yang digunakan adalah normatif–empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kasus di Madrasah Aliyah Darul Ma’arif Pringapus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi SRA dan safeguarding, khususnya perlindungan hokum preventif menurut teori M. Hadjon melalui kegiatan sosialisasi anti-bullying, relevan dengan amanat UU No. 35 Tahun 2014 dan efektif sebagai langkah pencegahan bullying di lingkungan pendidikan.
PERLINDUNGAN DATA PRIBADI SEBAGAI INSTRUMEN HUKUM DALAM MENANGGULANGI KEJAHATAN PERBANKAN Noris Sugiarto; Indra Yuliawan; Arista Candra Irawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42038

Abstract

Digital transformation in the banking sector has enhanced the efficiency of financial services while simultaneously increasing the risk of data-driven banking crimes. Customers’ personal data have become both the object and the primary means of various criminal activities, such as identity theft, phishing, and misuse of financial information. This condition necessitates robust personal data protection as an integral part of the banking legal system. This article aims to analyze the concept of personal data protection in the context of banking crimes, examine the legal framework governing personal data protection in the Indonesian banking sector, and explain the urgency of personal data protection as a legal instrument for preventing banking crimes. The research employs a normative legal method with statutory and conceptual approaches. The findings indicate that Law Number 27 of 2022 on Personal Data Protection strengthens the principle of bank secrecy and functions as both a preventive and repressive legal instrument in addressing data-based banking crimes. Personal data protection plays a crucial role not only in safeguarding customers’ rights but also in maintaining public trust and the stability of the national banking system.
Pengaruh Media Sosial Sehat Terhadap Keberhasilan Ujian Sekolah Ditinjau dari Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Arista Candra Irawati; Khifni Kafa Rufaida
Multimatrix Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Globalization has brought significant change toward social media communication as online media. Freedom and powerfull social media user participates, shares, and creates the content. Therefore, It is important to find a better content for students whose prepare final examination. Social media should become a motivation to for students to find educational content, nevertheless a negative aspect more popular. The paradox, then, emerges when the bad side finally meet internet regulation, UU ITE 2016, which restrict internet freedom. A regretful accident could be ignorance when the pupils of SMK Perintis 29 Ungaran have awareness and knowledge about the rules, compared with a breaking rule incident in SMK at Medan.Keywords: social media, final examination, success
Pendampingan Pemanfaatan Media TV Sekolah Sebagai Implementasi Pembelajaran Kontekstual Upaya Mendukung Sekolah Ramah Anak (SRA) Arista Candra Irawati; Nur Intan Rochmawati; Abdul Rohman
Multimatrix Vol. 4 No. 1 (2022): Kemajuan Teknologi Informatika Pada Era Dunia Digital
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media yang baik untuk pembelajaran anak usia dini, sebaiknya mampu mengembangkan aspek perkembangan bahasa, kognitif, social emosional, motoric, dan Nilai Agama Moral (NAM). Apabila TV sebagai media elektronik mampu berperan dalam mengoptimalkan aspek-aspek perkembangan anak usia dini, maka TV layak untuk menjadi media pembelajaran bagi anak usia dini.Salah satu pemilihan media pembelajaran melalui media TV dalam masa pandemi Covis-19 pada satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai wujud mendukung Sekolah Ramah Anak (SRA) diperlukan strategi guru untuk berpikir cerdas mencari solusi atas masalah-masalah yang dihadapi peserta didik dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. Tidak bisa di pungkiri, pembelajaran secara daring (PJJ) memiliki kendala yang sangat luar biasa baik dari anak, orang tua maupun guru sendiri.Maka untuk itu diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus para guru  KB/TK Islam Plus Assalamah Bandaran Barat dalam pemanfaatan media TV sekolah sebagai impelementasi Pembelajaran konseptual upaya pendukung Sekolah Ramah Anak (SRA) dengan program pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan.Hasil yang didapat dalam penyuluhan dan pendampingan dapat memberikan manfaat kepada para guru dengan dibuktikan perubahan yang signitifkan antara hasil pre test dan post test. Pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan TV sekolah membantu mengkonkritkan pemahaman peserta didik dalam memahami materi/konsep-konsep sederhana yang menjadi bahan belajar bagi peserta didik sesuai tema dan sesuai kelompok usia, mengembangkan potensi diri kepada kepada Kepala Sekolah dan Guru di KB/TK Islam Plus Assalamah dapat lebih lagi mengembangkan potensi diri/inovatif memberikan layanan pembelajaran berbasisi TV Sekolah upaya mendukung Sekolah Ramah Anak (SRA) Kata kunci: Media, TV Sekolah, Pembelajaran Konseptual, Sekolah Ramah Anak