Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kesepian dengan Depresi pada Lansia Di UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Lansia Rahmawati, Ajeng Rizqia; Wisnusakti, Khrisna; Noch Bolla, Ibrahim
JURNAL KESEHATAN KARTIKA Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Kartika
Publisher : Faculty of Health Science and Technology, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkkes.v18i2.279

Abstract

Getting old is marked by a biological decline that looks like the skin begins to loosen, reduced vision and hearing function, easily tired and susceptible to disease. In addition to physical changes, the elderly can experience changes in psychological terms which greatly affect the quality of life, such as getting senile, lonely, afraid of losing loved ones and loved ones, afraid of facing death, and experiencing depression. The purpose of this study was to identify a relationship between the level of loneliness and depression in the elderly at the UPTD Griya Elderly Social Service Center. The research design used an analytic survey with a cross-sectional approach. The sample in this study were the elderly who were at the UPTD Griya Elderly Social Service Center. The number of samples in this study were 66 elderly people, using purposive sampling. Data collection is done by filling out a questionnaire. Data analysis was performed univariately and bivariately with the Chi-square test. The results showed that from a total of 66 respondents, 31 respondents with low loneliness experienced mild depression as many as 26 respondents with a percentage of 83.9%. And 35 respondents with moderate loneliness experienced moderate depression as many as 24 respondents with a percentage of 68.6%. The statistical test results obtained a value (p value = 0.000), because the p value <0.05, it can be concluded that there is a significant relationship between the level of loneliness and depression in the elderly at the UPTD Griya Elderly Social Service Center. It is recommended that the caretaker of the orphanage can accompany and pay more attention to the elderly and routinely invite the elderly to make contact with the surrounding environment such as discussing or just chatting, and can develop what activities can be effective in anticipating things or behaviors that can cause loneliness and depression in the elderly.
Hubungan Pengetahuan dan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Yayasan Pesantren Maruyung An-Nur Kabupaten Bandung Hidayat, Monna Maharani Hidayat; Melanie, Ritha; Wisnusakti, Khrisna; Sabila, Amelia
JURNAL KESEHATAN KARTIKA Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Kartika
Publisher : Faculty of Health Science and Technology, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkkes.v19i1.293

Abstract

Background: Anemia is a prevalent nutritional problem among adolescents, with a prevalence rate in Indonesia reaching 31.2% in 2019, higher than the 2018 rate of 30.4%. Knowledge and nutritional status are significant factors influencing the occurrence of anemia, particularly among adolescent girls. Objective: to identify the relationship between knowledge and nutritional status with the incidence of anemia among adolescent girls in Yayasan Pesantren Maruyung An-Nur. Method: This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The research sample comprised 83 adolescent girls selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected using an Hb meter, a knowledge questionnaire, a microtoise, and a weighing scale. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with Fisher's Exact Test. Results: The study findings revealed that all adolescent girls with low knowledge experienced anemia (100%). Similarly, all adolescent girls with abnormal nutritional status also experienced anemia (100%). Bivariate analysis showed a significant relationship between knowledge and nutritional status with the incidence of anemia (p-value < 0.05). Conclusion: This study established a significant relationship between knowledge, nutritional status, and the incidence of anemia among adolescent girls in Yayasan Pesantren Maruyung An-Nur. Health education programs on anemia prevention and treatment are necessary to enhance knowledge and improve the nutritional status of adolescent girls in the school environment
HUBUNGAN CITRA TUBUH DENGAN POLA MAKAN PADA REMAJA PUTRI: LITERATUR REVIEW Wisnusakti, Khrisna; Putra, Yonathan Kristian Yuan
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v1i9.2031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya hubungan citra tubuh dengan pola makan pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Sampel berjumlah 8 jurnal yang bersumber dari database akademik elsevier, pudmed, google scholar, dan garuda. Kemudian jurnal dianalisis kualitasnya dengan menggunakan dengan The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Hasil: Data kajian literature review yang dilakukan pada 8 jurnal berbahasa Inggris atau Indonesia yang memenuhi kriteria inklusi. Secara umum dari 8 jurnal memiliki persamaan dan perbedaan. 7 jurnal memiliki hasil yang sama yaitu terdapat hubungan antara citra tubuh dengan pola makan pada remaja putri, 1 jurnal ada hubungan yang sangat lemah dan tidak searah. 8 jurnal terdapat hasil yang dominan dalam citra tubuh negatif serta hasil dominan dalam pola makan buruk. Terdapat hubungan antara citra tubuh dengan pola makan pada remaja putri, Seseorang dengan citra tubuh negatif akan memiliki penilaian yang negatif pula terhadap kondisi tubuhnya. Oleh karena itu, dirinya melakukan suatu cara untuk merubah penampilan dengan melakukan diet. Saran: Hasil literature review diharapkan dapat menjadi bahan edukasi khususnya bagi remaja agar menambah pengetahuan dalam memandang citra tubuh secara positif sehingga dapat menerapkan pola makan yang baik.
TINJAUAN LITERATUR TENTANG ANALISIS PEMULIHAN KESEHATAN MENTAL PADA MASYARAKAT DI INDONESIA Kusdiyanty, Inggit Sri; Wisnusakti, Khrisna
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v1i9.2036

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi proses pemulihan di Indonesia melalui penelusuran literatur, yang dilakukan untuk mengidentifikasi aspek-aspek berkaitan dengan pemulihan pada pasien gangguan jiwa. Studi ini menggunakan beberapa kajian literaturmelalui review sistematik. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Cendekia, BMC, Springerlink, Science Direct, Scopus, Proquest dan perpustakaan Cochrane. Hasil pencarian didapatkan 66 artikel yang terdiri dari 60 artikel penelitian 6 artikel non penelitian. Dari 66 ini artikel, dua di duplikat meninggalkan 64 artikel yang tersisa. 42 dari 64 artikel ini dikeluarkan sehingga 22 sisanya artikel ditinjau. Hasil penelitian didapatkan bahwa proses pemulihan bagi penderita gangguan jiwa di Indonesia terdiri dari sejumlah tahapan yang berbeda meskipun dalam detail mereka benar-benar menguraikan proses yang sama. Sebagian besar penelitian di Indonesia meneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan dari gangguan jiwa. Literatur di Indonesia mengungkapkan bahwa sebagian besar penelitian lemah dalam istilah tingkat bukti. Selain itu, penelitian publikasi di Indonesia tetap fokus pada yang pertama dan tahap kedua dari proses pemulihan, masih sedikit perhatian diberikan pada tahap ketiga tentang integrasi psikiatri pasien di masyarakat. Publikasi tentang pemulihan pasien psikiatri di Indonesia masih belum mengatasi tahap ketiga pemulihan proses, yaitu integrasi yang harmonis dengan masyarakat. Jika harmoni tidak dapat diciptakan maka pasien akan rentan terhadap kambuh.
Dukungan Sosial dalam Pencarian Pertolongan Kesehatan Mental Mahasiswa Kurniawati, Indah; Suryani, Suryani; Wisnusakti, Khrisna; Jannah, Farahul
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa yang merupakan bagian dari kelompok usia muda (youth). Usia ini merupakan usia yang rentan mengalami permasalahan kesehatan jiwa karena berada pada masa transisi dari remaja menuju dewasa dengan tekanan dan tantangan baru dalam kehidupan sehari-hari. Stres akademik, kekhawatiran akan kondisi ekonomi, hubungan dengan orang lain, meninggalkan keluarga untuk pertama kali akan menyebabkan tingkat stress yang tinggi yang dapat mengakibatkan terjadinya masalah kesehatan mental. Namun, mahasiswa kerapkali enggan dalam mencari pertolongan atas permasalahan kesehatan mental mereka, karena merasa malu atau takut dianggap aneh jika mengalami masalah kesehatan mental. Dorongan dari orang lain merupakan salah satu factor penting dalam pencarian pertolongan, salah satu bentuknya adalah dukungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan sosial dalam pencarian pertolongan kesehatan mental. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional, dengan sampel penelitian sebanyak 412 orang mahasiswa. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada korelasi antara dukungan sosial terhadap pencarian pertolongan kesehatan mental dengan nilai p value (0,000). Mahasiswa perlu melibatkan sumber-sumber dukungan sosial yang ada disekitarnya untuk dapat meningkatkan kesehatan mental dan membantu dalam upaya pencarian pertolongan kesehatan mental.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Yang Mengalami Menstruasi Menarche Veni Octaviani; Khrisna Wisnusakti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 6 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan individu yang mengalami pubertas dimana terjadi perubahan-perubahan dari kecil menuju masa dewasa, masa remaja dicirikan dengan berubahnya bentuk fisik, psikolog serta sudah matangnya reproduksi. Adapun sistem reproduksi yang berhubungan dengan peristiwa menstruasi merupakan salah satu hal yang terjadi pada wanita yang mengalami stres dan kualitas tidur yang tidak baik. Setiap remaja mengalami dampak psikologis yaitu kecemasan, stres dan depresi. biasanya dimasa remaja sering mengalami stres karena banyak masalah yang dialami baik dari lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah dan biasanya stres juga dapat memicu durasi tidur menjadi terganggu. Sehingga hal tersebut akan mempengaruhi siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stress dan kualitas tidur dengan ketidakteraturan menstruasi menarche. Desain dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional pada 109 responden dengan analisis uji Chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada Hubungan yang signifikan tingkat stres dengan kualitas tidur pada remaja yang mengalami menstruasi menarche
Pengaruh Terapi Musik Keroncong Terhadap Perubahan Tingkat Depresi Pada Usia Lanjut Di Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur Tahun 2022 Sri Wulandari; Khrisna Wisnusakti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi merupakan salah satu gangguan Mood yang ditandai oleh hilangnya perasaan kendali dan pengalaman subjektif adanya penderitaan berat. Mood adalah keadaan emosional internal yang meresap dari seseorang, dan bukan afek, yaitu ekspresi dari isi emosional saat itu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Musik Keroncong Terhadap perubahan Tingkat Depresi Pada Usia Lanjut Di Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur Tahun 2022. Pada design penelitian yang peneliti terapkan dalam penelitian ini adalah design penelitian pre-eksperimen one group pretest and postest, dengan menggunakan metode tersebut peneliti dapat lebih akurat dalam menentukan hasil penelitian karna dapat membandingkan secara langsung keadaan sebelum dan sesudah diberikan perlakukan pada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien depresi yayasan rumah ceria repok kabupaten cianjur dengan sampel 30 responden ( 15 0rang sesudah dan sebelum penelitian). Instrument yang di gunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknis pengambilan data dengan cara menggunakan Uji Wilxoson.
Perilaku Merusak Diri pada Usia Dewasa Muda Sambuaga, Michelle Christine; Akemat, Akemat; Wisnusakti, Khrisna; Mustikasari, Mustikasari; Imelisa, Rahmi
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i2.11755

Abstract

This study aims to explore the experiences of self-harm in young adulthood. The research employs a qualitative method with a phenomenological approach. The findings reveal three main themes in the experience of self-harm among young adults: 1) causes of self-harm, 2) ideas about self-harm, and 3) the cycle of self-harm. The conclusion indicates that the causes of self-harm vary among individuals, including factors such as family, academic, psychosocial, intrapersonal, personality, unpleasant past experiences, and physical health history. The ideas about self-harm among participants are influenced by everyday media exposure, such as social media and preferred films. The self-harm cycle begins with an individual's negative response to stressors, the type of self-harm performed, the negative feelings experienced before self-harm, and the relief felt as an emotional release after self-harm, which leads individuals to feel addicted and engage in repeated self-harm. In summary, self-harm is a maladaptive coping mechanism that provides only temporary relief from emotional burdens. Social skills training and counseling are recommended to reduce the risk of recurring behavior for those who are not yet ready to stop. Keywords: Self-Harm, Students, Young Adult
Overview of Emotional Stability in Class Adolescents Based on Nursing Perspectives Wisnusakti, Khrisna; Kumala, Tria Firza; Hidayat, Monna Maharani
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 8 No. Special Edition (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aims: Stability Emotions are not one of the determinants of a person's personality pattern, but emotional stability can help to control emotional development, one of which is adolescent development emotion teenager Step mid found experience install significant receding caused by several  factor of them environment , environment enough big the role in influence atmosphere heart Objective: The purpose of this study was to determine the emotional stability of adolescents in Al - Azhary Junior High School Cianjur , and the relationship between the two variables. Method: The method used is quantitative by design study descriptive quantitative Result: emotional stability where it was found that most of the respondents, as many as 66 (76.7%) had low emotional stability and less than half of the respondents as many as 20 (23.3%) had high emotional stability. Conclusion: Stability emotions in teenagers in at Al- Azhary Middle School Cianjur have stability low emotional , so suggested right need upgraded understanding teenager to condition mental health
PANDANGAN PASIEN MENGENAI TEKNIK MENGHARDIK PADA SAAT BERHALUSINASI DI RSJ PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 Imelisa, Rahmi; Wisnusakti, Khrisna; Febrynia
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2018): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.776 KB)

Abstract

The number of mental illness patient in West Java Province was 1.065.000 people or about 2,37 %citizen. Hallucination is one symptom used to diagnosed mental health illness: schizophrenia.Hearing and vision hallucination is the common type. Nowadays, techniques had been develop tocontrol hallucinations. This research aimed to explore patient viewpoint in conducting rebuketechnique when hallucination occurs in West Java Province Mental Health Hospital. This researchwas a qualitative research using phenomenology approach. Participants was selected withpurposive sampling techniques. The results showed that patients was able to revealed about theirhallucination of its contents, time of appearance, frequencies, provoke situations and their feelingswhile hallucinating. There was three themes obtained related to rebuke techniques, that was how toconduct, duration, and the advantage of rebuke techniques. It is expected that nurses can evaluatefuther about patient viewpoint about conducting rebuke techniques using different research methods.And another techniques to controll hallucination need to be considered.