Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Marine Research

Kerapatan dan Tutupan Kanopi Ekosistem Mangrove di Desa Wisata Pare Mas, Lombok Timur Wiwid Andriyani Lestariningsih; Ibadur Rahman; Nurliah Buhari
Journal of Marine Research Vol 11, No 3 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i3.34903

Abstract

Pulau Lombok memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi, hal ini menjadikan pulau Lombok sebagai salah satu tujuan wisata bagi masyarakat lokal dan mancanegara. Salah satu tujuan destinasi wisata pulau Lombok yakni ekosistem mangrove, hal ini berpengaruh secara tidak langsung terhadap nilai ekonomi suatu daerah. Ekosistem mangrove memiliki fungsi yakni fungsi fisik, ekologi, dan ekonomi. Desa Wisata Pare Mas menyediakan jasa tracking mangrove, oleh sebab itu perlu adanya pengetahuan dan informasi tentang kondisi ekosistem mangrove Desa wisata Pare Mas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi struktur komposisi dan persentase tutupan kanopi ekosistem mangrove Desa Wisata Pare Mas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode eksploratif, dimana terdapat tiga stasiun dan masing-masing stasiun dilakukan tiga kali ulangan. Spesies mangrove yang terdapat di ekosistem mangrove Desa Wisata Pare Mas yakni Rhizophora apiculata dan Avicennia alba. Kerapatan rata-rata sebesar 3022 ind/ha termasuk kategori padat (kriteria baik). Kemudian nilai persentase tutupan kanopi rata-rata sebesar 66.56 % termasuk kategori sedang (kriteria baik). Masing-masing stasiun memiliki nilai kerapatan dan persentase tutupan kanopi yang tidak jauh berbeda. Nilai kerapatan dan persentase tutupan kanopi masing-masing stasiun yakni 2933 ind/ha; 76.32 % (Stasiun 1), 3333 ind/ha; 65.17 % (Stasiun 2), dan Stasiun 3 dengan nilai 2800 ind/ha; 66.56%.  Lombok Island has reasonably high biodiversity, and this makes the Lombok as a tourism destination for local and foreign people. One of the tourism destinations on the island of Lombok is the mangrove ecosystem, which indirectly affects an area's economic value. Mangrove ecosystems have functions, namely physical, ecological, and economic functions. The Pare Mas tourism village provides mangrove tracking services. Therefore, it is necessary to have knowledge and information about the condition of the mangrove ecosystem in the Pare Mas tourism village. The purpose of this study was to determine the condition of the structure, composition, and percentage of canopy cover of the mangrove ecosystem of the Pare Mas tourism village. The method used in this research is descriptive and experimental, where there are three stations, each repeated three times. The mangrove species found in the mangrove ecosystem of the Pare Mas tourism village are Rhizophora apiculata and Avicennia alba. The average density is 3022 ind/ha in the solid category (good criteria). Then the average canopy cover percentage value was 66.56% in the medium category (good criteria). Each station has a density value and percentage of canopy cover that is not much different, namely Station 1 with a value of 2933 ind/ha; 76.32%, Station 2 with a value of 3333 ind/ha; 65.17%, and Station 3 with a value of 2800 ind/ha; 66.56%.
Kerapatan dan Tutupan Kanopi Ekosistem Mangrove di Desa Wisata Pare Mas, Lombok Timur Wiwid Andriyani Lestariningsih; Ibadur Rahman; Nurliah Buhari
Journal of Marine Research Vol 11, No 3 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i3.34903

Abstract

Pulau Lombok memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi, hal ini menjadikan pulau Lombok sebagai salah satu tujuan wisata bagi masyarakat lokal dan mancanegara. Salah satu tujuan destinasi wisata pulau Lombok yakni ekosistem mangrove, hal ini berpengaruh secara tidak langsung terhadap nilai ekonomi suatu daerah. Ekosistem mangrove memiliki fungsi yakni fungsi fisik, ekologi, dan ekonomi. Desa Wisata Pare Mas menyediakan jasa tracking mangrove, oleh sebab itu perlu adanya pengetahuan dan informasi tentang kondisi ekosistem mangrove Desa wisata Pare Mas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi struktur komposisi dan persentase tutupan kanopi ekosistem mangrove Desa Wisata Pare Mas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode eksploratif, dimana terdapat tiga stasiun dan masing-masing stasiun dilakukan tiga kali ulangan. Spesies mangrove yang terdapat di ekosistem mangrove Desa Wisata Pare Mas yakni Rhizophora apiculata dan Avicennia alba. Kerapatan rata-rata sebesar 3022 ind/ha termasuk kategori padat (kriteria baik). Kemudian nilai persentase tutupan kanopi rata-rata sebesar 66.56 % termasuk kategori sedang (kriteria baik). Masing-masing stasiun memiliki nilai kerapatan dan persentase tutupan kanopi yang tidak jauh berbeda. Nilai kerapatan dan persentase tutupan kanopi masing-masing stasiun yakni 2933 ind/ha; 76.32 % (Stasiun 1), 3333 ind/ha; 65.17 % (Stasiun 2), dan Stasiun 3 dengan nilai 2800 ind/ha; 66.56%.  Lombok Island has reasonably high biodiversity, and this makes the Lombok as a tourism destination for local and foreign people. One of the tourism destinations on the island of Lombok is the mangrove ecosystem, which indirectly affects an area's economic value. Mangrove ecosystems have functions, namely physical, ecological, and economic functions. The Pare Mas tourism village provides mangrove tracking services. Therefore, it is necessary to have knowledge and information about the condition of the mangrove ecosystem in the Pare Mas tourism village. The purpose of this study was to determine the condition of the structure, composition, and percentage of canopy cover of the mangrove ecosystem of the Pare Mas tourism village. The method used in this research is descriptive and experimental, where there are three stations, each repeated three times. The mangrove species found in the mangrove ecosystem of the Pare Mas tourism village are Rhizophora apiculata and Avicennia alba. The average density is 3022 ind/ha in the solid category (good criteria). Then the average canopy cover percentage value was 66.56% in the medium category (good criteria). Each station has a density value and percentage of canopy cover that is not much different, namely Station 1 with a value of 2933 ind/ha; 76.32%, Station 2 with a value of 3333 ind/ha; 65.17%, and Station 3 with a value of 2800 ind/ha; 66.56%.
Biodiversitas Gastropoda dan Pengaruh Parameter Lingkungan terhadap Kelimpahan Gastropoda di Lahan Mangrove Silvofishery Desa Eyat Mayang, Lombok Barat Wahida, Nurul Safira; Rahman, Ibadur; Buhari, Nurliah
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.46219

Abstract

Gastropoda merupakan hewan bertubuh lunak yang menggunakan otot perutnya untuk berjalan. Tekanan ekologis dan kondisi lingkungan seperti vegetasi mangrove dapat mempengaruhi kelimpahan gastropoda pada suatu kawasan. Desa Eyat Mayang adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kawasan hutan mangrove yang cukup luas, yang kemudian banyak dialihfungsikan menjadi lahan tambak intensif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui biodiversitas gastropoda, kelimpahan gastropoda, dan pengaruh beberapa parameter lingkungan terhadap kelimpahan gastropoda di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan dengan metode transek kuadran pada 3 plot sampling dengan 4 kali pengulangan. Kerapatan ekosistem mangrove di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar termasuk kedalam kategori padat (>1500 ind/ha). Terdapat 7 (tujuh) famili,10 genus, dan 14 spesies, dengan kelimpahan tertinggi terdapat pada spesies Cerithidea quadrata (12 ind/m2). Sedangkan spesies Littorina brevicula, Nerita picea, dan Faunus ater memiliki nilai kelimpahan terendah, sebanyak 0,25 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman pada ke 3 plot sampling termasuk ke dalam kategori sedang, indeks keseragaman termasuk ke dalam kategori tinggi, dan tidak terdapat spesies yang mendominasi. Parameter lingkungan berupa suhu, kerapatan mangrove, dan fraksi pasir halus memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelimpahan gastropoda dengan nilai korelasi berkisar antara 0,5278 - 0,9999.Gastropods are soft-bodied animals that use their abdominal muscles to walk. Ecological pressures and environmental conditions such as mangrove vegetation can affect the abundance of gastropods in an area. Eyat Mayang Village is one of the villages in Lembar Sub-district, West Lombok Regency which has a fairly large mangrove forest area, which was later converted into intensive ponds. This study was conducted to determine the biodiversity of gastropods, gastropod abundance, and the influence of several environmental parameters on gastropod abundance in mangrove silvofishery in Eyat Mayang Village, Lembar District, West Lombok. Gastropod sampling was conducted using the quadrant transect method on 3 sampling plots with 4 repetitions. The density of mangrove ecosystems in the silvofishery mangrove land of Eyat Mayang Village, Lembar District is included in the dense category (>1500 ind/ha). There are 7 (seven) families, 10 genera, and 14 species, with the highest abundance found in Cerithidea quadrata species (12 ind/m2). While the species Littorina brevicula, Nerita picea, and Faunus ater had the lowest abundance value, as much as 0.25 ind/m2. The diversity index value in the 3 sampling plots is included in the medium category, the uniformity index is included in the high category, and there is no dominating species. Environmental parameters such as temperature, mangrove density, and fine sand fraction have a strong influence on gastropod abundance with correlation values ranging from 0.5278 - 0.9999.
Co-Authors Abd Saddam Mujib Adi, Ilham Ananda Krista Afrijal Afrijal Agustina, Rizki Anasta Irawan, Islam Anggereni, Aprilia Ani Lestari Ani Lestari Aprilla, Diah Mitha Aprilya, Nabilah Ari Andayani Aris Munandar Asmileen, Suci Dwi At-Thoriq, Muhammad Ari Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Azzahra, Sakinah Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Destikawati, Destikawati Devi, Lokita Dewi Sartika Dewi, Sirrul Aini Sukma Diwangkari, Fanashya Diva Radya Donna Ayu Maylanda Edwin Jefri Edwin Jefri Eni Hidayati Eva Anggraini Fadillah, Fitri Faidlul Qodir Fanduwinata, Fina Fariq Azhar Fariq Azhar Febiliyadi, Aqidatul Firdaus, Rizqi Rohmatul Fitriana, Nur Fadila Fitriani, Syawalina Gede Windu Sukma Govinda, I Gigentika, Soraya Halimiaty, Siti Haq, Ayu Kirana Harman, Carlen Aufa Haryani, Baiq Aristawidya Haykal, Muhammad Hery Widijanto Himawan, Mahardika Rizki Hotmariyah, Hotmariyah Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ichsan, Andi Chairil Idris Ilmi, Baiq Iva Nur Jannatul Istagina, Dina Jamal Basmal, Jamal Jamaluddin Jompa Jefri, Edwin Julianti, Nova Junaidi, Muhammad Kadek Minarti, Ni Khaerunnisa Kholilah, Nenik Korniawan, Ojik Danang Kurniawan Yuniarto Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lestrariningsih, Wiwid Andriyani Lumbessy, Salnida Yuniarti M Natsir Nessa, M Natsir Mahardika Rizki Himawan Mahardika Rizki Himawan Mahardika Rizqi Himawan Maisaroh, Dian Sari Majerus, Kara Muriel Angela Maulida, Sylmi Maulita Syahdina Mauludiyah Mauludiyah Muhammad Sahidi Muhammad Supiandi Mulyana, Sulastri Munawarah, Zahratul Mustafid, Azhar Nanda Diniarti Ninda Nastiti Nunik Cokrowati Nuraini Nurfajilah, Nurfajilah Nurhayati Nurhayati Nurliah Nurliah Nursakinah, Nursakinah Ofri Johan Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Pratama, Lalu Bobi Pratiwi, Dewa Ayu Agung Ratih Puna, Salvina Herawaty Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan Putri, Indah Annisa Qolbuna Salima, Baiq Rahfika Rahman, Ibadur Rahmi, Disa Aulia Raisa, Daeva Rakmah, Aira Ramadani, Nafisah Kurniawati Rhojim Wahyudi Ridwan Ridwan Rizqi Pramana, Adhimas Rohmanurcaesari, Abdari Rosyada, Vivian Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Sahidi, Muhammad Sahrani, Putri Saptono Waspodo Setiawati, Kadriani sherina aulia ningtias tias Siagian, Raja Aditya Sahala Siahaya, Patrick Alexander Sigalingging, Cinthya Natasya Siti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Hilyana Soraya Gigentika Sudirman Sudirman Sultansyah, Muhammad Suparmin Suparmin Suprianti, Baiq Novi Supriatna, Nunung Surnawati . Susi Rahayu SUWARTI Syamsu Alam Ali, Syamsu Alam Syawal, Abdul Syafiq Ta'yuni, Qur'a Thoriq, Muhammad Tiaskara, Nazrina Dwi Tirayya, Nadia Hulwa Utami, Widia Tri Wahida, Nurul Safira Wahyudi, Reza Izam Walid Walid, Walid Wardani, Niramaya Kusuma Wiga Alif Violando Wiwid Andriyani Lestariningsih Wiwid Andriyani Lestariningsih Yani Robiansyah Yasir Yudi Irawan Yusran Nur Indar, Yusran Nur Z, Muhammad Fayyadh A. ZA, Siti Asiah Ziadha Naufal Firdaus, Baiq