Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berdiferensiasi: Strategi Diagnosa Kesiapan Belajar Siswa dalam Kurikulum Merdeka Hisbullah Hisbullah; Muhammad Guntur; Fitri Astri A. Makkasau
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berdiferensiasi dengan fokus pada strategi diagnosa kesiapan belajar peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Penelitian ini dilakukan di MI Datok Sulaiman Palopo sebagai subjek utama, dengan MI DDI 1 Palopo dan MI DDI 3 Purangi sebagai subjek pendukung. Tahapan define meliputi analisis kebutuhan dan identifikasi kesiapan belajar, serta pengetahuan guru terhadap perangkat pembelajaran kurikulum merdeka. Pada tahap design, perangkat pembelajaran yang dikembangkan mencakup pemetaan Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), media pembelajaran, dan asesmen, yang seluruhnya dirancang untuk mendukung pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif. Tahap develop, hasil uji validitas yang melibatkan ahli implementasi Kurikulum Merdeka, ahli asesmen pembelajaran, dan ahli bahasa menunjukkan bahwa perangkat ini valid dengan rata-rata persentase 74,67%. Sementara itu, hasil uji kepraktisan yang dilakukan dengan melibatkan guru-guru dari kelas I, III, dan V di MI Kota Palopo menunjukkan bahwa perangkat ini sangat praktis, dengan rata-rata persentase 85,83%, yang mengindikasikan perangkat ini mudah diterapkan dan memberikan manfaat dalam pembelajaran. Tahap disseminate dilakukan melalui penyebarluasan ke dua madrasah subjek pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berdiferensiasi yang dikembangkan efektif dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Strategi diagnosa kesiapan belajar siswa yang terintegrasi dalam perangkat ini membantu guru dalam memahami kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran dapat lebih sesuai dengan tingkat kesiapan, minat, dan profil belajar siswa. Perangkat ini mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Pengembangan Modul Digital Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Human Values Siswa SMP Asra Asra; Abdul Pirol; Muhammad Guntur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.3737

Abstract

Urgensi penelitian ini dilandasi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap human values, yang tercermin dari perilaku kurang menghargai, rendahnya toleransi, dan lemahnya empati. Kondisi ini berpotensi membentuk pribadi yang kurang peduli terhadap sesama dan lingkungan, sehingga diperlukan bahan ajar inovatif yang mampu mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sekaligus menanamkan nilai kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan, desai, validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul digital pembelajaran berbasis human values untuk siswa fase D di UPT SMP Negeri 2 Malangke Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and development (R&D) dengan model ADDIE melalui lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan subjek siswa kelas VIII dan guru PAI. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, lembar validasi, lembar angket praktikalitas, dan dokumentasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul sangat valid, menurut ahli media (92%) dan materi (87,5%), serta validasi menurut ahli bahasa (75%). Modul juga dinilai praktis oleh guru (96,25%) dan siswa (87,5%). Sedangkan hasil efektivitas modul 87,1% dengan kategori sangat efektif.
Pengembangan : Media Berhitung Berbantuan Spinning Wheel Number untuk Meningkatkan Minat Belajar Muthi'ah Muthmainna; Muhammad Guntur; Nilam Permatasari
TA'DIBAN Vol 6 No 2 (2026): Januari-Juni
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v6i2.377

Abstract

This research was motivated by students' low interest in learning mathematics, particularly in the topic of repeated addition among third-grade students at SDN 60 Salubattang. The purpose of this study was to determine the results of the needs analysis for media development, as well as the validity, practicality, and effectiveness of a counting learning media assisted by a Spinning Wheel Number on repeated addition material. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The research subjects consisted of one teacher and 18 third-grade students of SDN 60 Salubattang. Data were collected through interviews, questionnaires, documentation, and tests. The results showed that the media achieved a validity score of 83.33% from the media expert and 100% from the material expert, both categorized as very valid. The practicality assessment obtained scores of 96% from students and 95% from the teacher, indicating that the media was very practical. The effectiveness test resulted in an N-Gain score of 0.58, which falls into the moderately effective category. The implications of this study are that teachers can utilize the Spinning Wheel Number media as an innovative instructional medium in mathematics learning to help students understand the concept of repeated addition in a more concrete way. This media can serve as an engaging and interactive learning alternative to increase the learning interest of third-grade students at State Elementary School 60 Salubattang. Thus, the Spinning Wheel Number media is appropriate for use in mathematics learning on the topic of repeated addition.