Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

THE CONTRIBUTION OF YARD UTILIZATION TO HOUSEHOLD FOOD REVENUE AND EXPENDITURE IN DEWANTARA SUBDISTRICT, ACEH UTARA Martina, Martina; Praza, Riyandhi; Zuriani, Zuriani
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 21 NO 01 2022 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.055 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.21.1.103-116

Abstract

The use of yard land is carried out to maximize the use of land as a medium for planting commodities that can be used to meet the food needs of the community in Dewantara Sub-Sub-District. Commodities that are cultivated in the yard are horticultural commodities in the form of vegetables, spices, fruits and ornamental plants. Through the use of the yard, households can increase their revenue and save on food expenditure. This study aims to analyze the contribution of yard use to household food revenue and expenditure in Dewantara Sub-Sub-District, Aceh Utara. The research sample was 60 families who used the yard with horticultural cultivation which was determined by simple random sampling. The types of data used are primary data and secondary data. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis. The results showed that the use of yards with horticultural cultivation in Dewantara Sub-Sub-District contributed to an increase in household food revenue and expenditure. The average revenue earned by households through the use of yards is 50,045.35 IDR/month. The contribution to the increase in revenue is 1.1% and the contribution to food expenditure is 2.56%. The contribution given from the use of the yard is low, but the use of the yard is very meaningful in meeting household food needs. Households should use the yard optimally, be more innovative, and be carried out sustainably.
Peningkatan Pemahaman Petani di Kecamatan Muara Batu tentang Pertanian Berkelanjutan Zuriani, Zuriani; Adhiana, Adhiana; Ariani, Rita; Fadli, Fadli
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan pangan semakin bertambah seiring pertumbuhan penduduk. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk peningkatan produksi pangan, baik secara ekstensifikasi maupun intensifikasi. Program ekstensifikasi pada saat ini sudah susah  untuk dilakukan karena luas lahan pertanian  yang semakin sempit akibat adanya peralihan untuk pemukiman dan kegiatan non pertanian lainnya. Oleh karena itu, produksi tanaman pangan hanya bisa dilakukan secara intensifikasi melalui peningkatan produktivitas. Dalam rangka peningkatan produktivitas tanaman pangan, khususnya padi sawah masyarakat menggunakan berbagai jenis pupuk dan pestisida. Pupuk dan pestisida yang digunakan petani bertujuan untuk mendapatkan produksi yang tinggi dalam jangka waktu yang cepat sehingga petani mengandalkan pupuk dan pestisida kimia. Penggunaan pupuk dan pestisida kimia berdampak negatif terhadap kelestarian lingkungan terutama tanah. Tanah pertanian yang diberikan pupuk dan pestisida kimia dalam jangka waktu yang lama akan mengalami penurunan kualitas yang akan berdampak kepada produktivitasnya. Pertanian berkelanjutan merupakan sebuah konsep pertanian yang mengedepankan pola berusahatani ramah lingkungan sehingga produktifitas lahan tetap lestari sepanjang masa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani tentang konsep pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan yaitu penyuluhan berupa penyampaian materi tentang pertanian berkelanjutan dan memperkenalkan pupuk dan pestisida nabati. Hasil yang diperoleh adalah terjadinya perubahan pola pikir tentang pertanian dan betambahnya pengetahuan dalam menjalankan usahatani padi sawah.
Pemanfaatan Pekarangan Dengan Budidaya Sayuran Teknik Vertikultur Dalam Mendukung Wirausaha Agribisnis dan Ketahanan Pangan di Gampong Keutapang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Riani, Riani; Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Ariani, Rita; Barmawi, Barmawi; Adhiana, Adhiana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan penduduk Gampong Keutapang mengakibatkan keterbatasan lahan untuk menanam serta kondisi masyarakat tidak melakukan usahatani padi sawah selama dua tahun sampai sekarang, sehingga gampong ini mendapatkan program pemanfaatan perkarangan satu tahun yang lalu. Namun, masih terdapat lahan pekarangan yang sebagian masyarakat tidak memanfaatkan dan sebagian sudah memanfaatkan tetapi belum dilaksanakan secara intensif dan inovatif. Teknik vertikultur merupakan inovasi budidaya sayuran sebagai salah satu solusi dan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan yang terbatas untuk membangun wirausaha agribisnis dan menjaga ketahanan pangan masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk sosialisasi dan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur di lahan pekarangan dalam mendukung wirausaha agribisnis dan ketahanan pangan masyarakat. Metode pelaksanaan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran teknik vertikultur, sosialisasi keunggulan pemanfaatan pekarangan, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur. Hasil yang dirasakan adalah terjadi perubahan tambahan pengetahuan dan pengalaman peserta pengabdian tentang   inovasi pertanian sebagai suatu solusi mengatasi keterbatasan lahan dengan cara tanam bertingkat. Pemanfaatan lahan perkarangan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk terciptanya ketahanan pangan rumah tangga.
Analisis Tingkat Keberdayaan Petani Dalam Mengelola Usahatani di Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Zahara, Hafni; Praza, Riyandhi
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 6 No. 1 (2023): March
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.982 KB) | DOI: 10.32530/jace.v6i1.577

Abstract

Kecamatan Banda Baro terdapat sembilan gampong dengan jumlah masyarakat miskinnya yang terbilang banyak yaitu berjumlah 1.768 rumah tangga atau sebesar 78,89 persen dari seluruh rumah tangga petani yang ada di Kecamatan Banda Baro. Kegiatan penyuluhan pertanian di Kecamatan Banda Baro diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi pertanian petani, menambah wawasan atau skill petani dalam kegiatan usahatani dan dalam menambah sarana prasarana bagi kelompok tani, disamping layanan umum lain yang dibutuhkan petani agar dapat meningkatkan keberdayaan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberdayaan petani dalam mengelola usahatani di Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara. Jumlah sampel penelitian sebanyak 105 petani dan Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif yang diukur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberdayaan petani dalam mengelola usahatani rata-rata memperoleh nilai indeks sebesar 74,63 persen yang berada pada kategori berdaya artinya petani berdaya dalam melakukan setiap tahapan dalam proses produksi pertanian, berdaya dalam pemasaran hasil karena petani menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pemasaran yang dapat menampung hasil panen petani, berdaya dalam meningkatkan produktivitas usahatani, mampu menjalin kerjasama dengan lembaga agribisnis, dan adanya jaminan keberlanjutan usahatani yang dilakukan petani. Namun, dalam pengadaan sarana produksi pertanian, berada pada kategori kurang berdaya dengan perolehan indeks sebesar 62,33 persen. Kurang berdayanya petani disebabkan ketidakpastian memperoleh pupuk subsidi dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan dalam pengadaan sarana produksi. 
FACTORS AFFECTING HOUSEHOLD FOOD EXPENDITURE THROUGH THE UTILIZATION OF YARD LAND IN DEWANTARA SUBDISTRICT, ACEH UTARA : English Martina, Martina; Praza, Riyandhi; Zuriani, Zuriani
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 1 No. 1 (2021): October
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.572 KB) | DOI: 10.54443/ijebas.v1i1.16

Abstract

Food is a basic need that must be met by households. Utilization of home yard land is one of the alternatives to realize food self-sufficiency in households in Dewantara District which iscan save on food expenditure and ensure the fulfillment of household food needs which are always available, easily accessible and can be used at any time. This study aims to analyze the factors that influence household food expenditures that utilize yard land with horticultural cultivation in Dewantara Subdistrict, Aceh Utara. The sample in this study was 60 families who were selected by simple random sampling. Data were analyzed descriptively quantitatively using multiple linear regression test. The results showed that simultaneously the factorIncome (X1), yard area (X2), number of household members (X3), housewife education (X4), and number of working household members (X5) have a significant effect on food expenditure. Partially, only the income factor (X1) and the number of household members (X3) have a significant effect on household food expenditure.
COMPETENCY ANALYSIS OF EXTENSION OFFICERS IN AGRICULTURAL EXTENSION ACTIVITIES IN BANDA BARO SUB-DISTRICT, ACEH UTARA Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Zahara, Hafni; Maulani, Cut; Rezeki, Vina
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 2 No. 5 (2022): October
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v2i5.412

Abstract

The number of agricultural extension workers in Aceh Utara based on each sub-district is 279 people. Banda Baro sub-district is the sub-district that has the least number of extension workers among other sub-districts, namely 4 civil servants and 1 self-help extension with the target area consisting of 9 villages. The limited number of extension workers makes it difficult for extension workers to meet extension workers directly and the difficulty of communication networks so that it affects the competence of extension workers in extension activities. This study aims to analyze the competence of extension workers in agricultural extension activities in Banda Baro Sub-District, Aceh Utara. The number of research samples was 105 farmers and the types of data used were primary and secondary data. The data were analyzed descriptively qualitatively which was measured using a Likert scale. The results showed that the average competency of the instructor in extension activities was in the competent category with an index of 77.89%, meaning that the extension worker had good competence in communicating with farmers, planning programs, implementing programs, using methods, building an entrepreneurial spirit, building networking, and evaluating programs
Kajian Sosial Ekonomi Perikanan Tangkap Kawasan Pesisir Kabupaten Aceh Timur jamilah, jamilah; Wardah, Eva; Isnanda Nasution, Wahyu; Budi, Setia; Zuriani, Zuriani; Riani
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 10 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to examine the socio-economics of capture fisheries in the coastal areas of East Aceh Regency. The socio-economic conditions of capture fisheries are studied using qualitative and quantitative descriptive approaches, including fishermen's activities in fishing, capture fisheries resources, and the economic potential of capture fisheries. Analysis of fishermen's income is carried out to calculate the amount of income and the amount of income distribution among capture fisheries business actors. The results of the study indicate that the potential of fisheries has not been optimally utilized, indicated by the socio-demographic conditions of fishermen who are full of limitations in fishing, difficult access to credit, limited fishing facilities, suboptimal performance of fisheries institutions, no access to capital for fishermen, minimal investment in fish processing, resulting in fish being widely marketed in fresh form. Fishermen's income is still low due to fluctuations in fish catches, limited fishing facilities, and the undeveloped fish processing business. The development of an environmentally conscious aquaculture creative economy, increasing supervision and quality control of fisheries businesses, developing minapolitan fisheries industrialization and marine resources can increase fishermen's income and the welfare of coastal communities in the utilization of marine and fisheries resources.