Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Akomodasi Dialek Kebahasaan Nabi Muhammad Saw. dalam Interaksi dengan Berbagai Kabilah Arab: Analisis Historis dan Sosiolinguistik Berdasarkan Riwayat Hadis Bustanul Ulum; Aang Saeful Milah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3398

Abstract

Artikel ini menganalisis akomodasi dialek kebahasaan Nabi Muhammad saw. ketika berinteraksi dengan berbagai kabilah Arab melalui pendekatan historis dan sosiolinguistik berbasis riwayat hadis. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa masyarakat Arab awal bukan komunitas linguistik yang homogen, melainkan terdiri atas beragam lahjah yang terkait dengan identitas kabilah, wilayah, dan prestise sosial. Dalam situasi tersebut, komunikasi profetik tidak dapat dipahami semata sebagai penyampaian ajaran normatif, tetapi juga sebagai praktik kebahasaan yang mempertimbangkan latar tutur para penerima pesan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka. Data primer berupa hadis-hadis yang berkaitan dengan pluralitas bahasa Arab, variasi ahruf, bentuk-bentuk dialektal dalam matan, dan riwayat interaksi Nabi dengan kelompok sosial yang berbeda. Data sekunder meliputi kitab-kitab syarah, literatur lughat al-qaba’il, serta jurnal mutakhir tentang sosiolinguistik Arab dan studi hadis kontekstual. Analisis dilakukan dengan memadukan pembacaan historis terhadap konteks periwayatan dan Communication Accommodation Theory untuk menilai fungsi sosial penyesuaian bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akomodasi kebahasaan Nabi bekerja pada tiga level: pengakuan terhadap pluralitas bahasa Arab dalam bingkai makna yang sama, keluwesan pada level bentuk dan register, serta sensitivitas terhadap jarak sosial antara penutur dan lawan tutur. Temuan ini menegaskan bahwa kefasihan Nabi tidak bersifat kaku, tetapi adaptif dan berorientasi pada keterpahaman, efektivitas dakwah, serta integrasi sosial. Dengan demikian, studi hadis perlu lebih serius memasukkan dimensi dialek dan sosiolinguistik sebagai bagian penting dalam pembacaan matan.
Co-Authors Agresa, Agresa Ahmad Hizazih Al-Faqih Ahmad Najid Rasikhullah Ahmad Rizki, Ahmad Aisyah Purwati Alysia Naya Zahwa Syafira Anggun Putri Maharani Anisa Fitriyani Asmara, Hilda Dimyati Ayu Karina Ayu, Nufus Vitha Bustanul Ulum Cahyani, Aisyah Wahyu Noer Choirul Anam AM Diponegoro Clarisa Aulia Dewi Daffa, Muhammad Darin Rihhadatul ‘Aisy Dea Puspita Dewi Nuraeni Endang Saeful Anwar Erni Zuliana Febri Ferdiansah Fitria Nurrohmah Hadi Prayitno, Hadi Halimatusa’diah, Halimatusa’diah Hasanah , Umdatul Hatta Raharja Hawari, Agna Hengki Permana Holilah, Ilah Hulwatunnisa, Hulwatunnisa Ilhamiyatul Hidayah Insan Ramadhan Isma, Vidya Juhri, Muhammad Kaila Salsabilla Renajaya Khofifah, Siti Khuzaima Mandhira Pusti Lalu Turjiman Ahmad Mahirah, Siti Khansa Mila Santi Mohamad Rohman Mu'izzudin, Moch Mubarok, Muhamad Nizar Mugiroh Mugiroh Muhammad Faiq Dhiyaulhaq Muhammad Faqih Choiruddin Munawaroh, Siti Madinatul Nariyah, Aini Nidaul Ummah Nuafriyani, Siti Nuryulia, Siti Ola Alifiyanti Zahra Purnama Permana, Hengki Puspita, Nurul Amalia Putri, Alisyah Malikha Qurrotul Ain, Annisa Rasikhullah, Ahmad Najid Rija, Muhammad Rio Kurniawan Rizki Restu Afandi Rohman, Mohamad Sari, Anggi Yulia Setiawan, Rizky Siti Ba’i Muhibah Siti Padlah Sofwan, Aan St. Lutfiatul Adibati Suciati Fatimah Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulistiani Sulistiani Syofi, Raihan Syukronillah Tia Nuraeni Uum Umaroh Husaeni Wulan Anggraeni, Wulan Yanti, Alfa Auza Yuyun Rohmatul Uyuni Zahwa Adinda Nurul Fitri Zulaiha, Fitri Nur