Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Yang di Ajar dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dengan Model Pembelajaran Quantum Learning di Kelas VIII SMP Negeri 9 Medan Agum Budianto; Syawal Gultom
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.958 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v1i1.4172

Abstract

Pemecahan masalah siswa khususnya di dalam pelajaran matematika masih di kategorikan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran quantum learning pada materi kubus dan balok di kelas VIII SMP Negeri 9 Medan T.A 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sampel yang diambil adalah kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen A yaitu kelas yang di ajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas VIII-5 sebagai kelas eksperimen B yaitu kelas yang diajar dengan model  pembelajaran Quantum Learning. Sampel penelitian dilihat berdasarkan kesamaan kondisi awal berdasarkan nilai rapor siswa. Kemudian prosedur yang pertama  adalah memberi tes kemampuan awal kepada kelas yang diteliti. Dari hasil tes awal yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai rata-rata observasi siswa dalam materi kubus dan balok adalah sebesar 34,75. Setelah dilakukan posttest pada kedua kelas, dan diperoleh hasil berupa rata-rata nilai kelas eksperimen A sebesar 65,184 dan rata-rata nilai kelas eksperimen B sebesar 58,333. Artinya, kedua kelas sampel penelitian mengalami kondisi yang berbeda terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika setelah mendapat perlakuan. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang di ajar menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dengan Model Pembelajaran Quantum Learning pada materi Kubus Dan Balok di kelas VIII SMP Negeri 9 Medan T.A 2018/2019.
EVALUASI KURIKULUM TINGKAT PENDIDIKAN (KTSP) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SD Juanda Silaban; Marsela Puspita Br Damanik; Yosep Tio Lamtama Tampubolon; Nabila Aprilia Rangkuti; Agum Budianto
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i3.11688

Abstract

Pengembangan kurikulum yang sejalan dengan sistem pendidikan nasional, kebutuhan dan kondisi riil perlu diupayakan secara terus menerus bagi terwujudnya sumber daya manusia yang handal. Dengan digunakannya kurikulum 2006 (KTSP), perubahan kurikulum 2004 ke 2006, merupakan upaya evaluasi pembaharuan atau penyesuaian kurikulum yang didasarkan pada standar isi dan standar kompetensi lulusan yang diharapkan sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Untuk KTSP tingkat Sekolah Dasar (SD), tujuan pendidikannya dari evaluasi kurikulum tingkat satuan Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran SD adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, dan dapat mengikuti pendidikan lebih lanjut. Untuk mencapai tujuan tersebut, dijabarkan ke dalam sejumlah mata pelajaran yang terdapat pada jenjang pendidikan menengah. Pada tataran implementasi kurikulum secara umum, evaluasi kualitas pembelajaran SD KTSP meliputi pengembangan silabus dan RPP, pelaksanaan proses pembelajaran dan cara penilaiannya. Dalam konteks pelaksanaan kurikulum, hasil penilaian dapat diamati melalui indikator-indikator yang tercermin dalam rangkaian kegiatan pembelajaran, sebagai bentuk implementasi kurikulum. Untuk melihat sejauh mana keberhasilan dari implementasi kurikulum, sudah barang tentu membutuhkan waktu dan proses, karena hasil dari suatu proses pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan yang terus menerus dan panjang.
PENGELOLAAN FASILITAS DAN INFRASTURKTUR DI SEKOLAH DASAR 101767 TEMBUNG UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN YANG OPTIMAL Samosir, Berliana; Sihotang, Enjelika Chrismas; Rahmadani, Rahmadani; Manalu, Raiga Yesica; Trihandayani, Trihandayani; Lubis, Wildansyah; Ikhlas, Muhammad; Budianto , Agum
Journal of Professional Elementary Education Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v4i1.92

Abstract

This study aims to analyze the management of facilities and infrastructure in primary schools in supporting optimal learning. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques in the form of semi-structured interviews, field observations and documentation. The results show that although basic facilities, such as tables, chairs and stationery, are available in adequate conditions, some obstacles remain, such as the limitations of infocus and other technological devices. Teachers creatively overcome these limitations with alternative ways of teaching. This result confirms the importance of sustainable facility management and support from external stakeholders to improve the quality of education. Recommendations include increasing the availability of supporting technology and routine maintenance of facilities to support more effective and interactive learning.
Analisis Metode Penilaian Siswa pada Kurikulum Berbasis Kompetensi Khofifah Indah T; Aribah Capah; Fitri Mardayanti; Septi Qorima Sitorus; Agum Budianto; Laurensia M. Perangin Angin
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v2i2.1430

Abstract

This study will analyze how the implementation of teacher assessment methods for students in the competency-based curriculum (KBK) with a focus on implementation at the primary school level. This study, using a literature review method using a qualitative approach, examined various literature sources from 2019-2023 to identify the characteristics, challenges, and strategies to improve the KBK assessment method. The results showed that the KBK uses extensive and authentic reviews to highlight students' skill attainment, both individually and classically. The main challenges to implementation include teacher time limits, difficulties in determining indicators and defining criteria, lack of training, and differences in student characters. Recommended improvement strategies are to enhance teachers' skills through continuous training, development of standardized assessment instruments, use of technology in the assessment process, and collaboration among stakeholders. This study provides a comprehensive overview of KBK assessment practices and solutions to optimize implementation in schools.
Pengaruh 4 Literasi dalam Proses Pembelajaran terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Mahasiswa Budianto, Agum; Adriani, Dhea Putri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.544

Abstract

Kemajuan pesat era digital menuntut institusi pendidikan tinggi untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan kognitif, tetapi juga dengan kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh empat literasi-literasi bahasa, data, digital, dan manusia-terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung oleh metode survei, data dikumpulkan dari mahasiswa ilmu pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa 52% mahasiswa mengalami peningkatan signifikan dalam berpikir kritis setelah memahami bahwa literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menganalisis konten digital, menafsirkan data, serta berinteraksi secara etis dan empatik dengan orang lain. Namun, 24% mahasiswa masih menunjukkan kemampuan bernalar kritis yang terbatas, terutama dalam penerapan literasi data dan digital dalam konteks akademik. Hasil ini menekankan pentingnya integrasi keempat jenis literasi ke dalam strategi pengajaran melalui pembelajaran berbasis masalah, tugas kolaboratif, dan asesmen reflektif. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik terhadap pendidikan literasi sangat penting untuk menumbuhkan kompetensi berpikir kritis mahasiswa dalam menghadapi kompleksitas masa kini.
Dampak Beban Administratif dalam Penilaian Autentik Kurikulum Merdeka terhadap Efektivitas Pengajaran Guru Lubis, Fadila Putri; Siregar, Nurhasanah Br; Manurung, Tiani Saulina; Muliyanti, Anggi; Budianto, Agum; Peranung angin, Laurensia Masri
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak beban administratif dalam pelaksanaan penilaian autentik Kurikulum Merdeka terhadap efektivitas pengajaran guru, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memperberat beban tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap guru-guru di sekolah dasar. Data yang diperoleh dianalisis melalui teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban administratif yang tinggi, seperti pengisian rubrik, penyusunan portofolio, dan pelaporan asesmen, berdampak pada berkurangnya efektivitas pengajaran, ditandai dengan menurunnya kreativitas pembelajaran dan terbatasnya waktu interaksi guru-siswa. Faktor yang memperberat beban tersebut meliputi kurangnya dukungan teknologi, banyaknya format administrasi, serta kurangnya pelatihan terkait penilaian autentik. Sebagai respons, guru mengembangkan solusi seperti menyederhanakan format penilaian, memanfaatkan teknologi sederhana, serta membentuk komunitas berbagi antar guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyederhanaan administrasi dan dukungan teknologi sangat penting untuk menjaga kualitas pengajaran. Diperlukan kebijakan yang berpihak pada guru untuk mengefisienkan beban administrasi agar Kurikulum Merdeka dapat diterapkan secara optimal dan berdampak nyata pada proses belajar mengajar.
Analisis Pengelolaan Sarana dan Prasarana oleh Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SD Negeri 104204 Sambi Rejo Timur Saragih, Eunike Katherin Octaviani; Ulwan, Gina Nuzul; Tanjung, Pardomuan; Siregar, Yananda Knia Defakto; Budianto, Agum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan aspek krusial dalam mendukung terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepala sekolah dalam mengelola sarana dan prasarana di SD Negeri 104204 Sambirejo Timur, serta dampaknya terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan aktif dalam seluruh tahapan manajemen fasilitas pendidikan, mulai dari perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, hingga evaluasi. Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran dan tantangan eksternal, kepala sekolah mampu menerapkan strategi kolaboratif dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan. Transparansi pengelolaan dana, pembentukan kelompok kerja guru, serta pendekatan berbasis karakter turut memperkuat efektivitas pengelolaan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang visioner dan partisipatif menjadi kunci dalam optimalisasi sarana dan prasarana untuk mendukung pembelajaran yang nyaman, aman, dan inspiratif.
Analisis Keterlibatan Guru dalam Perencanaan Program Sekolah di SD 060877 Nurkholizah, Nurkholizah; Rambe, Indah Permata Sari; Ayu, Delvita; Herviana4, Herviana; Khaitami, Raisty; Budianto, Agum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini menyoroti pentingnya manajemen pendidikan di tingkat sekolah dalam menentukan kualitas pembelajaran dan efektivitas operasional. Keterlibatan guru dalam perencanaan program sekolah, komunikasi, pembagian tugas, sarana-prasarana, evaluasi kinerja, serta program motivasi menjadi elemen krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana manajemen sekolah mengelola aspek-aspek strategis tersebut serta tantangan yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara terstruktur kepada guru di SD Negeri 060877 Medan pada tanggal 3 November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru aktif dilibatkan dalam penyusunan program sekolah, pembagian tugas dilakukan secara adil, dan fasilitas yang memadai disediakan. Namun, terdapat kendala berupa perubahan kebijakan dari dinas pendidikan yang menambah beban administratif guru. Kesimpulannya, keterlibatan aktif guru dalam perencanaan program sekolah meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab, tetapi diperlukan koordinasi yang lebih baik antara sekolah dan dinas pendidikan untuk mengatasi kendala kebijakan.
Implementasi Pendampingan dan Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SD Negeri 106806 Cinta Rakyat Simanjuntak, Awan Catharina Letare; Situmorang, Cindy F. S.; Situmorang, Felix Kevin; Sitinjak, Fransiska; Marbun, Rany; Budianto, Agum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendampingan dan supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SD Negeri 106806 Cinta Rakyat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi‐terstruktur dan kajian literatur dari buku serta artikel jurnal terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sebagai bentuk evaluasi dan pengembangan profesional guru. Supervisi berfungsi tidak hanya sebagai pengawasan administratif, tetapi juga sebagai sarana refleksi, kolaborasi, dan berbagi praktik baik antar guru. Kepala sekolah berperan aktif sebagai pembimbing dan motivator dengan menerapkan pendekatan mentoring dan coaching yang mendorong guru memperbaiki proses pembelajaran secara berkelanjutan. Kegiatan pelatihan dan workshop turut mendukung peningkatan kompetensi guru, meskipun masih terkendala keterbatasan fasilitas teknologi dan sarana pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan dan supervisi terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan profesionalisme guru, terutama dalam aspek kolaborasi, inovasi, dan refleksi pembelajaran.
Korelasi antara Kreativitas Guru dalam Metode Pembelajaran dengan Semangat Belajar Siswa di SDN 064976 Telambanua, Desvi Putri Andriani; Ikhsan, Khairul; Tambunan, Paulina; Gurning, Puji Kristian; Budianto, Agum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara kreativitas guru dalam metode pembelajaran dengan semangat belajar siswa di kelas V A SDN 064976. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 30 siswa sebagai responden melalui teknik direct sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang memuat indikator kreativitas guru dan variasi strategi, rekayasa aktivitas belajar, dan fleksibilitas metode serta indikator semangat belajar siswa, yaitu atensi, persistensi, keterlibatan, dan inisiatif. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kreativitas guru dan semangat belajar siswa, ditunjukkan melalui koefisien korelasi yang signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa kreativitas pedagogik guru berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran kreatif di sekolah dasar.