cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Medika
ISSN : 24607266     EISSN : 26552051     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The publication of Jurnal Surya Medika certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 17 articles consisting of Pharmacy, Medical Laboratory Technology, and another Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 774 Documents
A Comparison of Murottal Al-Qur'an and Classical Music Therapy on Women’s Anxiety Levels During Early Labor at Muhammadiyah Palembang Hospital: A Comparison of Murottal Al-Qur'an and Classical Music Therapy on Women’s Anxiety Levels During Early Labor at Muhammadiyah Palembang Hospital Kurniawan, Kurniawan; Irjani, Okta Dwi; Goei, Noviyanti; Ghiffari, Ahmad
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.9517

Abstract

The prevalence of clinical anxiety disorders during the first periods of delivery was notable, with 15.2% of women experiencing any anxiety disorder antenatally worldwide. This study investigated the soothing effect of listening to Murottal Qur’an and classical music on pregnant women. A quasi-experimental design was applied, specifically a two-group pretest and posttest design, involving patients at Muhammadiyah hospital. The sample consisted of 36 respondents who met the specified inclusion and exclusion criteria and were interviewed to determine their mental health levels, categorized as not anxious, mild, moderate, or serious anxiety. Statistical software was used to analyze the effectiveness of Al-Qur’an murottal therapy and classical music through the Wilcoxon test and Mann-Whitney test. The anxiety levels for the Murottal group were initially 3.39 and decreased to 1.83, while the music group started at 2.83 and remained at 2.28. These findings indicate that Al-Qur’an murottal therapy is more effective than classical music in reducing anxiety levels in mothers during the initial stage of childbirth
The Effectiveness of Counseling on Mothers' Typhoid Prevention Knowledge among Pediatrics’ Inpatients: The Effectiveness of Counsling on Mother’s Typhoid Prevention Knowledge Among Pediatrics’ Inpatients Permana, Adhi; Agustina, Rika; Badri, Putri Amaliah; Prameswarie, Thia; Ghiffari, Ahmad
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.9520

Abstract

Worldwide, typhoid disease affects between 11 and 20 million individuals annually. The risk is higher for men, for those with less education, and for those less than fourteen years old. This study aims to examine the impact of counseling on typhoid prevention knowledge among patients at Muhammadiyah Hospital. A pre-experimental one-group pretest-posttest approach was employed to interview 30 participants to evaluate their knowledge levels prior to and following counseling. The Marginal Homogeneity Test indicated a rise in average knowledge levels from 2.03 to 2.80. The findings indicated that counseling enhances understanding of typhoid prevention, underscoring the necessity of basic healthcare education for patients and their families.
Evaluasi Penggunaan Obat Hipertensi pada Pasien Psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2022-2023: Evaluation of the Used of Hypertension Drugs in Psychiatric Patients at the Sambang Lihum Psychiatric Hospital In South Kalimantan Province for the Period 2022-2023 Hidayah, Nurul; Saputri, Rina; Komaliya, Risyda; Syamsu, Erlina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.9785

Abstract

Gangguan jiwa merupakan sindrom pola perilaku seseorang yang secara khas berkaitan dengan suatu abnormalitas fungsi psikolog dan biologik. Pasien psikiatri berpotensi mengalami penyakit penyerta seperti hipertensi. Penggunaan obat psikiatri dengan beberapa obat hipertensi berpotensi mengalami interaksi dan menyebabkan pengunaan obat yang tidak rasional. Belum ada penelitian mengenai evaluasi penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri, sehingga perlu dilakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan periode 2022-2023. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pengambilan data rekam medik secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang mengacu kepada penilaian rasionalitas penggunaan obat berdasarkan WHO (4T + 1 W). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik jenis kelamin, yaitu laki-laki 57,7% dan perempuan 42,3%. Berdasarkan usia 19-44 tahun sebesar 36,54%, usia 45-59 tahun 42,31% dan usia >60 tahun 21,15%. Penggunaan obat Amlodipin secara tunggal sebesar 50%, dan kombinasi Amlodipin + Sprinolactone + Lisinopril sebesar 3,85%. Rasionalitas penggunaan obat hipertensi dari 52 sampel diperoleh berdasarkan penilaian 4T + 1W sebesar 100%. Penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan periode 2022-2023 sudah rasional.
Peran Lensometer dalam Meningkatkan Akurasi Pengukuran Kekuatan Lensa dalam Praktikum Klinik Optik I di ARO Gapopin Tahun 2025: The Role of the Lensometer in Improving the Accuracy of Lens Power Measurement in Clinical Optics Practicum I at ARO Gapopin in 2025 Simarmata, Murni Marlina; Habiba, Putri Ghanim Septia; Abdilah, Bunyamin Rizki
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.9982

Abstract

Ketelitian dalam mengukur kekuatan lensa merupakan keterampilan mendasar dalam pendidikan refraksi optik yang perlu diasah secara sistematis. Lensometer digunakan sebagai alat bantu utama dalam mengidentifikasi parameter optik lensa, termasuk kekuatan sferis, silindris, dan sumbu, yang menjadi dasar dalam penyusunan resep korektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana penggunaan lensometer mampu meningkatkan akurasi pengukuran mahasiswa dalam kegiatan praktikum. Penelitian dilakukan secara kuantitatif deskriptif terhadap mahasiswa semester empat pada mata kuliah Praktikum Klinik Optik 1 di Akademi Refraksi Optisi dan Optometri Gapopin, Jakarta. Hasil pengukuran mahasiswa dibandingkan dengan nilai lensa standar, serta disertai penyebaran kuesioner untuk menilai persepsi terhadap kemudahan dan ketepatan penggunaan alat. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan lensometer secara berulang dan dibarengi dengan pembelajaran reflektif mampu meningkatkan tingkat ketepatan pengukuran mahasiswa terhadap parameter lensa korektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi penggunaan alat secara intensif dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman untuk mencapai kompetensi teknis yang optimal.
Strategi Peningkatan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Sekolah: Strategies to Improve Compliance with Iron Tablet Comsumption among Adolescent Girls in Schools Ridho, Muhammad; Hartono, Risky Kusuma
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.10404

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh remaja putri, yang sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi. Pemerintah telah menggalakkan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri di sekolah. Namun, tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah masih rendah akibat berbagai faktor seperti kurangnya pengetahuan, rendahnya kesadaran, efek samping, serta kurangnya dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Strategi analisis penelitian   menggunakan analisis SWOT dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di sekolah. Penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara dukungan, pengetahuan, dan sikap remaja putri terhadap konsumsi tablet tambah darah. Pengetahuan mereka masih rendah, dan sikap beragam, mulai dari rasa malas, takut efek samping, hingga pengaruh teman sebaya. Sekolah cenderung pasif dan hanya berperan saat distribusi. Berdasarkan temuan ini, strategi prioritas yang dihasilkan adalah penyusunan regulasi dalam bentuk Surat Edaran Bupati sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah di sekolah. Penelitian ini menghasilkan strategi prioritas berupa penyusunan Surat Edaran Bupati yang bersifat instruktif dan koordinatif lintas sektor sebagai upaya meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di sekolah. Regulasi ini mengatur pelaksanaan rutin di sekolah, memperkuat peran UKS dan Puskesmas, serta mengintegrasikan edukasi dan komunikasi melalui media pembelajaran dan digital.
Pengaruh Terapi OAT (Obat Anti Tuberkulosis) dan Faktor Risiko Terhadap Kejadian Hepatotoksisitas pada Pasen TB Paru di RSUD Pasar Rebo: The Effect of OAT Therapy (Anti-Tuberculosis Drugs) and Risk Factors on the Incident of Hepatotoxicity in Pulmonary TB Patients at Pasar Rebo Regional Hospital Sari, Dini Permata; Sitompul, Rosna Elfrina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.10427

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan global, dengan terapi utama menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Meskipun efektif, penggunaan OAT sering dikaitkan dengan risiko hepatotoksisitas, yaitu kerusakan hati yang ditandai dengan peningkatan kadar enzim hati (SGOT dan SGPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi OAT dan faktor risiko terhadap kejadian hepatotoksisitas pada pasien TB Paru di RSUD Pasar Rebo. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif terhadap 79 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh melalui rekam medis dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara terapi OAT dan kejadian hepatotoksisitas. Selain itu, faktor-faktor risiko seperti usia lanjut, konsumsi alkohol, riwayat penyakit hati, dan penggunaan obat lain juga menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap peningkatan risiko hepatotoksisitas. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa terapi OAT dan faktor risiko berpengaruh terhadap kejadian hepatotoksisitas, sehingga diperlukan pemantauan fungsi hati secara berkala dan mengidentifikasi risiko sejak awal terapi untuk mencegah komplikasi yang lebih berat serta meningkatkan keberhasilan pengobatan TB.
Penggunaan Tanaman Sebagai Obat pada Masyarakat Banjarmasin Tengah: The Use of Plants as Medicine Among the Community of Central Banjarmasin Aryani, Norsarida; Rohama, Rohama; Raihanah, Raihanah; Melviani, Melviani
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11335

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dengan sekitar 30.000 spesies tumbuhan, di mana ±9.600 di antaranya berkhasiat obat dan ±300 spesies sebagai bahan baku jamu dan obat tradisional. Masyarakat Banjarmasin, khususnya Kecamatan Banjarmasin Tengah, memanfaatkan tanaman obat tradisional sebagai pengobatan dan pemeliharaan Kesehatan. Tujuan: Mengetahui jenis tanaman obat, bagian yang digunakan, cara pengolahan dan pemanfaatan tanaman obat. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 28 responden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis secara deskriptif menggambarkan pola pemanfaatan tanaman obat. Hasil: Ada 24 jenis tanaman obat yang digunakan masyarakat. Bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun (54,2%). Penyakit paling banyak diobati hipertensi (40%), tanaman yang digunakan yaitu sirsak (12,5%). Cara pengolahan dominan adalah direbus (87,5%), dan cara penggunaan terbanyak adalah diminum (87,5%). Simpulan: Masyarakat Banjarmasin Tengah masih mempertahankan tradisi pengobatan dengan tanaman obat sebagai bagian dari kearifan lokal. Hasil ini penting sebagai dasar pengembangan penelitian etnomedisin dan pelestarian tanaman obat untuk menunjang kesehatan masyarakat.
Studi Literature: Stunting dan Risiko Komplikasi Metabolik pada Remaja: Literature Review: Stunting and Metabolic Risk Among Adolescent Basuki, Liagustri Maulisazen; Siregar, Leli Khairani
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11350

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang ditandai dengan kegagalan pertumbuhan linier akibat kekurangan gizi jangka panjang dan infeksi berulang, Kondisi stunting tidak hanya berdampak pada masa kanak-kanak, tetapi juga dapat berlanjut hingga masa remaja. Usia remaja yatu 10–19 tahun merupakan periode penting dengan perubahan fisiologis, hormonal, dan metabolik. studi literatur ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis berbagai hasil penelitian yang berkaitan dengan stunting pada remaja serta potensi risiko komplikasi metabolik. Selain itu, kajian ini berupaya memeberikan gambaran mengenai sejauh mana stunting menjadi masalah gizi pada kelompok remaja serta bagaimana kondisi tersebut mempengaruhi status metabolik tubuh seperti resistensi insulin, dislipidemia, anemia dan penyakit tida menluar lainnya. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari database scholar, PubMed, ResearchGet dengan kata kunci “stunting” “remaja” “risiko metabolik” “sindrom metabolik” “prevalensi” “Palangka raya” serta kata “and” sebagai kombinasi. Hasil penyaringan literatur didapatkan lima artikel sesuai dan relevan dengan topik penelitian. Hasil menunjukkan terbatasnya penelitian terbaru yang meninjau hubungan stunting pada remaja sebagai risiko komplikasi metabolik. Stunting pada remaja merupakan akibat kekurangan gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan, komposisi tubuh, risiko metabolik, profil lipid, glukosa darah serta status mikronutrient. Temuan dari hasil ini menunjukan bahwa stunting tidak hanya mencerminkan kondisi kekurangan gizi kronis tetapi stunting dapat meningkatkan risiko komplikasi metabolik dan penyakit tidak menular pada saat dewasa, sehingga intervensi gizi adekuat pada masa remaja sangat penting untuk memperbaiki defisit pertumbuhan dan pencegahan terhadap risiko komplikasi jangka panjang.
Studi Literatur: Gambaran Prevalensi Kejadian Anemia pada Remaja dan Faktor Risiko Anemia: Literatur Review: Overview Of Anemia Prevalence In Adolescent and Risk Factors For Anemia Angelia, Savira; Ana Mutriqah, Dian
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11388

Abstract

Anemia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi di mana kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah berada di bawah normal (kurang dari 12 g/dL). Oksigen diperlukan untuk transportasi hemoglobin. Kapasitas tubuh untuk mengalirkan darah ke jaringan berkurang karena kadar hemoglobin yang rendah. Fase remaja usia 10-19 tahun rentan terhadap risiko kesehatan karena remaja terjadi pertumbuhan tinggi badan, massa otot, dan massa lemak yang pesat mengakibatkan kebutuhan harian zat besi dan zat gizi mikro yang lebih besar. Tujuan studi literatur ini untuk menelaah dan menganalisis hasil penelitian yang berkaitan dengan prevalensi anemia remaja dan faktor risiko anemia. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari database Google Scholar, Pubmed, Research Gate, ScienceDirect dengan kata kunci “anemia” “remaja” “prevalensi” dan “faktor risiko” serta kata “and” sebagai kombinasi. Hasil penelitian literatur didapatkan dua puluh artikel sesuai dan relevan dengan topik penelitian. Kesimpulan keseluran jurnal yang telah ditelaah prevalensi anemia pada remaja tertinggi Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat yaitu 76% dan prevalensi terendah yaitu Barito Utara, Kalimantan Tengah 10,2%. Faktor risiko yang mempengaruhi anemia yaitu pengetahuan anemia, status gizi, usia remaja, body image/persepsi tubuh, pendidikan remaja, pola makan, frekuensi makan, lama menstruasi, infeksi cacing dan obat cacing, kepatuhan sumplemen zat besi (TTD/IFA), sosio-ekonomi dan pendidikan orang tua, konsumsi penghambat penyerapan zat besi, pola tidur dan gaya hidup, penyakit menular dan kronis, jamban dan jumlah anggota keluarga. Pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait anemia dapat ditingkatkan dengan meningkatkan pendidikan kesehatan melalui pengajaran berbasis sekolah.
Karakterisasi Gugus Fungsi dan Pemanfaatan Ekstrak Camellia Sinensis Sebagai Obat Diuretik Serta Media Kontras pada Pemeriksaan Sinar-X Diagnostik CT Scan Stonografi: Characterization of Functional Groups and Utilization of Camellia Sinensis Extract as a Diuretik Drug and Contrast Media in CT Scan Stongraphy Diagnostic X-Ray Examinations Wahyuni, Farida; Sugiarti, Sri; Wahyulia, Deny Eka
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11920

Abstract

CT Scan Stonografi merupakan salah satu pemeriksaan diagnostik untuk mengevaluasi secara komprehensif fungsi saluran kemih seperti ginjal, ureter dan kelainan kongenital lain pada ginjal. Teh hitam (Camellia sinensis) digunakan sebagai media kontras negatif oral untuk mendapatkan citra CT Scan Stonografi yang optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakterisasi gugus fungsi dan pemanfaatan teh hitam dalam pemeriksaan CT Scan Stonografi. Karakterisasi gugus fungsi dalam penelitian ini menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan dilanjutkan dengan penelitian di RS Wava Husada untuk pemanfaatan Camellia sinensis sebagai obat diuretik dan media kontras pada teknik radiografi CT Scan Stonografi. Berdasarkan hasil Fourier Transform Infrared (FTIR) dapat diketahui bahwa senyawa yang berperan sebagai obat diuretik dan media kontras pada pemeriksaan CT Scan Stonografi adalah kafein. Spektrum FTIR kafein dalam penelitian ini menunjukkan dua pita karakteristik pada daerah 1613,05 cm-1 dan 1728,57 cm-1. Kafein dapat mempercepat pasien merasakan buang air kecil serta kandungan dalam teh ini dapat membuat gambar terlihat lebih opack. hal ini dapat membantu memvisualisasikan organ-organ yang akan dinilai pada pemeriksaan CT Scan Stonografi. Hasil dari penelitian ini yaitu, pasien yang meminum seduhan teh hitam sebanyak 600 ml didapatkan nilai densitas vesica urinaria -23,63 HU.