cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2024)" : 40 Documents clear
Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Nilai Religius Pada Anak Usia 10-12 Tahun di Kampung Mekarjaya RT 10 Desa Cibening Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta Lala Marlina; Surya Hadi Dharma; Nurul Fauziah; Usep Setiawan; Narkum
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dan mendeskripsikan bagaimana peran yang dilakukan orang tua terhadap pendidikan nilai religius pada anak dan apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi orang tua dalam melakukan perannya sebagai orang tua untuk dapat menumbuhkan nilai religius pada anak. Objek dalam penelitian ini yaitu orang tua dan anak di Kampung Mekarjaya RT 10 Desa Cibening Kecamatan Bungursari dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang akan mendeskripsikan peran orang tua terhadap anak dalam menanamkan nilai religius dengan data yang disajikan sampel berjumlah 24 kepala keluarga dari populasi 148. Adapun analisa teori yang digunakan yaitu menggunakan teori Glock & Stark untuk  mengungkapkan dimensi keberagamaan anak usia 10-12 tahun melalui peran orang tua dengan menggunakan metode nasihat, metode pembiasaan, metode keteladanan dan metode hukuman. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pertama, peran yang dilakukan oleh orang tua untuk menanamkan nilai religius pada anak dinilai baik karena dengan berbagai macam metode orang tua berusaha untuk memberikan peranan yang terbaik bagi anaknya. Kedua, perilaku yang ditunjukan oleh anak berdasarkan lima dimensi religiulitas menurut teori Glock & Stark bahwa anak cukup mampu melakukan kelima dimensi tersebut namun membutuhkan selalu bimbingan dan perhatian secara terus menerus oleh orang tua.
Peningkatan Literasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Tontonan Televisi Arif Maulana; Usep Setiawan; Dyah Wulandari; Narkum; M.S Ridwanulloh
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.893

Abstract

Terbukanya ruang demokrasi penyiaran ke dalam bentuk Diversity of Content (keberagaman konten) dan Diversity of Ownership (keberagaman kepemilikan) telah mendorong tumbuhnya pendirian stasiun televisi dan banyaknya jenis program siaran. Meski secara umum kualitasnya telah mencapai standar KPI, tapi masih ada beberapa tayangan yang kerap kali tidak pernah mencapai standar tersebut, seperti: tayangan sinetron, infotainment, dan variety show. Sayangnya, animo masyarakat justru lebih banyak menikmati tiga program tayangan tersebut, khususnya perempuan. Padahal dengan kualitas tayangan rendah tidak akan memberikan nilai-nilai edukasi, kecuali sebatas hiburan. Segi lainnya, pengaruh yang diberikannya berdampak terhadap seluruh struktur kehidupan masyarakat mulai dari aspek kognitif, bergerak ke afektif dan akhirnya berlabu pada behavioral. Karena itu, untuk meningkatkan kualitas masyarakat terlebih dahulu mesti di mulai dari adanya tontonan berkualitas dan sehat, di antara caranya adalah dengan melakukan penguatan literasi media kepada masyarakat, sehingga masing-masing selain mengetahui (to know) juga dapat berpartisipasi dalam melakukan pengawasan agar tontonan menjadi benar-benar layak untuk di konsumsi. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan satu ikhtiar untuk mendorong masyarakat sampai pada harapan tersebut, yang dalam segi ini aspek yang perlu dikembangkan adalah terhadap penguatan literasi media dan penguatan partisipasi masyarakat dalam tontonan televisi, dengan tujuan: Pertama, mengetahui kecenderungan tontonan perempuan dan menelusuri sejauh mana mereka memahami dampaknya. Kedua, memberikan pengetahuan akan budaya yang terjadi dalam media massa (televisi) serta efek kelurannya, dan perlunya mengetahui aturan di dalam penyelenggaraan penyiaran. Ketiga, mendorong khalayak untuk melakukan partisipasi berupa pengawasan langsung terhadap kualitas program tayangan. Hasil temuan yang diperoleh bahwa literasi media mendorong masyarakat bisa memilih, menyeleksi, menilai, mengkritisi, dan melakukan sesuatu dari apa yang menjadi tontonannya.   Terbukanya ruang demokrasi penyiaran ke dalam bentuk Diversity of Content (keberagaman konten) dan Diversity of Ownership (keberagaman kepemilikan) telah mendorong tumbuhnya pendirian stasiun televisi dan banyaknya jenis program siaran. Meski secara umum kualitasnya telah mencapai standar KPI, tapi masih ada beberapa tayangan yang kerap kali tidak pernah mencapai standar tersebut, seperti: tayangan sinetron, infotainment, dan variety show. Sayangnya, animo masyarakat justru lebih banyak menikmati tiga program tayangan tersebut, khususnya perempuan. Padahal dengan kualitas tayangan rendah tidak akan memberikan nilai-nilai edukasi, kecuali sebatas hiburan. Segi lainnya, pengaruh yang diberikannya berdampak terhadap seluruh struktur kehidupan masyarakat mulai dari aspek kognitif, bergerak ke afektif dan akhirnya berlabu pada behavioral. Karena itu, untuk meningkatkan kualitas masyarakat terlebih dahulu mesti di mulai dari adanya tontonan berkualitas dan sehat, di antara caranya adalah dengan melakukan penguatan literasi media kepada masyarakat, sehingga masing-masing selain mengetahui (to know) juga dapat berpartisipasi dalam melakukan pengawasan agar tontonan menjadi benar-benar layak untuk di konsumsi. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan satu ikhtiar untuk mendorong masyarakat sampai pada harapan tersebut, yang dalam segi ini aspek yang perlu dikembangkan adalah terhadap penguatan literasi media dan penguatan partisipasi masyarakat dalam tontonan televisi, dengan tujuan: Pertama, mengetahui kecenderungan tontonan perempuan dan menelusuri sejauh mana mereka memahami dampaknya. Kedua, memberikan pengetahuan akan budaya yang terjadi dalam media massa (televisi) serta efek kelurannya, dan perlunya mengetahui aturan di dalam penyelenggaraan penyiaran. Ketiga, mendorong khalayak untuk melakukan partisipasi berupa pengawasan langsung terhadap kualitas program tayangan. Hasil temuan yang diperoleh bahwa literasi media mendorong masyarakat bisa memilih, menyeleksi, menilai, mengkritisi, dan melakukan sesuatu dari apa yang menjadi tontonannya.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Permainan Tradisional Suku Mbojo Mpa’a Ro Mpije: Perspektif Islam Nur Faizi Mansyur; Fitrah Ramadhani; Miftahul Jannah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.903

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam permainan tradisional Mpa’a Ro Mpije suku Mbojo dan menghubungkannya dengan ajaran Islam. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan digunakan dengan memanfaatkan data primer dari buku M. Hilir Ismail dan Allan Malingi serta data sekunder dari literatur terkait. Analisis isi diterapkan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam permainan, seperti Ae-aena, Puri-Puri Kalo, Mpa’a Dunggi, dan lain-lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa Mpa’a Ro Mpije suku Mbojo mengandung nilai-nilai Islam seperti keseimbangan, kerja keras, persatuan, dan kreativitas. Konsep keseimbangan tercermin dalam aktivitas fisik, sedangkan semangat kerja keras tercermin dalam partisipasi aktif anak-anak. Persatuan diwujudkan melalui kerjasama dalam permainan, dan kreativitas termanifestasi dalam simulasi kehidupan sehari-hari. Permainan tradisional ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran nilai-nilai Islami dan pembentukan karakter anak-anak suku Mbojo. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana permainan tradisional dapat menjadi sarana efektif untuk mendidik dan mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak.
Dampak Perilaku Body Shaming Terhadap Psikologis Peserta Didik Tingkat Madrasah Aliyah Dinda Dwi Azizah; Fatimah Azzahra; Nurfarida Deliani; Juliana Batubara
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.917

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengekplorasi bentuk dari perilaku body shaming bagi peserta didik tingkat madrasah aliyah di Kota Padang Sumatera Barat. Dalam penelitian ini, subyeknya yakni 4 madrasah aliyah yang berkategori unggul di Kota Padang Sumatera Barat yang terdiri dari dua belas orang informan, informan ini merupakan peserta didik yang pernah mengalami langsung perilaku body shaming di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Miles dan Huberman yaitu mengumpulkan data, setelah data terkumpul kemudian dilakukan analisis, selanjutnya mereduksi data dan menyimpulkan penelitian. Selanjutnya hasil analisis data disajikan dalam bentuk uraian naratif. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini terkait dampak perilaku body shaming yang terjadi di sekolah terdiri dari 5 tema, yaitu 1) meningkatnya emosial yang bersifat negatif seperti marah, kesal, dan malu; 2) mental merasa tertekan seperti takut, tidak nyaman, dendam, dan jadi murah terpancing, dan cepat marah; 3) menurunnya kesejahteraan psikologis; 4) kurangnya rasa kenyamanan; 5) menghindari sekolah dengan cara berpura- pura sakit.
Pemahaman Pendidikan Agama Islam dalam Dinamika Sosial Masyarakat Nazahah Ulin Nuha; Tobroni; Faridi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.929

Abstract

Sosiologi merupakan suatu studi terhadap bidang pendidikan yang mengarah pada pemahaman hubungan antara sosiologi yaitu masyarakat dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pendidikan agama Islam dari sudut pandang pendekatan sosiologis. Peran penting pendidikan agama islam terhadap lingkungan masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), diikuti dengan analisis dan penyajian objektif hasil temuan data. Temuan penelitian menunjukkan variasi perspektif terhadap pendidikan agama Islam dalam konteks sosiologis, sejalan dengan keragaman umum dalam kajian sosiologi. Keberagaman ini menandakan pentingnya pendekatan sosiologis dalam memahami agama, terutama karena banyak ajaran agama yang terkait dengan isu-isu sosial. Perhatian agama terhadap masalah sosial mendorong mereka untuk memahami ilmu-ilmu sosial sebagai sarana untuk memahami ajaran agama. Pendekatan sosiologis terhadap agama mempermudah pemahaman, terutama bagi mereka yang belum terlalu familiar, karena mengakui bahwa pendidikan agama islam turut dipengaruhi oleh kepentingan sosial, seperti relevansi dalam masyarakat, persaudaraan, perdamaian, dan toleransi.
Transformasi Budaya Kepemimpinaan dalam Kegiatan Keagamaan Berdasarkan Aswaja Milahtul Latifah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.931

Abstract

Transformasi sosial-budaya menjadikan dinamika dalam budaya peradaban masyarakat manusia meliputi proses yang lama dan bertahap, tidak selalu linear dan tidak selalu berjalan lurus, dari tahap satu. Yaitu transformasi ini kemudian menghasilkan tipologi masyarakat dengan wujud dan karakteristik kehidupannya. Transformasi sosial budaya, dengan demikian, terjadi pada berbagai ranah mengahdirkan suatu rool model pemimpin yang diteladani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods. Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Menurut Creswell penelitian campuran merupakan pendekatan penelitian yang mengkombinasikan antara penelitian kualitatif dengan penelitian kuantitatif. Variabel Transformasi Budaya Kepemimpinan dan Kegiatan Keagamaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Peran Transformasi Kepemimpinaan sebesar 1,000. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel Transformasi Budaya Kepemimpinan memiliki pengaruh yang positif terhadap variabel Budaya Aswaja yang dapat diamati melalui nilai koefisien jalur yang bernilai positif yang cukup besar yaitu 1,000, Adapun Nilai R-squeare TKp = 0,341 ini menunjukan model Transformasi kepemimpinan adalah model yang baik dalam konstruk analisis endogen, reliabelnya < 0,60 ini menunjukan bahwa variabel TKp pada taraf 0,341 ini menjelaskan ada hubungan yang reriabel sedangkan corombach alpha yaitu 0,631. Hasil wawancara transformasi kepemimpinaan memiliki Peran sebagai penggerak, koordinator, dan motivator, seorang pemimpin dapat memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. Pemimpin dapat mengambil peran dalam menyosialisasikan nilai-nilai dan prinsip-prinsip ajaran Aswaja kepada anggota komunitas, sehingga membantu memperkuat identitas keagamaan dan pemahaman akan nilai-nilai agama.
Verba Gerakan Pasientif Dalam Bahasa Mandailing Annisa Husna Lubis; Sry Wahyuni; Wan Nur Aini Lubis; Mulyadi; Siti Ayu Nurhidayati
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.940

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kategorisasi verba gerakan pasientif dalam bahasa daerah mandailing. Data yang digunakan adalah data lisan, data tulis, dan data intuitif. Penelitian ini dilakukan di kawasan Mandailing, tepatnya di Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal. Sebagai masyarakat asli Mandailing memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang verba gerakan apa saja yang ada di dalam Mandailing. Data penelitian diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap beberapa informan melalui alat elektronik, yaitu penutur asli bahasa Mandailing. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori metabahasa semantik alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Verba dikategorikan menjadi dua yaitu Verba proses disubkategorikan menjadi verba gerakan pasientif (VGP) dan tindakan disubkategorikan menjadi verba gerakan agentif (VGA). Dalam penelitian ini membahas verba gerakan pasientif (VGP). Verba gerakan pasientif dalam Bahasa Mandailing (BM) ditemukan enam VGP. Ditemukan enam VGP dalam bahasa daerah Mandailing yaitu Madabu, Tarsulandit, Marbalik, Marputar, Motar, Marguling. VGP dalam BM disubkategorikan berdasarkan dua komponen yaitu, ‘seseorang atau sesuatu bergerak di tempat ini dan sesuatu atau seseorang bergerak dari tempat ini. Dalam bahasa Mandailing terdapat dua hasil data 'seseorang atau sesuatu bergerak di tempat ini' yaitu Motar, marputar. Dan tiga hasil data 'seseorang atau sesuatu bergerak dari tempat ini yaitu Madabu, marbalik, tarsulandit.
KONSEPSI FAZLUR RAHMAN (W: 1988 M) TENTANG IMAN Muhamad Hamdan; Pangulu Abdul Karim; Mizar Aulia; Aldi Wijaya Dalimunthe; Siti Rodhiyah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.947

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sebenarnya konsepsi iman dan kepercayaan yang dipahami dan dikemukakan oleh Fazlur Rahman. Fazlur Rahman merupakan Pemikir Islam modern yang memadukan antara pengetahuan umum dan pengetahuan agama. Metode dalam penelitian ini adalah studi Pustaka atau Library Reserch dengan menghimpun data penelitian dari khazanah literatur dan menjadikan dunia teks sebagai bahan utama analisisnya. Sumber-sumber lain yang relevan juga dapat menunjang dan memperkaya data yang diperlukan menggunakan buku-buku karya Fazlur Rahman. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Fazlur Rahman merupakan seorang pembaharu dan pemikir dunia islam yang sangat kritis terhadap kemunduran kemajuan peradaban islam. Fazlur Rahman memandang konsep iman sebagai sesuatu memenuhi hati, khususnya dalam bentuk orang yang berserah diri secara teguh kepada Tuhan dan risalah-Nya serta mencapai kedamaian dan keamanan serta benteng dari gangguan. struktur keyakinan iman di dalam agama islam adalah sangat murni, konsisten dan asli bersifat etik, relegius yang meliputi kebaikan di dunia sampai akhirat. Struktur ini di ciptakan melalui unsur-unsur keimanan, berdasar pada tujuh kenyataan menurut al-Qur’an. Tujuh dasar iman dalam islam tesebut adalah: 1) Iman kepada Allah; 2) Iman kepada Malaikat; 3) Iman kepada Rasul-rasul Allah; 4) Iman kepada kitab-kitab Allah; 5) Iman kepada Qadha dan Qadar; 6) Iman kepada hari kiamat; 7) iman kepada kehidupan setelah kiamat.
Pengaruh Tata Kelola Lembaga, Suport Pimpinan dan Hubungan Sosial Terhadap Kinerja Guru Di MAN 1 Lamongan Mas Rifqiyah Maulana Alfisyah; Marno
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.951

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial terhadap kinerja guru di MAN 1 Lamongan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif  yang menekankan pada hasil survey yang dilakukan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan angket. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan kuisioner tentang pengaruh tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial sebagai alat pengumpulan data. Responden sebanyak 73 guru yang ada di MAN 1 Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) informasi sebaran jawaban dari 73 responden dan didapatkan hasil dengan persentase 100% sehingga tergolong valid dengan kategori 3 (baik) sebanyak 35 responden dan kategori 4 (sangat baik) sebanyak 38 responden, 2) nilai signifikansi hubungan sosial sebesar 0.310 yang mana lebih besar dari 0.05 (0.310>0.05), dan 3) model dengan nilai pseudo R-Square yang tertinggi yaitu Nagelkerke. Artinya, antara variabel independen yang terdiri dari tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial mampu memengaruhi dan memiliki korelasi terhadap variabel dependen yang terdiri dari kinerja guru dengan persentase sebesar 10.4℅ dan 89.6℅ dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya hubungan sosial di MAN 1 Lamongan yang dapat memberikan pengaruh terhadap kinerja guru.
Dampak Ekologis Penggunaan Kalimat Indikatif Pada Pemberitaan Pemakaian Air Tanah: Kajian Ekolinguistik Kritis Sry Wahyuni; Dwi Widayati; Rachmad Fadillah Maha
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.962

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dampak konstruktif kalimat indikatif bagi pembaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan wacana kritis dengan metode deskriptif. Dengan pendekatan wacana kritis, teks-teks lingkungan dikaji dan diungkap bentuk dan dampak konstruktif di balik teks tersebut. Teks pada wacana lingkungan yang ditulis oleh wartawan pasti didasari hasil observasi dan wawancara. Lewat teks tersebut tergambar konteks wacana tersebut dibuat. Analisis wacana kritis adalah upaya atau proses penguraian untuk memberi penjelasan dari sebuah teks (realitas sosial) yang mau atau sedang dikaji oleh seseorang atau kelompok dominan yang kecenderungannya mempunyai tujuan tertentu untuk memperoleh apa yang diinginkan. Berdasarkan hasil penelitian tentang dampak ekologis penggunaan kalimat Indikatif pada pemberitaan pemakaian air tanah, ditemukan dampak konstruktif penggunaan kalimat indikatif sebanyak tiga data, terdapat juga contoh kalimat indikatif yang berbentuk pelestarian dan pemertahanan lingkungan dan terakhir terdapat kalimat indikatif yang mengandung kalimat konstruktifnya. Dampak konstruktif biasanya isi, makna atau pesannya bisa mempengaruhi pola pikir dan sikap pembaca untuk ikut melestarikan lingkungan. Berdasarkan isinya, wacana dikelompokkan dalam beberapa bentuk, yaitu wacana sosial, wacana ekonomi, wacana hukum, dan wacana lingkungan. Teks positif dapat mengubah etika lingkungan yang negatif menjadi positif. Dampak positif yang sifatnya konstruktif berupa penggunaan bahasa yang terlalu mudah dipahami, tidak berlebihan, dan rinci sehingga mempengaruhi sikap dan pola pikir bagi masyarakat atau pembacanya.

Page 3 of 4 | Total Record : 40


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue