cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual
ISSN : 25985175     EISSN : 25982877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual is a scientific journal published by Universitas Nahdlatul Ulama Blitar c.q. Faculty of Science Education. This journal appears in both electronic and printed versions. This journal is published 4 (four) times a year ie January, April, July, October. This journal is for academics, practitioners, and educational stakeholders who want to publish and develop research results and thoughts for the progress of education.
Arjuna Subject : -
Articles 671 Documents
The Development of "PUZDA" (Region Puzzle) Learning Media on Student Learning Outcomes in the "My Region, My Pride" Subject in Fifth Grade at Karangmojo Public Elementary School Azizah, Wafiyatul; Dwi Prasetyaningtyas, Fitria
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1525

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada materi “Daerahku Kebanggaanku” menunjukkan perlunya media pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Puzzle Daerah (PUZDA) serta mengetahui tingkat kelayakan dan keefektifannya dalam pembelajaran disekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas V SD Negeri Karangmojo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media PUZDA memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90% dari ahli materi dan 93% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Pada uji coba skala kecil, rata-rata pretest sebesar 44 dan posttest sebesar 84 dengan N-Gain 0,719 (kategori tinggi). Pada skala besar, rata-rata pretest sebesar 47 dan posttest sebesar 86 dengan N-Gain 0,726 (kategori tinggi). Dengan demikian, media PUZDA dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Student Engagement Siswa Kebutuhan Khusus: Studi Komparatif Karakteristik Hambatan Belajar Pada Sekolah Inklusi Di SMP Negeri 22 Semarang Yahya, Nasywa Aqila Fadhilla; Sigit Hariyadi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1536

Abstract

Inclusive education in Indonesia continues to develop as an effort to create an equal and non-discriminatory learning environment. However, the reality on the ground shows significant gaps in access and serious barriers to student engagement for students with special needs, such as deaf, mentally retarded, and slow learners . This study aims to map the characteristics of learning barriers and analyze student engagement patterns at SMP Negeri 22 Semarang. A qualitative approach with a case study design was used to explore this phenomenon through participant observation and in-depth interviews. The results showed unique differences in behavioral, cognitive, and emotional patterns among these student groups. Furthermore, it was found that a personalized direct instruction approach and strong support from teachers and parents are key to maintaining student motivation and resilience in the school environment. These findings emphasize that precise, accommodating learning strategies tailored to the variety of individual barriers are crucial for the effective implementation of inclusive education in the future.
Strategic Use of Women’s Language Features in Jennifer Parlamis’ TED Talk Qutratu'ain, Dita Shafa; Latifah, Nur
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1556

Abstract

Recent studies have shown that women's language features (WLF) increasingly function as rhetorical strategies in professional discourse rather than mere gender markers, yet research in globally mediated speaking contexts such as TED Talks remains limited. This study aims to examine the types of WLF used in Jennifer Parlamis' TED Talk entitled "Why Venting Doesn't Help You with Anger" and to analyze their pragmatic and rhetorical functions in professional public speaking. A descriptive qualitative approach was employed, with data analyzed using Lakoff's (1975) framework, further interpreted through Holmes (1995) and Coates (2015). The findings reveal that emphatic stress emerged as the dominant feature, functioning to reinforce key messages and strengthen persuasive impact, while lexical hedges served to maintain an approachable conversational tone rather than signal uncertainty. Overall, WLF in this talk operates not as markers of gendered communication, but as intentional rhetorical strategies that enhance clarity, credibility, and emotional engagement with a global audience.
Penerapan Model Inquiri Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Siswa Kelas 5 Wulan Rahmasari, Dwi; Ngurah Laba Laksana, Dek
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1559

Abstract

Tujuan pengembangan dan pelaksanaan Model Pembelajaran Inquiry Learning adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di UPT SD Negeri Ngembul 03 pada materi sistem peredaran darah manusia. Model pembelajaran ini dipilih karena mampu mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, serta berpikir kritis dalam proses pembelajaran. Prosedur pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam tiga kali pertemuan dengan menerapkan sintak model Inquiry Learning secara sistematis. Sintak tersebut diawali dengan tahap orientasi untuk membangun kesiapan belajar siswa, kemudian dilanjutkan dengan merumuskan masalah yang berkaitan dengan sistem peredaran darah manusia. Setelah itu siswa mengumpulkan data melalui kegiatan pengamatan, diskusi, dan pencarian informasi dari berbagai sumber belajar. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis untuk menguji hipotesis yang telah dibuat sebelumnya. Tahap akhir dari pembelajaran adalah menarik kesimpulan berdasarkan hasil diskusi dan pembuktian yang telah dilakukan siswa. Hasil pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa model Inquiry Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V. Peningkatan tersebut terjadi karena siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta terdorong untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah secara mandiri. Tindak lanjut dari pelaksanaan pembelajaran ke depannya adalah mengoptimalkan penggunaan model ini dengan dipadukan pembelajaran berdiferensiasi agar kebutuhan belajar setiap siswa dapat terfasilitasi secara lebih maksimal.
Integrating YouTube and TikTok in Task-Based Speaking Instruction: A Classroom Action Research with EFL Undergraduates Anwar, Saiful; Sueb, Sueb; Pambayun, Rizki Nurfida
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1566

Abstract

This classroom action research examined the implementation of a task-based instructional sequence that integrated YouTube and TikTok as spoken-output platforms to support EFL learners’ speaking development. Grounded in Task-Based Language Teaching, the study was conducted with 35 undergraduate EFL students over a five-week period. Learners completed a series of short video-based speaking tasks (60–120 seconds) produced and shared via YouTube and TikTok as part of regular classroom instruction. Data were collected through a speaking pre-test and post-test, baseline and ongoing classroom observations, weekly video task submissions, a post-intervention questionnaire, and learners’ reflective notes. Quantitative data from speaking assessments were analysed descriptively, while qualitative data from observations, questionnaires, and reflections were analysed thematically. The findings indicate improvement across key speaking subskills, fluency, pronunciation, vocabulary, grammar, and comprehension use. Observation data and analysis of weekly video tasks further reveal increased learner engagement, greater willingness to speak, and reduced speaking anxiety during task implementation. Learners’ reflections highlight enhanced speaking confidence, increased awareness of speaking development, and generally positive responses to video-based speaking tasks. The study illustrates how short-video production, when systematically embedded within a task-based classroom action research framework, can support both linguistic development and learner engagement in EFL speaking instruction.
Manajemen Ekstrakurikuler E-Sport dalam Pengembangan Kompetensi STEAM dan SEL di SMA Negeri Riesdiansyah, Windi; Syahidul Haq , M.; Hazin, Mufarrihul; Khamidi, Amrozi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kegiatan ekstrakurikuler e-sport dalam mengembangkan kompetensi STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) serta Social Emotional Learning (SEL) pada siswa di SMAN 1 Maospati dan SMAN 1 Karas. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain studi kasus komparatif guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai implementasi dan dampak kegiatan ekstrakurikuler e-sport. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, angket, dan dokumentasi. Populasi penelitian berjumlah 120 siswa peserta ekstrakurikuler e-sport, dengan sampel sebanyak 92 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha = 0,87). Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekstrakurikuler e-sport di kedua sekolah berada pada kategori baik (82,4%). Kompetensi STEAM siswa mengalami peningkatan signifikan, khususnya pada aspek teknologi dan pemecahan masalah, sedangkan kompetensi SEL berada pada kategori tinggi, terutama pada aspek kolaborasi dan pengendalian emosi. Uji regresi menunjukkan bahwa kualitas manajemen ekstrakurikuler berpengaruh signifikan terhadap pengembangan kompetensi STEAM dan SEL (R² = 0,72). Temuan ini menegaskan bahwa manajemen ekstrakurikuler e-sport yang efektif berpotensi menjadi inovasi pembelajaran abad ke-21 dalam mendukung pengembangan kompetensi akademik dan sosial-emosional siswa sekolah menengah atas.
Penerapan Pendekatan Meaningful Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar pada Pembelajaran IPAS Wahyuni Parmaningsih, Dwi; Sri Hariani, Lilik; Brihandhono, Ari
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Meaningful Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V Sekolah Dasar. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam memahami materi secara mendalam serta kurangnya keterampilan berpikir kritis dalam mengaitkan konsep dengan kehidupan nyata. Pendekatan Meaningful Learning diyakini dapat membantu siswa mengaitkan pengetahuan baru dengan pengalaman sebelumnya, sehingga proses belajar menjadi lebih aktif dan bermakna. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas V SDN Pandanwangi 4 Kota Malang. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan angket kemampuan berpikir kritis. Teknik analisis data mencakup uji paired sample t-test, analisis regresi linier sederhana, dan uji jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Meaningful Learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, kemampuan berpikir kritis terbukti memediasi hubungan antara pendekatan Meaningful Learning dan hasil belajar, yang berarti pendekatan ini dapat meningkatkan hasil belajar baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, Meaningful Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan berpikir kritis berperan sebagai mediator penting dalam peningkatan hasil belajar. Pendekatan ini dapat menjadi strategi alternatif pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar.
Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas IV dengan Pengajaran Bilingual di SD Laboratorium UM Kota Malang Indi Syahrani , Debrina; Arafik, Muh; Angga Rini, Titis; Yurianata, Rendra
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dua bahasa bersama siswa kelas IV di SD Lab UM Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif. Pendekatan Kualitatif digunakan dalam penelitian ini karena data yang terkumpul berbemtuk wawancara dan observasi. Metode ini digunakan sesaui denngan tujuan yaitu menganalisis penelitian kemampan menulis cerpen dengan pengajaran bilingual pada siswa kelas IV SD Lab UM Kora Malang tahun Pelajaran 2025/ 2026.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Bilingual SD Lab Kota Malang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu edoman observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan pada menulis siswa Kelas IV dengan pengajaran bilingual di SD Lab UM Kota Malang adalah kemampuan yang dimiliki siswa dalam menentukan unsur intrinsik cerpen terutama pada teks cerpen terbilang cukup rendah. Mengapa demikian karena hasil tes yang telah dilakukan oleh siswa menunjukkan bahwa tidak semua siswa memahami dengan baik materi unsur intrinsik cerpen tidak semua siswa mengetahui cara menentukan dan menulis cerpen dengan benar
Pengembangan Interactive E-Book Materi Fenomena Alih Fungsi Lahan untuk Meningkatkan Higher-Order Spatial Thinking (HOST) Siswa di SMA Negeri Yusuf, Achmad; Murtini, Sri; Muzayanah, Muzayanah; Perdana Prasetya, Sukma; Fahrudin Fadirubun, Fahmi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1578

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan Higher-Order Spatial Thinking (HOST) siswa dalam pembelajaran geografi serta terbatasnya media pembelajaran interaktif yang kontekstual. Tujuan penelitian adalah mengembangkan interactive e-book geografi berbasis fenomena alih fungsi lahan, menguji kelayakan, efektivitas, dan respon siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, tes pretest-posttest, dan angket respon siswa, kemudian dianalisis menggunakan persentase, N-Gain, paired sample t-test, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memiliki tingkat kelayakan sebesar 75% dengan kategori baik. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 65 menjadi 83 dengan N-Gain 0,51 (kategori sedang). Uji paired sample t-test menunjukkan pengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap peningkatan kemampuan HOST. Respon siswa sebesar 71,11% menunjukkan kategori baik. Dengan demikian, interactive e-book dinyatakan layak dan cukup efektif sebagai media pembelajaran geografi.
Pengembangan Media Pop It for Fun Berbasis Game Based Learning pada Persebaran Flora dan Fauna Siswa Sekolah Dasar Kelas V Kurnia Rizkyanti, Citra; Andayani, Endah; Surjati, Endang
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i3.1580

Abstract

Penelitian ini didasari oleh minat belajar siswa yang belum optimal, kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran, serta minimnya penggunaan media yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain media Pop It For Fun  untuk meningkatkan minat belajar siswa, penerapan media Pop It For Fun  dengan Model Game Based Learning dapat meningkatkan minat belajar siswa serta untuk mengetahui efektifitas media Pop It For Fun  dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas V SDN Lesanpuro 1 pada materi persebaran flora fauna. Media Pop It For Fun  dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif berbasis Powerpoint yang dilengkapi dengan fitur yang interaktif dan permainan yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Dari hasil observasi, terdapat 93,58% siswa merasakan ketertarikan pada pembelajaran, pada indikator keaktifan siswa terdapat 96,15% siswa menunjukkan keaktifannya, indikator perhatian terdapat 94,87% siswa yang fokus mendengarkan penjelasan dari guru, pada hasil indikator partisipasi terdapat 96,15% siswa yang menunjukkan partisipasi yang sangat baik. Hasil belajar dari rata-rata 73 sebelum penggunaan media Pop It For Fun   menjadi 91 setelah aplikasi digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa media Pop It For Fun  efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS materi persebaran flora dan fauna untuk meningkatkan minat belajar siswa.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, Juli 2026 Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026 Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2026 Vol 9 No 4 (2025): Volume 9, Nomor 4 Tahun 2025 Vol 9 No 3 (2025): Volume 9, Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Volume 9, Nomor 2 Tahun 2025 Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Nomor 1 Tahun 2025 Vol 8 No 4 (2024): Volume 8, Nomor 4 Tahun 2024 Vol 8 No 3 (2024): Volume 8, Nomor 3, 2024 Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Nomor 2, 2024 Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Nomor 1, 2024 Vol 7 No 4 (2023): Volume 7, Nomor 4, 2023 Vol 7 No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3, 2023 Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2, 2023 Vol 7 No 1 (2023): Volume 7, Nomor 1, 2023 Vol 6 No 4 (2022): Volume 6, Nomor 4, Oktober 2022 Vol 6 No 3 (2022): Volume 6, Nomor 3, Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, April 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022 Vol 5 No 4 (2021): Volume 5, Nomor 4, Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5, Nomor 3, Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, April 2021 Vol 5 No 1 (2021): Volume 5, Nomor 1, Januari 2021 Vol 4 No 4 (2020): Volume 4, Nomor 4, Oktober 2020 Vol 4 No 3 (2020): Volume 4, Nomor 3, Juli 2020 Vol 4 No 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020 Vol 4 No 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, January 2020 Vol 3 No 4 (2019): Volume 3, Nomor 4, Oktober 2019 Vol 3 No 3 (2019): Volume 3, Nomor 3, Juli 2019 Vol 3 No 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019 Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019 Vol 2 No 4 (2018): Volume 2, Nomor 4, Oktober 2018 Vol 2 No 3 (2018): Volume 2, Nomor 3, Juli 2018 Vol 2 No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018 Vol 2 No 1 (2018): Volume 2, Nomor 1, Januari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Volume 2, Nomor 1, Januari 2018 Vol 1 No 1 (2017): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2017 More Issue