cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,370 Documents
Public Relations Management in Enhancing Student Enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat Musta'in; Fatimatuzzohroq; Fahmi, Muhamad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 13 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v13i1.3124

Abstract

This study aims to analyse public relations management in increasing student enrolment at Madrasah Aliyah Negeri Lombok Barat. The research employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects were selected through purposive sampling and included the head of the madrasah, the vice principal for public relations, one student, and one student’s parent. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation studies. The collected data were analysed using an interactive analysis model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. Data validity was ensured through technique triangulation. The findings indicate that public relations management at MAN Lombok Barat is implemented systematically through the core management functions of planning, organizing, implementation, and evaluation, particularly in the New Student Admission (PPDB) program. The public relations strategies applied include information dissemination through digital and print media, collaboration with internal and external stakeholders, and social activities aimed at strengthening the madrasah’s relationship with the community. The increase in student enrolment is influenced by community satisfaction with the quality of educational services, the positive image of the madrasah, and the active participation of the madrasah community and alumni. This study provides both theoretical and practical contributions to the development of Islamic Education Management, particularly in the management of public relations as a strategic approach to enhancing the sustainability of Islamic educational institutions.
ANALISIS KESIAPAN GURU ERA MERDEKA BELAJAR PADA KOMPONEN TPACK DI SEKOLAH DASAR Heny Friantary; Marsila; Maryam; Ranti Anggraini; Resti Komala Sari
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.3127

Abstract

  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan analisis kesiapan guru di era pembelajaran mandiri dalam hal komponen TPACK di Sdislam al Kiswah. TPACK adalah model pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten, yang dianggap penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era pembelajaran mandiri, dan untuk mengetahui kendala apa yang dihadapi guru dalam mempersiapkan pembelajaran di era pembelajaran mandiri dalam hal komponen TPACK (Teknologi, Pedagogi, Konten, Pengetahuan). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, subjek/informan adalah guru dan siswa kelas I, II, III, IV, dan V yang telah menerapkan kurikulum pembelajaran mandiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan guru kelas I, II, IV, dan V di era pembelajaran mandiri dalam hal komponen TPACK di SDN 66 Bengkulu telah berjalan dengan baik. Para guru tersebut memahami konsep TPACK serta strategi dan model pembelajarannya. Para guru ini juga telah beradaptasi dengan kurikulum pembelajaran bebas, tetapi fasilitas komputer dan proyektor masih sangat minim sehingga guru mengalami kesulitan dan tidak mampu mengintegrasikan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran. Namun, siswa di SDN 66 Kota Bengkulu pandai memahami konsep pembelajaran di era pembelajaran bebas yang disampaikan oleh guru.   Kata Kunci: Kesiapan Guru, Merdeka Belajar, TPACK, Teknologi Pendidikan, Pedagogi, Konten Pembelajaran.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SELUMA Hanipa Soleha Noptami; Heny Friantary; Lara Sari; Maryam; Resti Komala Sari
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.3128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa kelas III SDN 03 Seluma yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan dokumentasi nilai prestasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,580 dan nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar yang dicapai. Kata kunci: motivasi belajar, prestasi belajar, IPAS, sekolah dasar
Digital Literacy in Islamic Elementary Education: Transforming Religious Character Building in Rural Madrasah Ibtidaiyah Fadella, Galuh; Al Jaenab, Musammah; Wahyedi, Jini; Maryam; Septiria, Dalima
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.3132

Abstract

The digital era presents both challenges and opportunities for Islamic educational institutions in rural areas. This study aims to explore the integration of digital literacy in the process of building students' religious character in rural Madrasah Ibtidaiyah (MI). Using a descriptive qualitative method with a case study approach, this research highlights how the use of information technology can transform conventional moral learning methods into more adaptive and interactive ones. The results indicate that digital literacy is not merely the mastery of technical devices, but a means to instill Islamic values through educative digital content. Despite facing infrastructural limitations in rural areas, collaboration between teachers, parents, and the appropriate use of digital media has proven effective in strengthening students' religious character, such as honesty in cyberspace and digital responsibility. This transformation demonstrates that rural madrasahs are capable of adapting to modernity without losing the essence of faith-based character education.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Hoaks dan Radikalisme di Kalangan Remaja Rahmadani, Dwi Rizki; Pratiwi, Intan Najma; Mardianti, Yolanda; Irawan, Bambang; Yumarni, Asmara
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.3133

Abstract

Penelitian ini membahas meningkatnya kerentanan remaja terhadap hoaks dan paham radikalisme seiring dengan pesatnya perkembangan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangkal hoaks dan radikalisme di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI dan peserta didik tingkat sekolah menengah, observasi pembelajaran di kelas, serta studi dokumentasi berupa silabus dan RPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk sikap keberagamaan yang moderat, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan kesadaran peserta didik dalam menyikapi informasi keagamaan. Melalui penanaman nilai moderasi beragama, prinsip tabayyun, dan pembelajaran kontekstual, peserta didik menjadi lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menerima serta menyebarkan informasi. Dengan demikian, PAI memiliki potensi strategis sebagai sarana pencegahan hoaks dan radikalisme di era digital. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam
AI dan Krisis Nilai: Telaah Pendidikan Karakter Islami dalam Era Teknologi Cerdas Sari, Intan Puspa; Putri, Jeni Karisa; Rahayu, Nadiya Cantika; Aryati, Azizah; Efendi, Sutrian
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.3134

Abstract

This study investigates the moral challenges emerging from the rapid development of Artificial Intelligence (AI) within the context of Islamic Religious Education (PAI). The research is motivated by growing concerns related to declining empathy, reduced social interaction, digital dependence, and the spread of unverified religious information among students. The purpose of this study is to analyze the phenomenon of value degradation influenced by AI, identify potential moral risks, and formulate strategies for strengthening Islamic character education in the digital era. Using a descriptive qualitative approach with library research methods, data were collected from reputable books, journal articles, and academic reports published within the last five years. The data were analyzed through the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by triangulation of sources to test validity. The findings show that AI has ambivalent effects: it provides learning efficiency and digital access to Islamic resources, yet simultaneously weakens students’ reflective thinking, independence, spiritual awareness, and moral responsibility. The study also identifies critical risks such as misinformation, diminished self-control, erosion of discipline, and moral disorientation caused by excessive reliance on intelligent technologies. Furthermore, Islamic character education is found to play a strategic role in counterbalancing these risks through the reinforcement of core Islamic values, digital Islamic literacy, teacher role modeling, and ethical integration of AI in learning. The study concludes that strengthening Islamic character education is essential to prevent moral crises and guide students in using AI responsibly and ethically.
Optimalisasi Perangkat Instruksional Berbasis Digital dalam Pembelajaran PAI guna Mengakselerasi Kecakapan Literasi Keagamaan Peserta Didik SMA Saputra, Adi; Aryati, Aziza; Rahayu, Mutiara; Soleha; Sartika, Dewi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.3135

Abstract

Eskalasi teknologi digital telah mentransformasi paradigma pedagogis secara fundamental, termasuk pada ranah Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk membedah secara mendalam optimalisasi instrumen digital dalam pembelajaran PAI serta implikasinya terhadap akselerasi literasi keagamaan siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui desain riset deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi interaksi edukatif antara pendidik PAI dan peserta didik kelas XI. Data dihimpun secara komprehensif melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber serta metode analisis isi.mHasil temuan menunjukkan bahwa integrasi media digital seperti video interaktif, modul e-learning, dan platform evaluasi berbasis gamification terbukti efektif meningkatkan keterlibatan (engagement) serta kedalaman pemahaman siswa pada dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Lebih jauh, penggunaan perangkat digital ini menstimulasi kemandirian siswa dalam penelusuran informasi keagamaan (eksplorasi mandiri) dan mengasah ketajaman berpikir kritis mereka. Meskipun terdapat hambatan teknis berupa keterbatasan infrastruktur perangkat dan konektivitas, hal tersebut dapat dimitigasi melalui adopsi strategi pembelajaran hibrida (hybrid learning) serta penguatan peran guru sebagai fasilitator digital. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan model pembelajaran PAI yang adaptif dan inovatif dalam merespons tuntutan literasi keagamaan di era kontemporer.
The Internalization of Religious Character Values through Village Local Wisdom at MA Kartika Cendekia Air Lalangi Hartanto, Ikhsan Tri; Ramadhan, Syahrul; Fitriani, Rensi; Mustamin, Abdul Aziz bin; Amaliyah, Aam
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.3136

Abstract

Digital transformation presents a unique set of challenges and opportunities for Islamic Education (PAI) in rural settings. This study aims to analyze the dynamics of digital literacy implementation at MA Kartika Cendekia, Air Lalangi Village, Ulok Kupai District. Using a descriptive qualitative method, data were gathered through observations, in-depth interviews with teachers and students, and documentation studies. The results reveal that while significant digital infrastructure disparities and accessibility constraints persist, the integration of accessible digital media such as WhatsApp, YouTube, and digital Al-Qur'an applications has successfully transformed traditional religious instruction into a more interactive and visual experience. Furthermore, the study finds that fostering critical literacy through the Islamic principle of Tabayyun and internalizing digital ethics (Akhlak Digital) are essential for students to navigate online religious information safely. The research concludes that despite environmental limitations, rural madrasahs can enhance religious literacy by synergizing technological proficiency with strong moral foundations, ensuring students remain competitive and moderate in the global digital era.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan Berbasis Pesantren di MTs Al-Hidayah  Purwokerto Saefrudin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kepemimpinan kepala sekolah di sekolah-sekolah berbasis agama Islam, bagaimana kepala sekolah mengelola waktu dalam menjalankan perannya, dan upaya mereka untuk membongkar stereotip. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, siswa, dan karyawan di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan pola kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala Sekolah MTs Al Hidayah Karangsuci Purwokerto adalah:1) pola kepemimpinan transformasional, karisma yang ditunjukkan melalui berbagai pendekatan yang merangkul semua pihak dengan tujuan menciptakan situasi kerja yang lebih baik; 2) pola kepemimpinan instruksional dan partisipatif, ditandai dengan upaya kepala sekolah untuk lebih banyak berinteraksi dengan guru, siswa, orang tua, kolega, masyarakat, lebih dari laki-laki, dan dukungan.
Kepemimpinan Kyai: dalam Menjaga Pendidikan islam Tradisional  Menuju islam Modern Saefrudin, Saefrudin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 13 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v13i1.3138

Abstract

Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Kyai di Pesantren Tebuaireng, dengan fokus pada transisi dari pendidikan tradisionl ke pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kyai menerapkan gaya kepemimpinan visioner, demokratis, dan spiritual yang menciptakan lingkungan inklusif yang mendorong kolaborasi dan inovasi. Kepemimpinan demokratis memungkinkan partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan, sementara kepemimpinan karismatik memperkuat ikatan emosional antara Kyai dan staf, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Selain itu, integrasi kepemimpinan spiritual membantu menjaga keseimbangan antara nilai-nilai agama tradisional dan kebutuhan pendidikan modern.Upaya modernisasi meliputi adopsi teknologi, pendidikan multibahasa, dan penggabungan perspektif Islam dalam sains, yang membekali santri dengan keterampilan penting untuk menghadapi tantangan global. Manajemen konflik juga dilakukan melalui musyawarah, yang menjamin keselarasan di tengah perubahan. Sebagai kesimpulan, inovasi kepemimpinan di Pesantren Modern Tebuireng berhasil menjembatani tradisi dan modernitas, menawarkan model bagi pesantren lain dalam menghadapi persaingan di dunia Pendidikan yang serba cepat