cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : 25496883     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Tingkat Stres dan Pencapaian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter: Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Hakim, Azizah Nurul; Kusumawati, Anis; Sakti, Yuhantoro Budi Handoyo; Qoimatun, Iffah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.173-186

Abstract

Mahasiswa kedokteran mengalami stres psikologis yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa dari fakultas lain yang seusianya. Setiap mahasiswa program profesi dokter harus lulus UKMPPD untuk mendapatkan gelar dokter. Tanggung jawab dan tuntutan yang lebih tinggi selama pendidikan program profesi dokter menambah stresor bagi mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan serta gambaran tingkat stres dan pencapaian uji kompetensi mahasiswa program profesi dokter. Penelitian kuantitatif dan kualitatif, tingkat stres diukur menggunakan MSSQ. Pendekatan cross section untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan pencapaian UKMPPD. Uji korelasi Rank Spearman mengadopsi nilai signifikasi 95%. Secara kualitatif dilakukan in-depth interview untuk menggali penjelasan tingkat stres yang mereka alami. Sebanyak 18,7% mahasiswa mengalami stres sedang, 73% stres berat, dan 8,3% mengalami stres sangat berat. Uji korelasi spearman menghasilkan nilai p=0,03. Domain stresor utama mahasiswa adalah stresor akademik, disusul stresor kegiatan kelompok, stresor proses belajar dan mengajar, stresor interpersonal dan intrapersonal, stresor sosial, dan stresor motivasi. Tingkat stres berhubungan secara bermakna dengan pencapaian UKMPPD. Stresor akademik terkait UKMPPD menjadi stresor utama pada mahasiswa program profesi dokter.
Hubungan Persepsi dan Pengetahuan dengan Keikutsertaan Program JKN Mandiri pada Masyarakat Milenial Tangerang Selatan Jaksa, Suherman; Murti, Setriratna Ari; Andriyani, Andriyani; Fajrini, Fini; Srisantyorini, Triana; Herdiansyah, Dadang; Dihartawan, Dihartawan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.225-234

Abstract

Berdasarkan studi literatur didapatkan sebesar 52% penduduk usia produktif belum mengikuti JKN mandiri. Sekitar 54,6 juta kelompok generasi milenial mampu membayar tetapi belum berkeinginan untuk ikut serta. Menurut data Statistik Kota Tangerang Selatan 2021, masyarakat yang memanfaatkan program JKN untuk berobat belum 100%. Ketua DJSN menyatakan masyarakat milenial belum memahami manfaat dari program JKN sehingga muncul persepsi kurang baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan persepsi dan pengetahuan dengan keikutsertaan program JKN mandiri pada masyarakat milenial di Tangerang Selatan. Penelitian ini secara kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi masyarakat milenial berdomisili di Tangerang Selatan. Total 150 responden yang terbagi menjadi bukan peserta dan peserta JKN mandiri dengan teknik purposive sampling. Analisis dengan chi square α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara persepsi kerentanan (p 0,000), persepsi keparahan (p 0,012), persepsi manfaat (p 0,003), isyarat bertindak (p 0,007), efikasi diri (p 0,002) serta pendapatan (p 0,024) dengan keikutsertaan program JKN mandiri pada masyarakat milenial di Tangerang Selatan. Saran memperbanyak media informasi tentang JKN agar isyarat bertindak masyarakat milenial untuk memiliki jaminan kesehatan dengan menjadi peserta JKN lebih tinggi.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Persalinan Prematur Di RSUD Haji Makassar Tahun 2021 Rahim, Isnada; Fitriani, Rini; Gama, Arlina Wiyata; Rahman, Abdul; Alwi, Zulfahmi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.132-145

Abstract

Persalinan prematur yaitu persalinan pada usia kehamilan antara 20 minggu hingga < 37 minggu yang diukur dari hari pertama haid terakhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui besar risiko usia, jarak kehamilan, paritas, status gizi, anemia, ketuban pecah dini, riwayat abortus, dan tingkat pendidikan serta faktor yang paling berisiko terhadap persalinan prematur. Penelitian ini menggunakan desain Case Control dengan teknik purposive sampling. Subyek penelitian adalah ibu bersalin prematur dan aterm di RSUD Haji Makassar berjumlah 96 responden dengan perbandingan 1:1. Analisis data bivariat menggunakan uji Odd Ratio (OR) dan uji multivariat menggunakan regresi logistic berganda. Hasil analisis statistik yaitu usia ibu OR 2,084, paritas OR 2,330, jarak kehamilan OR 0,625, status gizi OR 0,480, anemia OR 2,155, KPD OR 2,760, riwayat abortus OR 0,455, dan tingkat pendidikan OR 0,920 dan hasil uji multivariat yaitu kpd dengan OR 3,322 yang merupakan variabel yang paling berisiko terhadap kejadian persalinan prematur.
Hubungan Sikap dan perilaku Tenaga Kesehatan dengan Pemakaian Kontrasepsi Suntik pada Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Jombang Kecamatan Ciputat Tahun 2014 Triana Srisantyorini; Andriyani Andriyani
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2015): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN - EXTEND
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.11.1.34-39

Abstract

Berdasarkan data dari PKM Jombang Kecamatan Ciputat, metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh akseptor KB adalah suntik. Belum ada penelitian sebelumnya yang mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong akseptor KB memilih kontrasepsi suntik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi suntik. Penelitian dilakukan dengan desain cross-sectional di wilayah kerja PKM Jombang Kecamatan Ciputat pada bulan Juni-Juli 2014, dengan data primer dan sampel sebanyak 152 responden. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa usia dan sikap berhubungan signifikan dengan pemakaian kontrasepsi suntik. Variabel lain seperti pendidikan, jumlah anak hidup, pengetahuan, biaya pelayanan, perilaku nakes, dan ketersediaan media tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Puskesmas Jombang perlu meningkatkan sosialisasi, edukasi, dan konseling mengenai berbagai metode kontrasepsi, terutama kontrasepsi suntik, kepada calon akseptor baru dan pasangan mereka.---Based on data from the PKM Jombang in the Ciputat Subdistrict, the most widely used contraceptive method by family planning acceptors is injection. There hasn't been any previous research identifying the factors that drive family planning acceptors to choose injectable contraceptives. Therefore, this study aims to explore the factors related to the use of injectable contraceptives. The research was conducted using a cross-sectional design in the working area of PKM Jombang, Ciputat Subdistrict, in June-July 2014, with primary data and a sample of 152 respondents. The results of statistical analysis show that age and attitude are significantly associated with the use of injectable contraceptives. Other variables, such as education, the number of living children, knowledge, service costs, healthcare worker behavior, and media availability, do not show a significant relationship. PKM Jombang needs to enhance socialization, education, and counseling regarding various contraceptive methods, especially injectable contraceptives, for potential new acceptors and their partners.
Komplikasi Hipotiroid dalam Kehamilan: Systematic Review Lestari, Yusri Dwi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.187-196

Abstract

Hipotiroid merupakan gangguan endokrin dimana kelenjar toroid menghasilkan hormon tiroksin dalam jumlah yang sedikit. Hormon tiroksin berperan pada proses metabolisme dan sistem tubuh. Hipotiroid yang terjadi pada ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya untuk ibu dan janin. Sistematic Review ini membahas komplikasi yang dapat terjadi pada ibu dan bayi yang disebabkan hipotiroid melalui beberapa tahapan yaitu, merumuskan pertanyaan, pemilahan dan kelayakan artikel, pemilihan artikel yang akan digunakan, dan penilaian artikel. Proses seleksi artikel menggunakan alur prisma dan berdasarkan alur tersebut diperoleh 14 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Artikel yang terpilih tersebut kemudian ditelaah dan dirangkum kemudian dilakukan penilaian dengan menggunakan JBI. Penelitian ini untuk mengetahui komplikasi yang ditimbulkan oleh hipotiroid pada ibu hamil dan bayi. Berbagai temuan dari berbagai penelitian menunjukkan komplikasi pada ibu hamil dan bayi yang dapat menyebabkan meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Pentingnya deteksi hipotiroid pada ibu hamil dan bayi baru lahir untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Klaim Rawat Jalan Asuransi Kesehatan Peserta PT. B di Jakarta Selatan Tahun 2022 Fajrini, Fini; Juhazty, Meti Brendha; Latifah, Noor; Srisantyorini, Triana; Lusida, Nurmalia; Romdhona, Nur; Dihartawan, Dihartawan; Nujulla, Puspa
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.235-242

Abstract

Salah satu perusahaan asuransi swasta Allianz menjelaskan bahwa selama periode januari sampai juni 2018, angka klaim paling banyak provinsi DKI Jakarta dengan total klaim 808 Klaim. Tujuan penelitian untuk Diketahui gambaran dan hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi klaim rawat jalan asuransi kesehatan peserta PT. B. Desain yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional menggunakan data sekunder. Sampel penelitian ini peserta PT. B sebanyak 200 peserta dengan total jumlah klaim 632. Analisis dengan chi square α=0,05 pada usia peserta asuransi Dewasa melakukan klaim rawat jalan. Hasil uji statastik ada hubungan usia dengan klaim rawat jalan (p-value 0,004) dan keikutsertaan asuransi kesehatan (p-value 0,027) tidak ada hubungan jenis kelamin, plan benefit dan diagnosa dengan klaim rawat jalan. Faktor yang berhubungan dengan klaim rawat jalan adalah usia dan keikutsertaan asuransi. Diagnosa yang paling sering dilakukan klaim rawat jalan adalah Coronavirus infection sesuai dengan kondisi kesehatan Indonesia saat ini yang masih berusahan melawan pandemi COVID-19.
Hubungan Antara Riwayat ASI, MPASI, dan Kesulitan Makan terhadap Pertumbuhan Anak Usia 24-36 Bulan Kusumawati, Dian Arya; Prihandani, Oky Rahma; Saptanto, Agus; Anggraheny, Hema Dewi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.146-156

Abstract

Gangguan pertumbuhan anak merupakan suatu masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian oleh negara hampir di seluruh dunia. Faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan anak yaitu pendidikan ibu, pendapatan orang tua, riwayat ASI, MPASI dan Kesulitan Makan. Pemantauan pertumbuhan anak di Indonesia menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS). Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan metode pengambilan sampel secara consecutive sampling dengan jumlah responden 39 orang. Data primer diperoleh dari wawancara terhadap ibu yang memiliki anak usia 24-36 bulan dan data sekunder diperoleh dari KMS. Analisis data menggunakan chi-square bila tidak memenuhi syarat akan digunakan uji fisher exact. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara riwayat MPASI (p-value = 0,04) dan kesulitan makan (p-value = 0,03) terhadap pertumbuhan anak usia 24-36 bulan sedangkan riwayat ASI (p-value = 0,08) tidak memiliki hubungan terhadap pertumbuhan anak usia 24-36 bulan. Variabel perancu memiliki hubungan terhadap pertumbuhan anak yaitu pendapatan orang tua (p value = 0,001) dan pendidikan ibu (p value = 0,001). Anak dengan MPASI yang sesuai pedoman, serta tidak mengalami kesulitan makan mengalami pertumbuhan yang baik.
Hubungan Ketersediaan APD dengan Perilakuk Penggunaan APD dalam Menangani Kasus Gawat Darurat pada Pelayanan Pra RS di Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118 Jakarta Rusman Efendi; Triana Srisantyorini
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2015): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN - EXTEND
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.11.1.70-74

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan langkah terakhir dalam pengendalian risiko, meskipun manfaatnya akan optimal jika dikombinasikan dengan upaya pengendalian lain, seperti eliminasi, substitusi, rekayasa, dan pengaturan administratif. Penggunaan APD dalam lingkungan kerja memiliki dampak besar dalam mencegah kecelakaan kerja. Sayangnya, masih banyak pekerja yang belum menerapkan APD saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku paramedik dalam menggunakan APD. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan kuantitatif, dengan metode studi cross-sectional. Populasi yang diteliti sebanyak 100 orang, dan sampel yang diambil melibatkan 60 orang karyawan operasional di Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara ketersediaan APD dan penggunaan APD (nilai p = 0,000). Disarankan agar Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118 memberikan pelatihan dan informasi yang tepat mengenai penggunaan APD kepada paramedik.--The use of Personal Protective Equipment (PPE) is the final step in hazard control. Although the use of PPE can be most effective when combined with other control measures such as elimination, substitution, engineering, and administrative controls, the benefits of using PPE in the workplace are significant in preventing occupational accidents. However, in reality, many workers still do not use PPE while working. The purpose of this research is to identify the factors related to paramedics' behavior in using PPE. This study employed an analytical design with a quantitative approach, using a cross-sectional study method. The study population consisted of 100 individuals, and a sample of 60 operational employees from Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118 was selected. The research results showed a significant relationship between the availability of PPE and its usage (p-value = 0.000). It is recommended that Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118 provide training and accurate information on the proper use of PPE to paramedics.
Siklus Menstruasi Berdasarkan Kebiasaan Makan Junk Food dan Status Gizi Mahasiswi Selama Pandemi Covid-19 Suryaalamsah, Inne Indraaryani; Permatasari, Tria Astika Endah; Sugiatmi, Sugiatmi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.197-205

Abstract

Selama pandemi Covid-19, pembatasan kegiatan di luar rumah memungkinkan terjadinya perubahan pola makan dan aktivitas mahasiswa yang pada akhirnya akan memengaruhi status gizi dan keteraturan siklus menstruasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan kebiasaan makan junk food dan status gizi dengan siklus menstruasi mahasiswi di masa pandemi Covid-19. Desain penelitian yaitu cross sectional study dengan 107 orang mahasiswi Prodi Sarjana Gizi FKK UMJ sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur berupa kuesioner online (google form), disusun oleh peneliti mengacu pada Pedoman Gizi Seimbang. Kebiasaan makan junk food diukur menggunakan food frequency questionnaire (FFQ). Status gizi diukur dengan indikator Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data menggunakan chi-square dengan nilai p < 0.05. Hasil dari penelitian ini yaitu siklus menstruasi responden umumnya (78.5%) tergolong dalam kategori teratur. Mayoritas responden (84.1%) memiliki kebiasaan makan junk food dalam kategori sering. Sebagian besar responden memiliki status gizi yang normal (82.2%). Tidak terdapat hubungan antara kebiasaan makan junk food dan status gizi dengan siklus menstruasi. 
Analisis Parameter Fisikokimia dan Bakteriologi Sungai Cikambuy Kabupaten Serang, Banten, Indonesia Nurce Arifiati; Fauzul Hayat; Andriyani Andriyani; Rita Ramayulis
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.2.249-259

Abstract

Penurunan kualitas air sungai Cikambuy akibat limbah aktivitas domestik dan kawasan industri Cikande dapat membahayakan lingkungan perairan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisikokimia dan bakteriologis sungai cikambuy Kabupaten Serang. Pengambilan sampel air dilakukan satu kali yaitu pada musim hujan pada bulan Maret 2021. Penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pemilihan bulan dalam setahun adalah untuk menguji pengaruh musim hujan terhadap status kualitas air. Analisis air dari PT. Laboratorium Unilab Perdana dibandingkan hasilnya dengan standar kualitas air nasional. Hasil analisis parameter fisikokimia sebagai berikut: suhu (28,4ºC), TDS (288 mg/L), TSS (99 mg/L), pH (7,2), BOD (18 mg/L), COD (27 mg/L), DO (7,8 mg/L), Nitrat (2,33 mg/L), Nitrit (0,138 mg/L), Zn (0,378 mg/L), Fenol (0,081 mg/L). Kadar bakteriologis seperti Fecal coliform terdeteksi dalam jumlah (340.000 MPN/100 ml), dan total coliform (620.000 MPN/100 ml). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter fisikokimia dan bakteriologis yang diselidiki melebihi batas yang direkomendasikan oleh Peraturan Pemerintah Indonesia No.22/2021 (kelas II). Diperlukan strategi perencanaan pengolahan air limbah dan peningkatan peran pemerintah, Kawasan Industri Cikande, dan masyarakat guna menjaga ekosistem sungai berkelanjutan.