cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
ISSN : 23388528     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Ranah: Journal of Language Studies is published by the National Agency for Language Development and Cultivation. It is a research journal which publishes various research reports, literature studies and scientific writings on phonetics, phonology, morphology, syntax, discourse analysis, pragmatics, anthropolinguistics, language and culture, dialectology, language documentation, forensic linguistics, comparative historical linguistics, cognitive linguistics, computational linguistics, corpus linguistics, neurolinguistics, language education, translation, language planning, psycholinguistics, sociolinguistics and other scientific fields related to language studies. It is published periodically twice a year in June and December. Each article published in Ranah will undergo assessment process by peer reviewers.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
Efektivitas Penggunaan Multimedia Tutorial di Youtube terhadap Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Nini Ibrahim; Prima Gusti Yanti; Aisyah Ramadhani; Rr. Sulistyawati; Nur Amalia
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.4554

Abstract

Teachers can utilize multimedia tutorials on YouTube as a supportive learning medium. These multimedia tutorials have a positive effectiveness in improving the ability to write scientific articles. This media also facilitates students' understanding in composing scientific articles. The research aims to determine the presence and magnitude of the influence of multimedia tutorials on YouTube on the ability to write scientific articles, as well as the differences compared to conventional media (print media). The research adopts method  a quasi-experimental design, and nonprobability sampling technique is used to determine the sample. The research findings indicate that multimedia tutorials on YouTube are more effective than print media in teaching scientific article writing. The results show that the average score for writing articles using multimedia tutorials on YouTube is 85.20%, while using print media is 75.93%. Furthermore, the obtained significance value is 0.000, which is smaller than 0.05. In conclusion, there is a significant influence of multimedia tutorials on YouTube on the ability to write scientific articles students at pascasarjana UHAMKA. AbstrakPengajar dapat memanfaatkan multimedia tutorial di YouTube sebagai media penunjang pembelajaran. Multimedia tutorial ini memiliki efektivitas positif dalam peningkatan kemampuan menulis artikel ilmiah. Media ini juga mempermudah pemahaman mahasiswa dalam menyusun artikel ilmiah. Tujuan penelitian ingin mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh multimedia tutorial materi di Youtube terhadap kemampuan menulis artikel ilmiah serta perbedaannya dengan menggunakan media konvensional (media cetak). Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Teknik Nonprobability sampling digunakan dalam penentuan sampel. Didapati hasil penelitian yaitu multimedia tutorial materi di YouTube lebih efektif dibandingkan dengan media cetak pada materi penulisan artikel ilmiah. diperoleh hasil menulis artikel antara menggunakan multimedia tutorial materi di YouTube dengan rata-rata sebesar 85.20%, sedangkan menggunakan media cetak sebesar 75.93%. Diperoleh juga nilai sig 0,000 lebih kecil dari 0,05. Simpulan yang diambil yaitu adanya pengaruh multimedia tutorial materi di Youtube terhadap kemampuan menulis artikel ilmiah mahasiswa pascasarjana UHAMKA. 
How Psychopragmatic Studies Can Be an Approach to Seeing a Pattern of Covid-19 Spread Wahyudi Rahmat; Alex Darmawan; Maryelliwati Maryelliwati; Hari Adi Rahmad; Aminah Aminah
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.2391

Abstract

The Covid-19 pandemic has caused widespread concern and apprehension among individuals globally, including those residing in Indonesia. This infectious disease primarily affects the respiratory system. This investigation uses psychopragmatic analysis to analyze various types of discourse that may contribute to the propagation of Covid-19 or coronavirus. Specifically, the study will focus on panic and anxiety speech, which are influenced by the speaker's psychological state. The theoretical framework employed in this research is based on Capano (2013). The utilized research methodology is founded on Sudaryanto's (2015) perspective, employing a distribution approach. The findings of this research indicate that a speaker's psychology can impact the development of Covid-19 in other speakers, as evidenced by the influence of panic and anxiety speech. This phenomenon arises from the experience of panic and anxiety, resulting in an excessive manifestation of fear and anxiety. AbstrakPandemi Covid-19 telah menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan yang meluas di kalangan individu secara global, termasuk mereka yang berada di Indonesia. Penyakit menular ini terutama memengaruhi sistem pernapasan. Investigasi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai jenis wacana yang dapat berkontribusi pada penyebaran Covid-19 atau virus corona dengan menggunakan analisis psikopragmatik. Secara khusus, penelitian ini akan berfokus pada pidato panik dan kecemasan yang dipengaruhi oleh keadaan psikologis pembicara. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada Capano (2013). Metodologi penelitian yang digunakan didasarkan pada perspektif Sudaryanto (2015), dengan menggunakan pendekatan distribusi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa psikologi seorang pembicara dapat berdampak pada perkembangan Covid-19 pada pembicara lain, terbukti dengan pengaruh pidato panik dan kecemasan. Fenomena ini muncul dari pengalaman panik dan kecemasan, yang mengakibatkan manifestasi ketakutan dan kecemasan yang berlebihan.
Optimalisasi Media Digital Interaktif Wordwall dalam PJJ BIPA di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss Hilda Septriani; Yuyus Rustandi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.6208

Abstract

The development of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) as a soft diplomacy effort continues to increase rapidly. Various universities abroad and BIPA organizing institutions strive to open BIPA classes every semester. Every mode of learning certainly needs to be circumvented so as not to cause boredom to learners, one of which is by utilizing the available interactive digital learning media, namely Wordwall. This paper aims to identify the process of developing and optimizing the use of Wordwall in the BIPA class as an effective supporting media. In addition, it also seeks to measure the effectiveness of using Wordwall in the learning process in the classroom. The research methods used in this study were the distribution of questionnaires to learners, interview techniques, and documentation studies. The respondents in the study were students in BIPA 2 and BIPA 3 classes at the Indonesian Embassy in Bern, Switzerland in the spring semester period, which is between March–July 2022. The results showed that the development process and effectiveness of using Wordwall in learning in BIPA 2 and BIPA 3 classes could be achieved optimally which was identified through obtaining the scores of the majority of learners and the conformity of their answers during interviews. The implication of this research is that the use of digital-based teaching media, namely Wordwall in BIPA classes, also supports the success of learning objectives and becomes a new breakthrough in BIPA teaching. AbstrakPerkembangan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) sebagai upaya diplomasi lunak terus meningkat pesat. Berbagai universitas di luar negeri dan lembaga penyelenggara BIPA berupaya untuk membuka kelas-kelas BIPA setiap semester. Setiap moda pembelajaran tentunya perlu disiasati agar tidak menimbulkan kebosanan pada pemelajar, salah satunya dengan memanfaatkan media pembelajaran digital interaktif yang tersedia yaitu Wordwall. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pengembangan dan optimalisasi penggunaan Wordwall di kelas BIPA sebagai media penunjang yang efektif. Selain itu juga berupaya untuk mengukur efektivitas pemanfaatan Wordwall dalam proses pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran kuesioner kepada pemelajar, teknik wawancara, dan studi dokumentasi. Responden dalam penelitian adalah pemelajar di kelas BIPA 2 dan BIPA 3 di KBRI Bern, Swiss pada periode spring semester yaitu antara bulan Maret – Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan dan efektivitas penggunaan Wordwall dalam pembelajaran di kelas BIPA 2 dan BIPA 3 dapat tercapai secara optimal yang diidentifikasi melalui perolehan skor mayoritas pemelajar dan konformitas jawaban mereka saat wawancara. Adapun implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan media ajar berbasis digital yaitu Wordwall di kelas BIPA turut menunjang keberhasilan tujuan pembelajaran dan menjadi terobosan baru dalam pengajaran BIPA.
Preposition of Customary Language on Manjapuik Marapulai of Pasambahan Text in Solok City, West Sumatera Eriza Nelfi; Elvina A. Saibi; Iman Laili
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.5965

Abstract

This study aims to describe the preposition of the various convention languages in the text of Pasambahan Manjapuik Marapulai (hereinafter abbreviated as TPMM) in Solok City, West Sumatera. TPMM is one of a series of marriage ceremonies carried out according to Minangkabau custom in Solok City. The method in this study uses a qualitative descriptive method with the object of study in the form of prepositions in TPMM. The research data is in the form of sentences containing prepositional phrases contained in the TPMM. For data collection, the listening method was used with note-taking techniques. Furthermore, to analyze the data, the distribution method was used with the direct element division technique as a basic technique and an advanced technique in the form of marking reading techniques. The results of the research show that the prepositional forms found are the basic prepositions and the derived forms in the form of combined prepositions of type the meaning found is the place of being, the place of origin, the place of destination, origin, a certain place, comparison, and inclusion.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan preposisi bahasa ragam adat dalam teks Pasambahan Manjapuik Marapulai (selanjutnya disingkat dengan TPMM) di Kota Solok, Sumatera Barat. TPMM adalah salah satu rangkaian upacara proses perkawinan yang dilakukan secara adat Minangkabau di Kota Solok. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan objek kajian  berupa preposisi dalam TPMM. Data penelitian ini berupa kalimat yang mengandung frasa preposisional yang terdapat dalam TPMM. Untuk pengumpulan data digunakan metode simak dengan teknik catat. Selanjutnya, untuk menganalisis data digunakan metode agih dengan teknik  bagi unsur langsung sebagai teknik dasar dan teknik lanjutan berupa teknik baca markah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk preposisi yang ditemukan adalah preposisi  bentuk dasar dan   bentuk turunan berupa preposisi gabungan.  Jenis makna yang ditemukan adalah tempat berada, tempat asal, tempat tujuan, tempat tertentu; perbandingan, dan kesertaan.
Promotion of West Sumatra Tourism in the Creative Industry and Its Strategic Value in the Language of Promotion Adjuoktoza Rovylendes; Arnailis Arnailis; Yusnelli Yusnelli; Murniati Murniati; Ferry Herdianto; Nofridayati Nofridayati
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.5839

Abstract

The advancement of tourism in Indonesia has been facilitated through various implicit and nuanced approaches, such as language-based activities and innovative sectors. The availability of promotional texts in the form of language games can be considered a strategic asset, as it can capture the reader's attention and sustain their interest throughout the text, particularly in the context of tourism. The study employed various methodologies such as data acquisition and gathering, data classification and evaluation, and recording the results. A comprehension strategy is a familiar approach wherein we focus on the textual representation of information. The data analysis findings indicate that the utilization of promotional texts in the form of language games possesses a certain degree of strategic significance. This value is exemplified notably through the existence of syntactic deviation, equivocal forms, phonetic wordplay, and the accuracy of vocabulary.  AbstrakKemajuan pariwisata di Indonesia telah difasilitasi melalui berbagai pendekatan implisit dan bernuansa, seperti kegiatan berbasis bahasa dan sektor inovatif. Ketersediaan teks promosi dalam bentuk permainan bahasa dapat dianggap sebagai aset strategis, karena memiliki potensi untuk menarik perhatian pembaca dan mempertahankan minat mereka sepanjang teks, khususnya dalam konteks pariwisata. Studi ini menggunakan berbagai metodologi seperti perolehan dan pengumpulan data, klasifikasi dan evaluasi data, dan pencatatan hasil. Strategi pemahaman adalah pendekatan yang akrab bagi kami, di mana kami memusatkan perhatian kami pada representasi informasi secara tekstual. Temuan analisis data menunjukkan bahwa pemanfaatan teks promosi dalam bentuk permainan bahasa memiliki tingkat signifikansi strategis tertentu. Nilai ini dicontohkan terutama melalui adanya penyimpangan sintaksis, bentuk samar-samar, permainan kata fonetik, dan keakuratan kosa kata.
Praktik Sosial Budaya pada Berita Online Rencana DPR Mencetak Uang untuk Menanggulangi Dampak Covid-19 Agik Nur Efendi; Mubayyamah Mubayyamah
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.2788

Abstract

This study aims to explain sociocultural practice in a news text about the DPR's plan to print money to overcome the impact of Covid-19 on the May 2020 edition of the online news portal. This news is interesting because it involves figures arguing with each other, even criticizing money printing plans. The news involved Dahlan Iskan criticizing and opposing the DPR's proposed money printing plan. The news is analyzed based on the assumption that the social context that exists outside the media influences the discourse that appears in the news. The source of this research data is found in the online news Kompas.com, Detik.com, and Republika.com May 2020 edition. The method used in this study is descriptive qualitative with a critical approach to norman Fairclough's model. The great point of concern of Fairclough is to see language as a social practice. The results of this study show that in the situational aspect there is a contra between Dahlan Iskan and the discourse raised by the DPR from the Golkar faction who asked to print money. There are two social aspects of the discourse battle. First, if the issuance of new money worth 600 trillion will cause inflationary impacts. Secondly, the discourse battle can be said to have a bit of an inner conflict between Dahlan Iskan and Soetrisno Bachir. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan sociocultural practice dalam suatu teks berita seputar rencana DPR mencetak uang untuk menanggulangi dampak Covid-19 pada portal berita online edisi Mei 2020. Pemberitaan ini menarik karena melibatkan tokoh-tokoh yang saling beradu argumen, bahkan mengkritik rencana pencetakan uang. Berita tersebut melibatkan Dahlan Iskan yang mengkritik dan menentang rencana pencetakan uang yang diusulkan DPR. Berita tersebut dianalisis berdasarkan asumsi bahwa konteks sosial yang ada di luar media memengaruhi wacana yang muncul dalam berita. Sumber data penelitian ini terdapat pada berita daring Kompas.com, Detik.com, dan Republika.com edisi bulan Mei 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritis model Norman Fairclough. Titik perhatian besar dari Fairclough adalah melihat bahasa sebagai praktik sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam aspek situasional terdapat hal kontra antara Dahlan Iskan terhadap wacana yang dimunculkan oleh DPR dari fraksi Golkar yang meminta mencetak uang. Terdapat dua aspek sosial dari pertarungan wacana tersebut. Pertama, bila penerbitan uang baru senilai 600 triliun akan menimbulkan dampak inflasi. Kedua, pertarungan wacana tersebut dapat dapat dikatakan ada sedikit konflik batin antara Dahlan Iskan dengan Soetrisno Bachir.
Corpus Driven Analysis of the Coronavirus Prevention Handbook Ayu Humairoh Hakim; Zamzani Zamzani
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.3483

Abstract

Information about coronavirus prevention is important to know because coronavirus as the global pandemic after being designated by the World Health Organization (WHO) for four years. The aim of this article is to find out linguistic evidences from the lexical aspects such as lexical items, lexical categories, lexical cohesion and lexical bundles. Then analyzed it through corpus-driven analysis using AntConc software, this software is employed to process the data. This research uses a mix method and concurrent embedded model, after that downloading the data, observation and documentation as technique of collecting data, while the technique of analysis data use converting and compiling data, reduction data classification data and display data. The results of the quantitative and qualitative analyses show the result of corpus driven analysis through AntConc show the most common of lexical and syntactical aspects such as word classes, and sentences patterns used in the coronavirus prevention handbook.  AbstrakInformasi tentang pencegahan virus korona penting untuk diketahui, karena virus korona sebagai pandemi global setelah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setelah berjalan selama satu tahun. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mencoba mencari tahu bukti linguistik dari aspek leksikal dan sintaksis. Kemudian dianalisis melalui analisis berbasis korpus menggunakan aplikasi Antconc, perangkat lunak ini digunakan untuk memproses data. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan model campuran tidak berimbang, setelah itu mengunduh data, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data, adapun teknik data analisis menggunakan data konversi dan penyusunan data, data klasifikasi data pengurangan dan data tampilan. Hasil analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan hasil AntConc dan menunjukkan aspek leksikal dan sintaksis yang paling umum seperti kelas kata, dan pola kalimat yang digunakan dalam buku pegangan pencegahan virus korona. 
Language Variations for Tourism Sectors around of English and Dutch Colonial Buildings: Sociolinguistics and Ethnolinguistics Studies Inayatul Mukarromah; Sitti Zulaihah
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i1.4666

Abstract

The purpose of this research is to know the language variations through Sociolingustics and ethnolinguistics studies in the English heritage and colonial building areas. The approach used in this research is qualitative. The strategy of in this research designed by combining the qualitative research design from Lincoln (2003) with the descriptive qualitative research design from Permadi (2013). The research results in the emergence of code-mixing and code-switching in society. There are several languages are spread in those cultural heritage, such as: Chinese, Melayu, Arabic, Bugis, Maduresse and Indonesia. While, Banyuwangi has Oseng Language.Thus, the conclusion that it is necessary to understand the potential of the language used in society. In this case, not only the text but its use in social and cultural contexts because language does not only depend on its social aspects in the sense of how language is used in social contexts and culture but then how language finally can be an additinaol potention to support colonial tourism destination in Banyuwangi.  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi bahasa melalui pendekatan sosiolingusitik dan ethnolingusitik di Kawasan cagar budaya Inggrisan dan dua bangunan kolonial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini dirancang dengan mengkomibansi antara desain penelitian kualitatif dari Lincoln (2003) dan desain kualitatif deskriptif Permadi (2013).  Hasil penelitian yang didapat bahwa terdapat campur kode dan alih kode dalam kehidupan di masyarakat. Ada beberapa bahasa yang tersebar dalam warisan budaya tersebut, seperti: Cina, Melayu, Arab, Bugis, Madura dan Indonesia. Dengan demikian, kesimpulan dalam penelitian ini adalah perlunya memahami potensi bahasa yang digunakan dalam masyarakat. Dalam hal ini, bukan hanya teksnya tetapi penggunaannya dalam konteks sosial dan budaya karena bahasa tidak hanya bergantung pada aspek sosial dan budaya saja tetapi bagaimana bahasa kemudian bisa dijadikan sebagai potensi tambahan untuk menunjang destinasi pariwisata kolonial di Banyuwangi.  
Javanese Pitutur in the Speech of Sri Sultan Hamengku Buwono X on Hardship Caused by the Corona Virus Doni Dwi Hartanto; Endang Nurhayati; Sulis Triyono
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i2.4593

Abstract

Expressions of culture in a region can be seen as a discourse that represents the cultural activities of people, and it may show the nature and characters of the society in dealing with problems. This research aims to interpret the Javanese pitutur delivered by Sri Sultan Hamengku Buwono X as the King of Yogyakarta to people living in his realm during the coronavirus pandemic. This descriptive qualitative research used a recording of Sri Sultan Hamengku Buwono’s speech entitled “Cobaning Gusti Allah Awujud Virus Corona”. Data were collected through a note-checking technique and were analyzed by using content analysis. The validity was maintained through expert judgment, while the reliability was through intrarrater and interrater. The results show that Javanese pitutur or advice found in Sri Sultan Hamengku Buwono X’s speech were in four Javanese quotes, namely: a) patient people earn the greatest fortune, and surrendering their life in faith shall result in more blessings; b) God gives way to anyone who wants to obey; c) Be wise and careful; and d) Do not be jealous if you get a trial, and do not feel bad if you lose something. The Javanese pituturs as the noble expressions of Javanese culture likely represent the nature and character of Javanese society in the face of various obstacles and problems, in this case facing the COVID-19 virus pandemic in the Yogyakarta region. The messages conveyed in the pitutur are expected to be a reminder to the people of Yogyakarta that in the face of all problems they should always hold fast to their cultural values and humbly surrender and submit themselves to God the Almighty. AbstrakUngkapan budaya suatu daerah merupakan suatu wacana yang merepresentasikan aktivitas budaya masyarakat, dan menunjukkan sifat dan karakter suatu masyarakat dalam menghadapi suatu permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan pitutur Jawa dalam pidato Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Raja Yogyakarta kepada masyarakat selama masa pandemik virus corona. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa rekaman pidato Sri Sultan Hamengku Buwono X berjudul “Cobaning Gusti Allah Awujud Virus Corona”. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak-catat dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis konten. Validitas data dilakukan dengan expert judgement, sedangkan reliabilitas yang digunakan ialah reliabilitas intra dan interrater. Berdasarkan penelitian, pitutur Jawa dalam pidato Sri Sultan Hamengku Buwono X terbagi dalam empat ungkapan, yaitu: a) wong sabar rejekine jembar, ngalah urip luwih berkah; b) Gusti paring dalan kanggo sapa wae kang gelem ndalan; c) eling lan waspada; dan d) datan serik lamun ketaman, datan susah lamun kelangan. Pitutur Jawa yang terdapat dalam ungkapan-ungkapan luhur budaya Jawa tersebut merepresentasikan sifat dan karakter masyarakat Jawa dalam menghadapi berbagai macam halangan dan permasalahan, dalam hal ini ketika menghadapi pandemik virus COVID-19 di wilayah Yogyakarta. Pesan yang disampaikan dalam pitutur tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat Yogyakarta bahwa dalam menghadapi segala permasalahan hendaknya selalu berpegang teguh pada nilai-nilai budaya dan berserah pada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Deiksis pada Film “Jalan Yang Jauh, Jangan Lupa Pulang”: Kajian Pragmatik Gazali Gazali; Kadek Adi Mahera
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 13, No 1 (2024): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v13i1.5445

Abstract

The aim of this study is to identify and analyze the form and meaning of deixis in the film Jalan Yang Panjang, Don't Forget to Go Home (JyJJLP). The research method used in this study is descriptive qualitative with preparation procedures, data collection and data analysis. In the preparation stage, the researcher watched the JyJJP film many times until the film was understood well. Next, data collection was carried out by taking data from each scene. The next stage is data analysis carried out using a pragmatic approach. The results of the research found forms of deixis, namely, personal deixis with a total of 515 words, place deixis 35 words, time deixis 50 words, discourse deixis 23 words, and social deixis 35. Overall the number of deixis in the film was found to be 658 words. The use of persona deiksis dominates the number of deiksis uses. Of the 685 deiksis used in the film JyJJLP, 515 deiksis personas were found. The existence of personas in JyJJLP films creates close realism, clarifies perspective, and encourages empathy, showing the perspective from which a story is told. Furthermore, it is found in place, time, discourse and social existence. The meaning of each type of deixis contained in the JyJJLP film is that it has a meaning that refers to a character or individual, describes place and time, connects sentences and ideas so that the audience can understand how these ideas are connected to each other, and helps show the relationships between characters, helps build character and personality, norms and cultural values. AbstrakTujuan kajian ini mengidentifikasi dan menganalisis bentuk dan makna deiksis dalam film “Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang” (JyJJLP). Metode penelitian yang digunakan pada kajian ini adalah deskriptif kualitatif dengan prosedur persiapan, pengumpulan data, dan analisis data. Pada tahap persiapan peneliti menonton film JyJJP berkali-kali hingga film tersebut dipahami dengan baik. Selanjutnya, dilakukan pengumpulan data dengan cara mengambil data dari setiap adegan. Tahap berikutnya adalah analisis data yang dilakukan dengan pendekatan pragmatik. Hasil penelitian ditemukan bentuk deiksis yaitu, deiksis persona dengan jumlah 515 kata, deiksis tempat 35 kata, deiksis waktu 50 kata, deiksis wacana 23 kata, dan deiksis sosial 35. Secara keseluruhan jumlah deiksis pada film ditemukan 658 kata. Penggunaan deiksis persona mendominasi jumlah pemakaian deiksis. Dari 685 deiksis yang digunakan pada film JyJJLP ditemukan 515 penggunaan deiksis persona. Deiksis persona dalam film JyJJLP menciptakan kedekatan realisme, memperjelas perspektif, mendorong empati, dan menunjukkan perspektif dari mana suatu cerita diceritakan. Selanjutnya, ditemukan deiksis tempat, waktu, wacana, dan deiksis sosial. Makna pada setiap jenis deiksis yang terdapat dalam film JyJJLP adalah mempunyai makna yang merujuk pada tokoh atau individu, menggambarkan tempat dan waktu, menghubungkan kalimat dan gagasan sehingga penonton dapat memahami bagaimana ide-ide tersebut terhubung satu sama lain, membantu menunjukkan relasi antar karakter, membantu membangun karakter dan kepribadian, norma, dan nilai budaya.