cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pelatihan Pengembangan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Menggunakan Aplikasi Blended Learning Bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta Hamzah, Amir; Syarifuddin, Ahmad; Oktamarina, Lidia; Alfi, Jihan; Setiawan, M. Deri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18712

Abstract

Pendahuluan: Perencanaan strategis pendidikan merupakan rencana lima tahunan sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam bidang pendidikan. Pembangunan pendidikan pada periode 2016–2021 mengacu pada RPJMD 2016–2021, Rencana Strategis Pendidikan Nasional 2016–2021, serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005–2025. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru MI Swasta di OKU Selatan dalam asesmen kompetensi minimum dan penggunaan teknologi pembelajaran. Metode: Participatory Action Research (PAR). Hasil: Guru memahami konsep asesmen kompetensi minimum, menguasai penggunaan aplikasi Wondershare Quiz Creator, dan terbentuknya Kelompok Kerja Guru (KKG) khusus Guru MI Swasta di OKU Selatan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kompetensi guru dalam asesmen dan teknologi pembelajaran, serta terbentuknya komunitas guru yang berkelanjutan. Tindak lanjut kegiatan dilakukan melalui publikasi dan pemantauan daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting.
Pemberdayaan Anak Sekolah Dasar Melalui Daur Ulang Kreatif di Sanggar Bimbingan Sentul di Kuala Lumpur Mappasere, Fatmawati A; Hakim, Lukman; Burhanuddin, Burhanuddin; Khumaera, Izza; Amira, Nurul; Shohehuddin, Shohehuddin; Jannah, Hilyatul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18740

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan volume sampah anorganik di kawasan urban seperti Sentul, Kuala Lumpur, menjadi tantangan lingkungan serius, khususnya bagi komunitas anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memiliki kesadaran lingkungan rendah dan akses terbatas terhadap pendidikan kontekstual. Studi ini bertujuan untuk memberdayakan siswa Sekolah Dasar di Sanggar Bimbingan (SB) Al-Amin melalui program edukasi berbasis daur ulang kreatif (upcycling). Metode: Pendekatan partisipatif melalui pelatihan pengelolaan sampah anorganik dan praktik langsung pembuatan produk daur ulang. Hasil: Adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa 44% terhadap konsep 3R (reduce, reuse, recycle) dari skor rata-rata pre-test 41% menjadi post-test 85%, serta peningkatan keterampilan teknis dan kreativitas dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai guna. Program ini juga menumbuhkan nilai kolaborasi dan tanggung jawab lingkungan. Kesimpulan: Pendekatan edukasi berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan anak-anak PMI dan dapat direplikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di komunitas urban serupa.
Efektivitas Positive parenting training sebagai Prevensi Kekerasan Seksual Anak di Kelurahan Belakang Balok Bukittinggi Yasmin, Maya; Elvira, Mariza; Ningsih, Yuninda Tria; Assyafiyah, Aufizzahra; Pratama, Dinda Putri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18742

Abstract

Background: Kekerasan seksual pada anak menunjukkan fluktasi kasus yang signifikan di berbagai Provinsi Indonesia termasuk Sumatera Barat. Mengacu pada sejumlah kajian empiris menunjukkan bahwa fenomena tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai faktor dimana salah satunya kurangnya keterlibatan keluarga dalam mengenalkan edukasi seksual kepada anak. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan parenting skill orang tua sebagai upaya preventif kekerasan seksual anak di Kelurahan Belakang Balok Bukittinggi. Metode: Metode yang digunakan melalui pelatihan dengan tahapan: pembukaan, pretest, psikoedukasi, diskusi dan analisis kasus, roleplay, posttest dan evaluasi. Partisipan yang dilibatkan 18 orang tua di kelurahan Belakang Balok pada 1 Austus 2024. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan peningkatkan parenting skill dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 (P < 0.05). Kesimpulan: Pelatihan ini efektif dalam membangun kesadaran orang tua terkait urgensi pendidikan seksual dan mengembangkan skill yang memadai dalam implementasi pengasuhan yang positif di keluarga. Dalam hal ini orang tua mampu mengembangkan teknik pengasuhan yang positif dan aman dalam rangka internalisasi nilai pendidikan seksual yang kembangkan di rumah.
Efektivitas Media Presentasi dan Pamflet dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Cileles tentang Tuberculosis dan Imunisasi BCG Salsabila, Fathiyyah; Ndaha Wungo, Sydney Immanuella Puteri; Aini, Intan Nur; Hudaya, Syahra Ramadhani; Nabilah, Kayla Shafa; Viansih, Helsy Murtry; Putra Sit, Ari Dwi; Tiyanto, Rizqi Deva; Samandari, Aquila Mozaffar; Sahiratmadja, Edhyana
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18750

Abstract

Background: Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di dunia dalam jumlah kasus Tuberculosis (TB). Imunisasi Bacillus Calmette-Guérin (BCG) merupakan langkah pencegahan utama yang diwajibkan bagi bayi baru lahir. Namun, masih terdapat kesenjangan pengetahuan di kalangan ibu hamil mengenai pentingnya imunisasi ini. Untuk itu, dilakukan program edukasi kepada 30 ibu hamil di Desa Cileles dengan tujuan meningkatkan pemahaman terkait imunisasi BCG dan imunisasi dasar lainnya. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pre-test dan post-test, serta permainan interaktif. Keberhasilan program diukur melalui dua indikator, yaitu jumlah peserta minimal 20 orang dan peningkatan skor rata-rata ≥10%. Hasil: Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pre-test dan post-test, serta permainan interaktif. Keberhasilan program diukur melalui dua indikator, yaitu jumlah peserta minimal 20 orang dan peningkatan skor rata-rata ≥10%. Kesimpulan: Disarankan agar mitra, yaitu tenaga kesehatan dan kader desa, melanjutkan edukasi serupa secara berkala dan mengintegrasikannya dalam kegiatan posyandu untuk memperluas cakupan dan dampak edukasi. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan menurunkan risiko TB pada bayi baru lahir.
Penyusunan Standar Kompetensi Dasar Human-Machine Communication sebagai Intervensi Edukatif bagi Mahasiswa di Era AI Pramana, Pramana; Alkhajar, Eka Nada Shofa; Utari, Prahastiwi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18755

Abstract

Background: Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah melahirkan bentuk komunikasi baru antara manusia dan mesin, yaitu Human-Machine Communication (HMC). Meskipun mahasiswa sebagai digital native aktif menggunakan teknologi AI, mereka masih minim pemahaman kritis terhadap aspek etika, teknis, dan sosial dalam komunikasi dengan mesin. Metode: Kegiatan pengabdian ini menerapkan pendekatan edukatif-kolaboratif dalam tiga tahap: identifikasi kebutuhan mitra, kajian literatur, dan validasi konsep oleh pakar lintas disiplin. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan standar kompetensi dasar HMC yang mencakup empat domain utama—kognitif, teknis, afektif-etik, dan sosial-humanistik—dengan indikator capaian terukur dari level dasar hingga lanjutan. Standar ini bermanfaat untuk membekali mahasiswa dengan literasi HMC yang adaptif, kritis, dan etis, serta dapat dijadikan acuan dalam kurikulum komunikasi digital di perguruan tinggi. Kesimpulan: Penyusunan standar ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan komunikasi berbasis AI, sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan literasi digital di lingkungan akademik.
Pencegahan Penularan HIV melalui Peningkatan Partisipasi Penggunaan Profilaksis Pra Pajanan (PrEP) pada Populasi Kunci Sitorus, Rico Januar; Aerostaa, Danny; Yusria, Yusria; Purbaa, Imelda Gernauli
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18774

Abstract

Background: Indonesia sudah mengadopsi program Profilaksis Pra Pajanan sejak tahun 2021 dan sudah dilaksanakan di 10 Propinsi dan 22 Kabupaten. Profilaksis Pra Pajanan (PrEP) merupkan metode pencegahan biomedis HIV yang aman dan sangat efektif ketika penggunanya patuh sepenuhnya. Profilaksis pra pajanan terbukti mengurangi risiko infeksi HIV sebesar 51%. Metode: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digunakan adalah Pretest, penyuluhan, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab serta Posttest. Karaketristik peserta berdasarkan usia memiliki rata-rata usia peserta 34.44 tahun dengan usia paling muda 18 tahun dan usia peserta paling tua 54 tahun, dan mayoristas LSL sebanyak 89.5%. Hasil: Uji T Dependen menunjukkan nilai p 0.0001 < 0.05. Hal ini menunjukkan ada kenaikan skor secara siginfikan dari peserta. Efek penyuluhan berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan peserta. Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang PreP. Penggunaan PreP sangat ditekankan bagi mereka yang berisiko tinggi dan negatif HIV seperti Lelalki seksusal lelaki, pekerjan seks perempuan dan transgender guna mencegah infeksi HIV baru.
SAHABAT “Sadar Hidup Sehat Bebas Stunting” pada Anak dan Ibu Hamil Juwita, Noormah; Napu, Mohamad Novaldi; Elisabet, Silvia Gabriela; Fataruba, Fajira Modimbala Murni; Fataruba, Riyanti; Buhang , Mohammad Rikal
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18782

Abstract

Background: Stunting is currently one of the problems in the world, including Indonesia. This condition is caused by chronic malnutrition and affects children's growth and development. Through this activity, students share their knowledge with the Paku Selatan village community. Methods: This activity was carried out using the following methods: 1). Preparation stage, 2). Implementation stage, 3). Evaluation stage. Results: With the cooperation of the community, cadres and government, this counseling went well and received a good response from the local community who participated in the activity. Conclusions: At the time of community service activities went well. After this socialization program was held, it was obtained to increase knowledge to the Paku Selatan village community about the causes of stunting in children and also interventions that can be carried out in an effort to handle nutrition in preventing stunting.
Peran Fisioterapi terhadap Pencegahan Stunting melalui Stimulasi Motorik di Wilayah Puskesmas Cinangka Depok Anniza, Meiza; Rakhman, Amalia; Muhida, Vega; Sipayung, Ade Putri Malahayati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18806

Abstract

Background: Stunting memiliki dampak tidak optimalnya kemampuan kognitif dan motorik anak. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupannya. Kemampuan kognitif merujuk pada kapasitas untuk berpikir secara kompleks dan melakukan penalaran dalam proses pemecahan masalah. Hal ini diperlukan pendekatan Fisioterapi dalam memberikan promotif dan preventif dalam pencegahan stunting melalui stimulasi motorik. Pemberian stimulasi pada balita berperan penting dalam merangsang perkembangan otak, yang pada akhirnya mendukung optimalisasi kemampuan motorik kasar dan halus, perkembangan bahasa dan bicara, serta aspek sosialisasi dan kemandirian anak. Metode: Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik stimulasi motorik, sesi edukasi kelompok, serta pendampingan individual. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pentingnya stimulasi motorik serta keterampilan dasar dalam menerapkannya di rumah. Selain itu, tercipta kolaborasi yang lebih baik antara fisioterapis dan tenaga kesehatan setempat dalam mendukung tumbuh kembang anak. Kesimpulan: Peran fisioterapi memiliki kontribusi yang signifikan dalam upaya promotif dan preventif terhadap stunting di tingkat komunitas. Diharapkan program ini dapat menjadi model intervensi berkelanjutan yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan dasar.
Sosialisasi Memahami Ketidaksadaran Kolektif Dalam Diri Remaja di SMK An-Nashihin Melalui Film Dilan 1990: Sebuah Sudut Pandang Carl Gustav Jung Mubarok, Yasir; Sugiyo, Sugiyo
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18810

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan psikologis individu, di mana mereka mulai membentuk identitas diri serta menghadapi tekanan sosial dan konflik emosional. Ketidaksadaran kolektif, sebagaimana dikemukakan oleh Carl Gustav Jung, menjadi faktor yang memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja secara tidak sadar. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep ketidaksadaran kolektif melalui film Dilan 1990, yang menggambarkan dinamika psikologis remaja secara nyata. Metode: Sosialisasi berbasis pemutaran film, diskusi kelompok, dan refleksi diri melalui kuesioner. Hasil: Sebelum pelatihan, hanya 45% siswa yang memiliki pemahaman tentang ketidaksadaran kolektif. Namun, setelah pelatihan, tingkat pemahaman meningkat menjadi 90%, dengan partisipasi siswa yang aktif selama kegiatan. Hasil ini mengindikasikan bahwa metode berbasis film dapat menjadi pendekatan efektif dalam menyampaikan konsep psikologi kepada remaja. Kesimpulan: Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman konsep siswa untuk penguatan pendidikan karakter dan literasi psikologis di kalangan remaja sekolah menengah.
Pelatihan Surveilans Kesehatan Gigi Mulut Menggunakan Aplikasi Sikadergigi bagi Kader Desa Kalirejo, Kabupaten Temanggung,Jawa Tengah Failasufa, Hayyu; Rakhmawati, Ayu Kristin; Adiwinarno, Bawa; Azizati, Arina Najma
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18820

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader desa dalam menyelenggarakan surveilans kesehatan gigi dan mulut di Desa Kalirejo, Kabupaten Temanggung. Metode: Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif, praktek simulasi, dan pendampingan lapangan secara berkala selama enam bulan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman kader tentang surveilans kesehatan, pentingnya pencatatan data, serta kemampuan pencatatan data surveilans. Cakupan surveilans mencapai 85% dari total rumah tangga di desa, dengan data yang terdokumentasi dan dilaporkan secara sistematis. Kendala utama yang dihadapi adalah minimnya pengalaman kader dalam penggunaan sistem digital berbasis web seperti SIKADER GIGI, yang disebabkan oleh latar belakang pendidikan dan paparan teknologi yang terbatas. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kapasitas kader desa, namun dukungan berkelanjutan dan pelatihan penggunaan teknologi digital perlu diperkuat untuk keberlanjutan program.