cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTRUKSIVISME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Asri Asri; Mustamin Mustamin; Muh Syilfa Nooviar; Selvia Deviv; Nur Syamsinar Munir; Muthi Syahidah Arifuddin; Nur Fahmi Akhmad; Amelia Firdhausya Dewi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22127

Abstract

Abstrak: Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan individu serta menjadi fondasi kemajuan bangsa. Tantangan yang dihadapi oleh SMA Negeri 11 Maros adalah keterlibatan dan motivasi siswa yang rendah, yang berdampak pada hasil belajar mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan solusi inovatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran konstruktivisme guna meningkatkan hasil belajar siswa. Melalui sosialisasi kepada 40 orang guru dan penerapan dalam proses pembelajaran, evaluasi dilakukan dengan memperhatikan tingkat keterlibatan siswa, peningkatan motivasi belajar, dan pemahaman konsep. Implementasi model konstruktivisme telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan siswa, motivasi belajar, dan pemahaman konsep, mencerminkan efektivitas model tersebut dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan hasil belajar siswa dengan peningkatan sebesar 65%. Hasil tersebut didapatkan dengan menerapkan sistem evaluasi post-test, hal ini dilakukan agar diperoleh pemahaman yang lebih baik tentang sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dan mengukur efektivitas strategi pembelajaran yang telah diimplementasikan. Keberhasilan ini menegaskan efektivitas model dalam memotivasi siswa dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Selain memberikan solusi konkret, keberhasilan ini juga membuka jalan bagi penyebarluasan model konstruktivisme ke berbagai institusi pendidikan.Abstract: Education plays a crucial role in shaping the character and intelligence of individuals as well as serving as the foundation for the progress of a nation. The challenge faced by SMA Negeri 11 Maros is the low engagement and motivation of students, which impacts their learning outcomes. To address this issue, innovative solutions are needed. This community service activity aims to implement the constructivist learning model to improve student learning outcomes. Through the socialization to 40 teachers and implementation in the learning process, evaluation is conducted by considering the level of student engagement, improvement in learning motivation, and understanding of concepts. The implementation of the constructivist model has resulted in a significant increase in student engagement, learning motivation, and understanding of concepts, reflecting the effectiveness of the model in enhancing the quality of learning and student learning outcomes by 65%. These results were obtained by implementing a post-test evaluation system, which was done to gain a better understanding of the extent to which students have achieved the set learning goals and to measure the effectiveness of the implemented teaching strategies. This success confirms the effectiveness of the model in motivating students and making a significant contribution to improving the quality of education. In addition to providing concrete solutions, this success also paves the way for the dissemination of the constructivist model to various educational institutions.
PEMBUATAN WEBSITE DESA SEBAGAI SARANA DIGITALISASI INFORMASI DAN PROMOSI POTENSI DESA Bangun Dwi Hardika; Suheryanto Suheryanto; Imam Solikin; Yudi Abdul Majid; Rafaely Audrey Nurmarina Dwinovary; Visensius Angga Pramudita; Tipran Yikwa; Depri Ariansyah; Amelia Vega; Puja Dwi Lestari; Refki Hefringgo; Faisal Bimantara; Bunga Chantika; Eric Maulana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25074

Abstract

Abstrak: Desa Jadi Mulya merupakan sebuah desa yang memiliki banyak potensi seperti wisata, produk dan lainnya akan tetapi masyarakat luar belum mengetahui hal tersebut karena kurangnya pemanfaatan teknologi. Desa Jadi Mulya memerlukan sebuah media yang bernama website desa sebagai tempat ataupun media promosi tentang wisata, produk dan potensi yang dimiliki desa. Tujuan pengabdian ini adalah membuat website untuk Desa Jadi Mulya sehingga desa dapat lebih dikenal oleh masyarakat luar dan penyebaran informasi lebih efektif serta memandirikan desa dalam pengoperasian website. Metode yang digunakan yaitu pembuatan website dan pelatihan penggunaan website. Peserta pelatihan yaitu sekretaris desa dan ketua karang taruna dari Desa Jadi Mulya. Proses evaluasi peserta dilakukan dengan peserta mencoba sendiri untuk mengoperasikan website tanpa dibantu. Hasil evaluasi didapatkan rentang nilai peserta 83,33-100%, dimana yang artinya sudah dapat mengoperasikan website dengan baik dan wesbite sudah dapat digunakan.Abstract: Jadi Mulya Village is a village that has a lot of potential such as tourism, products and others, but the outside community doesn't know about this because of the lack of use of technology. Jadi Mulya Village needs a media called a village website as a place or promotional media about tourism, products and the potential of the village. The aim of this service is to create a website for Jadi Mulya Village so that the village can be better known to the outside community and disseminate information more effectively and make the village more independent in operating the website. The method used is creating a website and training in using the website. The training participants were the village secretary and chairman of the youth organization from Jadi Mulya Village. The participant evaluation process is carried out by participants trying to operate the website themselves without help. The evaluation results obtained ranged from 83.33-100% participant scores, which means they can operate the website well and the website can be used. 
PEMBINAAN UMKM MELALUI SENI KREATIF BERBASIS SAMPAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN PENDAPATAN EKONOMI MASYARAKAT Pamela Mikaresti; Herry Novrianda; Rossa Damayanti; Edwin Junidi; Imam Hambali
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20463

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah sering menjadi konflik di berbagai daerah di Indonesia salah satunya di Kabupaten Bengkulu Utara. Untuk itu, diperlukan solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut salah satunya melakukan pembinaan terhadap UMKM Seni Kreatif dalam mengolah sampah melalui kegiatan 3R yaitu reduce, reuse dan recycle. Kegiatan ini melibatkan kelompok mitra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Desa Rama Agung Kabupaten Bengkulu Utara yaitu UMKM DIRGA YUSAdan UMKM BUOCA yang bertujuan menangani sampah rumah tangga. UMKM DIRGA YUSAmerupakan kelompok UMKM seni kreatif yang terdiri dari 11 anggota yang mengatasi sampah plastik untuk dijadikan sebuah karya seni bernilai jual. Sedangkan UMKM BUOCA merupakan kelompok Usaha Mikro yang terdiri dari 17 anggota yang menangani sampah tumbuh-tumbuhan seperti sampah buah dan sayuran yang dimanfaatkan kembali menjadi produk yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga tahap yaitu pengenalan konsep seni kreatif, peningkatan kualitas dan jumlah produksi, serta pemasaran produk. Evaluasi dilakukan dengan cara menyebarkan angket pretest dan postest untuk melihat kebermanfaatan kegiatan ini. Hasil kegiatan kerja sama tim Universitas Terbuka Bengkulu dan Bapelitbang Bengkulu Utara setelah melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap UMKM seni kreatif berbasis sampah ini telah meningkatkan pendapatan ekonomi UMKM DIRGA YUSAsebesar 58% dan UMKM BUOCA sebesar 72%.Abstract: Abstract: The issue of waste management frequently escalates into conflicts in various regions of Indonesia, including North Bengkulu Regency. Therefore, a solution is imperative to address this problem, and one such approach involves nurturing Creative SMEs in waste management through the implementation of the 3R principles: reduce, reuse, and recycle. This initiative engages collaborative efforts with Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the village of Rama Agung in North Bengkulu Regency, specifically, DIRGA YUSA Creative SME and BUOCA SME, both aimed at managing household waste. DIRGA YUSA is a group of 11 members focusing on transforming plastic waste into artistic creations with market value, while BUOCA, consisting of 17 members, addresses organic waste like fruits and vegetables, repurposing them into environmentally friendly products. The project unfolds in three stages: introducing the concept of creative arts, enhancing the quality and quantity of production, and marketing the products. Evaluation involves the distribution of pretest and posttest questionnaires to assess the effectiveness of the initiative. Results indicate a substantial increase in the economic income of DIRGA YUSA by 58% and BUOCA by 72% following the collaboration between the Universitas Terbuka Bengkulu team and the North Bengkulu Regency Research and Development Agency in mentoring and guiding these waste-based creative SMEs.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER POSYANDU DAN IBU BALITA DALAM GERAKAN OTA2S SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BALITA STUNTING Kamilus Mamoh; Ignasensia Dua Mirong; Matje Meriaty Huru
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19815

Abstract

Abstrak: Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Penyebab utamanya asupan gizi, terdapat faktor multidimensi yang menyebabkan stunting diantaranya praktek pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan termasuk antenatal care, kurangnya akses kemakanan bergizi, kurangnya akses air bersih dan sanitasi. Gerakan OTA2S merupakan program yang telah terbukti efektif dalam mencegah stunting pada balita. Untuk berhasil dalam gerakan ini, peran kelompok kader Posyandu dan ibu balita sangat krusial. Tujuan kegiatan ini Meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok kader posyandu serta ibu balita dalam Gerakan OTA2S Sebagai Upaya Pencegahan Balita Stunting Di Kelurahan Liliba. Metode yang digunakan melalui penyuluhan dan pemberian makanaan tambahan bagi balita stunting. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kader Posyandu sebanyak 24 orang dan orangtua balita stunting di Kelurahan Liliba sebanyak 38 orang. Evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test sebanyak 20 soal. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skor pre-test adalah 45,0±6,43 dan rata-rata skor post-test adalah 96,0±4,23. Adanya kenaikan berat badan, tinggi badan dan lingkar lengan pada balita setelah mendapatkan pemberian makanan tambahan selama 90 hari.Abstract: Stunting can occur as a result of malnutrition, especially in the first 1000 days of life. The main causes of nutritional intake, there are multidimensional factors that cause stunting including poor parenting practices, limited health services including antenatal care, lack of access to nutritious food, lack of access to clean water and sanitation. The OTA2S movement is a program that has proven effective in preventing stunting in toddlers. To succeed in this movement, the role of the Posyandu cadre group and mothers of toddlers is crucial. The purpose of this activity is to increase the understanding and skills of posyandu cadres and mothers of toddlers in the OTA2S Movement as an effort to prevent stunting toddlers in Liliba Village. The method used is through counseling and supplementary feeding for stunted toddlers. Partners in this activity are 24 Posyandu cadres and 38 parents of stunting toddlers in Liliba Village. Evaluation of knowledge using pre-test and post-test questionnaires of 20 questions. The assessment results showed that the difference in the average pre-test score was 45.0±6.43 and the average post-test score was 96.0±4.23. There is an increase in weight, height and arm circumference in toddlers after getting additional feeding for 90 days.  
PELATIHAN PENEREPAN TEKNOLOGI DAN INOVASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN OMSET INDUSTRI PARIWISTA Juminah Nasri; Hardiman Faramit Sanaba; Sabaria Sabaria; Syamsul Hadi; Okid Parama Astirin; Muji Rahayu; Lutfia Hermawati Putri; M. Didit Gozali; Pinkan Olivia Marchivanalia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.21661

Abstract

Abstrak:Secara geografis Kampung Malasom Distrik Aimas memiliki potensi strategis karena terletak di pusat kota dan pemerintahan Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Berangkat dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Sorong Tahun 2023 ditemukan data bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat masih rendah. Temuan ini didukung dengan data BPS Kabupaten Sorong yang menunjukkan bahwa angka kemiskinan sejak tahun 2020 - 2022 terus meningkat. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini yakni: (1) Meningkatkan omset mitra sasaran, (2) Meningkatkan pengetahuan dan skill SDM mitra sasaran, (3) penerapan teknologi pada aspek produksi dan pemasaran. Metode pengabdian masyarakat mencakup pra kegiatan (observasi dan wawancara), pelaksanaan kegiatan (FGD, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan), serta evaluasi kegiatan melalui lembar analisis level keberdayaan mitra sasaran serta wawancara partisipatif pasca pelaksanaan program. Hasil pengabdian kolaborasi sosial UNS dan UNIMUDA Sorong yang membawa semangat tourismpreneur berhasil membawa mitra sasaran Rumah Etnik Papua dan Pemuda Karang Taruna Malasom naik level dari aspek omset meningkat hingga 525%, kualitas pengetahuan dan skill SDM terpenuhi 100%, serta aspek aksesibilitas digital (penerapan teknologi) terpenuhi 100%.Abstract: Geographically, Malasom Village, Aimas District has strategic potential because it is located in the city center and government of Sorong Regency, Southwest Papua Province. Based on the 2023 Sorong Regency Regional Development Plan (RPD), data was found that the level of community welfare is still low. This finding is supported by Sorong Regency BPS data which shows that the poverty rate from 2020 - 2022 continues to increase. Therefore, the objectives of this service are: (1) Increasing the turnover of target partners, (2) Increasing the knowledge and skills of target HR partners, (3) applying technology to production and marketing aspects. Community service methods include pre-activity (observation and interviews), implementation of activities (FGD, socialization, training and mentoring), as well as activity evaluation through target partner empowerment level analysis sheets and participatory interviews after program implementation. Results of UNS and UNIMUDA Sorong social collaboration service which carries the Tourismpreneur spirit, succeeded in bringing the target partners Rumah Etnik Papua and Karang Taruna Malasom Youth to a level up in terms of turnover increasing to 525%, the quality of HR knowledge and skills being met 100%, and the aspect of digital accessibility (application of technology) being fulfilled 100%.
PEMBERDAYAAN KADER DESA DALAM PENDAMPINGAN KELUARGA BERESIKO STUNTING MELALUI PEMBERIAN TELUR PUYUH PADA BALITA USIA 24-59 BULAN Sri Nurlaily Z; Nurhidayah Nurhidayah; Anna Y. Pomalingo; Fira Puili
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.20320

Abstract

Abstrak: Stunting adalah gagal tumbuh disebabkan oleh kekurangan gizi kronis terutama selama 1000 hari pertama kehidupan pada bayi 0-11 bulan dan balita 12-59 bulan. 617 balita keluarga beresiko stunting di Kelurahan Talumolo. Salah satu penyebab kejadian stunting yang terus meningkat adalah kurangnya pengetahuan keluarga tentang cara mencegah balita stunting. Telur puyuh memeliki kandungan protein 13,1% dibandikang dengan protein telur ayam 12.7%. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam upaya pencegahan stunting dan kader dapat melakaukan pendampingan pada balita berisiko stunting dengan pemberian telur puyuh. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kader 10 orang dan balita 30 orang. Metode kegiatan pengabdian adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah terdapat 50% peningkatan pengetahuan kader tentang stunting, telur puyuh dan balita berisiko stunting mengalami beberapa peningkatan setalah diberikan telur puyuh diantaranya peningkatakan BB 1,30 gram, TB 0,4 cm, LILA 1,6 cm.Abstract: Stunting is failure to thrive caused by chronic malnutrition, especially during the first 1000 days of life in babies 0-11 months and toddlers 12-59 months. 617 children under five families are at risk of stunting in Talumolo Village. One of the causes of the increasing incidence of stunting is the lack of family knowledge about how to prevent stunting in toddlers. Quail eggs have a protein content of 13.1% compared to chicken egg protein of 12.7%. The aim of the service is to increase cadres' knowledge in preventing stunting and cadres can provide assistance to toddlers at risk of stunting by providing quail eggs. The target of community service activities is a cadre of 10 people and 30 toddlers. The method of service activities is training and mentoring. The results achieved in Community Service activities were that there was a 50% increase in cadres' knowledge about stunting, quail eggs and toddlers at risk of stunting experienced several improvements after being given quail eggs, including an increase in BW of 1.30 grams, TB of 0.4 cm, LILA of 1.6 cm.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DI PUSAT JAGAAN DAN RAWATAN ORANG TUA Ratih Kumala; Tiolina Evi; Meifida Ilyas; Wuri Septi Handayani; Arfan Ikhsan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.21095

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan yang telah dilakukan pada bulan tahun 2023 di Pusat Jagaan dan Rawatan Orang Tua yang terletak di Kampung Pulau Meranti Malaysia. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan dengan aplikasi Microsoft Excel. Metode pelatihan dilakukan dalam beberapan tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pendampingan, tahap evaluasi dan monitoring. Hasil pengabdian diperoleh bahwa selama ini pembukuan yang diterapkan oleh mitra belum sesuai kaidah akuntansi. Pelatihan ini menunjukkan bahwa sebagian besar (71,4%) yang mengikuti pengabdian ini telah memahami penyusunan laporan keuangan dengan aplikasi Microsoft Excel.Abstract: This community service is an activity that has been carried out in 2023 at the Pusat Jagaan dan Rawatan Orang Tua in Kampung Pulau Meranti Malaysia. The purpose of this service is to provide assistance in the preparation of financial statements with the Microsoft Excel application. The training method is carried out in several stages, namely he preparation stage, the implementation stage, the mentoring stage, the evaluation and monitoring stage. The results of dedication were obtained that so far the bookkeeping applied by partners has not been in accordance with accounting rules. This training shows that most (71.4%) who take part in this service have understood the preparation of financial statements with the Microsoft Excel application. 
BUDIDAYA MADU LINOT SANGKAPANE MELALUI TEKNIK DOMESTIFIKASI RUMAH KOLONI PADA POKTAN MAJU JAYA ACEH TAMIANG Baihaqi Baihaqi; Zidni Ilman Navia; Heri Irawan; Imam Hadi Sutrisno; Adi Bejo Suwardi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20835

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat (PKM) difokuskan kepada penambahan rumah topping koloni melalui penerapan teknologi domestifikasi dengan tujuan memenuhi kuantitas rumah topping kepada kelompok tani maju jaya, pemerintah kampung bengkelang dan pengidam. Metode yang digunakan adalah participatory rural appraisal dan transfer teknologi melalui serangkaian tahapan kegiatan antaranya koordinasi, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Seluruh tahapan kegiatan yang dilakukan kepada 25 anggota poktan maju jaya terangkum melalui lembar post- test dimana 38,3% anggota kelompok mengetahui materi tentang domestifikasi rumah topping koloni, 53,9% sangat memahami teknik pembelahan rumah topping, 12% anggota poktan sangat mengetahui materi masa terbit NIB pada OSS dan jenis dokumennya, 42% cukup paham dengan masa berlaku NIB itu dan 24% anggota kelompok memahami fitur-fitur yang tertera dalam content itu. Disimpulkan bahwa 47% anggota kelompok cukup memahami materi jumlah rumah topping baru hasil domestifikasi, 46% anggota poktan cukup mengetahui masa panen tanaman penghasil nectar dan 16% sangat mengetahui peraturan terkait pengurusan NIBAbstract: This community service (PKM) is focused on increasing the number of topping colony houses through the application of domestication technology with the aim of meeting the quantity of topping houses for poktan Maju Jaya, Bengkelang and Pengidam farmer groups. The method used is participatory rural appraisal and technology transfer through a series of stages, including coordination, socialization, implementation of activities, mentoring, as well as monitoring and evaluation. All stages of activities are summarized through a post-test sheet where 38.3% of group members are knowledgeable about the material on the domestication of colony topping houses, 53.9% understand the technique of dividing topping houses very well, 12% of the farmer group members are very knowledgeable about the issuance period of the NIB in OSS and its types of documents, 42% have a sufficient understanding of the validity period of the NIB, and 24% of group members understand the features mentioned in the content. It is concluded that 47% of group members have a sufficient understanding of the material on the new number of topping houses resulting from domestication, 46% of farmer group members have sufficient knowledge about the harvesting period of nectar-producing plants, and 16% are very knowledgeable about the regulations related to NIB management. 
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING Zahra Oktavia Misbakh; Lilis Sulistyorini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19902

Abstract

Abstrak: Stunting adalah kondisi akibat status gizi kronik yang menyebabkan perkembangan dan pertumbuhan anak tidak sesuai dengan usianya. Indonesia masih belum mencapai target prevalensi stunting yang ditetapkan yaitu sebesar 14% pada tahun 2024. Dalam upaya mencegah prevalensi stunting lebih tinggi, maka diperlukan kegiatan dalam rangka pencegahan stunting. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan sasaran tentang stunting pada anak. Metode yang digunakan adalah sosialisasi terkait stunting yang disampaikan oleh narasumber melalui media power point dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Kegiatan ini dilakukan oleh 9 mahasiswa kelompok KKN dengan melibatkan beberapa pihak yaitu bidan desa, perangkat desa, dan kader kesehatan di Desa Cagak Agung. Kegiatan ini dihadiri oleh 21 dari 30 peserta yang telah diundang terdiri dari ibu yang memiliki balita, ibu hamil, dan kader kesehatan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini telah mencapai seluruh indikator keberhasilan yaitu kehadiran peserta ≥70% dari seluruh undangan yang disebar dan pengetahuan peserta mengalami peningkatan berdasarkan hasil pre-test (77,78%) dan post-test (82,22%) yang telah dilakukan sebelumnya.Abstract: Stunting is a condition due to chronic nutritional status that causes the development and growth of children not in accordance with their age. Indonesia still has not reached the stunting prevalence target set at 14% by 2024. In an effort to prevent a higher prevalence of stunting, activities are needed in the context of stunting prevention. The activity aims to increase target understanding and knowledge about stunting in children. The method used was socialization related to stunting delivered by the resource persons through power point media and followed by questions and answers. This activity was carried out by 9 students of the KKN group by involving several parties, namely village midwives, village officials, and health cadres in Cagak Agung Village. This activity was attended by 21 of the 30 participants who had been invited consisting of mothers who had toddlers, pregnant women, and health cadres. The evaluation results of this activity have achieved all success indicators, namely the attendance of participants ≥70% of all invitations distributed and the knowledge of participants has increased based on the results of the pre-test (77.78%) and post-test (82.22%) that have been carried out previously.
CEGAH STUNTING DENGAN PENGUATAN PERAN ORANG TUA BALITA DI SALAH SATU POSYANDU DI BINONG Evanny Indah Manurung; Maria Veronika Ayu Florensa; Eva Chris Veronica Gultom; Marisa Junianti Manik; Shinta Yuliana Hasibuan; Veronica Paula; Melisa Constantine Sigarlaki; Winda Silaban S; Septa Meriana Lumbantoruan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24855

Abstract

Nutrition problems in toddlers are a major point in the growth and development of children under five. If the toddler's nutrition is not balanced, the toddler will suffer from stunting. One of the factors that causes is the lack of knowledge of mothers about stunting and balanced feeding in toddlers. The purpose of this Community Service is to strengthen the role of parents of toddlers in Poyandu Melati IV Binong in preventing stunting. The method used is to increase the knowledge of parents of toddlers through health education activities about fulfilling nutrition in toddlers and the role of parents in preventing stunting to 65 people who are mothers of toddlers who visit the posyandu. Based on the results of the evaluation conducted with the pretest and postest methods, there was an increase in the average answer value of 6.7 points with an average pretest value of 77.8 and a posttest of 84.5. This shows that the lecture education method is effective in improving knowledge.