cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 448 Documents
PERAN PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM MEMPOSISIKAN LULUSAN SISWANYA MENCARI PEKERJAAN Aprilia Santika; Eva Riris Simanjuntak; Rizky Amalia; Siti Rainy Kurniasari
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i1.12626

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan agar mengetahui peranan sekolah khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam memposisikan lulusannya bekerja. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian campuran berupa data kualitatif berdasarkan kajian studi literatur dari berbagai sumber dan data kuantitatif dari hasil survey wawancara pada beberapa SMK yaitu pada SMKN 1 Cipatujah, SMKN 4 Bandung, SMKN 13 Bandung, dan  SMK Al Wafa Ciwidey. Selain itu, penelitian ini juga mengambil data dari hasil penyebaran angket pada siswa dan lulusan SMK berjumlah 50 responden dari berbagai SMK di Indonesia secara acak. Hasil penelitian bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran yang sangat penting dalam membantu siswanya dalam mendapatkan pekerjaan. Namun, untuk jaminan sendiri sekolah tidak dapat menjamin 100% karena semuanya kembali lagi kepada kemampuan siswa tersebut. Sekolah telah memberikan upaya dengan cara menyediakan tes minat bakat, bimbingan karir, Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada industri-industri, dan juga Teaching Factory.Abstract:  This study aims to determine the role of schools, especially in Vocational High Schools in positioning graduates to work. The research method used is a mixed research method in the form of qualitative data based on a study of literature from various sources and quantitative data from interview survey results at several vocational schools, namely at SMKN 1 Cipatujah, SMKN 4 Bandung, SMKN 13 Bandung, and SMK Al Wafa Ciwidey. In addition, this study also took data from the results of distributing questionnaires to students and vocational school graduates totaling 50 respondents from various vocational schools in Indonesia at random. The results of the research that Vocational High Schools (SMK) have a very important role in helping their students in getting a job. However, for its own guarantee the school cannot guarantee 100% because everything comes back to the ability of the student. The school has made efforts by providing aptitude interest tests, career guidance, Field Work Practices (PKL) in industries, and also Teaching Factories.
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING DI DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Gigih Marisna Putra; Rini Sugiarti
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i1.12169

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran daring yang sangat berpengaruh pada motivasi belajar siswa. Motivasi siswa sangatlah penting yang dapat menentukan prestasi dan masa depan mereka. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dengan data sekunder dari beberapa jurnal penelitian yang berkaitan dengan motivasi siswa dan berbagai permasalahan dalam pembelajaran daring yang mayoritas berlangsung di masa pandemi Covid-19. Hasil dari penelitian ini sebagian besar adalah keluhan masalah yang terjadi dalam proses pembelajaran daring yang dampaknya berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa seperti secara ekstrnal adalah pembelajaran, platform dan gaya mengajar daring, dukungan orang tua,durasi,waktu,dll, kemudian secara internal adalah dari kemandirian siswa sendiri yang menyebabkan peningkatan dan penurunan terhadap motivasi belajar siswa selama pembelajaran daring semasa pandemi Covid-19.Abstract: This study aims to determine the various problems faced in online education that significantly affect students' learning motivation. Student motivation is fundamental that can evaluate their achievement and future. This research was conducted using a qualitative approach with a literature study method with secondary data from several research journals related to student motivation and various online learning problems, most of which occurred during the Covid-19 pandemic. The results of this study are mostly complaints of problems that occur in the online learning process whose impact influences student learning motivation as externally is learning, platforms and online teaching styles, parental support, duration, time, etc., then internally is from independence the students themselves caused an increase and decrease in student learning motivation during online learning during the Covid-19 pandemic.
MENINGKATKAN KINERJA KEPALA MADRASAH TSANAWIYAH DI KOTA SORONG MELALUI METODE SELF ASSESSMENT Muhammad Ramli; Rabiudin Rabiudin; La Ode Mardin
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i1.12881

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kinerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) di kota Sorong melalui metode self assessment. Jenis penelitian ini adalah penelitian kolaboratif partisipatif antara Peneliti, Pengawas madrasah, dan Kepala madrasah sebagai Subyek Penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis data menggunakan uraian deskriptif. Analisis data dilakukan dalam 3 tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peningkatan rata-rata kinerja Kepala MTs di Kota Sorong setelah melalui self assessment meliputi; kompetensi kepribadian sebesar 9%, kompetensi manajerial sebesar 9%, kompetensi kewirausahaan sebesar 12%, kompetensi Supervisi sebesar 9%, dan kompetensi sosial sebesar 11%.Abstract: The aims of this study to describe the performance improvement of Madrasah Tsanawiyah (MTs) principals in the city of Sorong through the self-assessment method. This type of research is participatory collaborative research between researchers, madrasah supervisors, and madrasa principals as research subjects. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, documentation, and data analysis using descriptive analysis. Data analysis was carried out in 3 stages, namely reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the average increase in the performance of MTs Principals in Sorong City after going through self-assessment included; personality competence by 9%, managerial competence by 9%, entrepreneurial competence by 12%, Supervision competence by 9%, and social competence by 11%.
URGENSI PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK SEJAK DINI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Hana Tasya C Anu; Elieser R Marampa; Semi Darius Kainara; Yermias Eliasar Alunat
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i1.12467

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan urgensi pendidikan seks pada anak sejak dini sebagai upaya preventif dan solutif dalam rangka menjaga anak dari tindak kejahatan yang dilakukan oleh orang dewasa secara khusus yang mengarah pada tindakan kekerasan seksual. Dengan menggunakan metode studi pustaka yaitu mengumpulkan sumber-sumber literatur dari artikel jurnal, buku, internet dan sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas dalam penelitian. Adapun hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa: 1) Orang tua sebagai individu paling dekat dengan anak perlu memberikan pendidikan seks pada anak dengan gaya bahasa yang sesuai dengan umur anak sehingga anak dapat menjaga dirinya dari perlakuan orang dewasa yang mengarah pada tindak pelecehan seksual. 2) Masyarakat dapat menjalankan perannya dengan memberikan perlindungan bagi anak yang menjadi korban kekerasan seksual, memberikan pertolongan darurat ketika mendapati anak menjadi korban kekerasan seksual dari orang dewasa dan membantu proses pengajuan permohonan penetapan tersangka kekerasan seksual pada anak. 3) Pendidikan seks pada anak dapat dilakukan dengan mengenalkan nama-nama anggota tubuh, memberikan pemahaman cara merawat dan menjaga anggota tubuh anak serta menyampaikan pedoman kepada anak perihal orang lain yg tidak boleh menyentuh tubuh anak yang tertutup oleh pakaian dalam secara sembarangan.Abstract: This study aims to explain the urgency of sex education in children from an early age as a preventive and solutive effort in order to protect children from crimes committed by adults specifically that lead to acts of sexual violence. By using the literature study method, namely collecting literature sources from journal articles, books, the internet and other sources related to the problems discussed in the research. The results of this study show that: 1) Parents as individuals closest to children need to provide sex education to children with a language style that is appropriate for the child's age so that the child can protect himself from adult treatment that leads to acts of sexual abuse. 2) The community can carry out its role by providing protection for children who are victims of sexual violence, providing emergency assistance when they find that children are victims of sexual violence from adults and assisting in the process of submitting applications for the determination of suspects of child sexual abuse. 3) Sex education in children can be done by introducing the names of limbs, providing an understanding of how to care for and maintain children's limbs and conveying guidelines to children regarding other people who should not touch the child's body covered by underwear carelessly. 
PENDIDIKAN TAUHID SOLUSI PENGUATAN ONLINE RESILIENCE PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL Uswatun Hasanah; Heni Verawati; Ida Faridatul Hasanah; Evi Febriani; Devi Sela Eka Selvia
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i1.12888

Abstract

Abstrak: Era digital membawa arus kemajuan teknologi yang tiada henti, kondisi ini membuka peluang manfaat sekaligus dampak negatif, bahkan kejahatan dunia maya pada seluruh lapisan masyarakat termasuk pelajar. Resiliensi online menjadi sarana bagi peserta didik untuk beradaptasi di era digital. Sehingga diperlukan solusi tepat untuk memperkuat online resilience peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan pendidikan tauhid sebagai solusi penguatan ketahanan online peserta didik di era digital. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan kualitatif dengan metode dokumentasi dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi resiliensi siswa adalah religiusitas, siswa dengan tauhid yang kuat memiliki religiusitas yang tinggi dan mempengaruhi tingkat resiliensinya. Karena ketika siswa percaya akan adanya Tuhan, mereka akan selalu terikat dengan Islam dalam setiap tindakan. Pendidikan tauhid merupakan kebutuhan dasar yang harus dijadikan bekal bagi peserta didik untuk memperkuat ketahanan online di era digital ini. Sehingga dapat disimpulkan, pendidikan tauhid yang disusun secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan pembelajaran hingga evaluasi yang tepat, akan menentukan efektifitas, efisiensi dan kualitas pendidikan tauhid sebagai solusi penguatan ketahanan online peserta didik di era digital.Abstract:  The digital era brings an endless stream of technological advances; this condition opens up opportunities for benefits as well as negative impacts, and even cybercrime at all levels of society, including students. Online resilience is a means for students to adapt in this digital era. So we need the right solution to strengthen the online resilience of students. This study aims to examine tauhid education as a solution for strengthening the online resilience of students in the digital era. This research is a type of qualitative library research using the documentation method and then analyzed using content analysis techniques. The results showed that one of the factors that affects the resilience of students is religiosity, students with strong tauhid have high religiosity, which affects their level of resilience. Because when students believe in the existence of God, they will always be bound by Islam in every action. Tauhid education is a basic need that must be used as a provision for students to strengthen their online resilience in this digital era. So it can be concluded that tauhid education, which is arranged systematically through planning, implementation, and proper evaluation, will determine the effectiveness, efficiency, and quality of tauhid education as a solution to strengthen the online resilience of students in the digital era.
ANALISIS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA DARING DAN LURING SERTA MASA PERALIHANNYA Aulia Nurhasanah Sinurat; Annisa Dea Salsabila; Meri Agesti; Qisty Kinanti Sidiq; Ahmad Fu'adin
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i1.12503

Abstract

Abstrak:  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam pembelajaran masa peralihan luring dan daring selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wawancara think aloud tipe protocol analysis dilaksanakan dengan bantuan aplikasi Google Form. Penggunaan aplikasi ini dieksekusi untuk mengefisienkan waktu dalam melakukan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memilih mengikuti pembelajaran secara luring daripada daring. Hal ini dikarenakan pembelajaran secara luring dapat lebih mudah untuk di pahami dibandingkan pembelajaran daring. Selain itu dapat diketahui bahwa saat masa peralihan pembelajaran dari daring ke luring, mayoritas mahasiswa masih belum terbiasa yang juga diakibatkan dari pembelajaran daring. Pembelajaran daring memberikan dampak negatif pada perubahan sikap dan moral mahasiswa. Hal ini juga disebabkan karena kurangnya pengawasan dari tenaga pendidik dan juga orangtua. Selain itu mahasiswa juga mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran akibat dari pembelajaran daring.Abstract:  The purpose of this study was to find out the difficulties faced by students in learning the transition between offline and online during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is the think aloud type of protocol analysis interview carried out with the help of the Google Form application. The use of this application is executed to streamline time in conducting research. The results of the analysis show that the majority of students choose to take lessons offline rather than online. This is because offline learning can be easier to understand than online learning. In addition, it can be seen that during the transition from online to offline learning, the majority of students were still not used to it, which also resulted from online learning. Online learning has a negative impact on changing student attitudes and morale. This is also due to the lack of supervision from educators and parents. In addition, students also experience difficulties in understanding learning material as a result of online learning.
KECEMASAN BERBICARA BAHASA ARAB MAHASISWA PASCASARJANA PENDIDIKAN BAHASA ARAB UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG Sakinah Naziha; Muhammad Fajrul Falah; Muhammad Aulia Wildanihza Arzaqi; Wildana Wargadinata
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.14029

Abstract

Abstrak: Keterampilan berbicara bahasa Arab berperan penting dalam proses komunikasi. Adapun pada pelaksanaannya, dapat timbul kecemasan ketika berbicara bahasa Arab. Tak terkecuali bagi para mahasiswa di tingkat Pascasarjana. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tingkat kecemasan mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Bahasa Arab kelas D semester 2 2022/2023 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan faktor penyebab terjadinya kecemasan berbahasa Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method. Penelitian kuantitatif digunakan untuk menggambarkan tingkat kecemasan mahasiswa Pascasarjana. Sedangkan metode kualitatif digunakan untuk menjawab masalah faktor penyebab terjadinya kecemasan berbahasa Arab pada mahasiswa Pascasarjana. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran angket kecemasan yang diadopsi dari FLCAS oleh Horwitz dan wawancara semi terstruktur kepada mahasiswa Pascasarjana. Data kuantitatif dalam penelitian ini dianalisis secara statistik deksriptif sedang data kualitatifnya dianalisis dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menarik kesimpulan, dan menyajikan data. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) tingkat kecemasan responden berada pada tingkat biasa saja. Hanya terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya kecemasan berbahasa Arab. Akan tetapi, kecemasan tersebut malah membuat para mahasiswa tidak mundur dan tetap mendalami bahasa Arab itu sendiri. (2), faktor penyebab kecemasan berbahasa Arab responden dibagi menjadi dua yaitu faktor internal seperti kurangnya rasa percaya diri dan faktor eksternal seperti tidak sedang dalam lingkungan yang mendukung untuk berbahasa Arab.Abstract:  Anxiety can arise when speaking Arabic. No exception for the Postgraduate level. This study aims to reveal the level of anxiety of Arabic Language Education Postgraduate students in class D semester 2 2022/2023 State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang and the factors that cause anxiety in Arabic. The method used in this study is the mix method. Quantitative research is used to describe the anxiety level and the qualitative method is used to answer the problem of the factors that cause anxiety. The data collection technique used in this study was the distribution of anxiety questionnaires adopted from the FLCAS by Horwitz and semi-structured interviews. Quantitative data in this study were analyzed using descriptive statistics while qualitative data were analyzed by collecting data, reducing data, drawing conclusions, and presenting data. The results of this study are, (1) the anxiety level of respondents is at an average level. There are only a few conditions that cause anxiety to speak Arabic. However, this anxiety actually made the students not back down and continued to study Arabic itself. (2) the factors that cause anxiety in Arabic for respondents are divided to internal like a lack of self-confidence and external factors like not currently in a supportive environment to speak Arabic.
PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Hajjah Rafiah; Rahidatul Laila Agustina; Johan Arifin; Isna Kasmilawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.12978

Abstract

Abstrak: Pembelajaran berbasis etnomatematika di sekolah dasar dapat menjadi alternatif pendekatan pembelajaran matematika yang menyenangkan dan juga sebagai media untuk memupuk dan menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap budaya bangsa sejak dini, khususnya permainan tradisional yang sudah mulai terkikis dengan maraknya permainan kekinian. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berbasis etnomatematika di sekolah dasar melalui permainan tradisional dan untuk mengetahui respon siswa respon siswa terhadap pembelajaran berbasis etnomatematika melalui permainan tradisional. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan mix method dan dilaksanakan di salah satu sekolah dasar di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 3 yang berjumlah 7 orang. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan menyebarkan angket terhadap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran matematika SD berbasis etnomatematika melalui permainan tradisional dilaksanakan dengan 3 tahapan yaitu, pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Permainan tradisional yang dimainkan pada kegiatan inti adalah damprak dengan muatan materi operasi hitung bilangan cacah. Adapun metode yang digunakan adalah kombinasi metode bermain dan metode drill atau latihan. Respon siswa terhadap pembelajaran matematika berbasis etnomatematika melalui permainan tradisional memperoleh rata-rata 83,57% yang artinya mendapatkan respon positif.Abstract:  Ethnomathematics based learning in elementary schools can be a fun alternative to learning mathematics as well as a medium for fostering and growing students' love of national culture from an early age, particularly traditional games that have begun to erode with the rise of modern games. Thus, the purpose of this study was to describe the implementation of ethnomathematics through traditional games and to discover student responses to ethnomathematics-based learning through traditional games. This mixed method study was conducted in an elementary school in Banjarmasin City, South Kalimantan. Seven students from class III participated in the study. The data was collected by observing and distributing questionnaires to research subjects. The results showed that the implementation of learning was carried out in three stages: introduction, core activities, and closing activities. The impact of the material content on whole number arithmetic operations was reflected in the traditional games played in core activities. The method employed was a hybrid of the playing and drill or training methods. Students' responses to ethnomathematics-based mathematics learning through traditional games obtained an average of 83,57%, indicating a positive response.
DESAIN KELAS MOOCs DIGITAL ASESMEN UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI ERA DIGITAL Zakirman Zakirman; Dodi Sukmayadi; Rika Aprianti; Widiasih Widiasih; Khoirotun Nadiyyah
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.14008

Abstract

Abstrak: Covid-19 telah memberikan dampak perubahan dalam berbagai sektor, salah satunya dalam bidang Pendidikan. Tren pembelajaran berkonsepkan teknologi menjadi perhatian utama selama masa pandemi covid-19. Setiap guru dituntut untuk terampil dan mampu beradaptasi secara cepat dengan kebutuhan teknologi dalam pembelajaran. Masih terbatasnya kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi seperti salah satunya teramati dalam skema pemberian tugas dan penilaian hasil belajar. Kurangnya pengalaman dan kemampuan dalam mengelola sistem penialaian berbasis digital memberikan peluang untuk dikembangkannya sebuah kelas pelatihan dengan topik penilaian hasil belajar berbasis online (digital assessment). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan online course (MOOCs) pada topik pengelolaan penilaian hasil belajar secara online. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R & D), dengan model pengembangan yang dipilih adalah Plomp. Tahapan penelitian sesuai dengan model Plomp meliputi 3 langkah, diantaranya: Preliminary Research, Prototyping Phase (Self evaluation, one to one, expert review, small group dan field test), Assessment Phase. Topik yang dikembangkan pada online course dengan fokus pengelolaan penilaian hasil belajar meliputi: Quizizz, Google Form, Wordwall, EdApp, Quizlet, QuizMaker, Nearpod dan Kahoot. Karena keterbatasan penelitian, ujicoba hanya dilakukan dalam skala kecil.Abstract:  Covid-19 has had an impact on changes in various sectors, one of which is in the field of education. The trend of technology-concept learning is a major concern during the COVID-19 pandemic. Every teacher is required to be skilled and able to adapt quickly to technological needs in learning. The limited ability of teachers to integrate technology, one of which is observed in the scheme of assigning assignments and assessing learning outcomes. The lack of experience and ability in managing digital-based assessment systems provides an opportunity for the development of a training class with the topic of online-based learning outcomes assessment (digital assessment). The purpose of this study is to produce online courses (MOOCs) on the topic of managing online learning outcomes assessment. This type of research is Research and Development (R & D), with the development model chosen being Plomp. The research stages according to the Plomp model include 3 steps, including: Preliminary Research, Prototyping Phase (Self evaluation, one to one, expert review, small group and field test), Assessment Phase. Topics developed on online courses with a focus on managing learning outcomes assessment include: Quizizz, Google Form, Wordwall, EdApp, Quizlet, QuizMaker, Nearpod and Kahoot. Due to research limitations, trials are only conducted on a small scale.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TEKS HIKAYAT PADA PESERTA DIDIK SMA/SMK DI SEMARANG Titi Wuryani; Agus Wismanto; Sudiyati Sudiyati; Zulfa Fahmy
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.14133

Abstract

Abstrak: Pembelajaran teks hikayat cenderung kurang diminati oleh peserta didik. Hal ini karena hikayat adalah karya sastra lama yang menggunakan bahasa arkais dan sulit dipahami. Maka dari itu, dibutuhkan pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan gaya belajar peserta didik SMA/SMK di Kota Semarang. Pembelajaran berdiferensiasi menekankan kesesuaian strategi pembelajaran dengan gaya belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari lima SMA dan SMK di Kota Semarang. Data diperoleh menggunakan angket dan pengamatan langsung ke sekolah. Berdasarkan penelitian, didapatkan hasil bahwa penggunaan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik merupakan strategi efektif untuk pembelajaran hikayat. Dengan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi, teks hikayat tidak lagi dipandang sebagai teks yang kuno. Selain itu, pembelajaran teks hikayat menjadi lebih efektif.Abstract:  Learning saga texts tends to be less attractive to students. This is because the saga is an old literary work that uses archaic language and is difficult to understand. Therefore, differentiated learning is needed according to the learning styles of SMA/SMK students in Semarang City. Differentiated learning emphasizes the suitability of learning strategies with the learning styles of students. This research method is descriptive and qualitative. Data sources were obtained from five high schools and vocational schools in Semarang City. Data were obtained using questionnaires and direct observation of schools. Based on the research, it was found that the use of learning strategies adapted to the learning styles of students is an effective strategy for learning. By using differentiated learning, the saga text is no longer seen as an ancient text. In addition, learning saga texts becomes more effective.