cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 170 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2024): December" : 170 Documents clear
Postnatal yoga class (kelas yoga nifas) sebagai upaya peningkatan kesehatan fisik dan psikologis ibu nifas Evi Diliana Rospia; Dwi Kartika Cahyaningtyas; Ni Wayan Ari Adiputri; Aulia Amini; Nurchaerani Nurchaerani; Mifanatul Khairah; Nova Irmayanti Fratiwi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27815

Abstract

Abstrak Postnatal Yoga efektif untuk memperkuat otot-otot uterus, memperlancar peredaran darah, dan menstimulasi neurohormonal sehingga dapat mempercepat involusi uterus , efektif mencegah depresi meningkatkan ketenangan, dan membantu relaksasi. Tujuan pengabdian ini untuk melakukan Postnatal Yoga Class (Kelas Yoga Nifas) Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Fisik Dan Psikologis Ibu Nifas Di Poskesdes Abian Tubuh Baru Kota Mataram. Metode pelaksanaan pengabdian ini mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi, peserta pengabdian adalah 10 ibu nifas, kegiatan pengabdian meliputi: melakukan pemeriksaan fisik (pemeriksaan tekanan darah dan involusi uterus), pengkajian kesehatan psikologis melalui instrumen Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), edukasi tentang yoga nifas dan praktik gerakan yoga nifas. Hasil pengabdian , setelah diberikan informasi terkait yoga nifas 10 ibu nifas mengetahui tujuan, manfaat dan dapat melakukan gerakan yoga nifas dengan benar. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik 10 ibu nifas tekanan darah dalam batas normal yaitu 110/60-140/80 mmHg dan involusi uterus berkaitan dengan kontraksi uterus baik sesuai dengan masa nifas. Skrining kesehatan psikologis didapatkan 8 ibu nifas tidak mengarah ke depresi postpartum atau tidak beresiko depresi postpartum, dan 2 ibu nifas mengarah pada kemungkinan depresi atau beresiko mengalami depresi postpartum. Kata kunci: pengabdian; ibu nifas; yoga; kesehatan fisik; kesejahteraan psikologis Abstract Postnatal Yoga is effective in strengthening uterine muscles, improving blood circulation, and stimulating neurohormones so that it can accelerate uterine involution, effectively preventing depression, increasing calm, and helping relaxation. The purpose of this service is to conduct Postnatal Yoga Classes as an effort to improve the physical and psychological well-being of postpartum mothers at the Abian Badan Baru Health Post, Mataram City. The method of implementing this service adopts action research steps which consist of 4 (four) stages, namely: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The service participants are 10 postpartum mothers, service activities include: carrying out physical examinations (blood pressure checks and uterine involution), psychological health assessment using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) instrument, education about postpartum yoga and the practice of postpartum yoga movements. The results of the service, after being given information regarding postpartum yoga, 10 postpartum mothers knew the purpose, benefits and were able to do postpartum yoga movements correctly. Based on the results of physical examinations of 10 postpartum mothers, blood pressure was within normal limits in the range of 110/60-140/80 mmHg and uterine involution was related to good uterine contractions in accordance with the postpartum period. Psychological health screening found that 8 postpartum mothers did not have postpartum depression or were not at risk of postpartum depression, and 2 postpartum mothers showed the possibility of depression or were at risk of postpartum depression. Keywords: devotion; postpartum women; yoga; physical health; psychological wellbeing
Peningkatan daya tarik kampung nelayan berdasi menuju desa eduwisata dan ekowisata berkelanjutan Siti Munfarida; Jefri Pandu Hidayat; Etsa Zaidan Al-Tabri; Hifzul Anwar Siregar; Firman Noor; Gusrawati Gusrawati; Muhammad Gaizka Seva Dharma; Muhammad Akshan Mahmud; Mustafa Hadi Al-Qadrie; Rahmat Hidayat; Windah Handayani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27092

Abstract

Abstrak Salah satu unsur kemajuan peradaban adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademik perguruan tinggi dalam hal ini Institut Teknologi Kalimantan (ITK), yang secara proaktif memberikan kontribusi perbaikan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kampung Nelayan Berdasi adalah mitra pengabdian kampus yang terletak di pesisir Balikpapan Barat. Permasalahan utama mitra yakni kurang termanfaatkannya hutan mangrove sebagai potensi kemajuan wilayah di bidang kebersihan dan wisata. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu meningkatkan potensi tersebut melalui pengembangan hutan mangrove sebagai eduwisata dan ekowisata yang terjaga kebersihannya. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dimulai dari survei lokasi dan identifikasi isu, perancangan fasilitas umum, dan laporan dampak kegiatan terhadap masyarakat pengguna yang dilakukan oleh tim selama 5 bulan, Januari hingga Mei 2024. Pembuatan bank sampah, gapura selamat datang, papan informasi wilayah dan denah rute wisata mangrove, serta jenis, manfaat, deskripsi keanekaragaman flora di wilayah wisata adalah bentuk nyata kegiatan pengabdian sebagai upaya peningkatan desa eduwisata dan ekowisata. Dampak kegiatan terukur dari survei responden warga dengan penilaian pada aspek kesesuaian kegiatan 71,40%, interaksi warga 71,40%, antusiasme warga 64,30%, kepuasan program kerja 78,60%, dan ketepatan waktu program 71,40%. Nilai pada aspek antusiasme warga yang lebih rendah dibandingkan yang lain karena sebagian warga sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, sehingga tidak dapat ikut serta berpatisipasi. Meskipun demikian, tim pengabdian telah berhasil menjalankan kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat berdasarkan rata-rata nilai aspek keseluruhan sebesar 71,42%. Diharapkan ada program keberlanjutan pemanfaatan mangrove dari segi pascapanen, guna memajukan potensi eduwisata dan ekowisata di Kampung Nelayan Berdasi yang terpantau secara lebih sistematis. Kata kunci: eduwisata; ekowisata; kebersihan; mangrove; nelayan Abstract One of the elements of civilization progress is community service activities carried out by the academic community of higher education, in this case, the Kalimantan Institute of Technology (ITK), which proactively contributes to social, economic, and environmental improvement. Kampung Nelayan Berdasi is a campus community service partner located on the coast of West Balikpapan. The main problem of the partner is the underutilization of mangrove forests as a potential for regional progress in the fields of hygiene and tourism. The purpose of the community service activity is to increase this potential through the development of mangrove forests as edu-tourism and ecotourism that are kept clean. The method of implementing community service activities starts from site surveys and issue identification, design of public facilities, and reports on the impact of activities on user communities carried out by the team for 5 months, from January to May 2024. Making waste banks, welcome gates, area information boards, and mangrove tourism route plans, as well as types, benefits, and descriptions of flora diversity in tourist areas are concrete forms of service activities as an effort to improve edu-tourism and ecotourism villages. The impact of activities is measured from a survey of community respondents with an assessment of the suitability of activities 71.40%, community interaction 71.40%, community enthusiasm 64.30%, work program satisfaction 78.60%, and program timeliness 71.40%. The value on the aspect of citizen enthusiasm is lower than the others because some residents are busy with their respective jobs, so they cannot participate. Nevertheless, the service team has succeeded in carrying out activities according to community needs based on the average overall aspect value of 71.42%. It is hoped that there will be a sustainability program for mangrove utilization in terms of post-harvest, to advance the potential for education and ecotourism in Kampung Nelayan Berdasi which is monitored more systematically. Keywords: cleanliness; education; ecotourism; fishery; mangrove
Penguatan ekonomi hijau di wilayah Kelurahan Pucangsewu, Gubeng, Surabaya melalui pendayagunaan teknologi akuaponik Nur Aini Fauziyah; Reva Edra Nugraha; Primasari Cahya Wardhani; Euis Nurul Hidayah; Ima Putriana; Ayunda Wulan; Amelia Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27169

Abstract

Abstrak Pelatihan pembuatan akuaponik ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam budidaya akuaponik sebagai implementasi ekonomi hijau (SDG’s 8) di Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan Gubeng, Surabaya, dengan melibatkan peserta dari karang taruna dan ibu-ibu PKK sejumlah 35 orang. Metode pelatihan meliputi pemaparan teori mengenai konsep akuaponik, demonstrasi pembuatan sistem akuaponik, serta praktek langsung oleh peserta. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang baik tentang prinsip dasar akuaponik dan mampu membuat sistem akuaponik sederhana secara mandiri dari ember. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan sempit untuk pertanian perkotaan yang ramah lingkungan (urban farming). Kata kunci: akuaponik; ekonomi hijau; pelatihan; urban farming. Abstract This aquaponics training was carried out with the aim of improving community skills in aquaponics cultivation as an implementation of the green economy (SDG's 8) in Pucangsewu Village, Gubeng District, Surabaya, by involving participants from Karang Taruna and PKK mothers (35 peoples). The training method includes theoretical explanations regarding the concept of aquaponics, demonstrations of making aquaponics systems, and direct practice by participants. The results of this training showed that participants gained a good understanding of the basic principles of aquaponics and were able to make a simple aquaponics system independently from a bucket. In addition, this activity also increased public awareness of the importance of utilizing narrow land for environmentally friendly urban farming. Keywords: aquaponics; green economy; training; urban farming.
Penguatan kompetensi digital guru SD Inpres Pir 2 Arso melalui pelatihan pembuatan video pembelajaran berbasis kinemaster Ria Ristiani; Tiffany Shahnaz Rusli; Chelsi Yuliana; Sukmawati Sukmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27235

Abstract

Abstrak Penguatan kompetensi digital guru merupakan kebutuhan mendesak di era transformasi digital pendidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru SD INPRES PIR 2 ARSO, Papua, dalam membuat video pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Kinemaster. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari dengan melibatkan 14 guru sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, praktik mandiri, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman teknologi digital, dari 30% menjadi 85%. Sebanyak 12 dari 14 guru berhasil menyelesaikan video pembelajaran berkualitas baik, dengan 80% video memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat dan koneksi internet. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi digital guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar-mengajar, membuka peluang untuk pengembangan program pelatihan lanjutan di masa mendatang Kata kunci: aplikasi kinemaster; kompetensi guru; literasi digital; video pembelajaran. Abstract Strengthening teachers' digital competence is an urgent need in the era of digital transformation in education. This community service activity aimed to enhance the skills of teachers at SD INPRES PIR 2 ARSO, Papua, in creating interactive educational videos using the Kinemaster application. The training was conducted over 2 days, involving 14 teachers as participants. The methods used included interactive lectures, direct demonstrations, independent practice, group discussions, and question-and-answer sessions. The training results showed a significant improvement in digital technology understanding, from 30% to 85%. Twelve out of 14 teachers completed high-quality educational videos, with 80% of the videos meeting the expected quality successfully standards. The main challenges faced included device limitations and internet connectivity issues. This activity successfully improved teachers' digital competence in utilizing technology to support the teaching-learning process, opening opportunities for the development of advanced training programs in the future. Keywords: digital literacy; educational video; kinemaster application; teacher competence.
Penguatan kelembagaan dan cultural branding Desa Kamal Jember menuju desa wisata sejarah dan budaya berbasis sustainable tourism Nugraha, Kristian Suhartadi Widi; Paramita, Cempaka; Wulandari, Gusti Ayu; Suryaningsih, Ika Barokah; Destari, Fajar; Ramadina, Novia Amalsya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27410

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat desa binaan di Desa Kamal Jember merupakan pelaksanaan tahun ke-2 yang bertujuan untuk menguatkan kelembagaan serta identitas budaya atau cultural branding Desa Kamal menuju desa wisata sejarah dan budaya berbasis sustainable tourism. Metode yang digunakan adalah participatory rural appraisal melalui survei, FGD, dan pelatihan intensif (pelatihan pembuatan konten promosi, fotografi lanjutan, hospitality, dan sustainable tourism, serta penyusunan paket wisata). Tim pengabdian mendampingi dalam proses penguatan kelembagaan bagi BUMDES, Pokdarwis, dan perangkat desa serta pembuatan video profil wisata. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi pihak-pihak terkait dalam pengelolaan dan pengembangan wisata Desa Kamal. Cultural branding Desa Kamal menjadi semakin kuat dengan adanya video profil desa yang aktif digunakan sebagai media promosi. Pengelola wisata juga telah memiliki pengetahuan yang baik terkait adopsi dan implementasi sustainable tourism untuk menjaga budaya serta kelestarian alam Desa Kamal. Kata kunci: cultural branding; Desa wisata; sejarah; budaya; sustainable tourism  Abstract The second-year community service program in Kamal Village, Jember, is designed to strengthen the organizational management and the village's cultural branding as a historical and cultural tourism destination by implementing sustainable tourism practices. The approach utilized in this initiative includes participatory rural appraisal techniques, such as surveys, focus group discussions (FGDs), and various intensive training sessions. These sessions cover essential topics, including creating promotional content, advanced photography, hospitality, sustainable tourism, and developing tour packages. The community service team has also focused on fortifying local institutions, specifically BUMDES, Pokdarwis, and village officials while producing tourism profile videos. This program aims to enhance the capacity and proficiency of stakeholders involved in managing and developing tourism in Kamal Village. Consequently, the cultural branding of Kamal Village has become significantly more pronounced. The tourism profile videos serve as active promotional tools for Kamal Village. As a result, individuals responsible for tourism within the village now possess an improved understanding of sustainable tourism practices, thereby contributing to maintaining both the natural and cultural sustainability of Kamal Village. Keywords: cultural branding; tourism  village; history; culture; sustainable tourism
Peningkatan financial literacy dan financial well-being melalui advanced information systems dalam mewujudkan kemandirian finansial pada migran di Kota Tainan Taiwan Rizky Firmansyah; Dediek Tri Kurniawan; Ely Siswanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27796

Abstract

AbstrakTingginya pendapatan imigran di Taiwan tidak menjamin meningkatnya pemahaman literasi keuangan. Hal ini menjadi masalah karena banyaknya imigran Indonesia di Taiwan yang kesulitan mengelola keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi Pekerja Migran Indonesia terkait implementasi penguatan kualitas sumber daya manusia di masa sekarang dan masa mendatang melalui peningkatan pengetahuan literasi keuangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop yang menjelaskan mengenai program cerdas literasi keuangan dan program cerdas manajemen keuangan personal. Sasaran dari kegiatan ini adalah pekerja migran indonesia di Taiwan yang merupakan masyarakat produktif secara ekonomis namun memiliki pengetahuan terkait literasi keuangan yang kurang. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa program pengabdian literasi keuangan dapat meningkatkan pemahaman keuangan para pekerja migran, sehingga para pekerja migran mampu mengelola keuangannya. Kata kunci: literasi keuangan; financial well-being; advanced information system; pekerja migran. AbstractThe high income of immigrants in Taiwan does not guarantee an increased understanding of financial literacy. This is a problem because many Indonesian immigrants in Taiwan have difficulty managing finances. This community service activity aims to educate Indonesian Migrant Workers regarding the implementation of strengthening the quality of human resources in the present and future through increasing financial literacy knowledge. The method used in this service is a workshop that explains the smart financial literacy program and the smart personal financial management program. The target of this activity is Indonesian migrant workers in Taiwan who are economically productive people but have insufficient knowledge related to financial literacy. The results of this activity show that the financial literacy service program can improve the financial understanding of migrant workers, so that migrant workers are able to manage their finances. Keywords: financial literacy; financial well-being; advanced information system; Migrant workers
Pembinaan dan penyegaran kader posyandu lansia di Kampung Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Frans Manangsang; Ester Rumaseb; Ellen R.V. Purba; I Ketut Swastika; Rospuana Mandowen; Sri Rejeki Pongtiku; Dedri Manemi; Nurhaniati Surbakti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27373

Abstract

AbstrakKader Posyandu Lansia di Kampung Sereh, Distrik Sentani, menghadapi keterbatasan dalam pemahaman terkait penanganan kesehatan lansia, minimnya pelatihan berkala, serta kurangnya motivasi dalam menjalankan tugas. Kondisi ini mengakibatkan penurunan efektivitas pelayanan dan pendampingan kesehatan bagi warga lansia. Oleh karena itu, pembinaan dan penyegaran dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kader dan mendukung keberlanjutan program Posyandu Lansia secara optimal. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan skrining, pencegahan, dan pengendalian penyakit degenerative untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat untuk pembinaan dan penyegaran kader posyandu lansia melibatkan beberapa tahapan utama yang berlangsung dari April-September 2024 terhadap 10 kader posyandu lansia. Pertama, dilakukan persiapan yang meliputi identifikasi kebutuhan kader melalui survei awal dan koordinasi dengan stakeholder terkait. Pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan intensif bagi kader posyandu yang mencakup teori dan praktik terkait hipertensi, asam urat, dan diabetes mellitus. Setelah pelatihan, dilakukan penyegaran materi secara berkala serta pendampingan dan monitoring untuk memastikan penerapan pengetahuan dan keterampilan di lapangan. Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader. Setelah mengikuti pelatihan, terdapat peningkatan pengetahuan kader sebesar 35%, dari rata-rata awal 60% menjadi 95%. Keterampilan praktis kader dalam melakukan skrining dan edukasi kesehatan juga meningkat sebesar 40%, dari 55% menjadi 95%. Peningkatan juga tergambar dalam partisipasi kader yang lebih aktif dalam kegiatan posyandu, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan lansia di wilayah tersebut. Penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan berkontribusi pada pengurangan ketidakhadiran masyrakat dan peningkatan deteksi dini penyakit, dengan potensi dampak positif jangka panjang bagi kesehatan lansia di Kampung Sereh. Kata kunci: pembinaan; kader posyandu; penyakit degenerative; lansia; Jayapura. AbstractThe elderly Posyandu cadres in Kampung Sereh, Sentani District, face limitations in their understanding of elderly health management, a lack of regular training, and reduced motivation in performing their duties. These challenges have resulted in decreased effectiveness in providing health services and assistance to the elderly population. Therefore, this training and capacity-building initiative aims to enhance the cadres' competencies and ensure the sustainability of the elderly Posyandu program effectively. The activity aims to improve the knowledge and skills of cadres in screening, prevention, and control of degenerative diseases to improve the quality of life of the elderly. The method of implementing community service for the development and refreshment of elderly posyandu cadres involves several main stages that take place from April to September 2024. First, preparations were made which included the identification of cadre needs through initial surveys and coordination with relevant stakeholders. The implementation of the activity includes intensive training for posyandu cadres which includes theory and practice related to hypertension, gout, and diabetes mellitus. After the training, periodic refreshments of material are carried out as well as mentoring and monitoring to ensure the application of knowledge and skills in the field. Eavluasi activities show significant results in improving the knowledge and skills of cadres. After participating in the training, there was an increase in cadre knowledge by 35%, from the initial average of 60% to 95%. The practical skills of cadres in conducting health screening and education also increased by 40%, from 55% to 95%. The increase is also reflected in the participation of cadres who are more active in posyandu activities, which contributes to improving the quality of elderly health services in the region. The application of knowledge and skills gained through training contributes to reducing community absenteeism and improving early detection of diseases, with potential long-term positive impacts on the health of the elderly in Kampung Sereh. Keywords: construction; posyandu cadres; degenerative diseases; the elderly; Jayapura.
Optimalisasi kemampuan menulis akademik melalui teknologi AI: kolaborasi Universiti Teknikal Malaysia Melaka dan Universitas Amikom Purwokerto Sarmini Sarmini; Rujianto Eko Saputro; Fandy Setyo Utomo; R. Vitto Mahendra Putranto; Shendy Filanzi; Febriansyah Husni Adiatma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26335

Abstract

Abstrak Kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi terbaru, khususnya AI, dalam proses penulisan ilmiah semakin penting di era digital. Kegiatan pendampingan penulisan artikel ilmiah menggunakan kecerdasan buatan (AI) diselenggarakan oleh Pusat Studi Media, Game, dan Mobile Universitas Amikom Purwokerto, dengan narasumber Assoc. Prof. Ahmad Naim Che Pee dari Human-Centered Computing and Information Systems Lab (HCC-ISL), UteM dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2024. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman serta keterampilan praktis bagi mahasiswa dalam penggunaan AI, khususnya Chat GPT, dalam menyusun artikel ilmiah, mulai dari penyusunan struktur, pengecekan tata bahasa, hingga pengelolaan referensi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pre-test untuk mengukur pemahaman awal mahasiswa, pelatihan yang mencakup teori dan praktik penggunaan AI, post-test untuk menilai peningkatan pemahaman, serta sesi tanya jawab dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa, yang tercermin dari data hasil post-test yang lebih baik dibandingkan pre-test. Selain itu, mahasiswa menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang relevan untuk mendukung tugas akademik mereka. Kata kunci: pendampingan; kecerdasan buatan; chat GPT; mahasiswa; penulisan artikel. Abstract Enhancing students' abilities to utilize the latest technology, particularly AI, in scientific writing is becoming increasingly important in the digital era. A scientific article writing mentorship program using Artificial Intelligence (AI) was organized by the Media, Game, and Mobile Research Center at Universitas Amikom Purwokerto, with the guest speaker Assoc. Prof. Ahmad Naim Che Pee from the Human-Centered Computing and Information Systems Lab (HCC-ISL), UTeM, held on August 1, 2024. This activity aimed to provide students with practical understanding and skills in using AI, specifically Chat GPT, in composing scientific articles, from structuring the paper and grammar checking to managing references. The implementation method included a pre-test to measure students' initial understanding, training sessions covering theory and practical use of AI, a post-test to assess improvements, and a Q&A session and evaluation. The evaluation results showed a significant improvement in students' understanding, as reflected in the post-test data, which were better than the pre-test results. Students reported that this training provided new and relevant insights to support their academic tasks. Keywords: mentoring; artificial intelligence; chat GPT; students; article writing.
Edukasi pengelolaan limbah obat dalam rumah tangga di Desa Labuapi Baiq Nurbaety; Yuli Fitriana; Dzun Haryadi Ittiqo; Taufan Hari Sugara; Nur Furqani; Baiq Leny Nopitasari; Risma Widia Ningsih; Rosdiawati Rosdiawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27944

Abstract

AbstrakLimbah medis merupakan limbah yang mengandung bahan atau kandungan yang dapat menginfeksi seseorang atau makhluk hidup di sekitarnya. Pada umumnya, masyarakat belum mengetahui bahwa pengolahan limbah medis dan limbah rumah tangga memiliki perbedaan. Pembuangan obat dan sediaan farmasi lain secara tidak tepat akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti obat dijual kembali secara ilegal dan disalahgunakan, terutama jika obat dibuang dalam kemanasan aslinya. Masyarakat di Desa Labuapi masih banyak yang belum memahami tentang cara pembuangan limbah obat rumah tangga dengan baik dan benar. Masyarakat yang menangani obat yang rusak/kadaluwarsa dengan cara dibuang ke tempat sampah rumah tangga dan penyimpanan obat yang tidak terpakai dilakukan hingga mencapai tanggal kadaluwarsa. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk  memberikan  informasi pengelolaan limbah obat rumah tangga di Desa Labuapi. Peserta yang terlibat dalam pengabdian ini sejumlah 23 orang yang terdiri dari perwakilan ibu rumah tangga, kader dan karang taruna. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, pemberian leaflet, booklet dan metode pre - post test dalam bentuk kuesioner. Subyek pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Desa Labuapi. Berdasarkan hasil pretest dan posttest dari kegiatan tersebut dapat dilihat terjadi peningkatan  pengetahuan  masyarakat Desa Labuapi tentang pengelolaan limbah obat rumah tangga. Pada saat pretest nilai rata-rata peserta adalah 43,47% yang dalam kategori kurang sedangkan pada saat posttest nilai rata-rata peserta meningkat menjadi 78,69% yang dalam kategori Baik. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta dapat menerima edukasi yang diberikan dengan baik. Kata kunci: pengelolaan; limbah obat; rumah tangga; desa labuapi AbstractMedical waste is waste that contains materials or ingredients that can infect a person or living creatures around them. In general, people do not know that the processing of medical waste and household waste is different. Improper disposal of medicines and other pharmaceutical preparations will result in undesirable things such as illegal resale of medicines and misuse, especially if the medicines are thrown away in their original packaging. Many people in Labuapi Village still do not understand how to dispose of household medicinal waste properly and correctly. People handle damaged/expired medicine by throwing it in the household trash and storing unused medicine until it reaches the expiry date. The aim of this community service activity is to provide information on household drug waste management in Labuapi Village. There were 23 participants involved in this service consisting of representatives of housewives, cadres and youth organizations. The methods used in this activity are the lecture method, giving leaflets, booklets and the pre-post test method in the form of a questionnaire. The subjects of this community service are the people of Labuapi Village. Based on the pretest and posttest results from this activity, it can be seen that there has been an increase in the knowledge of the Labuapi Village community regarding household drug waste management. During the pretest the participants' average score was 43.47% which was in the poor category, while during the posttest the participants' average score increased to 78.69% which was in the Good category. This shows that the participants can receive the education provided well. Keywords: management; medicinal waste; household; labuapi village
Optimalisasi pengolahan limbah kandang ternak menjadi pupuk organik di kelompok tani Bangsring Sejahtera Kabupaten Banyuwangi Dwi Ahmad Priyadi; Muhammad Habbib Khirzin; Mita Ayu Liliyanti; Mohamad Ilham Hilal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27228

Abstract

AbstrakPoliteknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berpartisipasi aktif dalam program swasembada pangan dengan memperkuat sektor pertanian melalui kegiatan pelatihan pada kelompok tani. Kelompok Tani Bangsring Sejahtera merupakan salah satu kelompok tani di desa binaan Poliwangi yang terletak di Kecamatan Bangsring. Kelangkaan pupuk dan tidak dimanfaatkannya limbah peternakan merupakan permasalahan yang coba diatasi, sehingga diciptakan solusi berupa pembuatan pupuk organik dengan bahan baku limbah peternakan. Untuk menunjang kegiatan tersebut di rancanglah suatu alat yang tepat guna (mesin giling serbaguna) yang dapat berfungsi sebagai hammer mill dan chopper. Dengan melimpahnya bahan baku pupuk organik, diharapkan kemampuan petani dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri akan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Diharapkan juga terjadi peningkatan hasil panen dan dapat mendukung swasembada pangan khususnya di Kabupaten Banyuwangi. Kata kunci: pupuk organic; limbah ternak; swasembada pangan; kecamatan bangsring. AbstractPoliteknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) actively participates in the food self-sufficiency program by strengthening the agricultural sector through training activities in farmer groups. The Bangsring Sejahtera Farmer Group is one of the farmer groups in the village supported by Poliwangi, which is located in Bangsring Village. Scarcity of fertilizer and unutilization of livestock waste are problems that this community service activity is trying to overcome, so a solution has been created in the form of making organic fertilizer using livestock waste as raw material. To support these activities, an appropriate tool was designed in the form of a multi-purpose milling machine which can function as a hammer mill or chopper. Due to the abundance of organic fertilizer raw materials, it is hoped that the ability of farmers to produce organic fertilizer independently will reduce dependence on chemical fertilizers. It is also hoped that there will be an increase in harvest yields and this will lead to an increase in farmers' welfare and can support food self-sufficiency, especially in Banyuwangi Regency. Keywords: organic fertilizer; livestock waste; food self-sufficiency; farmer group; bangsring district

Page 1 of 17 | Total Record : 170