cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 170 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2024): December" : 170 Documents clear
Pendampingan kegiatan literasi untuk meningkatkan minat baca peserta didik SDN 2 Senyiur di Lombok Timur Aliahardi Winata; Usman Munir; Zedi Muttaqin; Ahmad Afandi; Arpan Islami Bilal; Tri Purnama Putra; Hilda Arifa; Adefia Lila Pratiwi; Nurafinah Nurafinah; Rahmawati Rahmawati; Marifah Marifah; Ayu Safira; Swahip Swahip; Aulia Muttaqin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27037

Abstract

Abstrak Tujuan pengabdian adalah literasi, yang mencakup kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi secara kritis. Literasi tidak hanya menjadi dasar untuk mempelajari mata pelajaran lain, tetapi juga merupakan keterampilan hidup yang penting di era informasi saat ini. Metode pendampingan yang dilaksanakan secara bertahap  . Berdasarkan penerapan pendampingan kegiatan literasi hasil peningkatan pada minggù ke 4 yaitu 75% keatas. Hal tersebut menunjukan bahwa antusias siswa dalam pendampingan literasi cukup baik, akan tetapi terdapat beberapa kendala pada minggu-awal penerapan pendampingan literasi yaitu seperti kesulitan dalam mengajak siswa dalam melakukan literasi. Kata kunci: minat baca; pembelajaran interaktif ; literasi AbstractThe purpose of the service is literacy, which includes the ability to read, write, and understand information critically. Literacy is not only the basis for learning other subjects, but also an important life skill in today's information age. The mentoring method is implemented in stages. Based on the implementation of literacy activity mentoring, the results of the increase in the 4th week were 75% and above. This shows that students' enthusiasm for literacy mentoring is quite good, but there are several obstacles in the early weeks of implementing literacy mentoring, such as difficulties in inviting students to do literacy Keywords: reading interest; interactive learning; literacy
Peningkatan keterampilan bahasa inggris putera puteri pariwisata Mandailing Natal 2023 dalam upaya promosi budaya lokal Zulfikar Zulfikar; Dina Syarifah Nasution; Ahmad Mafaid; Fadlan Masykura Setiadi; A’zizah A’zizah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26856

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali Putera-Puteri Pariwisata Mandailing Natal 2023 dengan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang diperlukan untuk secara efektif berkontribusi pada pengembangan pariwisata dan promosi budaya lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk memotivasi para peserta untuk mengevaluasi kemampuan berbahasa Inggris mereka, mengidentifikasi tantangan dalam pembelajaran bahasa Inggris, menemukan solusi, serta merumuskan misi dan visi mereka dalam upaya peningkatan kemampuan berbahasa asing dan promosi budaya lokal. Rangkaian pengabdian terdiri dari tiga tahapan, yaitu penilaian mandiri dan pengisian umpan balik terbuka, presentasi materi, serta evaluasi kegiatan. Hasil penilaian mandiri menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki preferensi untuk berkomunikasi secara lisan dalam bahasa asing dibandingkan secara tertulis, dengan rasa tidak percaya diri dan kompleksitas tata bahasa Inggris di antara tantangan utama yang dihadapi peserta dalam meningkatkan keterampilan mereka. Melalui pemaparan materi tentang peranan dan manfaat bahasa Inggris sebagai lingua franca beserta tips dan trik belajar dan mengatasi kesulitan belajar, peserta mampu merumuskan dan mempresentasikan upaya-upaya yang akan mereka tempuh dalam meningkatkan kemampuan bahasa asing dan mempromosikan budaya dan pariwisata lokal Mandailing Natal. Tiga peserta dengan presentasi terbaik berdasarkan rubrik penilaian presentasi kemudian dipilih. Hasil evaluasi kegiatan, selain menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta terhadap pengabdian kepada masyarakat ini, juga menggarisbawahi perlunya dukungan berkelanjutan dalam program-program yang memberdayakan individu muda untuk menjadi duta budaya yang efektif, sehingga memastikan pelestarian dan promosi warisan budaya Mandailing Natal untuk generasi mendatang. Kata kunci: putera puteri pariwisata; mandailing natal; budaya lokal; bahasa inggris; lingua franca. AbstractThis community service initiative aimed to equip the 2023 Mandailing Natal Tourism Ambassadors with the English communication skills needed to effectively contribute to tourism development and promote local culture. The program also sought to motivate the participants to evaluate their English proficiency, identify challenges in learning English, find solutions, and establish their mission and vision to improve their foreign language skills and promote local culture. The series of activities consists of three stages, which include self-assessment and open feedback, material presentation, and program evaluation. The self-assessment results showed that most participants prefer oral communication in a foreign language over written communication, with lack of confidence and English grammar complexity being the main challenges they face in improving their skills. Through a presentation on the role and benefits of English as a lingua franca, as well as learning tips and strategies for overcoming language-learning difficulties, the participants were able to formulate and present their planned efforts to improve foreign language skills and promote Mandailing Natal’s local culture and tourism. Three participants with the best presentations, based on a presentation rubric, were then selected. The program evaluation results, besides showing a high level of participant satisfaction, also highlighted the need for ongoing support in programs that empower young individuals to become effective cultural ambassadors, thereby ensuring the preservation and promotion of Mandailing Natal’s rich cultural heritage for future generations. Keywords: tourism ambassadors; mandailing natal; local culture; english; lingua franca.
Edukasi dan pelatihan teknologi pemipihan eceng gondok untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan di Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta Nur Kholifah; Triyanto Triyanto; Muhammad Nurtanto; Aris Eko Wibowo; Danang Satya; Shculastica Brilian Milen Febriawan; Fitri Oktariani; Resi Sepsilia Elvera; Zaenab Syahrbanu Mulachela; Farid Mutohhari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27739

Abstract

AbstrakProgram pengabdian masyarakat ini berfokus pada edukasi dan pelatihan bagi pengrajin eceng gondok di Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas produk. Fokus utama kegiatan adalah pengembangan dan penggunaan teknologi pemipihan, yang sebelumnya terbatas pada proses manual. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari April hingga Juli 2024, melibatkan seluruh pekerja termasuk pemilik usaha. Kegiatan utama meliputi diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), perancangan dan pembuatan alat pemipihan, serta sesi pelatihan langsung yang diikuti dengan evaluasi kinerja. Sasaran program adalah lima orang, termasuk pengrajin dan administrator. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan operasional dan produktivitas. Selain itu, kemampuan pekerja dalam merawat dan mengoperasikan teknologi baru secara aman juga meningkat. Inisiatif ini berhasil meningkatkan daya saing produk Maeswara di pasar. Kata Kunci: eichhornia crassipes; teknologi pemipihan; produksi kerajinan; edukasi dan pelatihan; maeswara. AbstractThe community service program focused on educating and training water hyacinth artisans at Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta, with the aim of increasing productivity and product quality. The primary focus of the activities was on the development and use of a flattening tool technology, which had previously been limited to manual processes. The program was conducted over four months, from April to July 2024, involving all workers, including the owner. The main activities included Focus Group Discussions, the design and fabrication of the flattening tool, as well as hands-on training sessions followed by performance evaluation. The target audience consisted of five individuals, including artisans and administrators. The training results demonstrated significant improvements in operational capabilities and productivity. Additionally, the workers’ ability to maintain and safely operate the new technology was enhanced. This initiative successfully increased the competitiveness of Maeswara's products in the market. Keywords: eichhornia crassipes; flattening technology; craft production; education and training; maeswara.
Optimalisasi produksi, rebranding, dan strategi pemasaran sabun cuci piring berbasis nilam untuk UMKM di Gampong Peurada, Kota Banda Aceh Nadia Isnaini; Lydia Septa Desiyana; Vicky Prajaputra; Dara Meutia Panggabean; Cutwan Annura Rezkina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26807

Abstract

Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyak pelaku UMKM masih belum memahami pentingnya legalitas usaha dan strategi pemasaran yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM di Gampong Peurada, Kota Banda Aceh, mengenai pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merek, perizinan PIRT, serta strategi pemasaran sabun cuci piring berbasis minyak nilam. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta yang merupakan ibu rumah tangga dari Gampong Peurada dan dilaksanakan di Training Center USK pada 20-30 September 2024.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi materi terkait legalitas usaha, pemasaran, branding, dan analisis pasar. Selain itu, dilakukan juga penyerahan alat produksi untuk meningkatkan kapasitas produksi UMKM. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, seperti peningkatan pemahaman mengenai pentingnya kemasan produk (dari 52,63% menjadi 93,33%) dan proses perizinan PIRT (dari 33,33% menjadi 100%). Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM di Gampong Peurada dalam menghadapi pasar yang lebih luas dan berkelanjutan. Kata kunci: UMKM; legalitas usaha; perizinan PIRT, strategi pemasaran; minyak nilam. AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the main pillars of Indonesia's economy, playing a crucial role as drivers of national economic growth. However, many MSME actors are still unaware of the importance of business legality, which often results in the circulation of unlicensed products. This service program aimed to enhance the understanding and capacity of MSMEs in Gampong Peurada, Banda Aceh, particularly in optimizing the production, rebranding, and marketing strategies for dishwashing soap based on patchouli oil. The activity was attended by 15 participants, consisting of local housewives, and took place from September 20-30, 2024. The program included training on trademark registration procedures, PIRT licensing, and effective marketing strategies, followed by the provision of production tools to improve the quality and quantity of the dishwashing soap. Pre-test and post-test evaluations showed a significant improvement in participants' knowledge, especially regarding product branding, packaging, and business legality. The program successfully enhanced the participants' skills, providing them with the necessary tools to expand their market reach and improve the competitiveness of their products. Keywords: MSMEs; business legality; PIRT licensing; marketing strategy; patchouli oil
Sosialisasi manajemen berbasis sekolah dan supervisi pendidikan pondok pesantren Assohwah Al-Islamiyah Gerung Lombok Barat Rosada Rosada; Muaini Muaini; Ahmad Afandi; Putri Maya Masyitah; Dian Eka Mayasari; Ilmiawan Ilmiawan; Sukuriady Sukuriady
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26029

Abstract

Abstrak Sosialisasi Manajemen Berbasis Sekolah dan Supervisi Pendidikan dilaksanakan bertujuan untuk membantu pimpinan yayasan, kepala sekolah, guru, dan mahasiswa  pendidikan sejarah dalam mengembangkan pengelolaan sekolah dan Pondok Pesantren. Mempersiapkan dan pelaksanaan kegiatan untuk mewujudkan solusi yang ditawarkan dilaksanakan secara bersama anggota tim pengusul dengan mitra. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Sekolah MTs- IT Pondok Pesantren Assohwah Al-Islamiyah Gerung Lombok Barat. Pelaksanaan kegiatan diadakan  pada tanggal 09 Juli 2024,  selama 1 hari yang dihadiri oleh 25 orang yang dihadiri oleh pimpinan yayasan, kepala sekolah, guru dan mahasiswa pendidikan sejarah. Pembahasan materi yang disampaikan bermanfaat untuk mengingkatkan kembali menajemen berbasis sekolah dan pengelolaan sekolah yang lebih baik.  Kegiatan dapat peningkatan mutu pelayanan pendidikan di sekolah dan pimpinan yayasan dan kepala sekolah perlu memperhatikan unsur pengelola pendidikan untuk menentukan kemajuan sekolah. Kata Kunci:  sosialisasi manajemen; supervisi pendidikan; Assohwah Al-Islamiyah AbstractThe Socialization of School-Based Management and Educational Supervision was a resounding success. It helped foundation leaders, principals, teachers, and history education students develop school management and Islamic boarding schools.The proposing team and partners collaboratively prepared and implemented activities to realize the offered solutions. These activities were implemented at the MTs-IT School of Assohwah Al-Islamiyah Islamic Boarding School in Gerung, West Lombok. The event took place on July 9, 2024, spanning a single day, and was attended by 25 individuals, including foundation leaders, principals, teachers, and history education students.The discussion of the material presented proved to be invaluable in enhancing school-based management and improving the quality of education services in schools. It is imperative for foundation leaders and school principals to prioritize the elements of education management to effectively assess school progress. Keywords: management socialization; education supervision; Assohwah Al-Islamiyah
Peran strategis logo dalam era digital: membangun dan meningkatkan brand awareness Aliah Ghina; Lili Syafitri; Reny Aziatul Pebriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27378

Abstract

Abstrak Di era digital, persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk memiliki identitas merek yang kuat guna membedakan diri dari para kompetitor. Salah satu strategi yang penting dalam membangun identitas merek adalah melalui desain logo yang efektif, yang tidak hanya menjadi representasi visual perusahaan tetapi juga memperkuat brand awareness. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness UMKM AGMART93. Pendekatan yang digunakan melibatkan tiga tahapan, yaitu persiapan, penyuluhan dan pelatihan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil survei dan evaluasi, penyuluhan tentang pentingnya brand telah berhasil meningkatkan pengenalan merek brand recognition.Temuan ini menunjukkan bahwa desain logo yang tepat, didukung oleh pemahaman yang baik tentang elemen branding dan konsistensi penggunaan di platform digital dapat memberikan dampak positif terhadap performa bisnis, khususnya bagi UMKM seperti AGMART93. Kata kunci: UMKM; identitas merek; brand awarness; strategi branding Abstract In the digital era, intensifying business competition requires companies to establish strong brand identities to differentiate themselves from competitors. One crucial strategy in building brand identity is through effective logo design, which serves not only as a company's visual representation but also strengthens brand awareness. This study aims to enhance the brand awareness of AGMART93, a small and medium-sized enterprise (SME). The approach employed encompasses three stages: preparation, counseling and training, and evaluation. Based on survey results and evaluation, brand awareness education has successfully improved brand recognition. These findings indicate that appropriate logo design, supported by a thorough understanding of branding elements and consistent implementation across digital platforms, can positively impact business performance, particularly for SMEs like AGMART93. Keywords: SMEs; brand identity; brand awareness; branding strategy
Penyuluhan dan pelatihan pengolahan minyak kelapa berbasis teknologi tepat guna di Kelompok Wanita Tani (KWT) Flora Barokah Lombok Barat Muanah Muanah; Marianah Marianah; Ilham Ilham
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27594

Abstract

AbstrakPengolahan minyak kelapa menjadi produk bernilai tambah merupakan peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pedesaan. Kelompok Wanita Tani (KWT) Flora Barokah di Lombok Barat memiliki potensi dalam mengembangkan keterampilan pengolahan minyak kelapa berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG). Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam memproduksi minyak kelapa secara efisien dan berkualitas tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan minyak kelapa. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait teknologi pengolahan, serta kemampuan memproduksi minyak kelapa dengan kualitas yang lebih baik. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan dan pelatihan berbasis TTG mampu meningkatkan keterampilan peserta dan memberi dampak positif terhadap kemandirian ekonomi KWT. Saran ditujukan untuk keberlanjutan program pelatihan dan dukungan pemasaran produk lokal. Kata kunci: penyuluhan; pelatihan; minyak kelapa; teknologi tepat guna; KWT AbstractProcessing coconut oil into value-added products is an economic opportunity that can be utilized by rural communities. The Flora Barokah Women Farmers Group (KWT) in West Lombok has the potential to develop appropriate technology-based coconut oil processing skills. This counseling and training activity aims to increase the knowledge and skills of KWT members in producing coconut oil efficiently and with high quality. The method of activity implementation includes counseling, demonstration, and hands-on practice of making coconut oil. The results showed an increase in participants' understanding of processing technology, as well as the ability to produce coconut oil with better quality. The conclusion of this activity is that TTG-based counseling and training can improve participants' skills and have a positive impact on the economic independence of KWT. Suggestions are aimed at the sustainability of the training program and support for marketing local products. Keywords: counseling; training, cocnut oil; appropriate technology; KWT
Pelatihan peningkatan kapabilitas guru SD dalam mengimplementasikan model TaRL untuk pembelajaran literasi dasar membaca Ahyar Ahyar; Ita Fitriati; Suriya Ningsyih; Arif Rahman Hakim; Ramli Ramli; Syarifudin Syarifudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27111

Abstract

AbstrakLiterasi dasar membaca merupakan suatu yang sangat penting dalam tercapainya hasil dan tujuan belajar. Model  pembelajaran TaRL atau berbasis level kemampuan ini sudah terbukti mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca siswa SD. Oleh karena itu perlu dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarak melalui pelatihan peningkatan kapabilitas guru SD dalam mengimplementasikan model TaRL. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SDN Inpres Samili 1 dalam menuntaskan kemampuan literasi dasar membaca peserta didik dengan mengimplementasikan model pembelajaran TaRL. Pelatiahan ini bermitra dengan Inpres Samili 1 yang melibatkan guru-guru sebanyak 21 peserta. Metode pelaksaan kegiatan ada lima tahap yang pertama tahap persiapan, kedua tahap  sosialisai, ketiga tahap pelaksanaan , keempat tahap pendampingan, kelima tahap evaluasi. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test , kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi, materi pertama tentang Model TaRl, materi ke dua simulasi pembelajaran TaRL dan diakhiri dengan pengisian postest, Hasil evaluasi dari kegiatan ini guru terlihat sangat antusias dalam proses pelatihan dan workshop, hal ini terbukti dari hasil kemampuan guru yang dianalisis menggunakan gain  ternormalisasi  dengan nilai sebesar 0,05 sehingga dapat dikategorikan tinggi, artinya bahwa kegiatan pelatihan implementasi model TaRL untuk pembelajaran Literasi dasar membaca berhasil dilakukan. Kata kunci: model; tarl; literasi; dasar; membaca. AbstractBasic reading skills are crucial for achieving effective learning outcomes and objectives. The TaRL model, which is based on students' individual ability levels, has proven effective in improving elementary school students’ basic reading literacy. Therefore, community service activities in the form of teacher training are necessary to enhance teachers' abilities in implementing the TaRL model. The training aims to improve the knowledge and skills of SDN Inpres Samili 1 teachers in developing students' basic reading literacy through the TaRL approach. The training, which involved 21 teacher participants, was conducted in partnership with Inpres Samili 1. The implementation of the activity consisted of five stages: preparation, socialization, implementation, mentoring, and evaluation. The process began with a pre-test, followed by material presentations: the first on the TaRL model and the second on a TaRL learning simulation, concluding with a post-test. Evaluation results showed the teachers were highly enthusiastic throughout the training and workshops, as evidenced by their improved abilities, which were analyzed using normalized gain with a value of 0.05, categorized as high. This indicates that the training for implementing the TaRL model was successful. Keywords: model; tarl; literacy; basic; reading.
Penguatan sistem operasi-produksi dan media promosi untuk kontinuitas dan peningkatan usaha industri rumah tangga minuman sari nanas banasari Nilawati Fiernaningsih; Imam Saukani; Heri Priya Waspada
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27013

Abstract

Abstrak Sari nanas Banasari memiliki potensi ekonomi yang besar, namun terkendala oleh keterbatasan alat produksi dan kurangnya strategi pemasaran yang efektif. Melalui pengabdian ini, diharapkan dapat membantu mitra lokal dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pemberian bantuan alat produksi semi otomatis yang memiliki kapasitas 50 liter dan pendampingan penggunaan alat untuk meningkatkan efisiensi serta higienitas dalam proses produksi. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pendampingan mengenai pemasaran digital dengan fokus pada pembuatan company profile yang profesional dan pemanfaatan media sosial. Implementasi alat baru dan pelatihan pemasaran telah meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas sari nanas, serta meningkatkan pemahaman mitra tentang promosi digital. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan mitra dalam aspek teknologi produksi dan strategi pemasaran digital. Dampaknya, terdapat peningkatan dalam kualitas dan jumlah produksi serta jangkauan pemasaran sari nanas. Pengabdian ini memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, terutama dalam penerapan teknologi dan pemasaran di era digital, serta mendorong sinergi antara teori dan praktik yang berpotensi diadopsi oleh komunitas lain untuk pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Kata kunci: produksi; media promosi; profil usaha Abstract Banasari pineapple juice has great economic potential but is constrained by limited production tools and a lack of effective marketing strategies. Through this service, it is expected to help local partners improve the quality and competitiveness of their products. The methods used in this service include assisting in the form of semi-automatic production tools with a capacity of 50 liters and assistance in using tools to improve efficiency and hygiene in the production process. In addition, this activity also includes assistance regarding digital marketing with a focus on creating a professional company profile and utilizing social media. The implementation of new tools and marketing training has increased production efficiency and the quality of pineapple juice, as well as increasing partners' understanding of digital promotion. This program has succeeded in improving partners' skills in aspects of production technology and digital marketing strategies. As a result, there has been an increase in the quality and quantity of production and the reach of pineapple juice marketing. This service contributes to the development of science in the field of education, especially in the application of technology and marketing in the digital era. It encourages synergy between theory and practice that has the potential to be adopted by other communities for local potential-based economic development. Keywords: production; promotional media; company profile.
Penerapan alternatif pengelolaan hama terpadu pada padi dengan serangan hama putih palsu di Desa Seunebok Punti, Kabupaten Aceh Tamiang Cut Mulyani; Arisna Fauzia; Firdasari Firdasari; Iswahyudi Iswahyudi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26791

Abstract

Abstrak Produksi padi di Aceh menjadi salah satu komoditas utama pada sektor pertanian dan telah dikenal memiliki kualitas yang baik. Hal ini dikarenakan karakteristik beras Aceh memliki ciri khas yaitu lebih wangi dan pulen. Namun, produksi padi di beberapa wilayah Aceh, termasuk Desa Seunebok Punti, Kabupaten Aceh Tamiang menghadapi tantangan besar akibat serangan hama, terutama hama putih palsu (Cnaphalocrocis medinalis). Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam penerapan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) melalui pembuatan dan penggunaan pestisida nabati dari bahan alami. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Dalam proses pelatihan, para petani diajarkan cara meracik pestisida nabati menggunakan bahan-bahan seperti daun sirsak, daun pepaya, cabai dan rempah lainnya yang dicincang dan dihaluskan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan petani mengenai pengendalian hama yang ramah lingkungan, serta pengurangan penggunaan pestisida berbahan kimia sintetis. Sebanyak 90% peserta kegiatan berhasil memahami materi dan menunjukkan kemampuan dalam menerapkan teknik PHT. Program ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pertanian di Aceh, khususnya dalam meningkatkan produksi padi secara lebih organik dan ramah lingkungan. Kegiatan ini juga berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan oleh petani melalui dukungan program desa dan pemerintah daerah. Kata kunci: hama; serangga; pestisida nabati; daun sirsak; daun papaya. AbstractRice production is one of the main commodities in the agricultural sector in Aceh and has been known good quality. The rice have distinctive characteristics, more fragrant and fluffier. However, rice production in several areas of Aceh, including Seunebok Punti Village, faces major challenges due to pest attacks especially white pests (Cnaphalocrocis medinalis). The aimed of this service is to improve farmers' understanding in implementing Integrated Pest Management (IPM) through the manufacture and using botanical pesticides. The methods used include three main stages: socialization, training, and evaluation. In the training process, farmers was taught how to mix botanical pesticides using some ingredients such as soursop and papaya leaves, and other spices. The evaluation results shows a significant increase in farmers' knowledge regarding environmental pest control, as well as reducing the use of synthetic chemical pesticides. As many as 90% of participants in the activity managed to understand and demonstrated the ability to apply IPM techniques. With a focus on growing rice production in a more organic and ecologically friendly manner, this program is anticipated to enhance Aceh's agriculture's sustainability. It also has the potential to be implemented sustainably through the support of local governments. Keywords: pests; insects; botanical pesticides; soursop leaves; papaya leaves.

Page 2 of 17 | Total Record : 170