cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PEMBERDAYAAN UMKM SULAMAN BENANG EMAS MELALUI PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF & PRODUK DI NAGARI KOTO BARU KECAMATAN KUBUNG KABUPATEN SOLOK SUMATERA BARAT Rahmad Washington; Ranelis Ranelis; Siska Mitria Nova; Alipuddin Alipuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17041

Abstract

ABSTRAKKoto Baru adalah nama sebuah nagari yang terletak di kecamatan Kubung Kabupaten Solok Sumatera Barat. Koto Baru merupakan salah satu nagari yang terkenal dengan kerajinan sulaman benang emasnya. kerajinan sulaman benang emas ini merupakan salah satu UMKM yang menjadi binaan Dekranasda Kabupaten Solok. Sulaman Benang Emas adalah memberi hiasan pada kain yang telah diberi motif yang dijahit menggunakan benang emas atau perak (wasia, 2009: 85). Sulaman benang emas ini memiliki keunikan dari alat dan bahan yang digunakan, alat yang digunakan adalah pamedangan berbentuk bulat yang terbuat dari kayu dan diberi kaki dibawahnya, sehingga membedakan dengan alat menyulam yang biasa dipakai di daerah lain. Selain menggunakan benang emas juga memakai benang perak untuk menghias motifnya berupa motif flora dan fauna yang sudah distilirisasi. Kerajinan Sulaman benang emas yang dibuat oleh perajin baru terbatas pada perlengkapan upacara adat perkawinan, dan batagak penghulu. Keahlian perajin dalam membuat kerajinan sulaman benang emas tidak diragukan lagi, hanya saja dalam bidang lain seperti pembuatan desain motif, produk yang kreatif dan inofatif seperti produk lenan rumah tangga berupa sarung bantal kursi, alas meja dan hiasan dinding perlu dilakukan semacam pelatihan. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan bentuk produk dan motif yang baru dari kerajinan sulaman benang emas berupa produk lenan rumah tangga sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat di nagari Koto Baru. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dengan cara memberikan sosialisasi dan memberikan penjelasan kepada perajin tentang desain kreatif dan inovatif. Metode demonstrasi dengan cara praktek langsung dalam membuat motif dan produk kerajinan sulaman benang emas dan perak. Kata kunci: sulaman benang emas; desain; produk; motif ABSTRACTKoto Baru is the name of a nagari located in Kubung sub-district, Solok district, West Sumatra. Koto Baru is a nagari which is famous for its gold thread embroidery. This gold thread embroidery craft is one of the SMEs assisted by Dekranasda Solok Regency. Gold Thread Embroidery is the provision of decoration on cloth that has been given a motif sewn using gold or silver thread (Wasia, 2009: 85). This gold thread embroidery is unique in terms of the tools and materials used, the tool used is a round pamedangan made of wood and has legs underneath, thus distinguishing it from embroidery tools commonly used in other areas. Apart from using gold thread, silver thread is also used to decorate motifs in the form of stylized flora and fauna motifs. Gold thread embroidery crafts made by new craftsmen are limited to traditional wedding ceremonial equipment, and batagak penghulu. There is no doubt about the expertise of the craftsmen in making gold thread embroidery, but in other fields such as making motif designs, creative and innovative products such as household linen products in the form of cushion covers, table mats and wall hangings, some kind of training is required. The purpose of this service activity is to improve the shape of the product and new motifs from the gold thread embroidery craft in the form of household linen products so that it can indirectly improve the economy and standard of living of the people in Nagari Koto Baru. The implementation method in this community service activity is the lecture method by providing socialization and providing explanations to craftsmen about creative and innovative designs. Demonstration method with hands-on practice of making motifs and handicraft products of gold and silver thread embroidery.Keywords: gold thread embroidery; designs; products; motifs
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BERBASIS PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Maria Novita Inya Buku; Aloysius Djalo; Sardina Ndukang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.19580

Abstract

ABSTRAKStrategi peningkatan kompetensi guru yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah penelitian tindakan kelas. Guru-guru SMPN 1 Amanatun Selatan telah menyadari pentingnya melakukan penelitian tindakan kelas tetapi banyak yang belum melakukannya di kelas mereka masing-masing dengan berbagai alasan sehingga diperlukan suatu kegiatan untuk mendorong dan memotivasi guru- guru SMPN 1 Amanatun Selatan untuk menulis proposal, melakukan penelitian, menyusun instrumen, menganalisis data, menyusun laporan dan artikel penelitian tindakan kelas untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar guru-guru SMPN 1 Amanatun Selatan dapat menyusun proposal, melakukan penelitian tindakan kelas, menyusun laporan dan membuat artikel untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SMPN 1 Amanatun pada bulan Agustus 2023 dengan melibatkan 30 orang guru SMPN 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman guru dalam menyusun proposal, melaksanakan dan membuat laporan penelitian tindakan kelas, dan mempublikasikannya pada jurnal ilmiah. Kata kunci: pelatihan; penelitian tindakan kelas  ABSTRACTVarious methods can be employed to enhance teacher competence, resulting in an improved standard of education. One such approach is conducting class action research. Teachers at SMPN 1 Amanatun Selatan recognise the significance of carrying out classroom action research. However, several teachers have not yet implemented it in their respective classes due to multiple reasons. Therefore, an initiative must be taken to inspire and stimulate teachers of SMPN 1 Amanatun Selatan to compose proposals, conduct research, prepare instruments, analyse data, create reports, and classroom action research papers to be published in scientific journals. The objective of this service activity is to enable teachers at SMPN 1 Amanatun Selatan to devise proposals, undertake classroom action research, produce reports, and generate articles that can be published in scholarly journals. This programme was conducted at SMPN 1 Amanatun in August 2023, and it involved 30 teachers from SMPN 1 Amanatun Selatan. The methodologies employed to implement this undertaking comprised lectures, discussions, training, mentorship, as well as monitoring and evaluation. This activity can enhance teachers' comprehension of developing proposals, performing and documenting classroom action research and publishing it in scholarly journals. Keywords: training; classroom action research
PELATIHANKADER LANSIA DALAM UPAYA PEMELIHARAAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA MELALUI SENAM OTAK Nanik Dwi Astutik; Yustina Emi S.; Eli Lea Purwandhani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16501

Abstract

ABSTRAKKegiatan Program Kemitraan Masyarakat mengenai pemeliharaan fungsi kognitif pada lansia melalui terapi kognitif senam otak bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam mengelola posyandu lansia. Adanya fenomena demensia, kepikunan bahkan penyakit Alzhaimer menandakan bahwa otak manusia dapat menua dan menurun kemampuannya. Salah satu cara meningkatkan fungsi kognitif lansia adalah dengan melakukan upaya pemeliharaan fungsi kognitif melalui terapi senam otak. Hasil survey ditemukan permasalahan bahwa masyarakat dan kader kesehatan masih banyak yang belum memahami mengenai cara pemeliharaan fungsi kognitif pada lansia melalui senam otak. Kader kesehatan lansia belum pernah mendapatkan pelatihan terapi kognitif senam otak. Oleh karena itu, pelatihan ini diadakan untuk kader kesehatan di kelurahan Sukoharjo RW 01 dan RW 02 kota Malang agar fungsi kognitif lansia dapat termonitor sehingga derajat kesehatan masyarakat terutama lansia dapat meningkat. Kegiatan pelatihan ini dilakukan sebanyak 3x pertemuan pada tanggal 4–6 Juli 2023 dan dihadiri 16 kader kesehatan lansia. Metode dalam pelatihan ini adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan dilakukan pre test dan post tes untuk menilai kemampuan kognitif dan psikomotor para kader sebagai salah satu alat untuk evaluasi. Kesimpulan dari program pengabdian kepada masyarakat ini terjadi peningkatan kemampuan para kader dalam melaksanakan gerakan senam otak, tingkat kehadiran peserta mencapai 98% dan seluruh materi yang direncanakan bisa tersampaikan semua dan mendapatkan apresiasi yang baik dari peserta pelatihan. Kata kunci: fungsi kognitif; kader kesehatan; lansia; senam otak ABSTRACTCommunity Partnership Program activities on maintaining cognitive function in the elderly through cognitive therapy brain gymnastics aim to improve the ability of cadres in managing elderly posyandu. The phenomenon of dementia, senility and even Alzheimer's disease indicates that the human brain can age and decrease its ability. One way to improve the cognitive function of the elderly is to make efforts to maintain cognitive function through brain gymnastics therapy. The survey results found problems that many people and health cadres still do not understand how to maintain cognitive function in the elderly through brain gymnastics. Elderly health cadres have never received cognitive therapy training in brain gymnastics. Therefore, this training was held for health cadres in Sukoharjo RW 01 and RW 02 sub-districts of Malang city so that the cognitive function of the elderly can be monitored so that the degree of public health, especially the elderly, can increase. This training activity was carried out 3 times on July 4-6, 2023 and was attended by 16 elderly health cadres. The methods in this training are lectures, discussions and demonstrations. Before and after the training activities, pre-test and post-test were carried out to assess the cognitive and psychomotor abilities of the cadres as one of the tools for evaluation. The conclusion of this community service program was an increase in the ability of cadres to carry out brain gymnastics movements, the attendance rate of participants reached 98% and all planned material could be conveyed and get good appreciation from training participants. Keywords: cognitive function; health cadres; elderly; brain gymnastics
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN KONTEN INTERAKTIF MENGGUNAKAN ADOBE FLASH DI SMK SULTAN ISKANDAR MUDA Sophya Hadini Marpaung; Riche Riche; Darwin Darwin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16805

Abstract

ABSTRAKPerkembangan dunia pendidikan saat ini masuk pada konsep modern atau sering disebut dengan modern education, yang artinya melibatkan teknologi di dalam setiap implementasinya. Hal ini pun penting untuk diterapkan di sebuah sekolah unggulan seperti SMK Sultan Iskandar Muda yang menjadi mitra tim PkM kali ini. Sekolah menyadari bahwa siswa dirasa penting untuk dibekali dengan berbagai kemampuan baik seni dan desain lanjutan, karena kemampuan menggambar manual/digital, penguasaan software animasi, teknik animasi 2D dan 3D, spesial efek, fotografi, sinematografi, dan produksi film animasi juga menjadi bagian penting dari kompetensi di jurusan DKV sekolah ini, dan hal ini tidak cukup hanya didapatkan di bangku sekolah saja dan perlu adanya pertemuan/materi tambahan akan topik-topik tersebut diluar jam pelajaran sekolah. Hal-hal tersebutlah yang melatarbelakangi mengapa Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan. Diikuti oleh 13 orang siswa dari 2 angkatan yang berbeda yaitu kelas X dan XI di jurusan DKV/multimedia dan dilaksanakan selama 2 hari di SMK Sultan Iskandar Muda dengan kegiatan berupa pemberian pretest, tanya jawab, posttest, pengisian feedback hingga praktik yang membantu para siswa/i untuk memahami konsep dasar penggunaan Adobe Flash untuk menghasilkan konten-konten interaktif yang tentunya bermanfaat bagi studi mereka. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berhasil dilakukan dan mendapatkan respon positif dari pihak sekolah. Kata kunci: adobe flash; animasi; pelatihan; pengabdian masyarakat; sekolah menengah kejuruan ABSTRACTThe development of the world of education is currently entering the modern concept or often referred to as modern education, which means involving technology in every implementation. This is also important to implement in a superior school such as Sultan Iskandar Muda Vocational School, which is the partner of the PkM team this time. The school realizes that it is important for students to be equipped with various skills, both advanced art and design, because manual/digital drawing skills, mastery of animation software, 2D and 3D animation techniques, special effects, photography, cinematography, and animated film production are also an important part of competence in the DKV department of this school, and this is not enough to be obtained only at school and there needs to be additional meetings/materials on these topics outside of school hours. These things are the background why this Community Service is carried out. It was attended by 13 students from 2 different batches, namely grades X and XI in the DKV/multimedia department and carried out for 2 days at Sultan Iskandar Muda Vocational School with activities in the form of giving pretests, question and answer, posttests, filling in feedback to practice which helps students to understand the basic concepts of using Adobe Flash to produce interactive content which is certainly beneficial for their studies. Community Service activities were successfully carried out and received a positive response from the school. Keywords: adobe flash; animation; community services; training; vocational high school
PENERAPAN KONSEP DIGITAL MARKETING MENUJU EKONOMI KREATIF BAGI UMKM DESA NGEPOH KABUPATEN PROBOLINGGO Ririn Aprilia Dewanti; Fauzatul Laily Nisa; Marseto Marseto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16199

Abstract

Digital marketing merupakan hal yang sangat penting di era sekarang bagi para UMKM. Desa Ngepoh Kecamatan Dringu merupakan desa yang memiliki banyak potensi termasuk ekonomi. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya UMKM yang ada di Desa Ngepoh. Namun, dalam upaya pemasarannya masih terbatas dan menggunakan metode konvensional. Oleh karena itu, UMKM ini memerlukan pelatihan mengenai pentingnya memanfaatkan pemasaran digital agar sistem pemasarannya dapat ditingkatkan. Hal ini bertujuan untuk membantu UMKM mencapai target pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan mereka. Penerapan kegiatan ini dilakukan melalui dua metode yang berbeda. Sosialisasi mengenai Digital Marketing dan Pendampingan Rebranding Produk. Setelah itu, UMKM juga akan mendapatkan bantuan dalam membuat akun bisnis di platform digital seperti Instagram, serta mendapatkan panduan untuk mengelola platform digital tersebut dengan efektif.Selain itu diadakan pendampingan berupa foto produk serta upgrade kemasan. Hasil dari pengabdian ini mencakup pembuatan akun dan Instagram, foto ptoduk UMKM, publikasi artikel ilmiah dalam jurnal nasional, dan laporan kegiatan. Pendekatan yang digunakan melibatkan pelatihan dalam bentuk sosialisasi dan tutorial tentang pembuatan akun di platform digital serta pengelolaan media digital. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, disarankan untuk memberikan pembimbingan secara rutin guna mengoptimalkan strategi pemasaran digital dan meningkatkan penjualan usaha UMKM.
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT JAGUNG MENJADI PRODUK KREATIF BROS SERTA BERNILAI EKONOMI PADA SISWA KELAS 4 DI SDN SUMBERBENDO II Muhammad Ilham Kurniawan; Marseto Marseto; Fauzatul Laily Nisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16019

Abstract

ABSTRAKProduksi jagung di Kecamatan sumberasih menjadi urutan ke-4 tertinggi di Kabupaten Probolinggo, menjadikan limbah kulit jagung menumpuk di beberapa desa, salah satunya di Desa Sumberbendo. Permasalahan yang ditimbulkan oleh produksi jagung menyebabkan beberapa titik di desa menjadi terlihat kotor. Pemanfaatan limbah kulit jagung menjadi kerajinan tangan seperti bross menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan lingkungan di Desa Sumberbendo. Dalam penulisan karya ilmiah ini digunakan metode pembelajaran kelompok serta praktek yang disasarkan pada siswa kelas 4 sd. Dibutuhkan banyak sekali pengrajin-pengrajin yang mau untuk mengolah limbah jagung ini menjadi kerajinan tangan. Namun disamping itu, manfaat dari pemberian pelatihan ini kepada siswa sekolah dasar yaitu, siswa mendapatkan ide serta pembelajaran untuk membuat sesuatu yang nantinya bisa menghasilkan uang. alhasil limbah kulit jagung di Desa Sumberbendo bisa berkurang karna adanya pemanfaatan limbah kulit jagung. kreatifitas siswa sekolah dasar sudah terlaksana dengan baik. Kata kunci: limbah kulit jagung; kerajinan tangan: kewiraushaan: permasalahan lingkungan ABSTRACTMaize production in Sumberasih District is the 4th highest in Probolinggo Regency, causing corn husk waste to accumulate in several villages, one of which is in Sumberbendo Village. The problems caused by corn production caused several points in the village to look dirty. Utilization of corn husk waste into handicrafts such as brooches is a solution to reduce environmental problems in Sumberbendo Village. In writing this scientific work, group learning methods and practices are used which are targeted at grade 4 elementary school students. It takes a lot of craftsmen who are willing to process this corn waste into handicrafts. But besides that, the benefit of providing this training to elementary school students is that students get ideas and learning to make something that can later generate money. As a result, corn husk waste in Sumberbendo Village can be reduced due to the utilization of corn husk waste. the creativity of elementary school students has been carried out well. Keywords: corn husk waste; handycrafts; entepreneurship: environmental problems
PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG SMART LIGHTING BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK EFISIENSI BANGUNAN HEMAT ENERGI KEPADA SISWA SMA BUDI LUHUR TANGERANG Nifty Fath; Peby Wahyu Purnawan; Inggit Musdinar Sayekti Sihing Yang Mawantu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17218

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang telah dilakukan bertemakan smart lighting berbasis internet of things guna memberikan wawasan dan kemampuan untuk merancang smart lighting yang dapat diaplikasikan di rumah. Kegiatan ini telah dilaksanakan di SMA Budi Luhur, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten. Kegiatan PkM ini dilaksanakan dalam kurun waktu 4 bulan, dimulai dari bulan Maret 2023 sampai dengan Juni 2023. Berdasarkan diskusi langsung dengan salah satu guru di SMA Budi Luhur, dapat disimpulkan permintaan kebutuhan solusi permasalahan dari mitra terkait dengan pemahaman bangunan energi dan penerapannya bagi siswa. Oleh karena itu, telah dilakukan penyusunan strategi persiapan kegiatan, proposal kegiatan pelaksanaan PkM, dan materi serta perlengkapan yang disampaikan ke peserta kegiatan siswa/i SMA Budi Luhur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dalam bentuk workshop mengenai pemahaman teori IoT guna meningkatkan efisiensi bangunan hemat energi dengan agenda pemaparan dan praktek perancangan IoT secara langsung. Dalam kegiatan PkM yang diusulkan ini, program lebih difokuskan pada pendampingan siswa/i sehingga para peserta memiliki skill kemampuan untuk menciptakan dan mengaplikasikan IoT dalam rangka efisiensi bangunan hemat energi. Kata kunci: IoT; hemat energi; pencahayaan alami; smart lighting; workshop. ABSTRACTCommunity service activities that have been carried out with the theme "Understanding of Internet of Things-Based Smart Lighting for Energy-Saving Building Efficiency for Budi Luhur Tangerang High School Students" to provide insight and skills in the ability to design smart lighting that can be applied at home. This activity was carried out at Budi Luhur High School, Karang Tengah District, Tangerang City, Banten. This PkM activity was carried out over a period of 4 months, starting from March 2023 to June 2023. Based on direct discussions with one of the teachers at Budi Luhur High School, it can be concluded that requests for solutions to problems from partners are related to understanding energy building and its application to students. Therefore, the next step is to formulate an activity preparation strategy, a proposal for the Community Service Program implementation activities, and materials and equipment to be delivered to the participants in the Budi Luhur High School student activities. Community service activities have been carried out in the form of workshops on understanding IoT theory in order to increase the efficiency of energy-efficient buildings with an agenda of direct presentation and practice of IoT design. In this proposed PkM activity, the program is more focused on assisting students so that participants have the skills to create and apply IoT in the framework of energy-efficient building efficiency. Keywords: IoT; energy saving; natural lighting; smart lighting; workshops.
UPAYA PENCEGAHAN KASUS BULLYING DENGAN PEMBENTUKAN POLISI ANTI BULLYING PADA REMAJA DI KOTA BANJARBARU Iwan Aflanie; Firdha Yuserina; Fauzie Rahman; Husnul Fatimah; Zuhrufa Wanna Yolanda; Wetha Exavarani Susanto; Melati Noormaulidya Putri; Hamdanah Hamdanah; Nina Ulfatin Khaira; Nor Annisa; Muhammad Abdus Salam Assyaida; Chairul Ramadhan; Rahmat Nur Fadilah; Muhammad Syarif
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16903

Abstract

ABSTRAKBullying (perundungan) merupakan masalah sosial yang terjadi dimasyarakat. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data bahwa sepanjang tahun 2022, setidaknya sudah terdapat lebih dari 226 kasus kekerasan fisik dan psikis, termasuk perundungan yang jumlahnya terus meningkat hingga saat ini. Pada tahun yang sama, Indonesia menempati posisi kelima tertinggi dari 78 negara sebagai negara yang paling banyak mencatat kasus perundungan di lingkungan sekolah. Bullying sering ditemukan di lingkungan sekolah karena merupakan tempat berkumpulnya banyak remaja dan aktivitas remaja banyak dihabiskan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait pencegahan bullying melalui program pembentukkan polisi anti-bullying. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 3 tahapan, yaitu persiapan atau perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil capaian kegiatan diukur menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan remaja dengan menggunakan uji T berpasangan. Berdasarkan hasil kegiatan, didapatkan bahwa dari 31 peserta kegiatan nilai rata-rata sebelum pemberian edukasi mengenai bullying pada siswa SMAN 1 Banjarbaru adalah sebesar 74,45 poin sedangkan nilai rata-rata setelah pemberian edukasi mengenai bullying pada siswa SMAN 1 Banjarbaru adalah sebesar 85,03 poin, adapun jumlah peserta yang mengalami peningkatan pengetahuan adalah sebanyak 31 orang (100%). Hasil dari kegiatan ini adalah ditemukannya perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi bullying pada siswa SMAN 1 Banjarbaru serta adanya peningkatan pengetahuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa program ini dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait bahaya bullying dan penerapannya dalam pemberdayaan remaja. Kata kunci: bullying; remaja; polisi anti-bullying ABSTRACTBullying is a social problem that occurs in society. The Indonesian Child Protection Commission (KPAI) released data that throughout 2022, there have been at least 226 cases of physical and psychological violence, including bullying, the number of which continues to increase to date. In the same year, Indonesia ranked fifth highest out of 78 countries as the country with the most cases of bullying in the school environment. Bullying is often found in the school environment because it is a gathering place for many teenagers and many adolescent activities are spent in the school environment. This community service activity aims as a form of youth empowerment model in an effort to prevent cases of bullying among adolescents by forming anti-bullying police. The activity implementation method consists of 3 stages, namely preparation or planning, implementation, and monitoring and evaluation. The results of the activity achievements were measured using the pre-test and post-test of adolescent knowledge using a paired t test. Based on the results of the activity, it was found that of the 31 activity participants the average score before providing education about bullying to students of SMAN 1 Banjarbaru was 74.45 points while the average score after providing education about bullying to students of SMAN 1 Banjarbaru was 85.03 points. Then the results of the paired t test obtained a p-value before and after giving bullying education to students at SMAN 1 Banjarbaru of 0.000 which is a p-value <0.005. In this activity it was found that there were differences in knowledge before and after giving bullying education to students of SMAN 1 Banjarbaru and an increase in knowledge. Keywords: bullying; youth; anti-bullying police
PENERAPAN TERAPI AKUPRESURE TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI 0-6 BULAN DI DESA BANTARJAYA KECAMATAN PEBAYURAN KABUPATEN BEKASI TAHUN 2023 Neneng Julianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16669

Abstract

ABSTRAKMenurut Kemenkes 2020 Secara Nasional cakupan ASI ekslusif pada bayi 0-6 bulan di Indonesia tahun sebesar 66,1%, angka ASI ekslusif di Indonesia lebih tinggi dibandingkan angka global dengan demikian capaian ASI Eksklusif di belum mencapai target. Berdasarkan data capaian ASI Eksklusif di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2022 sebesar 77 %. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti ke Dusun 1 Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi terdapat 64 % ibu menyusui yang masih gagal dalam memberikan ASI Eksklusif. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan/pemahaman tentang terapi akupresure dan meningkatkan Produksi ASI pada ibu menyusui 0-6 bulan. Metode pelaksanaan adalah dengan memberikan sosialisasi / penyuluhan dan dilanjutkan Demonstrasi dalam melakukan terapi akupresure. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini di laksanakan di Desa Bantarjaya Wilayah Kerja Puskesmas Pebayuran Kabupaten Bekasi pada hari/tanggal, Jumat – Sabtu , 02 & 03 Juni 2023 Pukul 09.00 – 16.00 WIB dengan hasil adalah terdapat peningkatan pengetahuan / pemahaman sebanyak 95,85 % dalam kategori baik tentang pemanfaatan terapi akupresure. Sehingga persentase peningkatan pengetahuan/pemahaman sebesar 31,23 %. Lalu evaluasi dilakukan pada hari/tanggal Jumat dan Sabtu, 09 & 10 Juni 2023 Pukul 09.00 s/d 15.00 WIB di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Bekasi dengan melakukan penerapan terapi akupresure. Hasil nya adanya peningkatan produksi ASI rata rata meningkat sekitar 60-70 %. Dengan ciri atau tanda peningkatan produksi ASI adalah tampak ASI keluar / rembes tanpa di peras, bayi BAK > 8 kali / hari dan jumlah ASI bila di pompa > 500 ml. Kata Kunci : terapi akupresure; Ibu Menyusui 0-6 bulan; produksi ASI. ABSTRACTAccording to the Ministry of Health 2020 Nationally, the coverage of exclusive breastfeeding for infants 0-6 months in Indonesia in Indonesia is 66.1%, the exclusive breastfeeding rate in Indonesia is higher than the global figure, thus the achievement of exclusive breastfeeding has not reached the target. Based on data on the achievement of exclusive breastfeeding in West Java Province in 2022 of 77%. Based on the results of a preliminary study conducted by researchers to Hamlet 1, Bantarjaya Village, Pebayuran District, Bekasi Regency, there are 64% of breastfeeding mothers who still fail to provide exclusive breastfeeding. The purpose of this community service activity is to increase knowledge/understanding of acupressure therapy and increase breast milk production in nursing mothers 0-6 months. The implementation method is to provide socialization / counseling and continued demonstration in doing acupressure therapy. This Community Service activity was carried out in Bantarjaya Village, Pebayuran Health Center Working Area, Bekasi Regency on days / dates, Friday – Saturday, 02 &; 03 June 2023 at 09.00 – 16.00 WIB with the result that there was an increase in knowledge / understanding of 95.85% in the good category about the use of acupressure therapy. So that the percentage of increase in knowledge / understanding is 31.23%. Then the evaluation is carried out on Friday and Saturday, June 9 &10, 2023 at 09.00 to 15.00 WIB in Bantarjaya Village, Pebayuran District, Bekasi by applying acupressure therapy. The result is an increase in average breast milk production increased by about 60-70%. With characteristics or signs of increased milk production is the appearance of milk out / seepage without being squeezed, baby BAK > 8 times / day and the amount of milk when pumped > 500 ml. Keywords:  acupressure therapy; breastfeeding mothers 0-6 months; breast milk production.
PENDAMPINGAN IBU BALITA TENTANG PENTINGNYA GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KELURAHAN MEDOKAN AYU KOTA SURABAYA Riezky Faisal Nugroho; Erika Martining Wardani; Erlyna Jayeng Wijayanti; Nuning Marina Pengge
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.15869

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan masalah pada gagal tumbuh anak balita yang diakibatkan kekurangan gizi, sehingga tidak tumbuh seperti pada usianya, seperti tinggi badan yang lebih rendah jika dibandingkan anak pada usia sebayanya. Stunting pada balita disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu tentang makanan dan gizinya yang tercermin dalam pemilihan makanan yang tidak benar. Pengetahuan yang baik menciptakan sikap yang baik, sehingga mempengaruhi kebiasaan yang dilakukan dalam melaksanakan pola asuh terhadap anak. Ibu yang mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi lebih mengetahui pola hidup sehat, seperti penerapan serta pemenuhan gizi   yang   cukup, sedangkan   pada   ibu   yang   mempunyai   tingkat pengetahuan rendah kurang mengetahui pentingnya penerapan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang cukup dalam merawat anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap Ibu Balita tentang Pemenuhan Gizi Balita. Metode dengan pengukuran status gizi balita, penyuluhan, konseling pada Ibu Balita, demo memasak kudapan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita. Lokasi kegiatan adalah wilayah kerja Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat, yaitu: menambah pengetahuan dan sikap Ibu Balita sebesar 90 % tentang pemenuhan gizi balita. Kata kunci: pendampingan;ibu balita; gizi seimbang; stunting. ABSTRACTStunting is a problem of failure to thrive in toddlers which is caused by malnutrition, so they don't grow like their age, such as lower height when compared to children of their age. Stunting in toddlers is caused by the mother's lack of knowledge about food and nutrition which is reflected in improper food choices. Good knowledge creates a good attitude, thus influencing the habits that are carried out in carrying out parenting patterns for children. Mothers who have a high level of knowledge know more about healthy lifestyles, such as implementing and fulfilling adequate nutrition, whereas mothers who have a low level of knowledge do not know the importance of implementing a healthy lifestyle and fulfilling adequate nutrition in caring for children. This activity aims to increase the knowledge and attitude of Mothers Toddlers about Nutrition Fulfillment Toddlers. Methods by measuring the nutritional status of toddlers, counseling, counseling for mothers of toddlers, demonstrations on cooking snacks and providing supplementary food (PMT) for toddlers. The location of the activity is the working area of Medokan Ayu Village, Surabaya City. The results of community service, namely: increase the knowledge and attitude of Mothers Toddlers by 90% about fulfilling toddler nutrition. Keywords: assistance; toddler mothers; balanced nutrition; stunting.