cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Gerakan ASRI (Aranio Sehat dan Bersih) sebagai solusi masalah sampah di RT.03 desa Aranio kabupaten Banjar Laily Khairiyati; Arneta Meihua Inaya; Rizka Hasna Maulida; Khadijatun Nikmah; Yoga Putra Wibowo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21620

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil diagnosa komunitas yang telah dilakukan di RT. 03 Desa Aranio ditemukan bahwa sebanyak 37,04% yang diangkut petugas dan masyarakat lainnya membuang sampah sembarangan di jurang, sungai, dan membakar sampah. Oleh karena itu, diperlukan intervensi pengelolaan sampah di Desa Aranio RT.03. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah diskusi, ceramah. Kegiatan dilakukan pada 11 Juli 2023 bertempat di rumah salah satu warga Desa Aranio RT.03 dan diikuti oleh 32 orang. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pre dan post-test serta poster sebagai media edukasi. Hasil uji wilcoxon pada variabel dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan mengenai pengelolaan sampah di Desa Aranio khususnya masyarakat RT.03. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dari 60,9% dengan nilai baik pada pre-test menjadi 78,4% di post-test. Selain itu, pada intervensi fisik yaitu penyediaan TPS sementara membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang sembarangan di kawasan Desa Aranio. Kata kunci: edukasi; sampah; TPS. AbstractBased on the results of community diagnoses that have been carried out at the RT. 03 Aranio Village found that as many as 37.04% of those transported by officers and other residents threw rubbish carelessly in ravines, rivers and burned the rubbish. Therefore, waste management intervention is needed in Aranio Village RT.03. The aim of this program is to increase public knowledge through waste management education. The method used is discussion, lecture. The activity was carried out on July 11 2023 at the house of a resident of Aranio Village RT.03 and was attended by 32 people. The instruments used in this activity are pre and post-tests and posters as educational media. The results of the Wilcoxon test on variables can be concluded that there is an influence of counseling on knowledge regarding waste management in Aranio Village, especially the RT.03 community. The evaluation results showed that there was an increase in public knowledge from 60.9% with a good score on the pre-test to 78.4% on the post-test. Apart from that, the physical intervention, namely the provision of temporary TPS, helps reduce the amount of rubbish dumped carelessly in the Aranio Village area. Keywords: education; trash; TPS.
Pelatihan pemanfaatan chatGPT untuk efektivitas belajar dan penyelesaian tugas akademis siswa-siswi di SMK Muhammadiyah 3 Makassar Andi Harmin; Dikwan Moeis; Nasir Usman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22216

Abstract

AbstrakSalah satu cabang teknologi yang semakin populer adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang tak hanya menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga membawa manfaat signifikan dalam dunia pendidikan. Efisiensi dan produktivitas dalam proses belajar meningkat, sedangkan pengembangan kemampuan siswa/i menjadi lebih terfokus. AI menjadi katalisator dalam menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Salah satu teknologi AI yang banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan saat ini adalah keberadaan ChatGPT. ChatGPT singkatan dari "Chat Generative Pre-trained Transformer" merupakan model kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh OpenAI, dirancang untuk memahami dan menghasilkan teks dengan cara yang menyerupai interaksi manusia. Dengan memahami cara menggunakan ChatGPT dan menerapkan teknologi kecerdasan buatan, dapat meningkatkan minat belajar generasi muda, menjadikan ini sebagai sarana pembelajaran yang efektif, dan memberikan kemudahan bagi mereka dalam mendapatkan informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 14 November 2023 melalui penyelenggaraan pelatihan yang ditargetkan kepada siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 3 Makassar. Pelatihan ini bertujuan untuk mendukung proses belajar siswa/i, meningkatkan efektivitas belajar dan kemampuan mengerjakan tugas-tugas akademis mereka. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan kegiatan praktikum. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa/i. ChatGPT memiliki kemampuan yang baik dalam menjawab pertanyaan, merangkum dokumen, menerjemahkan teks, dan memahami kode program. Tanggapan siswa/i setelah pelatihan juga sangat positif terhadap pemanfaatan ChatGPT dalam proses pembelajaran, hal ini terlihat melalui kuesioner yang dibagikan setelah pelatihan, sebagian besar siswa/i (lebih dari 70%) dari total 22 peserta pelatihan menilai bahwa pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat, mudah dipahami dan menambah pengetahuan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ChatGPT efektif dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa/i di SMK Muhammadiyah 3 Makassar. Kata kunci: chatgpt; artificial intelligence; pengabdian masyarakat; pelatihan. AbstractOne branch of technology that is increasingly popular is artificial intelligence (AI), which is not only an integral part of everyday life but also brings significant benefits in the world of education. Efficiency and productivity in the learning process increase, while the development of students' abilities becomes more focused. AI is a catalyst in creating a generation that is ready to face the challenges of tomorrow. One of the AI technologies that is widely used in the world of education today is the existence of ChatGPT. ChatGPT stands for "Chat Generative Pre-trained Transformer" is an artificial intelligence model developed by OpenAI, designed to understand and generate text in a way that resembles human interaction. By understanding how to use ChatGPT and applying artificial intelligence technology, it can increase the interest in learning of the younger generation, make this an effective learning tool, and make it easier for them to get information. This community service activity will be carried out on Tuesday, November 14, 2023 through targeted training for students of Muhammadiyah 3 Makassar Vocational High School. This training aims to support students' learning process, improve learning effectiveness and the ability to do their academic tasks. The methods used include material delivery, question and answer sessions, and practicum activities. The results of the training showed that using ChatGPT provided significant benefits for students. ChatGPT has a good ability to answer questions, summarize documents, translate text, and understand program code. Student responses after training were also very positive towards the use of ChatGPT in the learning process, this can be seen through questionnaires distributed after training, most students (more than 70%) from a total of 22 trainees rated that the training provided was very useful, easy to understand and increased knowledge. Therefore, it can be concluded that ChatGPT is effective in meeting the learning needs of students at SMK Muhammadiyah 3 Makassar. Keywords: chatgpt; artificial intelligence; community service; training.
PENDAMPINGAN KADER LANSIA DALAM PEMANFAATAN TOGA UNTUK MENGATASI NYERI SENDI PADA LANSIA Syukkur, Achmad; Handini, Febrina Secsaria
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17777

Abstract

ABSTRAKIndonesia memiliki hutan tropis terkaya kedua di dunia setelah Brazil, dan potensi hayatinya merupakan sumber pangan dan obat-obatan dengan 25.000 sampai 30.000 tanaman yang berpotensi dijadikan sebagai tanaman obat. Namun demikian, pemanfaatan tanaman obat sebagai bahan pengobatan khususnya pada lansia di Indonesia masih belum optimal, begitu pula di Desa  Pandansari. Masyarakat di desa ini masih sering menggunakan obat-obatan bebas dalam mengatasi masalah kesehatan, sedangkan banyak tanaman obat di desa ini yang dapat dimanfaatkan. Tujuan kegiatan PkM ini yaitu memberikan pendampingan kepada kader lansia dengan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) dan pembuatan kebun TOGA. Kegiatan PkM yang dilaksanakan meliputi edukasi kesehatan kepada kader tentang pengelolaan dan pemanfaatan TOGA, mempraktikkan cara penggunaan atau pemanfaatan TOGA, dan membuat kebun tanaman TOGA. Evaluasi dilakukan dengan melakukan pre test dan post test pengetahuan kader tentang pemanfaatan dan pengelolaan TOGA. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan praktik penggunaan TOGA untuk pengobatan nyeri. Hasil evaluasi terhadap pengetahuan kader lansia tentang TOGA dan pemanfaatannya mengalami peningkatan sejumlah 60,2% dari nilai rata-rata 53 (kategori kurang) menjadi rata-rata 88 (kategori baik). Begitu pula hasil evaluasi terhadap kemampuan kader lansia dalam melakukan praktik pemanfaatan TOGA untuk nyeri sendi juga mengalami peningkatan 55,1%.  Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan sebuah taman TOGA yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dalam mengatasi masalah kesehatan khususnya nyeri sendi pada lansia. Kata kunci: kader lansia; lanjut usia; nyeri sendi; pengobatan; TOGA. ABSTRACTIndonesia has the second richest tropical forest in the world after Brazil, and its biological potential is a source of food and medicine with 25,000 to 30,000 plants that have the potential to be used as medicinal plants. However, the use of medicinal plants as medicinal ingredients, especially for the elderly in Indonesia, is still not optimal, as is the case in Pandansari Village. People in this village still often use over-the-counter medicines to treat health problems, while many medicinal plants in this village can be used. The purpose of this PkM activity is to assist elderly cadres by providing education about the use of family medicinal plants (TOGA) and making TOGA gardens. The PkM activities carried out include health education to cadres about the management and use of TOGA, cleaning up the way TOGA is used or utilized, and creating a TOGA plantation. The evaluation was carried out by conducting a pre-test and post-test on the cadre's knowledge of the use and management of TOGA. The results of this activity indicate that there has been an increase in knowledge and practice of using TOGA for the treatment of pain. The results of this activity show that there has been an increase in knowledge and practice of using TOGA for pain treatment. The evaluation results of elderly cadres' knowledge about TOGA and its use increased by 60.2% from an average score of 53 (poor category) to an average of 88 (good category). Likewise, the results of the evaluation of the ability of elderly cadres to practice using TOGA for joint pain also increased by 55.1%. In addition, this activity produces a TOGA garden that can be utilized by the community in overcoming health problems, especially joint pain in the elderly. Keywords: elderly cadres; elderly; joint pain; medication; TOGA.
Sosialisasi aneka sorgum lokal Sumba dan pembuatan pupuk organik cair untuk meningkatkan pertumbuhannya di desa Kuta – Sumba Timur Lusia Danga Lewu; Melycorianda Hubi Ndapamuri; Marten Umbu Nganji; Uska Peku Jawang; Yonce Melyanus Killa; Suryani K. K. L. Kapoe
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23562

Abstract

AbstrakSorgum merupakan salah satu komoditas pangan alternatif yang sedang dikembangkan di Indonesia. Desa Kuta Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur merupakan salah satu wilayah sasaran yang memiliki beranekaragam tanaman sorgum lokal. Tetapi, sorgum menjadi komoditas yang hampir punah seiring dengan kecenderungan masyarakat yang lebih mengutamakan beras padi sebagai sumber pangan utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali aneka sorgum lokal sekaligus memberikan informasi tentang pembuatan pupuk organik cair  yang dapat dibuat dari bahan lokal yang terdapat di sekitar lokasi penanaman sorgum. Pupuk organik cair ini berfungsi untuk menunjang kegiatan usaha tani khususnya dalam peningkatan pertumbuhan sorgum. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu melalui tahap perencanaan, wawancara sepintas dengan metode FGD (Focus Group Discussion), pelaksanaan kegiatan dan evaluasi akhir. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah peserta dapat mengenal jenis sorgam lokal serta mampu membuat  pupuk organik cair dan langsung diaplikasikan pada tanaman sorgum. Berdasarkan evaluasi keberhasilan dalam pengamatan 5 HST diperoleh bahwa tanaman sorgum yang diaplikasikan pupuk organik cair berkecambah dan tumbuh lebih subur dibandingkan tanaman tanpa aplikasi pupuk cair. Kata kunci: sorgum lokal ; Sumba ; pengabdian ; pelatihan ; pupuk organik cair AbstractSorghum is an alternative food commodity that is being developed in Indonesia. Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency is one of the target areas which has a variety of local sorghum plants. However, sorghum is becoming a commodity that is almost extinct in line with the tendency of society to prioritize rice as the main food source. This community service activity aims to reintroduce a variety of local sorghum as well as provide information about making liquid organic fertilizer which can be made from local materials found around the sorghum planting location. This liquid organic fertilizer functions to support farming activities, especially in increasing sorghum growth. The method used in this activity is through the planning stage, cursory interviews using the FGD (Focus Group Discussion) method, implementation of activities and final evaluation. The results of this activity were that participants were able to get to know local types of sorghum and were able to make liquid organic fertilizer and apply it directly to sorghum plants. Based on the evaluation of success in observations after 5 days, it was found that sorghum plants that were applied with liquid organic fertilizer germinated and grew more fertile than plants without the application of liquid fertilizer. Key words: local sorghum; Sumba; devotion; training ; liquid organic fertilizer
Workshop penataan hutan desa taman main layang-layang guna mengurangi gadget dikalangan anak-anak Endang Sri Lestari; Lesi Hertati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24667

Abstract

Abstrak Penataan hutan desa menjadi taman wisata dan taman main layangan merupakan upaya integratif yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan bermain yang aman, edukatif, dan menarik bagi anak-anak sambil mempromosikan keberlanjutan pengelolaan hutan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak positif dari transformasi hutan desa menjadi destinasi wisata dan taman bermain layangan dalam mengurangi risiko gadget atau cedera di kalangan anak-anak. Metode pengabdian kepada Masyarakat melibatkan sosialisasi dan survei masyarakat, analisis perubahan fisik hutan desa, dan pemantauan aktivitas anak-anak di taman wisata dan taman main layangan. Data dianalisis untuk menilai tingkat keamanan, keterlibatan masyarakat, dan tingkat kunjungan wisatawan. Hasil pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa penataan hutan desa menjadi taman wisata dan taman main layangan memberikan dampak positif yang signifikan dalam mengurangi risiko gadget di kalangan anak-anak. Fasilitas wisata dan bermain yang dirancang dengan keamanan sebagai prioritas utama telah meningkatkan daya tarik destinasi dan menarik perhatian wisatawan, sementara tetap memperhatikan keberlanjutan pengelolaan hutan. Masyarakat yang terlibat aktif dapat memberikan kontribusi positif terhadap keamanan dan daya tarik destinasi wisata, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan lokal. Pengabdian kepada Masyarakat ini menyediakan kerangka kerja praktis bagi pengembangan konsep serupa di daerah lain, mempertimbangkan kebutuhan anak-anak, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Rekomendasi termasuk pengembangan program edukatif di taman wisata, penguatan infrastruktur, serta kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan destinasi wisata yang aman dan berkelanjutan menjadi model inovatif untuk mendukung pariwisata berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Kata kunci: penataan hutan desa; taman wisata; taman main layangan; guna mengurangi gadget; dikalangan anak-anak Abstract The arrangement of village forests into tourist parks and kite parks is an integrative effort that aims to create a safe, educational and attractive play environment for children while promoting sustainable forest management. This Community Service aims to evaluate the positive impact of transforming village forests into tourist destinations and kite playgrounds in reducing the risk of getting injured or injured among children. Community service methods involve community outreach and surveys, analysis of physical changes in village forests, and monitoring children's activities in tourist parks and kite parks. Data is analyzed to assess the level of security, community involvement and level of tourist visits. The results of community service show that the arrangement of village forests into tourist parks and kite parks has had a significant positive impact in reducing the risk of getting caught among children. Tourist and play facilities designed with safety as a top priority have increased the attractiveness of the destination and attracted the attention of tourists, while still paying attention to the sustainability of forest management. Actively involved communities can make a positive contribution to the safety and attractiveness of tourist destinations, while increasing local income and welfare. This Community Service provides a practical framework for the development of similar concepts in other areas, taking into account the needs of children, environmental sustainability and community welfare. Recommendations include the development of educational programs in tourist parks, strengthening infrastructure, as well as collaboration between government, the private sector and the community to create safe and sustainable tourist destinations into innovative models to support sustainable tourism and environmental preservation. Keywords: village forest arrangement; tourist park; kite playground; in order to reduce gadget; among children.
Disemenasi agens pengendali hayati melalui penguatan kelembagaan PPAH di desa Purnama kabupaten Bondowoso Wagiyana Wagiyana; Suharto Suharto; Mohammad Hoesain; Saifuddin Hasjim; Rachmi Masnilah; Suhartiningsih Dwi Nur Cahyanti; Ankardiansyah Pandu Pradana; Bakhroini Habriantono; Fariz Kustiawan Alfarisy; Tejasari Tejasari; Gusna Merina; Farchan Mushaf Al Ramadhani; Dimas Ganda Permana Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23086

Abstract

AbstrakPPAH (Pos Pelayanan Agen Hayati) adalah organisasi swadaya masyarakat yang memiliki aktivitas untuk produksi agens pengendali hayati. Agens pengendali hayati merupakan alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk maupun pestisida sintetis. Agens hayati terbagi menjadi golongan bakteri, jamur, virus, nematoda, maupun serangga berguna. Desa Purnama merupakan desa sentra penghasil singkong. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan disemenasi agens hayati di Desa Purnama. Lokasi pengabdian terletak di Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Pelaksanaan kegiatan meliputi disemenasi dengan beberapa tahapan yaitu: penyuluhan agens hayati, penguatan kelembaagaan PPAH dengan forum diskusi, serta evaluasi program. Hasil pengabdian ini adalah adanya peningkatakan kapasitas pengetahuan petani di Desa Purnama terkait dengan agens hayati dan fungsinya pada tanaman. Selain itu untuk meningkatkan nilai keberdayaan, melalui kelembagaan PPAH dapat meningkatkan peluang dan potensi untuk bersinergi dengan stakeholder maupun instansi pemerintah. Kegiatan pengabdian ini menjadi program lanjutan pada kegiatan sebelumnya mengenai pendampingan dan produksi agens hayati. Kesimpulan pada pengabdian ini adalah petani antusias untuk meningkatkan kapasitas diri melalui penguatan kelembagaan PPAH dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi dan hilirisasi singkong. Kata kunci: augmentasi; berguna; berkelanjutan; sekolah lapang; terpadu. AbstractPPAH (Pos Pelayanan Agen Hayati) is a non-governmental organization that has activities for the production of biological control agents. Biological control agents are an alternative to reduce dependence on synthetic fertilizers and pesticides. Biological agents are divided into bacteria, fungi, viruses, nematodes and useful insects. Purnama Village is a central cassava producing village. This service aims to carry out the cementation of biological agents in Purnama Village. The location of the service is located in Purnama Village, Tegalampel District, Bondowoso Regency. Implementation of activities includes cementation in several stages, namely: counseling on biological agents, strengthening PPAH institutions with discussion forums, and program evaluation. The result of this service is an increase in the knowledge capacity of farmers in Purnama Village regarding biological agents and their functions in plants. Based on that, to increase the value of empowerment, through the PPAH institution it can increase opportunities and potential to synergize with stakeholders and government agencies. This service activity is a continuation program of previous activities regarding assistance and production of biological agents. This service concludes that farmers are enthusiastic about increasing their capacity through strengthening PPAH institutions to increase cassava production and downstream capacity. Keywords: augmentation; field school; integrated; sustainable; and useful.
Pendampingan keterampilan menulis melalui media teka-teki silang Desak Putu Anom Janawati; Ni Nengah Persi; I Wayan Numertayasa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21276

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas V SD Negeri 3 Kayubihi, melalui Teka Teki Silang (TTS). Pengabdian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu Oktober sampai November 2023. Pendampingan ini dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan refleksi. Hasil pendampingan akan diuraikan dengan metode pemecahan masalah kualitatif. Dapat dilihat dari hasil pengerjaan TTS oleh siswa pada tiap minggunya yang selalu mengalami perubahan ke arah positif. Keterampilan menulis mengalami peningkatan yang dapat dilihat pada pemahaman siswa menjawab TTS secara tepat pada kolom yang disediakan sehingga mampu menjawab keseluruhan TTS dan melewati KKM di sekolah dengan ketuntasan klasikal mencapai 95,7% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hal tersebut TTS mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas V SD Negeri 3 Kayubihi Kata kunci: keterampilan menulis; teka teki silang; pendampingan Abstract Mentoring with the title "Writing Skills Mentoring through Class V Crossword Media at SD Negeri 3 Kayubihi" is a service carried out with the aim of improving the writing skills of class V students at SD Negeri 3 Kayubihi through Crossword Puzzles (TTS). This service is carried out for 2 months, namely October to November 2023. This mentoring method is a quantitative descriptive method. The results of Mentoring Writing Skills through Crossword Media for Class V of SD Negeri 3 Kayubihi can be seen qualitatively from the results of students' work on TTS every week which always changes in a positive direction. Writing skills have improved which can be seen in students' understanding of answering the TTS correctly in the column provided so that they are able to answer the entire TTS and pass the KKM at school with classical completion reaching 95.7% in the very good category. Based on this, TTS is able to improve the writing skills of fifth grade students at SD Negeri 3 Kayubihi. Keywords: writing skills; crossword puzzle; accompaniment
PENDAMPINGAN PROGRAM INOVASI KETILANG TUBERCULOSIS¬ DENGAN MENGGUNAKAN PENYINTAS SEBAGAI AGENT OF CHANGE DI PUSKESMAS PURWOKERTO UTARA 2 Prita Suci Nurcandrani; Yusyida Munsa Idah; Adam Prayogo Kuncoro
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19400

Abstract

ABSTRAKKetilang TB (Kelompok Motivator Layanan Pengobatan TB) merupakan program Inovasi Puskesmas Purwokerto Utara 2 yang ditujukan untuk mencapai indikator pelayanan kesehatan pada orang terduga (suspect) tuberkolosis di wilayah kerjanya hingga 100% di tahun 2023, yaitu pada angka temuan target sebanyak 297 pasien. Pada tahun 2022 capaian hanya 79,79% yang artinya masih jauh dari keberhasilan yang diharapkan. Terhitung sejak bulan Januari hingga awal April 2023 tercatat ada 10 pasien baru, dan 9 pasien lanjut pengobatan, serta 8 pasien sembuh. Angka tersebut masih jauh dari target yang dicanangkan sehingga perlu percepatan untuk dapat menjangkau suspect hingga 8 bulan ke depan. Program inovasi tersebut menekankan pada pemberdayaan kader post TB (penyintas) yang sudah sembuh/pengobatan lengkap. Tujuan dari program pendampingan ini adalah memaksimalkan peran penyintas yang dikemas dalam bentuk media videografi edukasi mengenai pentingnya sanitasi yang baik dan perilaku hygiene. Media tersebut dipandang penting untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) yang berkelanjutan bagi program ini. Media juga mendampingi penyintas dalam menyampaikan pesan sehingga diharapkan lebih efektif. Target pada pengabdian ini yaitu penguatan karakter penyintas, peningkatan pengetahuan mengenai sanitasi dan perilaku hygiene oleh suspek TB, keterampilan memanfaatkan media oleh kelompok inovator Ketilang TB meningkat dengan prosentase peningkatan sejumlah 24% (dua puluh empat persen) berdasarkan pengujian melalui kuesioner pre-test dan post-test. Kata kunci: pendampingan; program ketilang tuberculosis; penyintas; media edukasi. ABSTRACTKetilang TB (TB Treatment Service Motivator Group) is an Innovation program of Puskesmas Purwokerto Utara 2 which aims to achieve health service indicators for suspected tuberculosis in their work area up to 100% in 2023, namely at a target finding of 297 patients. In 2022, the achievement is only 79.79%, which means that it is still far from the expected success. From January to early April 2023, there were 10 new patients, 9 patients who continued treatment, and 8 patients recovered. This figure is still far from the declared target so it needs acceleration to be able to reach suspects for the next 8 months. The innovation program emphasizes empowering post-TB cadres (survivors) who have recovered/completed treatment. The purpose of this mentoring program is to maximize the role of survivors which is packaged in the form of educational videography media about the importance of good sanitation and hygiene behavior. The media is considered important to ensure the fulfillment of sustainable IEC (Communication, Information and Education) needs for this program. The media also assists survivors in conveying messages so that it is expected to be more effective. The targets of this service are strengthening the character of survivors, increasing knowledge about sanitation and hygiene behavior by TB suspects, media utilization skills by the TB Finite innovator group increasing by an increasing percentage of 24% (twenty-four percent) based on testing through pre-test and post-test questionnaires. Keywords: mentoring; tuberculosis finches program; survivors; educational media.
Diversifikasi produk olahan rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil budidaya dengan menggunakan produk cairan fermentasi daun mangrove Avicennia marina di kabupaten Banggai provinsi Sulawesi Tengah Samsu Adi Rahman; La Saudin; Syahrul Syahrul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.20614

Abstract

AbstrakDesa Jayabakti merupakan sentra budidaya rumput laut di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Saat ini, para pembudidaya rumput laut telah berhasil menurunkan masalah penyakit ice-ice dan meningkatkan produksi melalui penggunaan produk cairan fermentasi. Meskipun demikian, terdapat masalah mendasar yang teridentifikasi pada kelompok mitra, yaitu ketidakmampuan dalam mengelola rumput laut menjadi produk olahan dan kurangnya pemahaman mengenai manajemen usaha. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang manfaat rumput laut, memberi pengetahuan dalam manajamen usaha, dan memberikan keterampilan baru dalam pembuatan produk olahan berbasis bahan dasar rumput laut. Metode yang digunakan adalah Community Development melalui pelatihan produk olahan rumput laut yang meliputi pembuatan brownies, es cendol, kerupuk, dan bakso, memberikan wawasan terkait manajemen usaha melalui penyuluhan, dan pendampingan mitra. Hasil dari kegiatan ini, mitra berhasil mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan peningkatan pendapatan ekonomi melalui pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan mitra. Berdasarkan hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa diversifikasi produk olahan rumput laut efektif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama mitra. Kata kunci: bakso; brownies; cendol; kerupuk; rumput laut AbstractJayabakti Village is a center for seaweed cultivation in Pagimana District, Banggai Regency, Central Sulawesi Province. Currently, seaweed farmers have succeeded in reducing the problem of ice-ice disease and increasing production through the use of fermented liquid products. However, there are fundamental problems identified in the partner group, namely the inability to manage seaweed into processed products and a lack of understanding of business management. The aim of this activity is to increase knowledge about the benefits of seaweed, provide knowledge in business management, and provide new skills in making processed products based on seaweed. The method used is Community Development through training on processed seaweed products which includes making brownies, cendol ice, crackers and meatballs, providing insight into business management through counseling and partner assistance. As a result of this activity, partners succeeded in gaining knowledge, skills and increased economic income through training, counseling and partner assistance. Based on the results of this activity, it can be concluded that diversification of processed seaweed products is effective in increasing community income, especially partners. Keywords: brownies; cendol; crackers; meatball; seaweed
Pelatihan pembuatan media evaluasi berbantuan G-Form bagi guru di komunitas belajar Hidayati Hidayati; M. Hudri; Rima Rahmaniah; Dian Eka Mayasari Sri Wahyuni; Ahmad Afandi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24634

Abstract

AbstrakPada masa pandemi COVID -19 saat lalu, sekolah menyelenggarakan proses pembelajarannya dengan menggunakan e-learning dimana media teknologi memiliki peran penting. Fungsi dari media teknologi secara umum adalah menampilkan sarana komunikasi dan informasi berupa teks, gambar, video, dan suara yang dapat diakses secara online. Mitra kami dalam melakukan kegiatan abdimas pada saaat ini adalah guru-guru di SMPN 1 Tanjung yang memiliki komunitas belajar. Mitra dihadapkan pada permasalahan sebagai berikut: para guru masih ragu bagaimana mengintegrasikan e-learning ke dalam pembelajaran mereka; dan masih awamnya guru untuk pembuatan soal sebagai alat evaluasi, anak-anak di SMP 1 Tanjung lebih sering menggunakan buku dan LKPD yang dibuat sekolah sehingga alat evaluasinya masih belum menerapkan paperless. Permasalahan berikutnya adalah keterbatasan dalam memberikan evaluasi yang tepat untuk mengevaluasi setiap siswa secara objektif dan tentunya dengan menggunakan Google Form lebih mudah untuk mengetahui hasilnya secara langsung di era digitalisasi ini. Berdasarkan hal tersebutlah, maka tim abdimas melakukan pendampingan pelatihan penggunaannya dalam pembuatan soal berbagai bentuk sebagai alat evaluasi bagi siswa. Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi merupakan tiga tahapan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan secara luring dan daring dengan menggunakan Zoom. Dengan menggunakan survey dan wawancara maka hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para guru bersemangat untuk belajar dan mampu menggunakan Google Formulir untuk meningkatkan kemampuan serta memudahkan mereka dalam pembuatan soal untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Kata kunci: pelatihan; pembuatan soal; g-form; guru smp. Abstract During the previous pandemic, schools were able to organize their learning process by using e-learning in distance learning. The function of technical media in general is to provide text, images, video, and sound—all media kinds or forms that are exclusively available online—as a means of online communication and information. Teachers at SMPN 1 Tanjung have partnered with us for this community service project. Partners are faced with the following issues: kids at SMP 1 Tanjung exclusively use books and LKS from school; teachers are still unsure of how to integrate e-learning into their lessons; and teachers' incapacity to generate assessment questions. Since it is simpler to know the results immediately in this day of digitalization, the next issue is the limitations on providing appropriate evaluation in order to evaluate each student objectively. Using Google Classroom to create questions is a problem that can be solved by offering training. Preparation, execution, and assessment are the three phases of an activity. Using Zoom to provide video training and demonstrations on how to utilize Google Forms and Classroom, community service projects are implemented both online and offline. The exercise's outcomes showed that teachers are eager to learn and are able to use Google Classroom and Google Forms to enhance their abilities to support instructional activities Keywords: training; examination items; g-form; teachers.