cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Workshop pembuatan game edukasi berbasis artificial intelligence (AI) pada siswa SMK YPI Darussalam 1 Cerme Henny Dwi Bhakti; Umi Chotijah; Herlando Prayitno; Ilham Teguh Prayudha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24079

Abstract

AbstrakKemunculan berbagai game online di smartphone, pasar game online terus meningkat hingga saat ini. Industri game di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 2016 - 2020. Di mana, mampu meraup pendapatan sebesar USD 1,1 miliar atau sekitar Rp 15,7 triliun. Indonesia dengan pencapaian tersebut, saat ini merupakan pasar Industri game terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, juga menduduki peringkat ke-17 dunia, di mana tercatat sebanyak 52 juta penduduknya merupakan gamer. Oleh sebab itu, tim pengabdian kepada masyarakat program studi Teknik Informatika melakukan kegiatan berupa pelatihan, pengembangan, pendampingan dan workshop pembuatan game android untuk siswa SMK YPI Darussalam. Tujuannya mereka dibekali pengetahuan dan keahlian tersebut supaya mereka dapat menjadi creator game atau developer game lokal. Metode yang digunakan pada kegiatan tersebut berupa metode workshop dan pelatihan (ceramah dan diskusi-informasi). Dari hasil kegiatan pelatihan, pengembangan, pendampingan dan workshop pembuatan game android didapatkan bahwa siswa-siswi SMK YPI Darussalam Cerme memahami dengan baik dan dapat membuat rancangan scenario game dan kemudian membangun game dengan framework Unity. Kata kunci: game; unity; workshop; artificial intelligence Abstract The emergence of various online games on smartphones, the online game market continues to increase to this day. The gaming industry in Indonesia has experienced a significant increase from 2016 - 2020. It was able to generate revenue of USD 1.1 billion or around IDR 15.7 trillion. Indonesia, with these achievements, is currently the largest gaming industry market in Southeast Asia. Apart from that, it is also ranked 17th in the world, where 52 million people are gamers. For this reason, the community service team for the Informatics Engineering study program carries out activities in the form of training, development, mentoring and workshops on making Android games for YPI Darussalam Vocational School students. The goal is that they are equipped with this knowledge and expertise so that they can become game creators or local game developers. The methods used in this activity are workshop and training methods (lectures and information discussions). From the results of training, development, mentoring and Android game creation workshops, it was found that YPI Darussalam Cerme Vocational School students understood well and were able to design game scenarios and then build games using the Unity framework. Keywords: game; unity; workshop; artificial intelligence
Advokasi kesehatan remaja putri: edukasi, skrining anemia dan pemberian tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan stunting Muhamad Ramadhan Salam; Dewa Ayu Ketut Sriani; Nurhayati Nurhayati; Indriyani Indriyani; Ade Sundari Dinata; Selvita Sari; Mei Ulandari; Suci Putri Aulya; Asmi Rahmiati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25917

Abstract

AbstrakPada tahun 2022, 22,3% (atau 148,1 juta) anak di bawah usia 5 tahun secara global akan mengalami stunting, Di Indonesia, prevalensi stunting akan mencapai 21,6% pada tahun 2022, dan 27,7% di Sulawesi Tenggara, melampaui angka kejadian stunting nasional dan global. Zat besi (Fe), salah satu zat gizi mikro yang mempengaruhi status gizi (stunting). Remaja putri yang mengalami anemia lebih rentan terhadap komplikasi saat hamil, bersalin, dan pasca salin. Anak-anak yang dilahirkan juga lebih rentan terhadap stunting, yang dapat memperpanjang siklus malnutrisi. Diharapkan bahwa intervensi yang dapat dilakukan pada remaja akan mempercepat perbaikan indikator kesehatan reproduksi dan mengurangi efek buruk dari tingkat kesehatan yang rendah pada anak, terutama dengan menghentikan siklus stunting. Target kegiatan adalah remaja putri desa Tongauna, dan 16 orang remaja putri mengikutinya. Kegiatan diawali dengan pre test, skrining anemia, pemberian tablet tambah darah, edukasi menggunakan leaflet dan post test. Hasilnya pengetahuan remaja putri desa Tongauna mengenai tablet tambah darah meningkat dari rata-rata 60,7% menjadi 87,1%. Untuk mencegah angka stunting di usia muda, tenaga kesehatan yang bekerja sama dengan sekolah harus melakukan intervensi kesehatan kembali dengan mendidik remaja putri mengenai tablet tambah darah. Kata kunci: stunting; tablet tambah darah; anemia; . Abstract By 2022, 22.3% (or 148.1 million) of children under 5 years of age globally will be stunted. In Indonesia alone, the prevalence of stunting will reach 21.6% in 2022, and 27.7% in Southeast Sulawesi, surpassing both national and global stunting rates. Iron (Fe), one of the micronutrients that affect nutritional status (stunting). Adolescent girls who are anemic are more prone to complications during pregnancy, childbirth, and postpartum. The children born are also more prone to stunting, which can prolong the cycle of malnutrition. It is expected that interventions that can be carried out in adolescents can accelerate improvements in reproductive health indicators and reduce the adverse effects of low levels of health on children, especially by breaking the cycle of stunting. The target of the activity was the adolescent girls of Tongauna village, and 16 adolescent girls participated. The activity began with pre test, anemia screening, administration of blood supplement tablets, education using leaflets and post test. As a result, the knowledge of young women of TOngauna village about blood supplement tablets increased from an average of 60.7% to 87.1%. Health interventions need to be carried out again by health workers in collaboration with schools to provide sufficient education about blood supplement tablets to increase the knowledge of adolescent girls and increase awareness of taking blood supplement tablets for adolescent girls so that the incidence of stunting can be prevented from adolescence. Keywords: stunting; iron tablets; anemia.
Pengajaran aksara jawa melalui games based learning di SD Negeri 1 Grendeng Dhamar Bondan Utomo; Ratna Raya Hartina; Danil Abdul Azis; Intita Puti; Septi Arum Kusumaningsih; Exwan Andriyan Verrysaputro
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26171

Abstract

AbstrakPengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya melalui pengajaran Aksara Jawa dengan metode Games Based Learning di SD Negeri 1 Grendeng. Latar belakang pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Aksara Jawa di sekolah tersebut mengalami kendala seperti metode pengajaran yang kurang menarik dan rendahnya minat serta pemahaman siswa. Untuk mengatasi masalah ini, metode pembelajaran berbasis permainan seperti Monopoli, Jenga, dan Flashcard yang dimodifikasi dengan unsur Aksara Jawa. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam belajar Aksara Jawa. Program dilaksanakan selama delapan pertemuan, dengan evaluasi melalui pretest dan posttest serta kuesioner. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan minat siswa terhadap Aksara Jawa, dengan peningkatan nilai rata-rata pretest dari 59,12% menjadi 90,37% pada posttest. Selain itu, terdapat peningkatan minat siswa terhadap Aksara Jawa berdasarkan hasil kuesioner yang meningkat dari 51,71% menjadi 84,16%. Metode Games Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil meningkatkan kemampuan literasi budaya siswa melalui pengajaran Aksara Jawa yang lebih interaktif dan menarik. Kata kunci: literasi budaya; aksara jawa; games based learning; pembelajaran interaktif AbstractThis community service aims to improve cultural literacy through the teaching of Javanese script using the Games Based Learning method at SD Negeri 1 Grendeng. The background of this service shows that the teaching of Javanese script at the school faces obstacles such as unengaging teaching methods and low student interest and comprehension. To address these issues, game-based learning methods like Monopoly, Jenga, and flashcards were modified with elements of Javanese script. This method is expected to increase students' interest and understanding in learning Javanese script. The program was conducted over eight sessions, with evaluations through pretests, posttests, and questionnaires. The results of the program showed a significant increase in students' understanding and interest in Javanese script, with the average pretest score increasing from 59.12% to 90.37% on the posttest. Additionally, there was an increase in student interest in Javanese script based on questionnaire results, which rose from 51.71% to 84.16%. The Games Based Learning method proved effective in improving learning outcomes and providing an enjoyable learning experience. In conclusion, this community service successfully enhanced students' cultural literacy skills through more interactive and engaging teaching of Javanese script. Keywords: cultural literacy; Javanese script; games based learning; interactive learning
Implementasi kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini (studi kasus Pos Paud Terpadu Melati kecamatan Bulak) Fikry Zahria Emeraldien; Indira Mourin Sayidina; Rafly Rizky Setiawan; Ira Risma Rahmawati; Mardiatus Tsani Assholikhah; Mohammad Jousi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25940

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka di Pos PAUD Terpadu Melati, Kecamatan Bulak. Kurikulum Merdeka memungkinkan guru untuk merancang metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi kelas dan karakteristik siswa, dengan penekanan pada pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan perkembangan kognitif, motorik, dan sosial anak-anak di PAUD. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi dan wawancara dengan para pengajar PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di PPT PAUD Melati memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak-anak, membuat mereka lebih aktif, kreatif, dan tertarik dalam kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan ini, dilakukan praktek edukasi yang nyaman dan menyenangkan melalui berbagai metode seperti bernyanyi, senam pagi, dan permainan edukatif bertemakan nutrisi seimbang. Kegiatan ini melibatkan murid PAUD dan pengajar/bunda PAUD Melati. Hasil menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak tentang asupan gizi seimbang serta kemampuan motorik mereka. Meskipun demikian, beberapa guru masih merasa bingung dengan konsep Kurikulum Merdeka karena kurangnya sosialisasi. Penelitian ini menyarankan adanya pelatihan dan pendampingan lebih lanjut untuk para pengajar PAUD Melati guna mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka di PAUD. Kata kunci: kurikulum merdeka; pendidikan anak usia dini; nutrisi seimbang Abstract This study examines the implementation of the Merdeka Curriculum at Pos PAUD Terpadu Melati, Kecamatan Bulak. The Merdeka Curriculum provides teachers with the freedom to design teaching methods that align with classroom conditions and children's characteristics, focusing on a Project-Based Learning (PjBL) approach. This research aims to evaluate the effectiveness of the Merdeka Curriculum in enhancing the cognitive, motor, and social development of children in PAUD. The research methods include observations and interviews with PAUD educators. The results indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum at PPT PAUD Melati positively impacts children's development, making them more active, creative, and engaged in learning activities. Educational practices in this initiative are conducted comfortably and enjoyably through various methods such as singing, morning exercises, and educational games themed around balanced nutrition. These activities involve PAUD students and educators/bunda PAUD Melati. The findings show that these methods are effective in improving children's understanding of balanced nutrition intake and their motor skills. However, some teachers still find the concept of the Merdeka Curriculum confusing due to a lack of socialization. This study suggests further training and mentoring for PAUD Melati educators to optimize the implementation of the Merdeka Curriculum in PAUD. Keywords: independent curriculum; early childhood education; balanced nutrition
Peningkatan kompetensi guru madrasah melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan bahan ajar digital berbasis pembelajaran diferensiasi Ramlah Ramlah; Agung Prasetyo Abadi; Sutri Sutri; Nita Hidayati; Amanda Mutiara Putri; Fitri Nur Arielhan; Vanessa Rahmawati Julistiwa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25402

Abstract

AbstrakPenerapan teknologi informasi dan komunikasi di era Kurikulum Merdeka dalam dunia pendidikan semakin menjadi kebutuhan yang penting, yang menuntut guru dapat menguasai teknologi digital untuk pencapaian pembelajaran efektif. Pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah dalam mendesain bahan ajar berbentuk video digital berbasis pembelajaran diferensiasi menggunakan aplikasi canva. Metode yang digunakan adalah mengkolaborasi workshop dan project-based training, dengan tahapan kegiatan meliputi: pemaparan materi pelatihan, melakukan demonstrasi dan praktek, dan evaluasi desain bahan ajar. Peserta pelatihan sebanyak tujuh belas guru MI Nihayatul Amal 2 Purwasari, Kabupaten Karawang. Hasil pelatihan ini menunjukkan peningkatan dalam pemahaman dan keterampilan guru, dengan rata-rata skor pre-test 53% meningkat menjadi 87% pada post-test. Para guru menghasilkan video pembelajaran yang menarik dan efektif, serta menunjukkan antusias yang tinggi selama pelatihan berlangsung. Kendala yang dihadapi dalam pelatihan ini yakni keterbatasan fitur aplikasi canva yang tidak berbayar dan waktu pelatihan yang terbatas. Namun, kendala ini dapat diatasi melalui diskusi secara online dan memberikan video tutorial. Luaran dari kegiatan PkM ini mencakup peningkatan keterampilan guru dalam mendesain bahan ajar digital berupa video pembelajaran yang dapat diakses. Harapan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa, serta mengembangkan kemampuan literasi digital siswa maupun guru. Kata kunci: bahan ajar digital; kompetensi guru; video pembelajaran; pembelajaran diferensiasi. AbstrakThe application of information and communication technology in the era of the independent curriculum in the world of education is increasingly an important need, which requires teachers to be able to master digital technology to achieve effective learning. This training and mentoring aims to improve the competence of madrasah teachers in designing teaching materials in the form of digital videos based on differentiated learning using the Canva application.  The method used is to collaborate on workshops and project-based training, with the stages of activities including presentation of training materials, demonstrations and practices, and evaluation of teaching material design. The training participants were seventeen MI Nihayatul Amal 2 Purwasari, Karawang Regency teachers. This training showed an improvement in teachers' understanding and skills, with an average pre-test score of 53% increasing to 87% on the post-test. The teachers produced interesting and effective learning videos and showed high enthusiasm during the training. The obstacles faced in this training are the limitations of the features of the unpaid Canva application and the limited training time. However, this obstacle can be overcome through online discussions and video tutorials. The outputs of this PkM activity include improving teachers' skills in designing digital teaching materials in the form of accessible learning videos. These activities hope to improve the quality of learning and student learning motivation, as well as develop the digital literacy skills of students and teachers. Keywords: digital teaching materials; teacher competence; learning videos; differentiation learning.
Pelatihan pembuatan gelang anyaman bagi karang taruna desa Gintungan, kecamatan Gebang, kabupaten Purworejo Esti Margiyanti Utami; Melani Melani; Herlina Wulandari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26646

Abstract

Abstrak Pembuatan keterampilan gelang anyam melibatkan proses menganyam benang jahit menjadi pola atau desain tertentu untuk menciptakan gelang-gelang unik. Proses pembuatan gelang anyaman bisa sangat bervariasi tergantung pada teknik yang digunakan dan desain yang diinginkan. Pelatihan keterampilan gelang anyam bertujuan para generasi muda agar lebih bebas menuangkan ide-ide kreatif dari menganyam gelang menggunakan benang jahit. Dengan menggunakan teknik anyaman kepang diharapkan generasi muda mampu mengkreasikan ide agar menjadi aksesoris gelang yang bagus dan bisa dibuat peluang usaha. Pelatihan keterampilan membuat gelang anyam ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 20 Januari 2024 mulai pukul 19.30 hingga selesai dengan 11 orang peserta dari karang taruna RW 03. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu tahap pengenalan dan tahap praktik. Tahap pengenalan dimulai dengan pemaparan materi oleh tim KKN, yang memberikan pemahaman kepada peserta tentang cara pembuatan gelang anyaman. Selanjutnya, tahap praktik pembuatan gelang anyaman, peserta membuat gelang anyam yang dibimbing oleh tim KKN. Hasilnya, seluruh peserta berhasil membuat gelang anyaman dari benang dengan tingkat kreativitas dan kerapihan yang beragam. Dalam proses pembuatan gelang anyaman, peserta mengekspresikan kreativitas mereka dengan memilih kombinasi warna benang yang berbeda dan mengepangnya menjadi gelang anyaman. Peserta mengkreasikan idenya dengan memadukan warna-warna sehingga menjadikan gelang yang memiliki nilai kreativitas dan nilai jual Kata kunci: pelatihan; anyaman; gelang; keterampilan; karang taruna Abstract Weaving bracelet making skills involve the process of weaving sewing threads into certain patterns or designs to create unique bracelets. The process of making woven bracelets can vary greatly depending on the technique used and the desired design. The aim of the training in weaving bracelet skills is for the younger generation to be more free to express creative ideas by weaving bracelets using sewing thread. By using the braid weaving technique, it is hoped that the younger generation will be able to create ideas that can become good bracelet accessories and can be turned into business opportunities. This woven bracelet making skills training was held on Saturday, January 20 2024 starting at 19.30 until finished with 11 participants from Karang Taruna RW 03. The methods used in this community service were the introduction stage and the practice stage. The introductory stage began with a presentation of material by the KKN team, which provided participants with an understanding of how to make woven bracelets. Next, in the practical stage of making woven bracelets, participants make woven bracelets guided by the KKN team. As a result, all participants succeeded in making woven bracelets from thread with varying levels of creativity and neatness. In the process of making woven bracelets, participants express their creativity by choosing different color combinations of threads and braiding them into woven bracelets. Participants create their ideas by combining colors to make bracelets that have creative value and selling value. Keywords: training; woven; devotion; skills; youth organization
Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai macam dan cara pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) di desa Linggalaksana Gatut Ari Wardani; Tiffani Navisha Auli; Ismi Syahrani; Ana Noviana Rachmadhiani; Rizki Abdurochman Assidik; Luthfi Najdah Mujahidah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25379

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang besar sehingga kaya akan berbagai tanaman yang memiliki potensi sebagai obat. Di Desa Linggalaksana, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, terdapat banyak tanaman yang berpotensi sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) diantaranya binahong dan bunga telang, namun pemahaman masyarakat Desa Linggalaksana terkait pemanfaatan tanaman obat masih rendah. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mendorong budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Linggalaksana. Melalui penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab, pengetahuan masyarakat Desa Linggalaksana meningkat secara signifikan, dari 5,38% menjadi 61,53%. Program ini diharapkan dapat mendorong penanaman TOGA lebih luas untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya tanaman obat keluarga. Kata kunci: tanaman; obat; herbal; keluarga; budidaya. Abstract Indonesia is one of the countries with great biodiversity, rich in various plants with medicinal potential. In Linggalaksana Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency, there are many plants with the potential to be used as family medicinal plants (TOGA), including binahong and butterfly pea flowers. However, the understanding of the Linggalaksana Village community regarding the use of medicinal plants is still low. This outreach aims to increase the community's knowledge and encourage the cultivation of Family Medicinal Plants (TOGA) in Linggalaksana Village. Through outreach, discussions, and question-and-answer sessions, the knowledge of the Linggalaksana Village community increased significantly, from 5.38% to 61.53%. This program is expected to encourage wider TOGA planting to raise awareness of the importance of family medicinal plants. Keywords: plants; medicine; herbs; family; cultivation.
Pendampingan kewaspadaan bencana alam longsor dan antisipasinya di Pesantren Sabilunnajat kecamatan Rancah kabupaten Ciamis Raden Anita Indriyanti; Yani Triyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22259

Abstract

AbstrakBencana alam longsor kabupaten Ciamis pada tahun 2021 mengakibatkan kerusakan asrama putra di pesantren Sabilunnajat. Berdasarkan hasil survey di pesantren Sabilunnajat, belum pernah ada pelatihan kewaspadaan terhadap bencana longsor di pesantren tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan solusi menjadikan kader santri siaga bencana, melalui pelatihan perwakilan santri sebagai kader kesehatan sesuai bimbingan BNPB dengan kolaborasi tim dokter yang tergabung dalam ikatan alumni FK Unisba. Metode yang dilakukan pada tahap awal adalah melakukan edukasi berupa sosialisasi kewaspadaan bencana alam longsor, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) , selanjutnya pembentukan kader santri siaga bencana, serta pembentukan Pos Kesehatan Pesantren berkolaborasi dengan dokter alumni FK Unisba. Kegiatan dilakukan di Pesantren Sabilunnajat-Ciamis, bulan Juni–Agustus 2023. Hasil dari program pengabdian ini adalah didapatkan hasil secara statistik yang meningkat signifikan setelah pemberian penyuluhan, terbentuknya kader pesantren sehat, pembentukan sarana dan prasarana kamar mandi di lokasi aman longsor, berjalannya fasilitasi pelayanan kesehatan gratis melalui kerjasama dengan klinik dikelola oleh alumni Fakultas Kedokteran Unisba. Kata kunci: dokter alumni FK Unisba; kader santri; siaga bencana AbstractThe natural landslide disaster in Ciamis district in 2021 resulted in damage to the boys' dormitory at the Sabilunnajat Islamic boarding school. Based on the results of a survey at the Sabilunnajat Islamic boarding school, there has never been any landslide awareness training at the Islamic boarding school. This service activity aims to provide a solution to make students prepared for disasters through training student representatives as health cadres according to BNPB guidance with the collaboration of a team of doctors who are members of the FK Unisba alumni association. The method used in the initial stage was to provide education in the form of socializing awareness of landslide disasters, and clean and healthy living behavior (PHBS), followed by the formation of santri health cadres, as well as the establishment of Islamic boarding school health posts in collaboration with FK Unisba alumni doctors. Activities were carried out at the Sabilunnajat-Ciamis Islamic boarding school, June–August 2023. The results of this service program were that statistically significant results  increased after providing counseling, the formation of healthy Islamic boarding school cadres, the establishment of bathroom facilities and infrastructure in landslide-safe locations, and ongoing facilitation. free health services in collaboration with clinics managed by alumni of the Unisba Faculty of Medicine. Keywords: FK Unisba alumni doctors, student cadres, disaster preparedness.
Penelusuran benang merah: kemampuan guru dalam pengembangan bahan ajar berbasis website Albrian Fiky Prakoso; Waspodo Tjipto Subroto; Muhammad Abdul Ghofur; Retno Mustika Dewi; Riza Yonisa Kurniawan; Zain Fuadi Muhammad RoziqiFath; Ardhita Eko Ginanjar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25894

Abstract

Abstrak Pengabdian Masyarakat (Pengmas) ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam kemampuan menyusun bahan ajar. Nilai-nilai yang ingin kami berikan kepada objek CS antara lain dapat mengembangkan bahan ajar yang berkualitas dan mempublikasikan bahan ajar ke website sebagai bentuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi para guru di Subject Teacher Consultation (STC) Ilmu Pengetahuan Sosial SMP lingkup Kota Tarakan. Sasaran ditujukan kepada guru-guru IPS SMP di Kota Tarakan, dengan metode pelaksanaan melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan bahan ajar dan teknis publikasi materi ke website pribadi. Luaran untuk mengevaluasi perkembangan kemampuan peserta dapat dilihat dari hasil bahan ajar yang berhasil disusun peserta dan kemampuan peserta dalam mempublikasikan dan mengelola website masing-masing. Hasil dari pelatihan yang telah dijalankan menunjukkan bahwa dari 15 peserta, 11 peserta telah berhasil mengumpulkan bahan ajar berbasis website, meskipun hanya terdapat 2 peserta yang memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan. Tantangan seperti gangguan teknis, keterbatasan waktu, dan kurangnya keterampilan IT juga memengaruhi kualitas pengumpulan materi. Namun, secara umum pelatihan ini cukup efektif, terbukti dengan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, di mana skor post-test memiliki nilai rataan yang meningkat sebesar 33% dari skor pre-test. Kata kunci: pengajaran; materi; websites; guru. Abstract This Community Service (CS) is carried out to improve teacher skills in the ability to prepare teaching materials. Values that we want to give to CS objects include being able to develop quality teaching materials and publish materials to the website as a form of Continuous Professional Development (CPD) for teachers in the Subject Teacher Consultation (STC) Social Science Junior High School Tarakan City scope. The objective is aimed at social studies teachers at Junior High School in Tarakan City, with the implementation method through training and assistance in preparing teaching materials and technically publishing the material to a personal website. Outcomes to evaluate the development of participants' abilities can be seen from the results of teaching materials that participants have successfully compiled and the ability of participants to publish and manage their respective websites. The results of the training showed that out of 15 participants, 11 participants had successfully collected web-based teaching materials, although only 2 participants fulfilled all the criteria. Challenges such as technical glitches, time constraints, and lack of IT skills also affected the quality of the materials. However, in general, the training was quite effective, as evidenced by the significant increase in participants' knowledge, where the post-test score had an average value that increased by 33% from the pre-test score. Keywords: teaching; materials; website; teachers
Rebranding UMKM “produk olahan Aloe vera” di kelurahan Ciptomulyo Rahmatina Hidayati; Anis Zubair; Viry Puspaning Ramadhan; Iqbal Baghis Kenvin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.15440

Abstract

Abstrak                                                                                  Di Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan. Sukun, Kota Malang terdapat UMKM yang bernama Warung Perempuan Mandiri. Salah satu kegiatan UMKM ini adalah membuat makanan dan minuman yang berbahan dasar Aloe vera (lidah buaya). Proses produksi olahan Aloe vera dilakukan ketika menerima pesanan. Namun, kegiatan ini terhenti semenjak pandemi Covid-19 tahun 2020. Padahal sumber dana UMKM Warung Perempuan Mandiri adalah dari hasil berjualan. Tim Pengabdi Universitas Merdeka Malang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa membuat program kerja membangkitkan kembali produk olahan Aloe vera. UMKM mengolah Aloe vera menjadi minuman sari, sirup, dan serabi. Pada kemasan produk sebelumnya, belum terdapat logo dan label yang digunakan belum mencantumkan komposisi, serta masa berlaku produk. Dari permasalahan tersebut, Tim Pengabdi membuatkan design logo dan redesign label serta mengganti packaging. Kegiatan ini dinamakan dengan rebranding. Hasil dari pengabdian ini berupa logo, desain label baru, dan packaging baru. Kata kunci: rebranding; UMKM; lidah buaya AbstractIn Ciptomulyo Village, Kec. Sukun, Malang City has an UMKM called Warung Perempuan Mandiri. One of these UMKM activities is making food and drinks made from Aloe vera. The production process of Aloe vera products  is carried out when receiving an order. However, this activity has been stoped  since the Covid-19 pandemic in 2020. Even though the source of funds for the UMKM Mandiri Women Shop is from sales. The Merdeka University Malang Service Team consisting of lecturers and students created a work program to revive processed Aloe vera products. UMKM processes Aloe vera into juice, syrup and pancakes. On the previous product packaging, there was no logo and the label used did not include the composition and validity period of the product. From these problems, the Service Team made a logo design and redesigned the label and replaced the packaging. This activity is called rebranding. The results of this dedication are in the form of logo, new label designs, and new packaging. Keywords: rebranding; UMKM; Aloe vera