cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Pengenalan investasi pada proyek perumahan bagi siswa sekolah menengah atas Ilyasa, Muhammad; Mahardika, Savana Duwi; Ariany, Rizky; Rajabi, Fahmi; Trikusuma R., Dony; Pratama P., Aldi Nanda; Ardiansah, Rizal; Priyono, Pujo; Gunasti, Amri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24091

Abstract

AbstrakDi era globalisasi dan perkembangan ekonomi yang pesat, literasi keuangan menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda. Studi ekonomi teknik dapat didefinisikan sebagai sebuah perbandingan antara alternatif-alternatif dimana perbedaan diantara alternatif itu dinyatakan dalam bentuk uang. Pengenalan investasi proyek perumahan pada siswa SMA diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi keuangan mereka, tetapi juga menumbuhkan minat menjadi wirausahawan muda. Dengan banyaknya siswa yang minat pada mata pelajaran ekonomi maka pengenalan ekonomi teknik ini dapat membantu siswa untuk mengetahui tentang investasi pada proyek yang ditampilkan. Memberikan penyuluhan agar siswa SMA dapat mengetahui apa saja investasi yang ada dalam teknik sipil. Pelaksanaan kegiatan pengabdian penulisan artikel dilakukan dengan 2 sesi, sesi pertama yaitu penyampaian materi dengan presentasi kepada siswa, dan sesi kedua yaitu tanya jawab untuk pemahaman kepada siswa. Mitra dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 3 Jember, Kabupaten Jember. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini, sekaligus akan dinilai aktivitasnya selama pelatihan berjumlah 30 siswa. Dalam kegiatan pengabdian tersebut juga dijelaskan bagimana cara investasi baik dan pemberian materi tentang ekonomi teknik karena berhungan dengan investasi yang di presentasikan. Kata Kunci: literasi keuangan; investasi proyek perumahan AbstractIn the era of globalization and rapid economic development, financial literacy has become an essential skill for the younger generation to possess. Engineering economics can be defined as a comparison between alternatives, where the differences between these alternatives are expressed in monetary terms. Introducing housing project investments to high school students is expected not only to enhance their financial literacy but also to foster an interest in becoming young entrepreneurs. With many students interested in economics subjects, the introduction of engineering economics can help them understand investments in the projects presented. Providing education to high school students about the various investments available in civil engineering is crucial. The implementation of the article writing service activities was conducted in two sessions: the first session involved delivering the material through a presentation to the students, and the second session involved a question-and-answer segment to ensure student comprehension. The partner for these service activities was the 11th grade science class 2 students from SMA Muhammadiyah 3 Jember, located in Jember Regency. The number of participants who joined the activities, whose engagement during the training would also be assessed, was 30 students. During these service activities, explanations were also given on how to invest properly and materials on engineering economics were provided due to their relevance to the presented investments. Keywords: financial literacy; housing project investment
Pelatihan media pembelajaran digital memanfaatkan aplikasi canva menggali kreativitas guru dalam pendidikan di SDN Sekarjoho 1 Adenia, Arcelita Putri; Juniar, Reza Dwi; Mauliana, Metatia Intan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22822

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan salah satu bidang yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Salah satu aspek yang menjadi fokus dalam perkembangan ini adalah penggunaan media pembelajaran digital dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, aplikasi Canva telah menjadi salah satu alat yang populer digunakan oleh para pendidik untuk menciptakan materi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan ini terdapat tiga tahap yang akan ditempuh, (1) Tahap Persiapan: Tahap persiapan dimulai dari cek profil mitra pengabdian untuk memastikan kebutuhan yang sesuai. Selanjutnya, membuat bahan materi pelatihan. (2) Tahap Pelaksanaan: Pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber meliputi gambaran umum aplikasi Canva, pembuatan akun, manfaat penggunaannya, dan tutorial pembuatan video pembelajaran. (3) Tahap Evaluasi: pada tahap akhir untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman guru mengenai materi yang sudah disampaikan serta dipraktikkan. Pelatihan ini menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan modern, dengan Canva memberikan cara mudah bagi guru untuk membuat materi pembelajaran yang visual dan menarik. Platform ini menawarkan banyak templat dan elemen desain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru, sehingga mendorong kreativitas dalam proses pembelajaran. Dengan mengintegrasikan teknologi dan mendorong kreativitas, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Pelatihan media pembelajaran berbasis digital seperti membuat media  pembelajaran menggunakan Canva  sangat bermanfaat bagi  guru  SDN Sekarjoho 1 khususnya dalam membuat  media pembelajaran multimedia  yang interaktif dan menarik. Di era globalisasi  saat ini, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan juga sejalan dengan  kebutuhan guru untuk lebih meningkatkan kompetensinya baik hard skill  maupun soft skill sebagai guru profesional. Kata Kunci : canva; desain; pembelajaran digital; guru sekolah dasar AbstractEducation is a field that continues to develop along with technological developments. One aspect that is focused on in this development is the use of digital learning media in the learning process. In this context, the Canva application has become a popular tool used by educators to create interesting and interactive learning materials. In implementing this training activity, there are three stages that will be taken, (1) Preparation Stage: The preparation stage starts with checking the profile of the service partner to ensure appropriate needs. Next, create training materials. (2) Implementation Stage: Presentation of material presented by the resource person includes an overview of the Canva application, creating an account, the benefits of using it, and tutorials for making learning videos. (3) Evaluation Stage: At the final stage to find out how far the teacher understands the material that has been delivered and practiced. This training emphasizes the importance of technology integration in modern education, with Canva providing an easy way for teachers to create visual and engaging learning materials. The platform offers many templates and design elements that can be adapted to teachers' needs, encouraging creativity in the learning process. By integrating technology and encouraging creativity, this training aims to increase student engagement and understanding. Digital-based learning media training, such as creating learning media using Canva, is very useful for Sekarjoho 1 Elementary School teachers, especially in creating interactive and interesting multimedia learning media. In the current era of globalization, the use of technology in the world of education is also in line with the need for teachers to further improve their competence, both hard skills and soft skills, as professional teachers. Keywords : canva; design; digital learning; elementary teacher
Pemenuhan air bersih dengan water tank tower kurangi stunting tingkatkan kesadaran hidup bersih di desa Gili Ketapang Wardhani, Primasari Cahya; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar; Puspitasari, Nia Dwi; Billah, Zakiyah Dania; Zainab, Siti; Jannatin, Miftakhul; Nabilla, Nabilla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22106

Abstract

Abstrak Guru professional di abad 21 ini dituntut untuk memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogi, professional, kepribadian dan sosial. Kompetensi pedagogi guru berkaitan dengan proses belajar mengajar seperti memdesain perangkat pembelajaran dengan media berbasis IT dan implementasi model pembelajaran inovatif. Pembelajaran gamifikasi merupakan salah satu metode yang mengintegrasikan teknik game dalam proses pembelajaran. Metode pengabdian yang digunakan yaitu FGD, workshop dan pendampingan serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan PkM yang dilakukan di SMP ‘Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang diikuti oleh semua guru yang ada di sekolah yang berjumlah 13 orang. Kegiatan pelatihan gamifikasi terdiri dari tiga yaitu pelatihan aplikasi wordwall, quizzis dan Kahoot! Kata kunci: gamifikasi; guru; kompetensi pedagogi. Abstract Professional teachers in the 21st century are required to have four competencies, namely pedagogical, professional, personality and social competencies. Teacher pedagogical competence is related to the teaching and learning process such as designing learning tools with IT-based media and implementing innovative learning models. Gamification learning is a method that integrates game techniques in the learning process. The methods used are FGD, workshops and mentoring as well as evaluation and reflection. The PkM activities carried out at SMP 'Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang were attended by all 13 teachers at the school. Gamification training activities consist of three, namely wordwall application training, quizzis and Kahoot! Keywords: gamification; teacher; pedagogy competencies.
Pentingnya edukasi mengenai pengelolaan obat sisa untuk mencegah dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat Widia Primi Annisya; Cantiya Maryam; Syifa Destriaputri Fadillah; Jasmin Giovani; Neng Siti Rahmah; Gita Nurwanti; Mochamad Dicky Prayoga
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25886

Abstract

Abstrak Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang obat (DAGUSIBU) adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan obat dengan benar. Permasalahan mengenai obat, masih sering dijumpai di masyarakat mencakup penyalahgunaan obat, efek samping yang bisa bervariasi dari ringan hingga mengakibatkan kematian, serta peredaran obat palsu, narkoba, dan bahan berbahaya lainnya. Penyuluhan ini dilakukan di Madrasah Sabilul Khoer, Kampung Katomas, Desa Cogreg, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, bertujuan agar masyarakat lebih memahami pentingnya penerapan DAGUSIBU di rumah. Penyuluhan ini melibatkan 30 partisipan, data dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 26.0. Rata-rata skor pada tes awal adalah 14,80, sedangkan pada tes akhir meningkat menjadi 21,60. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua nilai tersebut (p = 0,008). yang mengindikasikan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu-ibu pengajian Kampung Katomas, mengenai konsep DAGUSIBU. Kata kunci: DAGUSIBU; pengelolaan obat; swamedikasi; peningkatan pengetahuan Abstract DAGUSIBU is an initiative to improve public health through health services by pharmaceutical personnel. Drug-related health problems that are still frequently encountered in society include drug abuse, side effects that can vary from mild to causing blindness or death, as well as the circulation of counterfeit drugs, narcotics and other dangerous substances. This counseling was carried out at Sabilul Khoer Madrasah, Katomas Village, Cogreg Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency, with the aim of making the community better understand the importance of implementing DAGUSIBU at home. The questionnaire was used as an instrument in this research, with data analysis using IBM SPSS version 26.0 and the significance value was set at p ≤ 0.05. The research involved 30 respondents with an average pre-test score of 14.80 and post-test 21.60. The significance test of the paired sample t-Test showed a significance value of 0.008, which indicated that the counseling was successful in increasing the community's understanding, especially the recitation mothers of Katomas Village, regarding the concept of DAGUSIBU Keywords: DAGUSIBU; drug management; self-medication; increasing knowledge
Pendampingan pengembangan produk dan pemasaran potensi pariwisata desa Kuanheun Amaral, Maria Augustin Lopes; Watu, Engelbertus G. Ch.; Sinlae, Alfry Aristo Jansen; Fallo, Apryanus; Man, Stanis
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25389

Abstract

Abstrak Tujuan dari kegiatan pengabdian masyrakat adalah melakukan pelatihan dan bimbingan teknis kepada desa Kuanheun sebagai salah satu desa yang memiliki potensi desa wisata yang berada di Kabupaten Kupang. Memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan dari daerahnya untuk dijadikan harta karun pengembangan pariwisata agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Saat wisata ditingkatkan akan mendorong UMKM makanan dan lainnya pun bergerak. Desa Kuanheun dikunjungi sedikit wisatawan dan tidak dijadikan sebagai ladang uang bagi Desa tersebut Ketika ada wisatawan yang berkunjung. Metode dalam kegiatan pengabdian ini adalah persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pendampingan, pelatihan dan bimbingan teknis perlu diterapkan agar mampu mengembangkan wisata alam di Desa Kuanheun. Dengan dokumen STP pelaku UMKM, pengurus BUMDes dan ibu-ibu PKK tahu tentang target pasar yang jelas dan promosi yang tepat bisa diterapkan. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan lancar. Peserta berharap kedepan bisa memberikan pelatihan lanjutan. Kata kunci: desa wisata; segmenting; targeting; positioning; social media marketing Abstract The aim of the community service activities is to provide training and technical guidance to Kuanheun village as one of the villages with tourism village potential in Kupang Regency. It has a lot of tourism potential that can be developed in the region to become a treasure trove of tourism development in order to increase people's income. When tourism is increased, it will encourage food and other MSMEs to move. Kuanheun Village is visited by few tourists and is not used as a source of money for the village when tourists visit. The methods in this service activity are preparation, implementation and evaluation. Assistance, training and technical guidance need to be implemented to be able to develop natural tourism in Kuanheun Village. With the STP document, MSME actors, BUMDes administrators and PKK women know about a clear target market and appropriate promotions can be implemented. Service activities run well and smoothly. Participants hope that in the future they can provide further training Keywords: tourist village; segmenting; targeting; positioning; social media marketing
Edukasi literasi keuangan, pengenalan investasi, dan teknologi finansial pada generasi muda Kusumahadi, Teresia Angelia; Utami, Novia; Sitanggang, Marsiana Luciana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23395

Abstract

AbstrakPengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, memperkenalkan konsep investasi, serta memperkenalkan teknologi finansial bagi generasi muda. Pengabdian dilaksanakan melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan di SMA Kristen Calvin Jakarta pada tanggal 31 Juli 2023 dengan peserta siswa-siswi dari kelas XII IPS 1 dan XII IPS 2. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan siswi tentang konsep dasar keuangan, mulai dari pengelolaan uang pribadi, pentingnya menyisihkan tabungan, hingga memahami berbagai instrumen investasi yang tersedia serta risiko yang timbul pada investasi tersebut. Selain itu, pengabdian ini juga memperkenalkan teknologi finansial sebagai alat yang dapat mempermudah akses terhadap layanan keuangan sehingga transaksi atau investasi yang dilakukan lebih efektif dan efisien. Evaluasi terhadap efektivitas pengabdian dilakukan melalui survei yang dibagikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil survei menunjukkan bahwa peserta telah memiliki literasi keuangan yang baik, dan literasi keuangan tersebut semakin meningkat setelah diadakan edukasi. Peserta juga telah mengenal produk-produk keuangan, pentingnya literasi keuangan, pentingnya teknologi finansial, serta pentingnya pengetahuan mengelola keuangan, juga pentingnya pengelolaan risiko dalam berinvestasi. Namun demikian, belum banyaknya produk keuangan yang dimiliki oleh responden menjadi catatan penting dari pengabdian ini, bahwa inklusi keuangan pada generasi muda masih perlu ditingkatkan. Kata kunci: investasi; literasi keuangan; pengelolaan keuangan; teknologi finansial AbstractThis community service aims to elevate financial literacy, introduce investment concepts, and familiarize the younger generation with financial technology. The initiative was conducted through educational activities held at Calvin Christian Senior High School in Jakarta on July 31, 2023, involving students from the XII IPS 1 and XII IPS 2 classes. The primary objective of these activities was to enhance the student's comprehension of fundamental financial concepts, encompassing personal financial management, the significance of savings allocation, and an understanding of various available investment instruments and associated risks. Moreover, this initiative introduced financial technology as a facilitative tool for accessing financial services, enhancing the effectiveness and efficiency of transactions or investments. We assessed the efficacy of this initiative through pre- and post-event surveys. The survey results indicated that participants possessed a commendable level of financial literacy, which further improved following the educational intervention. Participants demonstrated familiarity with financial products, the importance of financial literacy, the role of financial technology, the significance of financial management, and the necessity of risk management in investment. However, the notable observation from this initiative was the limited ownership of financial products among respondents, emphasizing the ongoing need to enhance financial inclusivity among the younger generation.Keywords: investment; financial literacy; financial management; financial technology
Pemanfaatan rasch model untuk memetakan kemampuan kader Nasyiatul Aisyiah kabupaten Jember Pratama, Aditya Dimas; Bakti, Budi Satria; Dwi, Ilanka Cahya; Gunasti, Amri; Yanuar, Setiyo Ferdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22233

Abstract

Abstrak Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisiyah (PDNA) Kabupaten Jember memiliki beberapa permasalahan, diantaranya (1) Belum memiliki metode untuk memetakan pemahaman, pengetahuan serta keahlian kader, (2) Belum memiliki metode merancang pengkaderan sesuai dengan peta pemahaman, pengetahuan serta keahlian kader. Tujuan kegiatan ini adalah agar PDNA memiliki pemahaman menganai rasch model sebagai sebuah metode untuk memetakan kemampuan kader. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan koordinasi, penyiapan bahan dan alat, bimbingan dan penyuluhan, simulasi serta evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai posttest peserta sebesar 85 poin. Sebaliknya nilai pretest peserta sebesar 26,67 poin. Peningkatan kemampuan peserta bernilai positif yakni sebesar 58,33. Hasil evaluasi tersebut mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian masuk dalam kategori berhasil. Kata kunci: rasch model; ministep; PDNA; pengkaderan AbstractThe Regional Leadership of Nasyiatul Aisiyah (PDNA) of Jember Regency has several problems, including (1) not having a method to map the understanding, knowledge and expertise of cadres, (2) not having a method to design cadre according to the map of understanding, knowledge and expertise of cadres. The purpose of this activity is for the PDNA to have an understanding of the Rasch model as a method for mapping cadre abilities. The method of implementing this activity begins with coordination, preparation of materials and tools, guidance and counseling, simulation and evaluation of the success of the activity. The evaluation results showed that the posttest score of the participants was 85 points. In contrast, the pretest score was 26.67 points. The increase in participants' abilities was positive, namely 58.33. The evaluation results indicate that the service activities are in the successful category. Keywords: rasch model; ministep; PDNA; cadre
Pemberdayaan kader dalam upaya menurunkan Caregiver Burden melalui tindakan massage dengan metode M Technique di RW 01 kelurahan Sukoharjo wilayah kerja puskesmas Bareng kota Malang Setyobudi, Yustina Emi; Debora, Oda; Indriyani, Oktavia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25198

Abstract

Abstrak Lansia mengalami perubahan dalam berbagai aspek kehidupannya. Perubahan yang dialami oleh lansia menyebabkan lansia mengalami penurunan fungsi dan rentan mengalami perubahan status kesehatan, menderita penyakit yang bersifat akut dan kronis. Perawatan lansia dengan penyakit kronis merupakan perawatan jangka panjang dan berkelanjutan. Keluarga adalah sumber daya terbesar untuk perawatan individu dengan penyakit kronis, sebab keluarga adalah pemberi perawatan yang paling tahan lama, dan menawarkan perawatan yang konstan dan berkelanjutan sepanjang waktu. Beban akibat kegiatan perawatan, perlu ditatalaksana guna meminimalkan dampak negatif pada caregiver informal. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di RW 01 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, pada bulan Mei 2024. Sasaran kegiatan PkM ini adalah kader posyandu lansia, sebanyak 19 orang. Tujuan kegiatan PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan kader dalam pengelolaan caregiver burden melalui tindakan massage dengan Metode M Technique; meningkatkan kemampuan/keterampilan kader dalam pengelolaan caregiver burden melalui teknik hand massage. Kegiatan dalam PkM ini yaitu memberikan edukasi dengan topik: pengelolaan caregiver burden yang dirasakan caregiver lansia menggunakan metode M Technique; serta pelatihan tentang pengelolaan caregiver burden melalui tindakan massage dengan Metode M Technique. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam kegiatan PkM ini adalah dengan Problem Based Learning (PBL). Hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan caregiver burden dari nilai rata-rata 53,0 menjadi 70,0, dan kemampuan melakukan pemijatan dengan nilai rata-rata 70,8. Kegiatan terlaksana dengan baik, dengan jumlah kehadiran kader lansia >70%. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat khsususnya para kader terkait dengan pengelolaan caregiver burden. Kata kunci: beban pengasuhan; kader lansia; pijat tangan Abstract Elderly people go through various changes in their lives, leading to decreased function and increased susceptibility to acute and chronic diseases. Long-term care for the elderly with chronic diseases is typically provided by the family, as they serve as the most enduring caregivers, offering constant and continuous care over time. Managing the burden of care is essential to minimize the negative impact on informal caregivers. This Community Service initiative took place in RW 01, Sukoharjo Village, Klojen District, on May. 2024, targeting 19 elderly Posyandu cadres. The goal was to enhance cadres' knowledge in managing caregiver burden through massage using the M Technique Method and improve their skills in this area. The activities included providing education on managing caregiver burden using the M Technique method and training on massage techniques. Problem-Based Learning (PBL) was the chosen empowerment method for this initiative. Evaluation results indicated an increase in knowledge about caregiver burden management from an average score of 53.0 to 70.0 and the ability to perform massage with an average score of 70.8. The event had a good turnout, with over 70% of elderly cadres attending. The results of this initiative are expected to educate the community, particularly the cadres, about caregiver burden management. Keywords: caregiver burden; elderly cadres; hand massage
Pelatihan pembuatan alat peraga pembelajaran fisika berbasis sensor dan mikrokontroler di SMK Pelita Persada kota Tangerang Muarif, Muhamad Fajar; Syafrizal, Reza; Ulum, Miftahul; Pratama, Satria Raka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24157

Abstract

AbstrakPengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan oleh Tim Dosen Fakultas Sains Universitas Sultan Maulana Hasanuddin Banten di SMK Pelita Persada Kota Tangerang untuk membantu siswa mengenal, merangkai, dan mengoperasikan alat peraga pembelajaran fisika berbasis sensor dan mikrokontroler untuk memahami konsep fisika. Peserta pelatihan ini adalah siswa kelas XI jurusan TKJ di SMK Pelita Persada Kota Tangerang. Tahapan kegiatan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan. Kegiatan PkM berjalan lancar dan disambut baik oleh mitra. Hal ini dilihat dari hasil survey yang diisi langsung oleh mitra yang terdidir dari indikator kesesuaian materi dengan kebutuhan mitra memperoleh 75% setuju dan 25% sangat setuju, kejelasan dan kemudahan memahami materi memperoleh 69% setuju dan 31% sangat setuju, pelayanan Tim PkM dan kebermanfaatan teknologi bagi mitra memperoleh persentase yang sama yakni 13% setuju dan 88% sangat setuju, waktu pelaksanaan kegiatan memperoleh persentase 50% setuju dan 50% sangat setuju, serta rencana pelaksanaan tindak lanjut kegiatan memperoleh persentase 44% setuju dan 56% sangat setuju. Kata kunci: alat peraga fisika; sensor; mikrokontroler AbstractCommunity Service (PkM) was carried out by the Lecturer Team at the Faculty of Science, Sultan Maulana Hasanuddin University, Banten, at Pelita Persada Vocational School, Tangerang City, to help students recognize, assemble, and operate sensor and microcontroller-based physics teaching aids to understand physics concepts. Participants in this training are class XI students majoring in TKJ at SMK Pelita Persada, Tangerang City. The activity stages are the preparation stage, implementation stage and reporting stage. PkM activities ran smoothly and were well received by partners. This can be seen from the results of a survey filled out directly by partners, which consists of indicators of suitability of material to partner needs, with 75% agreeing and 25% strongly agreeing, clarity and ease of understanding the material, getting 69% agree and 31% strongly agree, PkM Team service and usefulness. Technology for partners received the same percentage, namely 13% agreed, and 88% strongly agreed; the time for implementing the activity received a percentage of 50% agree, and 50% strongly agreed, and the plan for implementing follow-up activities received a percentage of 44% agree and 56% strongly agree. Keywords: physics teaching aids; sensors; microcontrollers
Urgensi pendidikan karakter bagi milenial dan genial indonesia Siregar, Ameilia Zuliyanti; Rahmadi, Indra; Syukron, M.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22111

Abstract

AbstrakMembentuk karakter mahasiswa adalah perjalanan yang berkelanjutan dan membutuhkan kesadaran diri serta komitmen yang kuat. proses ini melibatkan pengembangan nilai-nilai, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan di dunia akademik dan masa depan profesional.Tujuan pengabdian ini adalah membantu individu mahasiswa yang berkarakter menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, jujur, memiliki empati, disiplin, dan memiliki sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. Disamping membangun bangsa yang tangguh, dimana masyarakatnya berakhlak mulia, bermoral, bertoleransi, dan bergotong-royong. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk Sosialisasi informasi pendidikan karakter, Seminar Nasional Pendidikan Karakter Bagi Gen Zenial dan Milenial di Tabagsel pada hari Kamis, 8 Februari 2024 di Aula UMTS Padang Sidempuan, tapanuli Selatan. Selanjutnya diinisiasi untuk membentuk pola dengan prinsip 18 nilai yang bisa dikembangkan di sekolah dan perguruan tinggi bagi generasi muda, terdiri dari:  Religius, Jujur, Toleransi, Displin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/ Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggungjawab dengan memperhatikan 5 aspek, yaitu: praktik-praktik interpersonal mahasiswa, karakter dan model sinergis dosen dan mahasiswa, mahasiswa memiliki otonomi pengelolaan aspirasi yang komunikatif, mahasiswa melakukan refleksi, berdebat atau berkolaborasi mencari pemecahan isu moral, Sharing visi dan sence of collectivity dan responsibility serta Social skiil training dengan bertumpu pada kearifan lokal Tabagsel, diantaranya marsialapari (gotong royong) dan aplikasi Poda Na Lima dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: karakter; milenial; zenial; kearifan lokal; tabagsel. Abstract                                                                                                                                        Building student character is an ongoing journey that requires self-awareness and strong commitment. This process involves developing the values, skills, and attitudes necessary to achieve success in the academic world and professional future. The purpose of this service is to help individual students with character become individuals with integrity, responsibility, honesty, empathy, discipline, and positive attitudes towards themselves and others. Besides building a strong nation, where the people are noble, moral, tolerant, and work together. This service was carried out in the form of Socialization of character education information, National Seminar on Character Education for Gen Zenial and Millennials in Tabagsel on Thursday, February 8, 2024 at UMTS Padang Sidempuan Hall, South Tapanuli. Furthermore, it was initiated to form a pattern with the principle of 18 values that can be developed in schools and universities for the younger generation, consisting of:  Religious, Honest, Tolerance, Discipline, Hard Work, Creative, Independent, Democratic, Curiosity, National Spirit, Love for the Country, Respect for Achievement, Friendly / Communicative, Love Peace, Love Reading, Care for the Environment, Social Care, Responsibility by paying attention to 5 aspects, namely: students' interpersonal practices, characters and synergistic models of lecturers and students, students have autonomy in managing communicative aspirations, students are able to manage their own aspirations, and students are able to communicate with their peers, students reflect, debate or collaborate to find solutions to moral issues, share their vision and sense of collectivity and responsibility as well as social skills training based on the local wisdom of Tabagsel, including marsialapari (mutual cooperation) and the application of Poda Na Lima in everyday life. Keywords: character; millennial; zenial; local wisdom; tabagsel.