cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Revitalisasi tata kelola manajemen BUMDes sebagai upaya penanggulangan pengangguran warga Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Ahmad Zaenuri; Anindya Ardiansari; Nury Ariani Wulansari; Fredianaika istanti; Irawan Prasetyo; Lu’lu’atul Maknun; Lintang Nawangsari; Adellia Eky Aryadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32544

Abstract

Abstrak Hadirnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi harapan besar bagi desa karena dapat menunjang kesejahteraan ekonomi desa. Namun seyogyanya hal ini tidak berlaku bagi warga Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kecamatan Semarang. BUMDes yang sudah terbentuk sejak 2017 belum mampu berfungsi secara optimal dan belum bisa memperkuat tatanan perekonomian desa. Tim Pengabdi mengusulkan solusi atas permasalahan tersebut dengan melakukan Revitalisasi Tata Kelola Manajemen BUMDes sebagai upaya dalam penanggulangan pengangguran. Dalam proses pelaksanaannya, diperlukan kolaborasi dan koordinasi dari beberapa pihak terkait dalam mendukung realisasi kegiatan tersebut. Jumlah warga Desa Kalisidi yang ikut terlibat dalam kegiatan pengabdian sejumlah 20 orang. Metode yang diaplikasikan dalam pengabdian masyarakat ini terdiri dari kegiatan kegiatan Pelatihan keterampilan dan Pengembangan kapasitas SDM, diversifikasi usaha BUMDes, peningkatan aksesibilitas modal dan pemanfaatan teknologi, pengembangan kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat, pemasaran dan pengelolaan jaringan, evaluasi dan monitoring berkelanjutan serta kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga swasta. Dengan pelatihan manajemen kelembagaan, pencatatan keuangan, serta penyusunan rencana bisnis yang terstruktur baik, hal ini mampu memperkuat kapasitas pengetahuan dan keterampilan pengurus BUMDes, pembentukan unit usaha baru, penyerapan tenaga kerja lokal bahkan mampu menekan angka pengangguran di Desa Kalisidi. Kata kunci: revitalisasi manajemen; bumdes; pengangguran; Desa Kalisidi Abstract The presence of Village-Owned Enterprises (BUMDes) is a great hope for villages because it can support the economic welfare of the village. However, this should not apply to residents of Kalisidi Village, West Ungaran, Semarang District. BUMDes which has been established since 2017 has not been able to function optimally and has not been able to strengthen the village's economic order. The Community Service Team proposed a solution to this problem by Revitalizing BUMDes Management Governance as an effort to overcome poverty. In the implementation process, collaboration and coordination are needed from several related parties to support the realization of these activities. The number of participants involved in the community service activities was 30 people. The methods applied in this community service consist of Skills Training and Human Resource Capacity Development activities, BUMDes business diversification, increasing capital accessibility and technology utilization, developing entrepreneurship and community empowerment, marketing and network management, continuous evaluation and monitoring, and collaboration with the government and private institutions. With institutional management, financial records, and the preparation of a well-structured business plan, this is able to strengthen the knowledge and skills capacity of BUMDes administrators, the formation of new business units, the absorption of local workers and even reduce poverty rates in Kalisidi Village. Keywords: management revitalization; bumdes; unemployment; Kalisidi Village
Pengenalan telur asin sebagai makanan bergizi kepada siswa Sekolah Dasar Islami Terpadu Mutiara Ilmu Riskayanti Riskayanti; Lailatun Nisfimawardah; Monasdir Monasdir; Firdaus Husein; Erlina Astuti; Adhityawan Nugroho
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31271

Abstract

Abstrak Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengenalkan telur asin sebagai makanan bergizi kepada siswa SDIT Mutiara Ilmu. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya pemahaman anak-anak tentang gizi seimbang serta rendahnya konsumsi makanan bergizi, seperti telur asin, di kalangan siswa sekolah dasar. Sebagai solusi, program ini akan melaksanakan edukasi gizi melalui penyuluhan, demonstrasi pembuatan telur asin, serta kegiatan interaktif yang menarik. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan lebih memahami manfaat telur asin, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat, serta mengembangkan keterampilan dalam memilih dan mengolah makanan bergizi. Kegiatan edukasi pengenalan  mengenai telur asin sebagai makanan bergizi kepada 20 siswa Sekolah Dasar Islami Terpadu Mutiara Ilmu berhasil meningkatkan pengetahuan siswa dengan signifikan, di mana 83% peserta menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang diberikan. Melalui penyampaian informasi dan diskusi interaktif, siswa diajarkan tentang pentingnya memilih makanan yang bergizi dan sehat, yang dapat membantu membentuk pola makan yang baik. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kata kunci: telur asin; jajajanan; bergizi; sehat. Abstract This Community Service (PKM) activity aims to introduce salted eggs as a nutritious food to students of SDIT Mutiara Ilmu. The problems raised are the lack of understanding of children about balanced nutrition and low consumption of nutritious foods, such as salted eggs, among elementary school students. As a solution, this program will organize nutrition education through counseling, cooking salted eggs, and interesting interactive activities. With this approach, students are expected to be able to better understand the benefits of salted eggs, increase awareness of the importance of a healthy diet, and develop skills in choosing and processing nutritious foods. The educational activity introducing salted eggs as a nutritious food to 20 students of SDIT Mutiara Ilmu succeeded in significantly increasing student knowledge, where 83% of participants showed a good understanding of the material provided. Through the delivery of information and interactive discussions, students were taught about the importance of choosing nutritious and healthy foods, which can help form good eating patterns. Overall, the community service activity ran according to the objectives that had been set. Keywords: salted eggs; snacks; nutritious; healthy
Pencatatan biaya operasional : studi perbandingan metode manual dan accurate pada Unit Kapal PT jembatan Nusantara Rizal Rizal; Merie Satya Angraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32114

Abstract

Abstrak Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, efisiensi dan akurasi dalam pencatatan keuangan menjadi aspek yang sangat krusial, khususnya dalam industri transportasi laut. PT. Jembatan Nusantara melakukan pencatatan biaya operasional kapal masih dilakukan secara manual pada beberapa unit. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode survey awal prosedur pelaksanaan magang, yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan penrapan aplikasi, dan evaluasi hasi. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan di PT. Jembatan Nusantara, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pencatatan biaya operasional kapal secara manual dan Accurate. Metode manual kelemahannya yaitu kecepatan pencatatan, kesalahan input, membutuhkan waktu yang lama dalam penyusunan laporan, serta menyulitkan proses audit dan monitoring data. Sementara Accurate memberikan keunggulan lebih efisiensi pencatatan, akurasi data, dan kecepatan penyusunan laporan. Accurate memungkinkan integrasi data secara otomatis dan real-time, sehingga sangat mendukung pengambilan keputusan manajerial yang cepat dan tepat. Namun demikian, efektivitas penggunaan accurate ini masih tergantung pada pemahaman pengguna dan kesiapan infrastruktur perusahaan. Kata kunci: Pencatatan manual; accurate; biaya operasional. Abstract In an increasingly competitive business world, efficiency and accuracy in financial recording are very crucial aspects, especially in the maritime transportation industry. PT. Jembatan Nusantara records ship operational costs and is still done manually on several units. This service activity is carried out using the initial survey method of internship implementation procedures, namely observation, interviews, documentation and application implementation, and evaluation of results. Based on the results of service carried out at PT. Jembatan Nusantara, it can be concluded that there is a significant difference between manual and accurate recording of ship operational costs. The weaknesses of the manual method are the speed of recording, input errors, requiring a long time to prepare reports, and making the audit and data monitoring process difficult. Meanwhile, Accurate provides the advantage of greater recording efficiency, data accuracy and speed of report preparation. Accurate allows data integration automatically and in real-time, thus greatly supporting fast and precise managerial decision making. However, the effectiveness of this accurate use still depends on user understanding and the readiness of the company's infrastructure. Keywords: manual recording; accurate; operating ecpenses
Optimalisasi limbah ubi kayu melalui pengolahan fermentasi di sentra sapi potong rakyat sebagai upaya pertanian berkelanjutan di Desa Qurnia Mataram, Lampung Tengah Desi Maria Sinaga; Andre Meiditama Kasenta; Vindo Rossy Pertiwi; Dina Tri Marya; Muhammad Guna Darma; Jony Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31511

Abstract

Abstrak Desa Qurnia Mataram merupakan desa di Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu pusat pengolahan tepung tapioka. Permasalahan utama yang ditemukan di Desa Qurnia Mataram adalah tingginya jumlah limbah ubi kayu hasil pabrik yang belum dimanfaatkan dengan optimal. Hasil samping pengolahan seperti onggok dan limbah kulit ubi kayu merupakan salah satu pakan alternatif yang dapat digunakan sebagai pakan ternak ruminansia. Selain sebagai sumber industri tepung tapioka, Desa Qurnia Mataram juga merupakan sentra sapi potong. Hal ini dapat menjadi solusi yang potensial terhadap penyediaan pakan bagi ternak sapi potong di Desa Qurnia Mataram. Transfer teknologi yang ditawarkan kepada kelompok tani di desa tersebut adalah pengolahan pakan fermentasi untuk meningkatkan kualitas limbah ubi kayu serta memperpanjang masa simpan pakan. Sehingga penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dalam pembelian pakan. Limbah kulit ubi kayu yang masih memiliki kandungan nutrisi cukup baik dapat menjadi pakan alternatif untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi potong sebagai upaya pertanian berkelanjutan di Desa Qurnia Mataram, Lampung Tengah. Setelah kegiatan berlangsung, sebanyak 80% peserta menyatakan mampu mempraktikkan pembuatan pakan fermentasi secara mandiri dan mampu meningkatkan daya suka ternak. Selain itu, solusi ini juga memenuhi aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas. Kata kunci: fermentasi; hijauan; limbah ubi kayu; sapi potong; penyuluhan; teknologi pakan Abstract Qurnia Mataram Village, located in Seputih Mataram Sub-district, Central Lampung Regency, is one of the centers for tapioca flour processing. A major issue identified in this village is the large amount of cassava waste generated by local processing industries, which remains underutilized. By-products such as onggok (cassava pulp) and cassava peels represent alternative feed that can be used for ruminant livestock. In addition, Qurnia Mataram is also a center for beef cattle farming. This presents a potential solution for addressing the local feed supply challenges for cattle. The technology transfer introduced to farmer groups in the village involved the production of fermented feed to enhance the nutritional quality and shelf life of cassava waste. The outreach program aimed to improve farmers welfare by reducing the cost of feed procurement. Cassava peels, which still contain valuable nutrients, can serve as an alternative feed to improve beef cattle productivity, contributing to sustainable livestock farming in Qurnia Mataram Village, Central Lampung. Following the activity, 80% of participants reported being able to independently produce fermented feed and increased palatability among their livestock. Moreover, this solution effectively addressed the aspects of feed quantity, quality, and continuity. Keywords: beef cattle; cassava waste; dissemination; feed technology; fermentation; forage
Pemasangan CCTV berbasis IoT pada minimarket Aisyiyah cabang Kaliwates Kabupaten Jember Fitriana Fitriana; Yusril Izzi Arlisa Amiri; Sutikno Sutikno; Iswahyudi Iswahyudi; Faisal Akbar; Dyfan Nandatama Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32234

Abstract

AbstrakMinimarket Aisyiyah Cabang Kaliwates, Kabupaten Jember, merupakan unit usaha baru yang dibangun untuk mendukung kemandirian ekonomi organisasi Aisyiyah Cabang Kaliwates Kabupaten Jember. Sebagai minimarket yang baru dibangun, minimarket PCA Kaliwates belum memiliki sistem keamanan yang memadai, terutama untuk mengantisipasi potensi pencurian. Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan sistem keamanan minimarket melalui implementasi teknologi Closed Circuit Television (CCTV). Metode kegiatan meliputi survei lokasi, identifikasi kebutuhan perangkat CCTV, pemasangan perangkat CCTV, integrasi sistem dan pengujian, pelatihan pengoperasian CCTV, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kamera CCTV yang terpasang di sekitar minimarket berhasil menampilkan dan merekam aktivitas di sekitar minimarket dengan jelas dan koneksi yang stabil ke cloud storage, sehingga data dapat disimpan dan diakses kapan saja. Kata kunci: CCTV berbasis IoT; minimarket; pencegahan pencurian; sistem keamanan AbstractAisyiyah Minimarket, Kaliwates Branch, Jember Regency, is a new business unit built to support the economic independence of the Aisyiyah organization, Kaliwates Branch, Jember Regency. As a newly built minimarket, the PCA Kaliwates minimarket does not yet have an adequate security system, especially to anticipate potential theft. Based on this, this community service activity aims to improve the minimarket security system through the application of Closed Circuit Television (CCTV) technology. Activity methods include site surveys, identifying CCTV device needs, CCTV device installation, system integration and testing, CCTV operation training, as well as monitoring and evaluation. The results of the activity show that all CCTV cameras installed around the minimarket have succeeded in displaying and recording activities around the minimarket clearly and with a stable connection to cloud storage, so that data can be stored and accessed at any time. Keywords: IoT based CCTV; minimarket; theft prevention; security systems
Workshop metode project based learning bagi guru SMA negeri 12 Kupang Yohanes P. F. Erfiani; Maria G. Djehatu; Simforianus M. Bajo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32005

Abstract

AbstrakKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan para guru dalam mengaplikasikan metode project based learning (PjBL) dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Oleh karena itu, pelaksanaan metode dalam kegiatan PKM ini adalah metode sosialisasi, diskusi, dan bimbingan. Tahap pertama adalah metode sosialisasi dilaksanakan sebagai prosedur awal untuk pengenalan dan pendekatan dengan para guru SMA Negeri 12 Kupang. Selanjutnya, tahap kedua adalah metode diskusi yang dilaksanakan pada saat kegiatan sosialisasi. Hal ini berguna untuk mendapatkan respon atau pemahaman guru tentang metode PjBL. Tahap ketiga adalah metode pelatihan yang dilakukan dalam bentuk workshop yang bertujuan untuk melatih guru agar mampu menerapkan metode PjBL dalam proses kegiatan belajar dan mengajar.Tahap keempat adalah metode bimbingan yang dilaksanakan untuk mengarahkan dan melatih guru guna mengadopsi dan menerapkan metode PjBL dalam proses kegiatan belajar dan mengajar. PKM ini diikuti oleh 40 guru SMA Negeri 12 Kupang. Dengan demikian, melalui pelaksanaan kegiatan PKM ini, para guru memiliki pemahaman mengenai konsep metode PjBL dengan baik. Para guru juga mampu mengadopsi dan menerapkan metode PjBL dalam proses belajar mengajar. Di samping itu, para guru mampu menerapkan metode PjBL dengan prosedur yang tepat dan terstruktur. Kata kunci: metode; problem based learning; workshop. Abstract This Community Service activity (CS) was carried out to improve the knowledge, understanding, and ability of teachers in applying the project based learning (PjBL) method on teaching and learning process in the classroom. Therefore, the method implementation of this CS activity is the socialization, discussion, and guidance method. The first stage is the socialization method carried out as an initial procedure for introduction and approach with teachers of SMA Negeri 12 Kupang. Furthermore, the second stage is the discussion method carried out during the socialization activity. This activity is useful for getting responses or understanding from teachers about the PjBL method. The third stage is the training method carried out in the form of a workshop that aims to train teachers to be able in applying the PjBL method in teaching and learning process. The fourth stage is the guidance method carried out to direct and train teachers in adopting and applying the PjBL method in teaching and learning process. This CS was attended by 40 teachers of SMA Negeri 12 Kupang. Thus, through this CS activity, teachers have a good understanding about the concept of PjBL method. Teachers are also able to adopt and apply PjBL method in teaching and learning process. In addition, teachers are able to apply the PjBL method with appropriate and structured procedures. Keywords: method; problem based learning; workshop.
Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan demam berdarah dengue menggunakan metode diskusi di SMP PGRI 1 Padalarang Agustinus Tian; Agatha Inggid; Grasila Ana; Sintia Bella Surbakti; Yura Witsqa Firmansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31753

Abstract

AbstrakDemam Berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti merupakan ancaman  kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama di daerah tropis.Tahun 2021 tercatat 73.518 kasus DBD dengan angka kematian 705 jiwa, sementara pada tahun 2022 terjadi peningkatan kasus menjadi 131.265 kasus dengan kenaikan angka mortalitas 1.183 kasus kematian. Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa SMP terkait pencegahan DBD. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Desember 2024 bertempat di SMP PGRI 1 Padalarang  Kota Bandung. Kegiatan ini dihadiri 29 siswa kelas 7. Kegiatan yang dilakukan meliputi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata nilai pengetahuan siswa terkait DBD, dengan nilai rata-rata sebelum kegiatan adalah 66,90 dan meningkat menjadi 78,28 (11,38%) setelah pengabdian dilakukan mengindikasikan keberhasilan pendekatan edukatif ini. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada upaya pengendalian DBD melalui edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Kata kunci: demam berdarah dengue; diskusi; pengabdian masyarakat. AbstractDengue Hemorrhagic Fever (DHF) caused by the dengue virus and transmitted by the Aedes aegypti mosquito is a serious public health threat in Indonesia, especially in tropical areas. In 2021, there were 73,518 dengue cases with 705 deaths, while in 2022 there was an increase in cases to 131,265 cases with an increase in mortality of 1,183 deaths. This community service is to increase the awareness and knowledge of junior high school students regarding dengue prevention. This community service activity was carried out using the discussion method. This activity was carried out on Tuesday, December 10, 2024 at SMP PGRI 1 Padalarang, Bandung City. This activity was attended by 29 7th grade students. Activities carried out include pre-test and post-test to measure the increase in student knowledge. The results of the activity showed a significant increase in the average score of students' knowledge related to DHF, with the average score before the activity was 66.90 and increased to 78.28 (11.38%) after the service was carried out, indicating the success of this educational approach. Thus, this activity contributes to efforts to control DHF through health education in the school environment Keywords: dengue hemorrhagic fever; discussion; empowerment community
Pelatihan pemanfaatan aplikasi assemblr edu untuk optimalisasi keterampilan multiliterasi di SDN Karangpakis 1 Jombang Edy Setiyo Utomo; Chalimah Chalimah; Jauhara Dian Nurul Iffah; Muhammad Iqbal Rizqillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31316

Abstract

AbstrakIntegrasi teknologi dalam pembelajaran mempunyai peran yang signifikan terutama sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Aplikasi assemblr edu merupakan salah satu alternatif bagi guru untuk mewujudkan media pembelajaran yang lebih konkrit untuk siswa. SDN Karangpakis 1 Jombang belum pernah mendapatkan pelatihan pemanfaatan teknologi untuk mendukung konstruksi media pembelajaran serta pemahaman guru tentang multiliterasi yang belum optimal. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan pemanfaatan aplikasi assemblr edu untuk mengembangkan keterampilan multiliterasi siswa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SDN Karangpakis 1 yang diikuti 12 guru. Tahapan pengabdian ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa sebanyak 66,67% yang memberikan respon sangat baik. Sebanyak 33,33% guru yang memberikan respon baik. Sedangkan tidak ada guru yang memberikan respon “Cukup Baik” dan “Kurang Baik”. Secara keseluruhan bahwa hasil yang diperoleh dari pilihan sangat baik dan baik sudah lebih dari 75%, maka kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat dikatakan sukses. Diharapkan kegiatan yang bersifat pemanfaatan teknologi untuk menunjang proses pembelajaran dan keterampilan multiliterasi terus dilakukan oleh pihak sekolah yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi secara berkelanjutan. Kata kunci: aplikasi assemblr edu; multiliterasi; pelatihan. AbstractTechnology integration in learning has a significant role, especially as an interactive and interesting learning media. The assemblr edu application is an alternative for teachers to create more concrete learning media for students. SDN Karangpakis 1 Jombang has never received training in the use of technology to support the construction of learning media and teachers' understanding of multiliteracy is not optimal. The purpose of this service is to provide training in the use of the assemblr edu application to develop students' multiliteracy skills. This service activity was carried out at SDN Karangpakis 1 which was attended by 12 teachers. The stages of this service consisted of preparation, implementation and evaluation. The results of the service activity showed that 66.67% gave a very good response. As many as 33.33% of teachers gave a good response. While no teachers gave the response "Quite Good" and "Not Good". Overall, the results obtained from the very good and good choices were more than 75%, so the service activity carried out can be said to be successful. It is hoped that activities that utilize technology to support the learning process and multiliteracy skills will continue to be carried out by schools in collaboration with universities on an ongoing basis. Keywords: assemblr edu app; multiliteracy; training.
Peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa SMK SPP SNAKMA Muhammadiyah Tanjung Anom tentang dampak pemanasan global melalui metode focus group discussion Dela Arinda; Ina Febria Ginting; Julia Mardalisa; Siti Mewah Siregar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32290

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK SPP Snakma Muhammadiyah Tanjung Anom bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pemanasan global dan perannya dalam mitigasi perubahan iklim. Saat ini, permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa tentang dampak pemanasan global, rendahnya kesadaran tentang pengurangan sampah plastik sekali pakai, dan terbatasnya kesempatan untuk mengikuti pelatihan mitigasi perubahan iklim. Sebagai solusinya, akan disampaikan program edukasi interaktif menggunakan media visual, seperti video dokumenter dan infografis, untuk membantu siswa lebih memahami dampak pemanasan global. Kegiatan dilaksanakan dengan metode Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali isu-isu pemanasan global dan merumuskan langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan di sekolah dan kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi plastik sekali pakai, menanam pohon, dan menghemat energi. Hasil diskusi akan dipaparkan untuk menumbuhkan komitmen bersama di antara siswa untuk mendukung pelestarian lingkungan. Selain itu, siswa akan berpartisipasi dalam kegiatan di dunia nyata, termasuk pengurangan sampah plastik, penanaman pohon, dan kampanye kesadaran lingkungan, untuk membantu membangun kebiasaan positif. Melalui pendekatan berbasis teknologi, siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang jejak karbon dan dampak lingkungan dari aktivitas manusia. Hasil yang diharapkan mencakup peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa, serta terbitnya jurnal SINTA 4 yang akan bermanfaat bagi masyarakat luas dan membantu membentuk generasi muda yang sadar lingkungan. Kata kunci: pemanasan global; mitigasi perubahan iklim; focus group discussion AbstractThe community service activity at SMK SPP Snakma Muhammadiyah Tanjung Anom aims to enhance students' understanding of global warming and their role in mitigating climate change. Currently, the main issues faced include a lack of understanding among students about the impacts of global warming, low awareness regarding the reduction of single-use plastic waste, and limited opportunities for training in climate change mitigation. As a solution, an interactive educational program using visual media, such as documentary videos and infographics, will be delivered to help students better understand the impacts of global warming. The activity was implemented using the Focus Group Discussion (FGD) method to explore global warming issues and formulate practical steps that can be applied at school and daily life, such as reducing single-use plastics, planting trees, and conserving energy. The results of the discussions will be presented to foster a shared commitment among students to support environmental conservation. In addition, students will participate in real-life activities, including plastic waste reduction, tree planting, and environmental awareness campaigns, to help establish positive habits. Through a technology-based approach, students are expected to gain a deeper understanding of carbon footprints and the environmental impact of human activities. The expected outcomes include improved student awareness and understanding, and a SINTA 4 journal publication that will benefit the wider community and help shape an environmentally conscious younger generation. Keywords: global warming; climate change mitigation; focus group discussion
Pelatihan media pembelajaran virtual lab menggunakan PhET simulation pada materi konsentrasi di SMAN 3 Kota Serang Agipa, Ade Irmadiki; Shobri, Shobri; Ruspita, Roza; Muarif, Muhamad Fajar; Wirardi, Afnan Ridzka Putri; Nurhaliza, Siti Ilsa; Intansya, Selly
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.28885

Abstract

AbstrakPengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan oleh Tim Dosen Fakultas Sains Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten di SMAN 3 Kota Serang yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman dan konsep praktikum virtual menggunakan PhET simulation pada materi Konsentrasi. Peserta pelatihan ini adalah siswa kelas XII SMAN Kota Serang. Tahapan kegiatan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan. Kegiatan PkM berjalan lancar dan disambut baik oleh mitra. Hal ini dilihat dari hasil survey yang diisi langsung oleh mitra yang terdidi dari enam indikator kepuasan mitra. Berdasarkan survey terdapat 45% siswa/mitra sangat setuju, 51% setuju dan 4% tidak setuju terhadap pernyataan pada 6 indikator kepuasaan mitra, sementara sangat tidak setuju terhadap 6 indikator kepuasan mitra terdapat 0%. Apabila dilihat pada respon mitra setuju dan sangat setuju maka diperoleh jumlah 96%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dikatakan berhasil karena lebih dari dari 90% mitra merespon baik kegiatan ini. Kata Kunci: virtual lab; PhET simulation; konsentrasi. AbstractCommunity Service (PkM) was carried out by the Lecturer Team at the Faculty of Science, Sultan Maulana Hasanuddin State Islamic University, Banten at SMAN 3, Serang City, which aims to instill understanding and concepts of virtual practicum using PhET simulation in Concentration material. Participants in this training are class XII students at SMAN Kota Serang. The activity stages are the preparation stage, implementation stage and reporting stage. PkM activities ran smoothly and were well received by partners. This can be seen from the results of a survey filled out directly by partners consisting of six indicators of partner satisfaction. Based on the survey, 45% of students/partners strongly agreed, 51% agreed and 4% disagreed with the statement on the 6 indicators of partner satisfaction, while 0% strongly disagreed with the 6 indicators of partner satisfaction. If we look at the partner responses agreeing and strongly agreeing, the figure is 96%, so it can be concluded that this activity was said to be successful because more than 90% of partners responded well to this activity. Keywords: virtual lab; PhET simulation; concentration.